Wednesday, April 3, 2019

Candi Prambanan dan Kisah Roro Jonggrang yang Mendunia

Kompleks percandian Prambanan yang sangat megah, kaya akan relief indah dan mengagumkan dengan ciri khas arsitektur bangunan suci agama Hindu, berbentuk ramping dan meninggi ini dibangun oleh Rakai Pikatan pada abad ke IX sebagai simbolisasi kebangkitan dan kejayaan kerajaan Mataram Kuno, setelah sebelumnya terjadi peperangan besar antara bala tentara pasukan Rakai Pikatan dan Raja Balaputra. Akibat kekalahan perang, Raja Balaputra mendirikan kerajaan candi Ratu Boko.

Lokasi candi Prambanan yang juga dikenal sebagai candi Roro Jonggrang dalam cerita versi Tanah Jawa ini terletak berada di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Klaten, Jawa - Tengah.

Suara rekaman audio seni musik orkestra langgam gamelan Jawa terdengar terus menerus dilantunkan diputar secara berulang, diperdengarkan melalui corong pengeras suara yang terdapat di beberapa sudut area taman, saat aku dan secara kebetulan bersamaan datangnya dengan kedatangan sejumlah wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara dari sejumlah negara, memasuki halaman pembelian tiket masuk ke candi Prambanan di bangunan besar berbentuk pendopo, bangunan khas Jawa - Tengah. 


Trip Of Mine


Loket tiket dan arah pintu masuk ditetapkan berbeda untuk kunjungan wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara, meski nantinya sama - sama bertemu di area taman bagian dalam candi Prambanan setelah sebelumnya melewati pemeriksaan pintu sensor otomatis dan scanning barcode di lembaran tiket.

Harga tiket untuk memasuki kompleks candi Prambanan yang telah ditetapkan dalam Daftar Warisan Dunia atau The World Of Heritage oleh UNESCO pada tahun 1991 lalu itu juga ditetapkan harga tiket berbeda antara wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. 
Jika wisatawan lokal dikenai tiket 40K, turis mancanegara dikenai tiket 350K. 

Lantunan rekaman suara gending - gending gamelan Jawa yang terasa menyejukkan hati dan menenangkan pikiran buatku, entah buat kamu , terus terdengar sampai di area taman yang berbatasan dengan pelataran halaman pertama candi Prambanan. 

Di area taman ini dilengkapi baliho berwarna putih berukuran cukup besar bertuliskan Prambanan dan beberapa spot berfoto menarik berlatar belakang keeksotisan peninggalan karya besar arsitektur Masa Klasik candi Prambanan. 
Dan dari area taman, hampir sebagian besar pemandangan memukau kompleks candi Hindu terbesar dan terindah se-Asia Tenggara ini dapat terlihat leluasa dari sana.
Sama seperti yang dilakukan wisatawan - wisatawan lain, aku pun juga rela ikut rela mengantri giliran membuat dokumentasi berfoto di dekat baliho besar.

Setelah melewati pintu sensor otomatis kedua di dekat pelataran halaman pertama candi Prambanan, kukelilingi kesemua area halaman pertama candi Prambanan yang terdapat reruntuhan 224 candi Perwara.
Saat ini hanya tersisa 4 candi Perwara setinggi 14 meter terlihat berdiri utuh di areanya setelah berhasil dipugar ulang, 1 candi Perwara di sisi utara dan 3 candi Perwara lainnya berada di sisi timur.


Trip Of Mine



Memasuki pelataran halaman kedua candi Prambanan inilah, kekaguman luar biasa semakin memuncak melihat begitu rumitnya detil pengerjaan relief candi dari dekat ..., terutama saat aku berada di tengah halaman berada dikelilingi candi - candi tinggi menjulang dan mendongak ke atas melihat tingginya puncak candi.


Trip Of Mine


Di halaman kedua kompleks candi Prambanan yang menceritakan epos Ramayana dan Kresnayana versi Indonesia ini terdapat jumlah keseluruhan 16 candi berdiri utuh, terdiri dari : 

  • 3 candi Trimurti : candi Siwa, candi Wisnu dan Candi Brahma. Candi Siwa sebagai pusatnya berada di tengah, memiliki ketinggian 47 meter. Candi Wisnu berada di sebelah utara candi Siwa, memiliki ketinggian 33 meter, demikian juga candi Brahma yang berada di sebelah selatan candi Siwa memiliki ketinggian 33 meter.
  • 2 candi Apit : memiliki ketinggian 14 meter, terletak berada di antara candi Trimurti.
  • 3 candi Wahana : candi Nandi, candi Garuda dan candi Angsa. Merupakan candi sarana kendaraan para dewa.
  • 4 candi Kelir : berfungsi untuk arah mata angin, memiliki ketinggian 2 meter.
  • 4 candi Patok : berfungsi untuk meletakkan sesaji, memiliki ketinggian 2 meter.

Candi Siwa merupakan candi utama di kompleks candi Prambanan. 


Trip Of Mine
Indahnya arsitektur candi Siwa, candi utama di kompleks candi Prambanan

Candi utama yang memiliki 4 buah susunan undakan anak tangga tinggi di keempat penjuru arah mata angin untuk memasuki ke bilik candinya ini dibangun untuk penghormatan kepada dewa Siwa yang dikenal sebagai Mahadewa, dewa yang dipuja oleh masyarakat Jawa kuno.

Di keempat bagian bilik dalam candi Siwa terdapat 4 arca berbeda yang satu sama lain, masing - masing letaknya terpisah tertutup rapat oleh tebalnya sekat dinding batu candi. 

Arca Siwa Mahadewa berada di sebelah timur, arca Mahaguru berada di sebelah selatan, arca Ganesha berada di sebelah barat, sedangkan arca perempuan satu - satunya yang berada di kompleks percandian Prambanan, arca Durga menempati bilik candi di sebelah utara.


Trip Of Mine
Arca Durga.
Dalam legenda tanah Jawa, arca Durga inilah yang disebut arca Roro Jonggrang

Dan ..., arca Durga inilah yang disebut - sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam cerita Tanah Jawa.

Entah bagaimana asal mula berkembangnya cerita legenda rakyat Jawa turun temurun tentang sosok Roro Jonggrang yang tak lain tak bukan adalah sosok dewi Durga Mahisasuramardhini tersebut.

Diduga legenda kisah kutukan wanita cantik menjadi sebuah arca atau patung yang akhirnya kisahnya terlanjur mendunia hingga sekarang ini tersebut disusun pada masa jauh setelahnya, melewati periode berabad lamanya, yaitu pada  jaman kerajaan Mataram Islam sebagai bumbu cerita rakyat belaka. 

Durgamahisasuramardhini adalah salah satu dewi yang terdapat dalam kepercayaan agama Hindu.
Nama Durgamahisasuramardhini merupakan gabungan rangkaian dari beberapa nama dan makna, terdiri dari : Durga [dewi], Mahisa [kerbau], Asura [raksasa], Mardhini [membunuh, menghancurkan].
Jika dirangkai artinya : Dewi Durga yang membunuh raksasa di atas tubuh seekor kerbau.

Durga diciptakan oleh bersatunya para dewa dalam bentuk lidah api.
Diceritakan kemunculan sosok Durga pada saat terjadinya peristiwa peperangan para dewa melawan siluman raksasa Mahisasura berwujud kerbau. 
Dilengkapi dengan senjata - senjata milik para dewa, diantaranya : senjata Trisula milik dewa Siwa, senjata Cakra milik Wisnu dan busur panah milik dewa Wahyu ..., Durga dengan tangkas sakti mandraguna mengalahkan Mahisasura. 

Lantas siapakah sebenarnya yang dimaksud sebagai sosok Roro Jonggrang yang ada dalam legenda pendirian candi Prambanan versi Tanah Jawa ?.


Trip Of Mine


Dalam cerita legenda Tanah Jawa pada masa Mataram Islam, candi Prambanan dikisahkan selesai dibangun dalam semalam oleh seorang pemuda tampan rupawan bernama Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging. 

Kisah bermula dari peperangan besar yang terjadi antara dua kerajaan di pulau Jawa, antara kerajaan Pengging yang dipimpin oleh Bandung Bondowoso dan keraton Boko yang dipimpin oleh seorang raksasa berwujud buruk rupa, namun memiliki seorang putri cantik jelita, Roro Jonggrang. 
Dalam peperangan besar tersebut, pasukan Keraton Boko berhasil ditaklukkan oleh pasukan Bandung Bondowoso.

Pada suatu ketika, Bandung Bondowoso bermaksud memasuki Keraton Boko untuk menguasai istana tersebut setelah memenangi peperangan dan membunuh ayah Roro Jonggrang.
Dari pertemuan tanpa disengaja ini, Bandung Bondowoso terpikat oleh kecantikan dan kemolekan tubuh ramping Roro Jonggrang. Bandung Bondowoso bermaksud menaklukkan hati Roro Jonggrang untuk dapat diperistri olehnya dan segera mengutarakan maksud tujuannya. 

Karena kecewa dan sakit hati akibat Bandung Bondowoso telah membunuh ayahnya, Roro Jonggrang menerima pinangan tersebut dan ..., diam - diam bermaksud merencanakan membinasakan balik Bandung Bondowoso. 

Persyaratan berat pun diajukan oleh Roro Jonggrang ke Bandung Bondowoso ..., dalam semalam Bandung Bondowoso harus mampu membangun 2 buah sumur dan 1000 candi sebagai mas kawinnya. 
Bandung Bondowoso bukan menyerah, tapi langsung menyetujui persyaratan yang diajukan oleh putri cantik jelita itu.

Dengan melibatkan pasukan jin, Bandung Bondowoso dengan sigap menyelesaikan menggali sumur, melihat hal ini Roro Jonggrang beserta rakyatnya segera menimbun sumur saat Bandung Bondowoso berada di kedalaman sumur yang sedang digalinya ..., namun Bandung Bondowoso berhasil melepaskan diri. 
Tak lama kemudian, masih dibantu oleh pasukan jin yang sangat banyak jumlahnya, Bandung Bondowoso menyelesaikan tantangan persyaratan berikutnya, menyelesaikan bangunan 1000 candi ..., tak hanya berbentuk candi biasa tapi dibuat penuh dengan relief mengagumkan sebagai persembahan begitu besar cintanya kepada Roro Jonggrang.

Melihat proses pendirian candi hampir diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, Roro Jonggrang mencari cara kembali menggagalkan pendirian candi yang dipersyaratkan oleh dirinya.
Bersama rakyatnya, Roro Jonggrang kembali mencari cara mengelabui Bandung Bondowoso dan pasukan jinnya ... .
Dengan membakar ranting dan kayu agar keadaan telah mulai terlihat menjelang pagi hari, juga mereka ramai - ramai memukul membunyikan alu dan lesung yang membuat kawanan ayam jago ikut berkokok menandakan batas waktu telah pagi dan Bandung Bondowoso gagal memenuhi persyaratannya.

Mengetahui ini, Bandung Bondowoso sangat murka dan dengan lantang mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu, melengkapi jumlah candi 999 yang telah diselesaikan oleh Bandung Bondowoso.
Kutukan itupun terjadi ..., Roro Jonggrang menjadi arca dan menggenapi candi menjadi 1000 candi di kompleks candi Prambanan.


Trip Of Mine


Hmm, sangat menarik juga, ya ..., legenda tokoh Roro Jonggrang ini. 

Berkat kepopuleran legenda kisah asmara bertepuk sebelah tangan antara sang pemuda tampan dan wanita cantik jelita berujung dengan petaka kutukan ini, nama candi Prambanan mendunia ..., selain juga memang harus diakui jika arsitektur candinya yang memang dibuat dengan sentuhan karya seni luar biasa indah. 
Sangat pantas jika disebut candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terluas dan terindah se Asia Tenggara.

Area selanjutnya yang kudatangi, Museum Arkeologi setelah meninggalkan area kompleks candi Prambanan. 


Trip Of Mine



Lokasi museumnya berjarak tempuh sekitar 1 kilometer lebih dari area kompleks candi dan melewati area taman yang secara rutin digunakan sebagai pementasan pertunjukan sendratari balet dengan sentuhan akrobatik kisah Roro Jonggrang di hari Jumat dan Sabtu ..., museum Arkeologi menyimpan seperangkat gamelan yang diletakkan di pendopo tengah dan menyimpan sejumlah temuan artefak menarik diamati dari dekat dan dipelajari, seperti gentong batu, arca lingga dan yoni, prasasti , salah satunya prasasti Jragung dan juga sisa - sisa reruntuhan relief dan bagian candi dari bangunan candi yang mengalami kerusakan dan belum dapat dibangun kembali seperti keadaan semula saat beberapa candi masih berdiri utuh.


Trip Of Mine
Prasasti Jragung.
Salah satu prasasti yang terdapat di museum Arkeologi.


Koleksi sejumlah artefak tak hanya tersebar dipertontonkan di pelataran taman museum Arkeologi, tapi juga tersimpan tertata rapi di tiga bangunan pendopo terpisah membentuk huruf U di sudut halaman.

Dari museum Arkeologi ini, aku belajar banyak tentang sejarah lengkap candi, mengenal sistem kerukunan beragama yang telah ada pada masa  silam, juga tentang bagaimana sistem perdagangan dengan menggunakan mata uang pada masa Mataram Kuno, melalui display koleksi temuan artefak.


Trip Of Mine



Museum Arkeologi juga dilengkapi gedung sarana audio visual, dengan membayar 5K aku menyaksikan pemutaran film durasi tayangan selama 20 menit tentang sejarah pembangunan candi dan penemuan kembali kompleks candi Prambanan.

Luas keseluruhan taman kompleks candi Prambanan menempati 39, 8 hektar dan masih berada di dalam area seluas itu, terpisah cukup jauh untuk ditempuh ..., disana juga terdapat 3 situs candi cagar budaya lainnya, merupakan situs dari peninggalan Hindu dan Buddha.
Candi apa sajakah itu dan apakah aku akan sekalian mengunjunginya ... ?.


Lokasi :
Candi Prambanan
Jalan Raya Jogja - Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Harga Tiket :
~ Wisatawan Lokal : Dewasa 40K, Anak usia 3 - 10 tahun 20K
~ Wisatawan Mancanegara 350K
[Info harga tiket dan kondisi sewaktu - waktu dapat berubah]

Jam operasional :
06. 00 - 17. 00


282 comments:

  1. Cerita nya baru tahu aku klo roro mendut dikutuk bandung bondowoso..
    Aku pernah kesini mas waktu sekolah lama sekali , terus blum tahu ada musium nya..
    Klo prambanan aku suka sekali pemandangan sekitar nya entah lah berbeda sekali pokok nya walau dengan borobudur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepatnya Roro Jonggrang, bukan Roro Mendut, wanita yang diceritakan dalam legenda Tanah Jawa yang dikutuk oleh Bandung Bondowoso, mas Sopyan.

      Mungkin, saat dulu kedatangan mas Sopyan ke candi Prambanan, sama seperti saat kedatanganku ke candi Prambanan yang keduakalinya ..., saat itu area komplek tamannya belum ada museum Arkeologinya.

      Baru kunjunganku keempatkalinya ke candi Prambanan kali ini, sudah ada museumnya, mas.
      Gratis pula masuk ke museumnya, ngga ada beaya tambahan hehehe :).

      Delete
    2. sekarang enak kayakna biasanya kalo ada museumnya berarti sudah sangat terjaga dengan SDM yang ada diarea prambanan. kalo dulu seingatku SDM penerjemah atau pun yang pengantar cerita diarea tersebut sepertinya dari swadaya masyarakat sekitar.

      Delete
    3. hihi iya roro jongrang malah mendut saya nulisnya😁

      Delete
    4. Sudah dimaafkan sama Roro Mendut,eh# .., Roro Jonggrang kok, mas
      Wwwkkkwk :D

      Delete
    5. Aduh aku lagi g semangat nulis artikel ni mas beberapa hari kedepan lagi ada acara di rumah
      Seandai nya saja saya masih kerja disemarang bisa kopdar nih

      Delete
    6. Ngga apa-apa, mas.
      Sesempat waktunya saja kegiatan menulisnya, ngga usah dipaksakan.
      Ntar kalau dipaksakan, malah kurang bagus karya tulisannya.
      Feelnya ngga dapet gitu, katanyaaa ...
      Hahaha :D

      Iya ya, coba seandainya mas Sopyan masih berdomisili di Semarang, kita bisa kopdar bahas tentang blog juga bisa mengeksplore lokasi wisata barengan :)

      Delete
    7. Hehe iyaπŸ˜ƒ disana paling sering ke bandungan tp bkn ke tmpt karoke xixixi ke candi nya naik kuda

      Klo dulu kopdar malah biasanya yg dibahas yg aneh aneh mas malah lupa tentang blog mah ckckck

      Delete
    8. Hayooo...,
      serius nih ceritanya cuma ke candi Gedong Songo, ngga mampir sekalian ke tempat karaokenya di Bandungan sanaa .. ?
      Hahaha :D

      Uhuuk, pada ngebahas hal aneh-aneh tentang apa ya kopdarnya ?
      *kepo* ...xixixi

      Delete
    9. Seperti kesukaan mas agus itu πŸ˜ƒ
      Paling biasanya sekitaran otomotif buat touring mas
      Hahaha aku g suka keramaian jadi g lah ke tempat karoke mah xixixi

      Delete
    10. @sopyan, dulu cerita Bandung Bondowoso ada di buku pelajaran b inggris SD mas

      Delete
    11. @ Sopyan =

      Woouw,
      Kok mantaap banget sih itu ..., kopdarnya ngebahas tentang persiapan otimotif buat touring !.
      Wuaah, ajak-ajak napaaa kalo kalian touring bareng lagii ;)
      ...
      Dulu aku termasuk type penyuka clubbing, tapi itu duluuu ..., sekarang udah ngga pernah:D


      @ Aris Armunanto :

      Oh, iya tow mas ..
      Keren ya legendanya sampai ditulis ke dalam bahasa Inggris juga :)

      Delete
    12. @aris armunanto masa perasaan g ada apa mungkin dulu saya MI soalnya bukan SD jadi diutamakan pelajaran agama

      @himawant wah mas clubbing juga gpp yg penting positif aja xixi
      Klo aku yg g berubah cm ngopi item ditempat baru pemandangan baru πŸ˜ƒ
      Iya soalnya kopdar biasanya touring sih selanjut nya

      Delete
    13. Rumah saya dekat dengan candi prambanan, paling dua kiloan meterlah.

      Delete
    14. Enak dong sob aku paling suka view nya diprambanan

      Delete
    15. @ Sopyan =

      Aku kok juga sama kayak mas Sopyan, baru tau kalau sejarah candi Prambanan ada dibuat dalam versi bahasa Inggris untuk pelajaran sekolah, ya ..
      Bagus kalau gitu, ya .., bikin nambah ketertarikan wisman datang ke candi Prambanan karena penasaran pengin lihat langsung arca si 'Roro Jonggrang'nya.


      @ Djangkaru =

      Wah, enak tuh, mas ..
      Bisa sering-sering liburan kesana sambil buat nyari insiprasi tulisan :)

      Delete
    16. saya menyukai postingan anda....

      Delete
    17. Lho...Candi Prambanan berarti ada kaitanya dengan kisah Nyai Roro Jongrang ya mas, heeem saya kira cuma kisah legenda saja...

      Delete
    18. trus apa hubunganya dengan poto keren Mas Himawan...coba...?
      saya malah fokus ke topi itemnya itu lho....gayanya nggak nguwatin.....pantas saja Candi nya semakin terlihat elegan nan futuristis

      Delete
    19. @ Asnaji :

      ¤ Terimakasih anda telah menyukai postingan saya.
      [ Aduh, gaya bahasanya resmi banget iniiii .. hahaha :D ]

      ¤ Kaitannya hanyalah sebatas kisah legenda rakyat turun temurun saja kok, mas.

      ¤ Wouw ..., kaget aku bacanya, candi Prambanan jadi tampak futuristis dan elegan gegara aku berfoto disana.

      .... Yak ampun, guuuyyss mimpi apa sih aku semalam yaak ?, dapat komentar kek gitu dari admin Trik News, mister Asnaji ...
      Wwwwkkk :D
      *ngakak~ngagetin~orang~sekitar*

      Delete
  2. Komen yanh kedua, duh senangnya biasanya dapat urutan komen yg keberapa gitu hihi, kangen banget saya sama candi prambanan ini, ntah udah berapa tahun saya gak kesini ya, ada kali 20tahunan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cerita tentang Roro jonggrang ini selalu saya dengar dari tivi atau baca dari buku tapi gak selengkap ceritanya mas himawan lho bener dan Memang fenomenal sekali ya cerita ttg candi prambanan sampai di buat filmnya juga

      Delete
    2. Hahaha .. kak Iid bisa aja deeh .., bilang merasa senang jadi pengomentar yang kedua :D.

      Udah lama juga berarti saat terakhir kalinya kak Iid ke candi Prambanan, ya ..
      Sekarang komplek area tamannya dirombak total, kak.
      Dibuat jauh lebih rapi dan dilengkapi fasilitas transportasi sewaan seperti mobil golf dan mobil kereta buat mengelilingi keseluruhan areanya yang luas banget itu.
      Kapan ada waktu, disempetin datang liburan kesana lagi, kak :)

      Wah, apa betul nih cerita tentang Roro Jonggrang yang kutulis dianggap lengkap ...,
      kok jadi ge-er rasanya aku, kak ...
      Xixixi :)

      Delete
    3. saya menyukai komentar anda

      Delete
    4. @asnaji saya juga menyukai komentar anda, apaseh wkwk

      @himawan waduh tambah penasaran saya nih liat kompleks candinya, pernah liat di youtube pagelaran seni di prambanan keren banget aslik jadi berkelas gitu ya tempatnya kalau dibuat acara2 besar

      Delete
    5. Wwwwkkk ..
      Seru deh baca komentar berbalasan antara mas Asnaji dan kak Iid :D.
      Antara blogger senior saling berbalasan komentar saling menyukai apa yang dikomentari hehehe :)

      Ya, kak penampilan pagelaran sendratarinya memang ketje banget, dilengkapi tata lampu ciamik.
      Buat berkesempatan nonton, kayaknya wajib memilih bermalam di penginapan di Yogya karena acaranya selesai sampai malam.

      Delete
  3. Wah Candi Prambanan candi yang terkenal di seluruh dunia selain candi Borobudur. Udah dapat pengakuan UNESCO juga ya? Wah mantap dech. That's why entry ticket for visitor agak mahal ya? Untuk turis lokal 40 K dan untuk turis asing 350 K ? Wouw fantastik. Tapi memang udah terkenal kok ya? Istilahnya ada kualitas ada harga.

    Aku dulu waktu masih sekolah pernah baca cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Aku suka dengan legenda cerita rakyat selain sejarahnta ada unsur edukasinya. Kasihan juga Roro Jonggrang dikutuk untuk jadi arca yang ke 1000.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, candi Prambanan sudah ditetapkan sebagai The World Heritage atau Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.
      Keren, yaaa ...
      Sayangnya, candi Prambanan belum masuk dalam rangkaian daftar Tujuh Keajaiban Dunia, sista.
      Bukan seperti candi Borobudur yang sudah masuk dalam rangkaian daftar Tujuh Keajaiban Dunia.
      Semoga menyusul, ya ...

      Terkesan tingginya harga tiket masuk, menurut pendapatku juga sama seperti pendapat sista, sepadan dengan apa yang kita lihat disana ..., terlebih ini adalah situs peninggalan berabad masa silam.

      Suka ya cerita legenda ?, hehehe ..., Indonesia memang kaya akan beragam kisah legenda, ya.
      Gunung, peninggalan artefak,bahkan lautpun punya legenda juga :)

      Delete
    2. Iya selain candi Prambanan termasuk warisan budaya kita Indonesia, juga sudah terdaftar di UNESCO sebagai the world heritage warisan dunia hebat.. Misalnya nanti akab termasuk dalam keajaiban dunia maka statusnya bisa jadi akan sama setara dengan candi Borobudur ya?

      Kalau harga tiket masuknya apa lebih mahal candi Prambanan dibandingkan dengan tiket masuk di candi Borobudur brader?

      Dengan sering mengunjung candi pasti brad Him tahu dong ya perbedaan-perbedaan antara candi peninggalan Budha dan candi peninggalan Hindu. Kira-kira perbedaan spesifik apa dilihat dari struktur dan keseluruhannya? Jadi misalnya tanpa ada prasasti pun pengunjung bisa membedakannya.

      Iya ajuaku suka dengan cerita legenda Indonesia. Yang menceritakan peristiwa kejadian asal mula suatu tempat sejarah. Meski setelah dewasa berpikir kadang ada beberapa cerita legenda yang kadang kurang masuk di logika.
      Tapi namanya juga legenda cerita rakyatrakyat tetap menarik untuk dibaca Hehehe..

      Delete
    3. Menurutku pribadi, entah sebetulnya kriteria-kriteria penting apa saja suatu obyek bisa masuk dan ditetapkan ke daftar Tujuh Keajaiban Dunia .., mungkin juga harus ada kelengkapan bukti catatan atau dokumen otentik sedetil mungkin, ya.
      Dan menurutku juga, candi Prambanan seindah ini sangat pantas masuk juga ke dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia.

      Kalau terlihat di foto, keindahannya mungkin terkesan 'biasa' saja, tapi sangat berbeda ..., jika kita melihat langsung dan berada di pelataran dikelilingi candi-candi megahnya, sista.
      Sista sepertinya dulu pernah juga ke candi Prambanan ini, ya ?.

      Perbedaan paling mencolok antara struktur candi Buddha dan Hindu adalah bentuknya, sista.
      Candi Hindu, bentuknya ramping meninggi.
      Kalau candi Buddha, bentuknya melebar (digambarkan seolah dibangun berdiri di atas teratai)

      Betul, saat kita masa kanak-kanak dulu tiap kali dengar cerita legenda .., imajinasi kita ikut kebawa seolah-olah betulan kisahnya.
      Tapi setelah kita dewasa, dan bisa berpikir realitas, kisah-kisah legenda itu hanyalah kisah rekaan yang bermaksud mengajarkan suatu hal dibalik kisahnya :)

      Delete
    4. Iya benar untuk masuk menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, harus ada kriteria tertentu seperti kelengkapan dokumen tertentu yang menjadi syarat-syaratnya.
      Tapi siapa tahu ya? kelak Candi Prambanan bisa melengkapi dokumen seperti syarat yang telah ditentukan sehingga nanti kelak bisa masuk menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia.

      Ooh jadi kalau dibandingkan dilihat dari foto dengan aslinya berbeda ya? Lebih bagus dan megah aslinya ya? Aku belum pernah ke Candi Prambanan brader.. Yang pernah dulu itu cuma ke candi Borobudur aja.
      Wah.. Jadi pingin lihat aslinya dari dekat. Semoga suatu saat kesampaian.

      Jadi perbedaan candi Budha dan candi Hindu adalah dari struktur bentuk bangunan candi. Kalau candi Buddha bangunannya lebih melebar ke samping karena seolah dibangun di atas bunga teratai. Sedangkan candi Hindu bangunannya lebih ramping tinggi menjulang ke atas ya? I see now.. Thanks buat penjelasannya brader.

      Iya saat masa kanak-kanak kita baca cerita legenda percaya dengan semuanya karena saking bagusnya isi ceritanya jadi kita berimajinasi seolah cerita legenda itu
      benar-benar terjadi.
      Setelah dewasa baru bisa berpikir dibalik cerita legenda suatu tempat bersejarah meski hanya rekaan tapi pasti ada unsur edukasi nya mengajarkan sikap kebaikan bagi semua pembacanya. Jadi tetap saja menarik untuk dibaca :)

      Oh iya kalau ingat dulu ke candi Borobudur itu aku pernah ke sasar lho tapi bukan di candi nya tapi di rumah penduduk. Habis ditinggal teman-teman sekolahku..

      Oh ya di pucture pertama di atas itu.., tampak brader lagi megang erat topi nya.. Kenapa? apa saat itu ada angin yang bisa bikin topinya bakal terbang? Hehehe.. :)



      Delete
    5. Iya, aku berharapnya juga begitu, kelak kelengkapan data bukti yang dipersyaratkan, lolos seleksi dan nama candi Prambanan segera masuk ke dalam daftar rangkaian lokasi-lokasi 7 Keajaiban Dunia.

      Daaan .., setelah berhasil masuk ke dalam daftar 7 Keajaiban Dunia, siap~siap saja kalau lokasinya makin banyak dikunjungi turis lokal juga turis mancanegara.
      Saat ini, setelah masuk ke dalam daftar Unesco saja penuuuh banget pengunjungnya di candi Prambanan, sista ..., padahal saat aku kesana bukan di hari Sabtu/ Minggu dan bukan di hari libur nadional, looh hehehe :)

      Kesasar di area sekitaran candi Borobudur, terus ceritanya nunggu sambil kebingungan di rumah penduduk ..?.
      Wuiih, kok bisa kayak gitu .. ?.
      Itu gegaranya kayak-kayaknya saat itu sista ... pasti milih jalan pelan~pelan lihat sekitaran kios, sementara teman-teman lain pada jalan buru- buru ...
      Ya, kaaaan ?
      Xixixi ..
      Untuung, si empunya rumah orangnya welkam yaa ..., diperbolehin nunggu disana

      Ohh, tau ngga ...
      Kenapa gaya pose fotoku pertama seolah terlihat megangin topi ? ;).
      Itu bukan ada angin kencang bikin adegan foto kayak gitu, tapiii ..., pose bingung judulnya hahahaha :D

      Bingung lagi nyari ide gituuuuu ceritanya ...,

      "mau berfoto di lokasi yang mana yaaa, kok penuh banget pengunjungnya kayak gini" ...

      Begitulah kira-kira kemunculan ide bergaya kayak gitu
      wwwwwkkk :D

      Delete
  4. Pantes, waktu aku main ke Candi di Blitar dikiranya main ke sini. Ternyata emang mirip banget kalau dilhat secara sekilas.

    Btw, aku main ke candi suka nggak tahu detailnya itu candi kenapa dibangun & lain sebagainya.

    Tapi, kenapa kakak bisa dapat cerita sedetail ini?

    Bahkan sampai bela-belain jelasin "kompleks candi Prambanan yang menceritakan epos Ramayana versi Indonesia terdapat jumlah keseluruhan 16 candi berdiri utuh".

    Itu tuh... Dapat informasi dari mana sih? Apakah ngaku sebagai jurnalis?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iyakah ada kemiripan struktur bentuk candi di Blitar, kak ?.
      Wah, aku jadi penasaran pengin lihaf candinya ...,
      Candi di Blitar yang sudah dikunjungi itu sudah diulas di blognya kak Einid belum ya ?.

      Begini, kak ...
      Di setiap lokasi wisata yang kudatangi,termasuk ke candi, aku ngga cuma sekedar lihat-lihat tapi juga aktif bertanya ke beberapa sumber, terus kukumpulkan datanya dalam catatan.

      Di candi Prambanan ini infonya sebagian kudapat bertanya ke petugas security, ke petugas maintenance candi yang saat itu kebetulan sedang bertugas membersihkan candi bareng teman-teman staffnya, juga dari informasi yang ada di museum Arkeologi.
      Ke mereka semua (sumber yang kutanya) aku langsung bilang aku seorang blogger.
      Secara kebetulan selama ini, aku langsung diberi informasi lebih jelas setelah aku menyebut informasinya untuk kepentingan blog.

      Terkesan ribet ya di lapangan hahaha ... :D

      Belum lagi di lapangan ditambah acara foto-foto yang kudu atau harus tampil maksimal dengan pose yang ngga biasa untuk pelengkap artikel biar kelihatan menarik dilihat
      ( Tapi ini menurut versiku pribadi, loh :) )

      Tapi kelelahan itu semua, terasa terbayar setelah lihat banyaknya tanggapan positif di komentar artikel :)

      Delete
    2. Hehe... Belum Kak. Aku sudah lama banget main ke candinya & aku baru mulai blogging lagi, ya baru2 ini. Ternyata seru kalau bloggingnya punya tujuan.


      Hmmph... Benar2 wartawan sejati.
      Di lapangan bener2 ribet. Tapi, keren dan totalitas.
      Akhirnya, kakak mendapatkan rewardnya ya... Rewardnya dari komentar2 yang hadir, termasuk aku yang jadi penggemar tulisan kakak.

      Wah... Pokoknya suka deh.

      Delete
    3. Kalau kak Einid udah punya waktu, coba ya kak Einid ke candi di Blitar itu lagi dan dibikin artikelnya, penasaran aku pengin lihat bentuk candinya hehehe :).

      Wwwwkk ..
      Aku jadi ketawa geli disebut sebagai wartawan penuh totalitas.
      Seksi ribet merangkap meliput area sekaligus bikin foto diri di lokasi .. :D

      Yah, begitulah heboh repotnya jadi travel blogger, kak ...
      Hahaha :D
      Ngga nikmatin liburan buat hiburan diri sendiri, tapi juga bikin liputan dibagikan untuk orang lain setelahnya :)

      Delete
  5. Waktu kecil dulu suka banget baca buku tentang roro jongrang, so saya mesti ke sini ni biar bsa ketemu langsung ama yang punya nama..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelum nantinya kak Lantana datang liburan ke candi Prambanan menemui si empunya nama yang ada di buku cerita legenda ..., cobalah foto si 'Roro Jonggrang' diatas di zoom ... xixixi ..

      Indah sekali kan arcanya ?

      Delete
  6. Oalah saya baru tahu mas himawant kalau harga tiket untuk masuk ke candi prambanan sudah ditetapkan langsung oleh unesco. Mantap dah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harga tiketnya ngga ditetapkan oleh badan Unesco kok, mas Tri.

      Tapi ditetapkan oleh pengelola manajemen TWC yang juga mengelola area wisata candi Borobudur.

      Delete
  7. Durgamahisasuramardhini... panjang betul namanya...

    baru saya tahu ada kisah di sebaliknya... unik!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul unik, kak ..
      Nama dewinya terdiri dari rangkaian nama dan makna.

      Ini mengingatkan kita semua, jika arti dibalik sebuah nama seseorang itu sangatlah penting.
      Terutama makna nama dari pemberian orang tua kita.

      Delete
    2. nama2 yang baik itu kan doa...

      mas, nanti kalau kunjung ke tempat sebegini, tolong zoom batu-batuan yang ada... sebab saya suka bandingkan artifak sebegini sebab mau dikaitkan dengan sejarah2 yang ada...

      Delete
    3. Sangat betul, nama baik yang diberikan adalah sebuah doa.

      Baik, kak Anies.
      Permintaan kak Anies untuk memfoto close-up bebatuan candi akan kusertakan di artikel mendatang.

      Tapi tunggu, ya ... , aku masih ada stok 3 lokasi candi yang belum sempat dibikin untuk artikel dan saat aku kesana foto-fotonya terlanjur ngga ada foto close-up batuannya.

      Delete
  8. Sampai sekarang saya masih dslam teka teki tentang cerita legenda roro jonggrang, sebenarnya hanya dongeng ataukah memang prnah ada? Kalaupun memang ada dengan menunjukan bekas2 peninggalan zaman dulu, apa jalan ceritanya memang seperti itu kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adalah sejarahnya mas Bud...

      Apa jangan2..Ente mau bikin sejarah juga disana dengan judul RoroRongdo...Waahhh parah nih.πŸ˜±πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    2. @ Budi =

      Kalau menurut legenda Tanah Jawa, masa saatnya masuknya agama Islam ke Indonesia di tanah Jawa kemudian selanjutnya disebut dengan masa Mataram Islam .., seperti yang kita tau jika agama Islam masuk ke Indonesia adalah agama yang menempati urutan terakhir (terpaut selisih jauh dengan kedatangan agama Hindu) .., tokoh Roro Jonggrang ini diceritakan hasil dari kutukan.
      Itu menandakan, sosok Roro Jonggrang adalah sosok rekaan dongeng belaka.
      Bukan fakta/kenyataan.


      @ Satria =

      Bhuahahahaa ..
      Bisa jadi niiih ..., selanjutnya mas Budi bikin kisah sejarah baru dan rekaan patung juga, terus nama patungnya dibuat dari nama usulannya mas Satria :D ...

      Delete
    3. @Satria -
      Suuueee... Looh ?!?!

      @Mas Himawan -
      Ya saya kira juga gitu, soalnya memang tidak ada catatan sejarahnya. Yang ada cuma di dongeng cerita rakyat yang kadang juga di perankan melalui seni drama. Semacam sandiwara, film, kesenian ketoprak dan hiburan drama lainya.

      Delete
  9. Waduh, harga tiketnya lumayan juga 40rb, apalagi kalo turis bule 350rb.πŸ˜‚

    Tapi sebanding dengan nilai sejarah candi Prambanan ya kang.πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus jadinya pilih kecandi atau Kerumah rongdo kang..

      Saya tahu jawabannya pasti Rongdooo..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    2. @ Agus Warteg =

      Betul banget, tingginya harga tiket sebanding dengan apa yang kita lihat disana.
      Juga kisah sejarah dibaliknya.
      Ditambah pula dapat masuk gratis, tanpa bayar tiket lagi ke 3 lokasi candi lain, plus museum Arkeologi :)


      @ Satria =

      ... jangan~jangaaan ...
      Sekarang ini malah mas Agus udah nyasar duluan kesana ... ;)

      Delete
    3. Jiah, ga lah.

      Aku lebih suka ke tetangga sebelah yang bisa ngutang kalo tanggal tua..πŸ˜‚

      Delete
    4. Xixixi ..
      Boleh juga ide jujugan keluyurannya ;)

      Siapa tauuuu ada pembaca yang jadi tergugah buat ..., ikut-ikutan kayak mas Agus, nyelonong ke tetangga yang bisa diutangin .. Wwwkkkk :D

      Delete
  10. Bandung Bondowoso sangat sakti mandraguna tiada tanding
    tapi tega nia si perempuan menipunya.
    Ya pasti marahlah beliau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetapi, kesemua itu hanyalah kisah rekaan legenda, mas Tomo.

      Memang menarik disimak kisah jalan cerita legendanya, maka sering dipentaskan dalam bentuk sendratari.

      Delete
  11. Tau gitu dulu waktu ke Borobudur mampir kesini ya. Sayangnya jadwalnya cuma ke Borobudur aja hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaah, sayang yaa..., dulu mas ngga sekalian datang liburan ke candi Prambanan.

      Memang sih, cukup jauh juga jarak tempuh lokasi dari candi Borobudur di Magelang ke candi Prambanan di Jogja.
      Sekitar 1,5-2 jam.

      Moga-moga kelak kesampaian ke candi Prambanan, ikut kudoakan :)

      Delete
    2. Amin, terima kasih doanya, om. Semoga saja ada waktu dan pasti biaya buat liburan lagi hehehe..
      Sukses selalu, om~

      Delete
    3. Sama-sama, mas.
      Terimakasih juga buat doa indahya, ya.
      Amin, kita semua diberkahi kesuksesan :)

      Delete
  12. A very detailed description.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for your opinion.
      Hopefully it becomes a reference for your tourist visit list.

      Have a nice day, Catalin :)

      Delete
  13. Waduh,sepertinya saya telad berkunjung ke blognya mas hilmawan,he-he

    Targetnya sih mau komen di awal tapi apa daya pengunjung blog mas hilmawan ini begitu ramai seramai orang mengunjungi candi prambanan,he-he

    Cerita roro jonggrang,ceritanya kalau di lihat-lihat mirip cerita tangkupan perahu ya mas, yang menjadi pertanyaan saya candinya itu benar-benar berjumlah seribu buah ya mas,atau itu hanya tulisan semata atau memang asli ada 1000 candi ?

    Kalau memang asli enggak kebayang bagaimana luas dan besarnya candi prambanan ini,yang menjadi perhatian adslah harga tiketnya juga,menurut saya masih sangat terjangkaulah untuk para wisatawan lokal,kalau untuk turis asing sih enggak masalah,merekakan uangnya dollar,he-he..kalau di rupiahkan ke rupiah banyak jadinya πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga telat datangnya kok,ko Kuan Yu..., ini komentar dari koko masih berada diantara pengomentar kesekian :)
      Btw, terimakasih kunjungan meninggalkan jejaknya, ya.

      Betul, dilihat kisah legendanya ada kemiripan dengan legenda Tangkuban Perahu.
      Keseluruhan jumlah candi Prambanan aslinya ngga ada 1000, tapi kalau dilihat banyaknya stupa-stupa kecil yang ada di kesemua badan candi sih, kemungkinan iya ... karena banyak bangeet jumlahnya.
      Setiap candi yang ada dibuat sangat detil dan rumit pengerjaannya.

      Tentang tiket untuk wisatawan mancanegara, betuuul .. kalau harga 350K dirupiahkan, buat mereka yang memang nilai mata uang negaranya lebih tinggi dari negara kita itu, cukup terjangkau.
      Tapi kalau buat kita, haduuh .. kerasa mahalnyaaa hahaha :D

      Delete
    2. Yang buat hebat banget tu mas, siapa ya yang buat, sehingga sedetail itu, mungkin mas hilmawan ada ketemu pembuatnya,pas lagi kunjungan....ha-ha...canda mas πŸ˜€πŸ˜‚

      Delete
    3. Hahahaha ...
      Dalam bentuk benihpun, eh# wwwkk .., aku belum ada di kandungan, saat pembuatan candinya berlangsung, ko .. :D

      Delete
  14. wah jadi kangen jogja nih, dulu sering banget main ke prambanan gan bareng teman, dan banyak sekali kenangan indah di candi tersebut. Pengennya kesitu lagi tapi sekarang tempat tinggal ane jauh hhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciyeeee ..., kenangan indah apa sajakah itu di candi Prambanan ?.
      Itu, ya .. pengalaman jalan-jalan bareng doi yaaa :D ?
      *kepo*


      Memang sekarang tinggal dikota mana, mas Zunif ?

      Delete
  15. Prambanan mah memang mantap tenan... Sayang juga dlu nggak mampir disitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang juga yaa, masbro Habir dulu kok ngga sekalian ke candi Prambanan ...
      Semoga ya kekecewaan masbro belum kesampaian datang kesana, sedikit terobati lewat artikel ini.

      Delete
  16. Candi Prambanan memang keren. Dari tempat parkiran Ratu Boko kan kelihatan tuh, bangunan batu tinggi di antara pepohonan dan perumahan penduduk. Megah sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya ...,
      aku tuh belum pernah ke candi Ratu Boko wwwkkk .., jadi ngga tau kalau dari lokasi candi Ratu Boko, lokasi candi Prambanan ini kelihatan.

      Terimakasih infonya, kak Dyah.
      Ntar kalau sudah punya waktu, akan kudatangi candi Ratu Boko :)

      Delete
    2. Ahaha... kalau ngomongin candi di sekitaran Jogjakarta Klaten nggak ada habisnya. Banyak banget!

      Delete
    3. Hahahaaha ..
      Makanya waktu kak Dyah cerita kalau dari ketinggian lokasi candi Ratu Boko terlihat area candi Prambanan ..., aku cuma celingukan sambil bayangin ada disana :D

      Betuuul,
      Setauku di Jogja ada 23 lokasi situs candi.
      Bisa jadi, jumlahnya lebih dari itu.

      Delete
    4. Jadi kebayang betapa hebatnya kerajaan atau negara yang membuat itu semua. Untung peninggalannya masih bisa dikagumi sampai sekarang.

      Delete
    5. Ya, kak.
      Beruntung benda saksi peninggalan sejarah masa silam masih dapat kita lihat sekarang ini.
      Tapi sebenarnya ada kekhawatiran juga, kalau lama kelamaan bebatuan candi mengalami kerusakan akibat dikunjungi begitu banyak oleh wisatawan perharinya.

      Delete
  17. Prambanan boleh dikatakan candi yang sudah mendunia...Saya baru 2 kali kesana mas...waktu masih kecil dan waktu Masih sekolah..πŸ˜„πŸ˜„

    Mahal sekarang biayaya keprambanan tidak seperti dulu...Mungkin karena ada sejarah rorojonggrang kali yaa mas..πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Candi yang banyak sejarahnya kang satria baru 2x, ke rumah rongdo sebelah malah 2x sehari, gimana sih..πŸ˜‚

      Delete
    2. Wuih, ternyata mas Satria udah pernah ke candi Prambanan juga .., 2 kali pulaak.

      Mungkin dulu kita pernah papasan disana yaa, tapi ngga ngeh gituuu ..., coz kita kenalnya aja baru setahunan ini, gimana mau ngeeeh .. wwwkkk :D

      Delete
    3. Kang satria waktu kesana bawa rongdo, makanya ga kenal mas Himawan, lirik aja ga, kecuali mas Himawan bawa rongdo juga, baru akrab...πŸ˜„

      Delete
    4. Bhahahahaaa ...
      Ngga kebayang ..., gimana saat waktu masa sekolah dulu, mas Satria udah mengenal rongdo :D

      Delete
  18. dih kak himawant dah main lagi traveling bersama yayang tercinta..
    Ajak ajak aku dong kak... ehhehehe

    btw kak kok sekarang makin mahal aja tiket masuknyaa??

    dulu mah perasaan masih murah yaa..
    emang roro jongrang ampe sekarang kemistisannya masih menghantui sebagian orang.. terkadang suka merinding dibuatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau Mbak vika diajak Mas Hima Traveling, saya mau video'kan ahhh...... :) heheheh *peace*

      Delete
    2. @ Vika Hamidah =

      Ayook, kesini, kak ...
      Kita dolan bareng :)
      Ajak kang Nata juga biar tambah rame ...,
      kan kang Nata tuh jagonya penggembira.
      Kata orang, ngga ada dia ngga rame gituuh istilahnya :)

      Mungkin (mungkin ini loh, ya) ..., dulu profesinya kang Nata sebelum jadi blogger kondang tuh prifesinya seorang komedian kali yaaa ... :D

      Tingginya harga tiket masuk, sebanding dengan apa yang kita lihat disana kok, kak.
      Ada 'bonusnya' pula ..., dapat liburan gratis ke 3 lokasi candi lainnya :)

      Kisah Roro Jonggrong, hanyalah cerita legenda rekaan saja, kak.


      @ Kang Nata =

      Asiiik .. , kang Nata bakalan jadi sukarelawan kameraman :).

      Tapi ngga pakai acara bayar mahal, kan ya .. ?.
      Ngga sanggup nih kalo bayar jasa kang Nata, soalnya kan kang Nata keahlian pengambilan gambarnya udah sekaliber kameraman Hollywod ..., udah ngga diraguin lagi gimana jagonya kang Nata ngesyut adegan demi adegan ...
      Xixixi

      Delete
    3. bener bnaget.. baca comenntnya aja sering ngakak yaa.. apalagi kalau liat orangnya wkwkwkkwk

      semangat kakak himawant dan kang nata.. kayanya kalau reunian bertiga asik tuch yaa.. hihi

      Delete
    4. Iya yaa ..
      Kenapa juga wajahnya disembunyiin jadi foto profilnya mas Jet Lee gitu, yaaach ...

      Jadi misterius deh sebenarnya wajah aslinya kayak siapa ?.
      Jangan~jangan ...
      Wajahnya malah jauh melebihi ketampanan mas Jet Lee betulan ... :)
      Jiaaaaaaah ..

      Delete
    5. kak himawant pengen banget tau wajah kang nata yang asli yach? aku punya foto terbaru kang nata dengan gaya pake dasi.. kalau mau ak kirim via facebook yach...


      wjwkwkwkwkw

      Delete
    6. Seriusan nih kak Vika punya foto wajah aslinya kang Nata .. ?.
      Wwwkkk ..
      Mau dong kaaak fotonya ..
      Kutunggu kirimannya di facebook.

      Beneran aku tuh penasaran pengin lihat kayak apa sih wajah oknum, eh# salah ... wajah asli si pengomentar di artikel blogku yang selalu hadir rame banget gokil pisan itu ...
      Wwwwkkk :D

      Peaaaaace, kang Nataaaa ... ;)

      Delete
  19. cerita roro jonggrang ini hapir sama dengan cerita sangkuriang, legenda gunung tangkuban perahu..
    mungkin cerita rakyat ini turun temurun diceritakan oleh nenek moyang

    candi prambanan ini sangat megah sekali, aku takjub melihat seribu candi. mungkin dulu pas pembangunan membutuhkan waktu yg lama

    hehe agak sdikit melenceng sih dari cerita rakyat kalau soal logika,, tapi bukan tidak mungkin ceritanya bisa dari cerita rakyat td

    mantap sharingnya mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kisah legendanya memang ada kemiripan kisah Tangkuban Perahu.
      Pinter ya orang jaman dulu bikin kisah legenda :)

      Mas Aldhi pernah juga kan ya ke candi Prambanan ?.
      Kemarin pas sepulang dari sana, kulihat di sekitaran jalan dekat lapangan udara Adi Sutjipto, ada jalur alternatif ke Bantul ..., berarti tempat tinggal mas Aldhi udah lumayan dekat dari candi Prambanan, ya ?.

      Delete
    2. iya emang cerita rakyat itu pintar banget dibikinnya, emang menyerupai kisah di keadaan alamnya
      pernah mas ke prambanan, 4kali malah. cuma fotonya ilangd laptop yg dulu
      gbs bikin konten deh hahaha
      klo aku bantulnya di perbatasan kota mas,, jdinya agak jauh kl ke prambanan.. dr boko lurus ke selatan itu nanti tembusnya piyungan :D

      Delete
    3. Iya, betul.
      Kisah legendanya dibikin persis keadaan banyaknya jumlah candi berada disana ..., seolah betulan kalau kalau candi-candinya berjumlah seribu seperti yang dipersyaratkan oleh Roro Jonggrang :)

      Eman-eman banget kuy, laptop ngilang berikut file-file foto liburan.
      Persis file-file foto liburanku dulu di Jawa Barat, Jakarta, Subang, Lampung pada ngilang.
      Entah memorycardnya dimana ...
      Nyesek rasanya.

      Oh, berarti domisili mas Aldhi dan keluarga itu, ya .. , di dekat pasar seni Gabusan yang ada di putaran arah ke pantai Parangtritis, ya ?.
      Nyesek juga

      Delete
    4. padahal hanya serakan candi, dan disekitar itu katanya sih banayk candi yg blom di pugar,, kebanyakan di lahan warga yg bersikukuh nego harga pembebasan lahan
      bisa jadi daeran kalasan dulunya memang pemukiman dan tempat peribadatan.

      memory cardnya ilang apa keformat mas? hehehe
      domisiliku pas perempatan ringroad mau ke parangtritis mas. monggo mampir mas kl ke jogja,, aku jamu deh
      es teh aja tapi hahaha becanda

      Delete
    5. Denger-dengernya sih iya gitu, mas.
      Bisa jadi memang area rumah-rumah warga di sekitaran Prambanan sana dibawahnya ada peninggalan artefak.
      Dan dulunya ada perkampungan rumah Mataram Kuno, selain candi-candi.
      Sekarang sudah terlanjur didirikan rumah-rumah penduduk, jadi sulit untuk dibebaskan lahannya.

      Sebentar, kuingat-ingat dimana lokasi perempatan ringroad arah ke Parangtritis ...

      Oohh, itu yaa .. perempatan yang biasanya tempat mangkalnya minibus tujuan ke Parangtitis dan lebih dikenal perempatan Paris ?.

      Baikqlaah, aku kapan akan mampir.
      Ngga usah jamu-jamuan segala deh, mas ..
      Aku udah biasa kkok minum jamu, ... ya jamu beras kencur, jamu pahitan brotowali juga ...
      Wwwwkkk :D

      Delete
  20. Akhirnya prambanan di eksplor juga..
    Saya dari dulu nungguin kapan sih mas himawant mau kesini, mau kasi ide kok pernah ketulis di kolom komentar, lupa terus..
    hehehe...

    Saya dulu setiap tahun pasti kesini, waktu di jogja, soalnya kan ada perayaan sebelum nyepi, pasti bareng teman-teman sembahyang rame-rame..

    Memang fenomenal candi ini, masuk ke dalamnya ada perasaan damai tak terkira..
    hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, ternyata bli Eka sebetulnya dari dulu udah pengin usul kapan aku mengeksplore dan mengulas tentang candi Prambanan ...

      Wah, aku merasa surprise dan senang ternyata artikel candi Prambanan ini dinantikan oleh Bli Eka :)!.
      Terimakasih banyak untuk itu ya, bli.

      Dan aku juga merasa senang bli Eka ikut berkomentar tentang candi Prambanan, tempat peribadatan keyakinan agama Hindu yang bli Eka anut, juga sekaligus dijadikan tempat wisata ini.

      Jujur, waktu aku ke candi Prambanan teringat aku punya sobat blogger dari Bali yang pernah kuliah di Yogya, namanya bli Eka Sas :).
      Dan yakin kalau bli nantinya pasti ikut membaca dan berkomentar di artikel ini, ternyata perkiraanku benar :D.

      Menurut bli Eka, bagaimana ulasanku tentang candi-candi yang ada di kompleks candi Prambanan, terutama arca Durga yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam versi legenda Tanah Jawa itu, ada yang kurangkah pembahasannya ?.
      Dibantu diralat dan masukannya ya, bli ...
      Terimakasih banyak sebelumnya :)

      Delete
    2. kalau untuk sejarahnya saya kurang paham betul mas.. tapi ulasannya sudah sangat detil dan saya sangat puas membacanya dari awal sampai akhir..

      keren mas, ulasannya lengkap, membaca artikel ini seperti diajak jalan-jalan sekaligus mengenal sejarah..
      keren mas..

      Delete
    3. Wah terimakasih banyak kalau tulisanku ini bisa mampu membawa imajinasi pembaca seakan ikut liburan langsung disana ya, bli.

      Tentang sejarahnya biarkan tetap apa adanya seperti sekarang ini, ada dalam 2 versi.
      Keduanya sama-sama menarik disimak :)

      Delete
  21. keberadaan candi prambanan ini menandakan bahwa indonesia itu kaya, baik dari budaya, suku hingga keseniannya yang mungkin sampai sekrang masih dijaga dengan baik oleh warga setempat, itulah mengapa kita harus selalau bangga dengan negara kita sendiri indonesia, bukan malah membanggakan bangsa asing......hidup indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiduuuuup ...
      Ngomong gini sambil angkat jari tinggi-tinggi ;)

      Pendapat ko Kuan Yu, betul banget ..., kalau kebudayaan dan seni Indonesia itu kaya ragamnya.
      Kesemuanya keren-keren dan pantas buat dibanggakan.

      Delete
    2. dan satu lagi mas, selain kaya budaya dan peninggalan para leluhurnya bangsa kita juga punya wasiat yang luar biasa, yaitu budaya gotong royong saling bahu membahu, mungkin ini adalah salah satu kekuatan bangsa indonesia yang musti juga diakui oleh dunia

      Delete
    3. Nah, itu juga betul, ko.
      Nenek moyang kita mengajarkan gotong-royong dalam bermasyarakat.
      Seperti saat pembangunan candi yang melibatkan banyak orang untuk bahu membahu bergotong royong.
      Hal ini perlu dilestarikan kegiatannya.

      Sayangnya jaman sekarang ini diperkotaan sudah jarang terjadi kegiatan bergotong royong, tidak seperti di pelosok pedesaan yang masih kental saling bahu membahu antar warganya.

      Delete
  22. memang ndak ada bosennya maen kesini. Oya, coba dong versi malamnya pas menikmati sendratari ramayana. Trus oleh-olehnya coba deh bakpia pathuk merek Mutiara. Dekat sisi kanan jalan prambanan. Memang belum begitu tenar namanya tapi menurut saya rasanya lebih matep. terutama yang kumbu hitam dan coklat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, aku baru tau dari kak Dewi kalau ada kuliner bakpia pathuk enak di dekat candi Prambanan dan rekomended ...

      Thanks info dan sarannya, ya.
      Kapan akan kucoba disempetin nonton sendratari malam hari disana dan sekaligus mampir ke kios bakpia pathuknya.

      Delete
  23. bagus......tapi seumur-umur gue blm pernah main kesana meski punya saudara yang ada di solo. hiks hiks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. mirip kita mbak, saya asli jogja dan baru 2x kesana, itu juga gara-gara Piknik waktu TK dan Piknik waktu SD dulu ,

      Delete
    2. @ Yasinta =

      Laah .., napaa yak kak Yasinta ngga disempetin ngajak sodaranya di Solo ke candi Prambanan ?.

      Ayook, kesana, kak .. ;).
      Pasti bakalan kagum juga lihat detil candinya dari dekat.

      Dari Solo masih jauh juga sih jarak tempuhnya, kak.
      Tapi beruntungnya, sekarang ada fasilitas kereta ekonomi ekspres Pramex yang murah meriah tiketnya.
      Terus di Yogya, tinggal nyambung naik bus transJogja dari stasiun :)

      Delete
    3. @ Kotanopan =

      Yoook ..., sempetin ke candi Prambanan lagi, mas.
      Sekarang udah jauh berbeda penataan areanya dengan yang dulu.

      Delete
    4. iya, kayaknya udah jauh berubah om, rencana pengen kesana juga seh om,

      Delete
    5. Ya, yook kesana ..
      Kan kebetulan tuh domisilimu di Jogja, tinggal cuuuz berangkat hehehe :)

      Kalo aku perlu persiapan jauh-jauh hari dulu sebelum ke candi Prambanan.

      Delete
  24. saya ngak koment masalah tulisan lagi, karena sudah ok dan kaya akan informasi....

    Tapi saya koment tentang penampilan Mas yg ada di dalam foto, #kok saya kayak juri yach,hahahah.....

    penampilan Mas kali ini cukup berbeda dimana slendang kesayangannya dilipat di selendang TAS, cukup unik dan berbeda, tapi saya binggung kenapa di foto bagian atas, Mas malahan memegang topi, padahal biaya masuknya cukup murah....jadi ngak mungkin mikirn biaya...

    atau sedang niru - niru, gaya orang Hollywod sedang berfhoto yach.. ?

    kalau iya, mana aksi guling - gulingnya,,,,, :)

    di dalam foto diatas ada yang " bening2 " tapi kok jauh banget di fotonya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe..
      Terimakasih, kang :).
      Berkat masukan dari kang Nata, kepengaturan spasi artikel makin kuperhatikan.

      Iya, kang kali ini difoto ngga kuperlihatin selendang 'keramat' kepunyaanku ... hahahaha ..
      Kuumpetin dulu sementara waktu buat menghimpun kesaktian selanjutnya ...
      Wwwwkkk :D

      Kali ini yang kugunain buat properti foto, tas etnik motif Sumba.
      Mau tau isinya apaan ajah .. ?.
      Ada cemilan, permen, koyo buat ngilangin pegal-pegal body, jugaaak .. pepper spray ..., buat aksi bela diri kalo-kalo ada yang niatan jahat ..., kusemprot ke wajahnya ...
      Bhuahahaha :D !.
      Mantuuul kan perlengkapanku ..
      *lol*

      Pose fotoku memegang topi itu muncul idenya ..., setelah terinspirasi lihat banyaknya pengunjung saat itu, kang :).
      Ya .., pose bingung namanya.
      Kebingungan nentuin lokasi foto di posisi mana yang tepat gituuu ...
      Wwwwkk ..

      Delete
    2. hahahah....punya tas andalan rupanya yach,,,,hehehe.
      Satu yang belum saya lihat " Mas berpose di dalam gambar dengan wanita " coba dech sesekali.. ajak bule keq' atau siapa keq...pasti lebih berwarna....

      ohy...mas kalau bisa sich usahakan pakai baju yang warnanya' ngjreng,,biar hasil gambarnya lebih hidup. :)

      #maaf jadi pengatur gaya nich..hahaha

      Delete
    3. Baiklah,
      Kelak akan kupakai model wanita sewaan buat dampingiku berfoto ..
      Eh# ini becanda, loh, kaaaang

      Kalau pakai berfoto bareng dengan wanita, ntar yang ada malah tambah lengkap dan sempurnaaaaah deh ... julukan yang diberikan oleh kak Rey, diriku sebagai .. :
      blogger ter-fotomodel
      Wwwkkkk :D


      Tentang warna kostum, akan kuperhatikan saran dari kang Nata untuk tampil berani gunain warna gonjreng menyala cetar membahana ... ;)

      Delete
    4. wwwwwkwkwkw..

      kang naataaa,, kok panggil kak hmawant pake mas-mas..

      kan masih muda kak himawant...
      kalau di panggil mas-mas kaya yang dijalan2 hihihi..

      Delete
  25. Indonesia ini memang hebat ya... penuh dengan sejuta pesona dan sejarah, apakah masih ada yg tidak bangga menjadi bagian dari indonesia ini...??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ditanya begitu dan ada yang ngaku ngga bangga dengan kekayaan alam dan kekayaan seni budaya yang dipunyai Indonesia ..., wuaah ... mengherankan banget namanya, ya mas Jhon ..

      Wisatawan dari negara-negara lain saja pada berdatangan dan mengagumi Indonesia berkat kekayaan alam dan seni budayanya yang beragam.


      Delete
  26. candi prambanan,cuman sering lewat aja...😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaah .., sayang, loh :(
      Padahal udah seriiing lewat di jalan sana, tapi kok malah belum pernah masuk ke candi Prambanan sih, kaak ...

      Betulan apik banget kok candinya ;)

      Delete
  27. Akhirnyaaaa candi yang ku kenali selain Borobudur hihihihi

    Keren banget ternyata ya mas kalo dari dekat
    Megahhh

    Aku jadi ngerti kenapa bule2 penasaran banget pengen liat wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwwwkkk ...
      Begitulah, Aul ..
      Candi-candinya memang megah dan artistik banget, bikin tertarik banyak orang, termasuk para bule dari banyak negara.

      Semoga kelak Aul kesampaian ke candi Prambanan dan candi Borobudur juga.
      2 candi yang memang wajib dimasukkan ke dalam booklist liburan ;)

      Delete
  28. Wah mantap nih,,,saya rencana lwbaran nanti mau kesini,,,baca artikel ini jadi makin mantap mau kesana,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantul, maas ..
      Liburan lebaran ntar, lokasi candi Prambanan jadi jujugan liburan bulan madu mas Eko dan nyonya .. :)

      Delete
    2. Wkwkw bisa jadi mas,,,sekalian mau mudik juga ke wonogiri mas,,,jadi mampir dulu hehehe

      Delete
    3. Iyo, mas.
      Sekalian mampir berhanimun saja ke candi Prambanan.
      Eman-eman kuy kalo ngga sekalian kesana, soalnya udah jauh-jauh datang dari Jawa-Barat.

      Ntar ditunggu artikelnya, ya .., pasti kukunjungi artikel dan foto-foto bulan madunya kalian disana :)

      Delete
  29. Dulu pas mampir kesini saya sempet kaget sama harga tiket antara wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. Weh, selisihnya jauh banget. Namanya juga temoat wisata dunia. Hehehe.

    Tapi kalau masalah pintu masuk wisatawan lokal dan mancanegara itu berbeda, kok saya baru ngeh ini ya?

    Mampir ke Candi Sewu nggak mas? Masih satu kompleks ini. Itung-itung hemat waktu dan biaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas,
      selisih harga tiket untuk turis lokal dan turis mancanegara jauh banget selisihnya.
      Aku sempat kaget juga waktu tanyakan berapa harga tiket untuk turis mancanegara
      wow .. ternyata mantul perbedaan harga tiketnya :).

      Loket tiket dan pintu masuk untuk turis mancanegara berada di bagian sebelah kiri pendopo, mas.
      Loketnya di ruang tertutup, beda dengan loket tiket buat turis lokal yang berupa deretan dinding kaca berada di sebelah kanan pendopo.
      Nah, kalau pintu keluar setelah beli tiket untuk turis mancanegara, nembusnya berada tepat di pinggir coffee shop.

      Sama seperti mas Tri waktu dulu kesana, pastinya aku juga datang ke 3 lokasi candi lainnya.
      Sayang yo mas kalo mboten kesana sekalian hehehe :)

      Delete
  30. Meski cuma dongeng mungkin kisah Badung Bondowoso dan RoroRondo...Eehhh salah Rorojongrang maksudku..πŸ˜‚πŸ˜‚ Mungkin itu yang membuat para turis asing ingin ke candi Prambanan.

    Dan bukan itu saja mungkin candi prambanan juga bisa menjadi bukti sejarah nenek moyang kita terdahulu..πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xxiiixxi ..
      Kok RondoRondo ?!.
      Itu sih, pasti nama patung buatannya mas Agus tuuh wwwkkkwk :D

      Delete
  31. Mantul... Beberapa tahun yang lalu pernah berkunjung ke candi perambanan, memang menurut pribadi saya perambanan candi tercantik kedua setelah Borrobuddur temple. Dulu pas saya kesana masih terdapat puing-puing yang masih dalam pemugaran ulang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat aku kesana juga terlihat ada bedeng kecil untuk kegiatan restorasi candi, tepatnya di area berdirinya candi-candi perwara, B_YK.

      Sependapat, candi Prambanan adalah candi kedua terindah setelah candi Borobodur.
      Betul-betul bangunan kedua candi itu menakjubkan.

      Delete
  32. cerita2 tentang candi2 di jawa selalu menarik.. tapi sayang terakhir wisata ke candi tu udah lama bgt, SD..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mas.
      Kisah sejarah bagaimana proses candi dibuat, kisah kerajaan-kerajaan masa silam kesemuanya sangat menarik disimak.

      Kapan ada waktu luang, ayok ke candi Prambanan lagi, mas.

      Delete
  33. Lengkap mas ceritanya, mulai dari jenis candi, ukuran, lokasi hingga kisahnya. Ada juga museum yang bikin kita jadi tahu deh soal candi ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih opininya, mas Ridsal.
      Semoga kelak mas Ridsal juga kesampaian datang liburan ke candi Prambanan.

      Delete
  34. sangat bagus gan, ceritanya lengkap dan detail setiap informasi nya. Sangat bermanfaat sekali, Terimakasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih opininya, mas.
      Semoga artikel ini jadi panduan buat mas admin Putar Muter jika suatu saat nanti liburan ke candi Prambanan.

      Delete
  35. infonya selain harga tiket Lokal 40ribu ,dan Mancanegara 350ribu,
    katanya kalau bawa kamera juga kena biaya tambahan lagi om? bener gak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membawa peralatan kamera pribadi, ngga dikenai charge tiket tambahan kok, mas.
      Boleh-boleh saja dibawa dan dipergunakan.
      Larangannya adalah tidak diijinkan mengoperasikan drone.

      Perijinan pengoperasian drone harus seijin khusus tertulis terlebih dahulu dari dinas kebudayaan.

      Delete
  36. harga tiketnya lumayan mahal ya gan, kalau rombongan pelajar katanya bisa dapat murah :D
    wah saya jadi teringat pas ke prambanan naik sepur mini ke candi sewu gan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya waktu aku kesana, ngga bertanya tentang tiket rombongan untuk pelajar dapat diskon ngganya, mas.

      Asik dong ya naik sepur mini dengan tiket 20K muterin area seluas itu ...
      Kalau aku,l waktu itu malah sengaja milih jalan kaki :).
      Biar berasa berada di jaman dulu saat kegiatan berlangsung, juga itung-itung olahraga gituuu ...
      Wwwkkk ...
      Ngurangin lemak di body :D

      Delete
  37. Sering main ke sini. Sangat layak jika candi ini dan candi-cadi di Yogyakarta menjadi destinasi wisata. Sebagai anak bangsa seharusnya bangga memiliki warisan budaya dan juga situs bersejarah semacam ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih, mantul kuy ...
      Kesana sambil ngadem di area tamannya ya buat nyari ide penulisan ... ?.
      Hehehe :)

      Sependapat,
      Situs-situs peninggalan sejarah seperti candi Prambanan ini harus jadi kebanggaan seluruh warga Indonesia.
      Berkat bukti peninggalan situs, menunjukkan Indonesia sejak dulu punya peradaban dan karya seni yang tinggi.

      Delete
  38. candi prambanan, memang sangat terkenal di dunia dan tak kalah menarik dengan candi borobudur. maju terus wisata indonesia dan sukses selalu bang untuk memperkenalkan wisata indonesia dengan karya tulisannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kedua candi besar, candi Borobudur dan candi Prambanan ini memang luar biasa sejarah dan arsitekturnya ..., sangat membanggakan Indonesia.

      Terimakasih supportnya, mas Maschun.

      Delete
  39. Wuenak tenan hidupmu mas, jalan-jalan terooosss wkwkwkwkkwkw :v.

    Pengen bener ke sana. Ntar rencana mau ke Jogja. Mampir ke sini ah. Wkwkwkwkwkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwwwkkkkk kesannya sih gitu ya, Mikeee ...
      Ayolah, dirimu juga jadi travel blogger, Mike ;)
      Aku support dari sini.

      Benar ya,
      Lokasi candi Prambanan dimasukkan ke daftar kunjungan lokasi liburanmu di Jogja ntar.
      Kutunggu foto-fotonya :)

      Memang pantas (pakai banget) kalau candi Prambanan di Jogja dan candi Borobudur di Magelang jadi daftar wajib dikunjungi, karena memang luar biasa arsitektur kedua candinya.

      Delete
  40. Halo kak himawant ganteng.. mantap pokoke kak himawant mah traveller blogger paling ketjech.. ayo jadi tour guide sya yach 2020 wkwkkww

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo juga kak Vika cantik..
      Terimakasih opininya, ya :).

      Opini kak Vika yang selaluuuuu .. bikin aku terbang melayang sampai nempel ke atas plafon rumah ... gegara dipuji terus-terusan
      Wwwwwwkkkk :D

      Asiyaaap, kak ...
      2020 berarti adik Casey cantik udah lancar berjalan kakinya dan tau senangnya diajak nikmatin liburan hehehe :)

      Delete
  41. Lama sekali saya nggak wisata ke candi mas,...
    Asyik waktu ke candi prambanan, satu tiket bisa liat candi2 lainnya, cuma panas aja kendalanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Disana ada jasa penyewaan payung buat antisipasi panasnya terik matahari kok, mas Aris.

      Nunggu si kembar udah besaran dikit aja liburan ke candinya lagi, mas Aris ;)

      Delete
    2. Seperti di Borobudur ya mas ada persewaan payung...
      Perginya nunggu punya duit mas hehehe

      Delete
    3. Wwwwwkkk ..
      Betul ituuu..

      Biasanya kalo ngga si empunya payung sendiri yang nyegat penyewa payung di jalur pintu keluar ..., juga lewat teman mitranya setelah ngasi kode ciri-ciri penyewa payung dan warna payungnya :)

      Delete
  42. wah merana banget bandung bondowoso ya sama dengan sangkuriang nggak bisa menuhi syarat guna meminang orang yang dicintai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ...
      Mantul yaa kisah legenda-legenda yang ada di Indonesia, mas :)

      Delete
  43. dulu saya pernah kesini bang waktu smp, kalo gak salh taun 2005/2006 an dah lama banget, itu pertama dan terahir kali saya ke jogja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah cukup lama juga ya saat dylu mas Khanif kesana..
      Suatu saat nanti kalau mas kesana lagi, pasti pangling sama penataan area tamannya.
      Sekarang juga dilengkapi spot-spot berfoto menarik :)

      Delete
    2. bukanya pangkling mas, yang ada sekrang udah rada lupa dengan tempatnya dulu, palingan yg di inget ya candi-candinya itu, kalo sampe detail gitu udh lupa :D

      Delete
    3. Iya juga, ya ...
      Setelah 9 tahun lamanya terakhir mas Khanif ke candi Prambanan, pasti ngga ingat keseluruhan gimana detil relief candinya.

      Next, suatu saat mas Khanif pasti kesampaian kesana lagi.
      Amin, ikut kudoakan.

      Delete
    4. makasih bang, kalo untuk wisata emang tujuan pertama saya yang ada di pulau jawa itu jogja, ke dua surabaya, dan ke tiganya bandung

      Delete
  44. Tiketnya tergolong murah bagi wisatan lokal ya, walau kadang setelah masuk juga kebingugan. Karena gersangnya ini. Saya terkahir entah kapan ke prambanan, biasanya ya ke patung roro jonggrang. Sekedar memengan payudaranya, karena mitos banyak khasiatnya. Wanita awet muda dan lelaki jadi perkasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohh ...,
      aku baru dengar kisah mitosnya seperti itu dari mas DB.

      Benarkah, setelah mas DB memegangnya, mas jadi perkasa ?.
      *kepo* wwwkk ..
      Ngga apa-apa kan aku kepo.., penasaran soalnya niiih ;)

      Delete
  45. Saya belum pernah ke sini...pastinya menyenangkan banget bisa traveling terus dan mengenal sejarah yang tak pernah lekang oleh waktu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan-kapan pas ada waktu luang, coba atur jadwal liburan ke sana, kak Muyas.
      Megah sekali candinya dan bikin kagum siapapun yang kesana.

      Delete
  46. Ketika berkunjung ke Prambanan, agak miris sebenarnya dengan kondisi candinya, terlihat banyak batuan candi yang mulai terkikis karena pijakan langkah ribuan pengunjung. Harus dicarikan solusi untuk kita melindungi peninggalan sejarah yang sangat berharga ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya pemikirankupun sama seperti bli Putu, ada kekhawatiran kalau sampai bebatuan candi rusak karena tidak sanggup menahan beban banyaknya kunjungan wisatawan perharinya.

      Di candi Borobudur sekarang dibatasi jumlah kunjungan wisatawan perharinya, bli.
      Juga diatur bergantian jumlah wisatawan naik ke area candinya.

      Mungkin pengaturan pembatasan jumlah kunjungan dan mengatur berapa banyak wisatawan secara bersamaan naik ke area candi seperti di candi Boeobudur, bisa diterapkan jadi solusinya, bli.

      Delete
  47. Hampiir aja kesini tp waktu nggak memungkinkan
    Tp menarik kisah roro jonggrangnya ya Mas Hima, saya sendiri baru tahu ada legenda yang demikian dibalik candi prambanan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah, sayang banget ya, mas Irsyad .., udah datang jauh-jauh ke Jogja, ngga kekejar cukup waktu sekalian ke candi Prambanan.
      Kelak, kudu disempetin kesana, mas ;)

      Hehehe legenda kisah Roro Jonggrangnya mantul, mas ...
      Ntar saat mas kesana, moga kesampaian juga nonton sendratarinya.

      Delete
  48. Baru aja maret kemaren aku ke prambanan juga, niat hati mau nulis blog juga, tapi hasil foto blur semua, nggak ada yg layang publish, akhirnya aku urungkan niat buat nulis #nyesek hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Owalaaaah,..
      Kok malah foto-foto liburan di candi Prambanan pada ngeblur semua.
      Ngga coba disiasati pakai editing foto saja,kak ?.
      Eman-eman loh udah datang jauh-jauh hasil fotonya kurang maksimal begitu.

      Itu kejadiannya kayak waktu aku ke candi Ijo, hasil fotonya gelap semua gegara saking panasnya cuaca waktu itu.
      Kuakalinnya .. kuediting abis-abisan wwwkkk :D.
      Hasilnya lumayan jelas setelahnya :)

      Delete
  49. Salah satu yang dikagumi wisman... candi yang hanya dalam semalam dibuat. ada juga gunung yang hanya dengan nendang perahu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, candi Prambanan sama seperti candi Borobudur, mas BeDe .., magnet keindahan arsitekturnya mampu menarik wisman dari berbagai negara datang kesana.

      Menurut versi kisah legenda Tanah Jawanya sih begitu, BeDe :)

      Delete
    2. setuju soal artsitektur mas. Seperti yang di borobudur, menggambarkan betapa peradaban masa itu sudah mengenal ilmu arsitek yang detil dan presisi

      Delete
    3. Betul, BeDe.
      Adanya peninggalan candi dengan arsitektur luar biasa indah, menunjukkan kalau leluhur kita punya nilai seni yang sangat tinggi.
      Dan itu membanggakan Indonesia sekarang.

      Delete
  50. Very correct, mr. Tanza.
    The architectural structure and relief of the temple are wonderful.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hebat kak himawant makin banyak fansnya dari luar negeri nich wkwkkww

      Delete
    2. Mister Tanza orang Indo kok, kak Vika.
      Tapi tinggalnya di Amrik sana ...
      Jadi dia terbiasa cas cis cus conversation pakai bahasa bule :)

      Delete
  51. Kisahnya sangat menarik dibungkus dengan cerita rakyat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, mas Heffri.
      Karena sangat menarik cerita legenda rakyat Roro Jonggrang, jalan ceritanya dibuat pertunjukan seni dan digelar secara rutin disana.

      Delete
  52. Kalau baca artikel ini langsung inget cerita bandung bondowoso dan roro jonggrang dan disini juga ada ceritanya, bahkan detail cerita tiap candi, bagus sekali mas ini sejarahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih buat opininya ya, kak Devina.
      Semoga ulasan yang kutulis lengkap tentang candi Prambanan ini bisa jadi bekal dan referensi tujuan lokasi liburan kak Devina selanjutnya.

      Delete
  53. candi lagi nih mas him?
    nah, kalo candi yang satu ini aku juga udah pernah mengunjunginya. hehe, tapi udah lama banget sekitar tahun 2010an, dulu tiket masuknya 30ribu kalo gak salah. udah naik dikit yaa.. hehe..

    anak usia 3-10 tahun dikenakan 20K biaya tiketnya? kalo anak bayi gratis berarti mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nih kak Thya :)
      Karena masuk ke area candi Prambanan, ada 3 lokasi candi lagi, artikel berikutnya masih tentang candi lagi :)

      Keren nih kak Thya udah pernah juga mengeksplore candi Prambanan.
      Kalau dibandingin harga tiketnya tahun 2010, harganya naik dikit ya :)

      Kalau bayi gratis, kak hehehe :).
      Juga yang dibawah usia 3 tahun masih digratiskan.
      Kalau kita udah tuwir gini udah ngga gratisan lagi, kak ...
      Wwwwkkk :D

      Delete
  54. Sangat Inspiratif, Saya sangat menyukai perjalanan dalam negri kita sendiri. Disamping kita mengenal daerah, kita juga membantu untuk menaikan derajat wisata indonesia. Bloging bloging seperti ini seharus nya dapat di teruskan keluarnegri (Dengan bahasa ingris tentunya) sehingga pelancong asing datang ke sini. Salam sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih opininya, mas.
      Kalau gitu kita toosss dulu yuk .., sama-sama menyukai kisah perjalanan sejarah peradaban Indonesia.

      Sebetulnya sudah cukup lama punya keinginan untuk ditambahkan aplikasi translator (penterjemah) untuk blogku ini, tapi denger-denger dari banyak masukan orang, katanya bikin loading blog jadi lama.
      Akhirnya sampai sekarang belum terlaksana menambahkan aplikasi translator, mas.

      Delete
    2. enggak perlu risau mas untuk pasang translator, karena mbah googlekan punya plikasi translator otomatis, seperti aplikasi google chrome

      Delete
    3. Oh, begitu ya, ko.
      Translator dari google ngga beratin loading halaman blog.
      Baik, terimakasih penjelasannya, ko.
      Nanti aku coba utak-atik pemasangannya.

      Teman-teman igku yang dari negara lain juga sering tanya kok ngga ada translatornya dan mereka bilang cuma lihat fotoku tiap kali kukirimi linknya ..., wwwkkk :D

      Delete
  55. Replies
    1. Have a great day and nuce days also, mr.Tanza ;)

      Delete
  56. Sukaaaa bacanya, ga cuman liat candinya, tapi tau sejarahnya.
    Jadi kangen candi Prambanan deh, seumur-umur baru sekali ke sana, itupun udah 10 tahun lalu.

    Tapi say masih kepo, bener ga sih jumlah candinya itu 1000 buah?
    Banyak banget loh 1000 itu.

    Tapi emang peninggalan zaman dulu itu kadang ga bisa dinalar ya

    Oh ya, btw gagal fokus ama tiket buah turis manca negara, wowwwww mahal sekali hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. he-he,mungkin candinya dibuat oleh banyak orang ya teh, mungkin he-he dan tentunya profesional banget pembutnya..canda je

      Delete
    2. @ Reyne Raea (Rey) :

      Terimakasih opininya, kak Rey :)
      Yuk kapan ada waktu ke Jogja, main liburan lagi ke candi Prambanan, kak.

      Aslinya, jumlah candi disana ngga sampai 1000.
      Karena saking banyaknya, orang menyebutnya berjumlah sewu, eh# seribu :)

      Hahahaa ..
      Beruntung tampilan kita bukan kayak bule ya, kaaak ..
      Jadi, ngga jena tiket muahaal :D


      @ Kuanyu =

      Pastinya saat pembangunannya dulu, sangat banyak melibatkan banyak orang, ko.
      Dan proses pembangunan candinyapun pasti bertahun-tahun lamanya
      ( Mewakili jawaban dari kak Rey :) )

      Delete
  57. perjuangan bondowoso untuk meraih cinta roro jonggrang patut di apresiasi, karena membuat candi 1000 dalam waktu 1 malam bukanlah hal yang mudah, dan bahkan diluar nalar manusia, tapi karena takdir berkaata lain, akhirnya roro jonggrang tidak jatuh ke pelukan bondowoso :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren banget pembahasan legendanya kamu, mas Zunif ... :)

      Semisalpun mas Zunif ataupun siapa aja ditantang oleh sang idaman hati untuk membuat seribu candi dalam waktu selesai semalaman ... , wuaah .. pasti nyerah dadah~dadah melambaikan ke arah kamera
      Wwwwkkkk :D

      Delete
  58. Baca artikelnya, jadi ingat film indonesia jaman dulu cerita roro jonggrang... oh iya foto mas hima dengan background candi siwa di atas keren mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...
      Nostalgia namanya, teringat film jadul ya, mas :) ?.
      Aku mau searching filmnya, akh ..., penasaran juga pengin nonton.

      Terimakasih opininya tentang fotoku ya, mas Harman.

      Delete
  59. merasa gagal euy belum pernah ke prambanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih ada kesempatan di hari lain datang ke candi Prambanan, mas Arif ;)

      Suatu saat nanti pasti kesampian liburan kesana.
      Semangat yaaa ;)

      Delete