Tuesday, March 26, 2019

Candi Ijo, Candi di Lereng Bukit Padas

Candi Ijo adalah sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, diperkirakan dibangun pada zaman Kerajaan Medang pada abad ke VIII - IX pada masa kepemerintahan Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi di ketinggian lereng bukit padas atau karst 375 mdpl secara berundak atau berteras membujur mulai dari barat sampai ke timur yang merupakan teras tertinggi, di desa Groyokan, dusun Sambirejo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 



Trip Of Mine
Arca Lingga dan Yoni candi Ijo, berukuran sangat besar

Untuk mencapainya harus kutempuh sejauh kurang lebih delapan belas kilometer ke arah timur dari pusat kota Yogyakarta dan berjarak sekitar enam kilometer dari lokasi candi Prambanan. 

Area kompleks candi Ijo tidak begitu berjarak jauh ditempuh dari lokasi candi Ratu Boko, candi Barong dan Tebing Breksi dengan melewati jalan hotmix menanjak. 
Untuk melewatinya, baik saat keberangkatan dan kepulangan setelah dari lokasi candi Ijo berada memerlukan kewaspadaan dikarenakan tingginya jalur dan cukup ramainya lalu lintas bus pariwisata dan sarana transportasi wisatawan.



Trip Of Mine
Jalur ke candi Ijo.
Di foto lokasi candi Ijo di sebelah kiri

Deru raungan suara mesin sebuah pesawat terbang terdengar melintas tak jauh dari atas langit lokasi candi Ijo berada, tak lama kemudian pesawat sebuah maskapai penerbangan berbalut warna merah di sebagian badannya itu terlihat menjauh, tampak mengecil ..., tampak semakin mengecil seiring lajunya dan kemudian terlihat landing di landasan pacu bandara Adi Sutjipto sebelah barat lokasi candi Ijo. 

Pemandangan pesawat mendarat di bandara tersebut terlihat cukup jelas saat aku baru saja tiba menjejakkan kaki berdiri di teras tertinggi atau teras ke 11 kompleks percandian candi Ijo setelah sebelumnya menaiki undakan anak tangga. 



Trip Of Mine
Undakan atau teras ke 11, teras tertinggi candi Ijo

Di tengah pelataran teras, tempat candi utama berada dan berhadapan dengan 3 candi perwara atau candi pendamping candi utama, pemandangan pesawat melintas dan landing itu sempat membuatku berdiri mematung cukup lama melihat sampai menit akhir badan pesawat terlihat mendarat mulus di landasan pacuan bandara.
Norak !, kayak belum pernah lihat pesawat terbang saja, sih !, ha ha ha.

Meski beberapakali aku pernah punya pengalaman naik pesawat terbang dan juga berulangkali pernah melihat pesawat terbang milik angkatan darat di kotaku berlatih kecakapan mengemudikan badan burung besi melintas di atas langit kotaku, pemandangan pesawat landing terlihat dari ketinggian lokasi candi ..., itu terasa sangat berkesan dan jadi pengalaman pertamakali terjadi buatku.



Trip Of Mine
Relief Kalamakara berkepala ganda di atas pintu bilik candi utama

Ya, karena lokasi kompleks candi Ijo ini berada di suatu ketinggian gunung kapur atau karst (penduduk Jawa, khususnya Jawa - Tengah, menyebutnya dengan istilah gamping) membuat sebagian pemandangan kota Yogyakarta berada dibawahnya terlihat cukup jelas dan lokasi candi Ijo merupakan lokasi candi tertinggi diantara candi - candi yang berada di area Prambanan.

Selain itu karena letak posisinya berada di sebelah timur kota Yogyakarta, area candi Ijo ini merupakan salah satu area terbaik melihat momen sunset, tenggelamnya sang surya ke peraduan, selain dari lokasi candi Ratu Boko yang hanya berselisih jarak tempuh sekitar 4, 8 kilometer dari area candi Ijo. 


Trip Of Mine
Satu dari ketiga candi perwara

Kompleks candi Ijo bukan berarti bebatuan candinya terlihat berwarna hijau, melainkan penamaan dengan sebutan sebuah warna tersebut berdasarkan tulisan yang tercantum di prasasti Poh 906 M, dalam catatan tersebut disebutkan tentang seseorang hadirin menghadiri upacara keagamaan yang berasal dari sebuah desa bernama Huang Ijo, tempat keberadaan lokasi candi Ijo berdiri. 
Ini menunjukan bahwa kata Ijo (Bahasa Jawa, artinya Hijau) sudah ada dan dipergunakan dalam bahasa keseharian sejak ribuan tahun silam.

Ketiga candi perwara kuputuskan kumasuki satu persatu terlebih dahulu sebelum nantinya memasuki bilik candi utama yang menghadap ke sebelah barat.
Dari ketiga candi perwara yang menunjukkan penghormatan masyarakat kepada kepercayaan Hindu Trimurti yaitu Brahma, Siwa dan Whisnu ini masing - masing bagian dalamnya terdapat arca berbeda antara candi perwara satu dan candi perwara lainnya. 



Trip Of Mine
Arca Padmasana dan arca lembu Nandiswara

Candi perwara di sebelah kiri dari arah depan candi utama, bilik dalamnya terdapat arca yoni tanpa dilengkapi lingga, bilik candi perwara di posisi tengah terdapat Padmasana atau arca meja batu dan terdapat arca lembu Nandiswara merupakan tunggangan dewa Siwa, dan di bilik candi Perwara ketiga terdapat bak tempat untuk menyalakan api pengorbanan atau disebut homa dan terdapat ventilasi atau saluran pembuangan asap bakaran berbentuk jajaran genjang di dinding candi, tepat di bagian atas tembok tempat bak berada.


Trip Of Mine
Homa

Hiasan relief kepala Kalamakara, sosok raksasa yang memiliki kemampuan menangkis serangan jahat atau negatif, berada di atas pintu masuk bilik candi utama candi Ijo, seperti yang juga terdapat di lokasi candi - candi lainnya di Jawa - Tengah, tapi di candi Ijo relief Kalamakara memiliki bentuk berbeda dengan relief kepala Kalamakara di candi lainnya karena bentuknya berkepala ganda. 

Tapi bukan hal itu yang jadi paling menarik diamati buatku ..., melainkan ukuran arca Lingga dan Yoni yang terdapat di dalam bilik candi utama.

Silaunya paparan sinar matahari siang hari itu, sempat membuat mataku menjadi gelap saat aku mulai masuk ke bilik candi utama yang berukuran cukup luas, tak terlihat jelas apa sebenarnya yang ada di dalam bilik candi utama. 
Tak berselang lama kemudian mataku mulai bisa beradaptasi dengan ruangan sekitar dan melihat secara jelas kalau ternyata ..., ukuran arca Lingga dan Yoni yang ditopang sosok kura - kura dan ular sendok di bagian ujung bawah pancuran saluran airnya itu ukurannya sangatlah berukuran ..., besar !. 
Sepasang arca Lingga perwujudan dari dewa Siwa dan arca Yoni perwujudan dari dewi Parwati itu ukurannya melebihi tinggi ukuran tubuh orang dewasa. 

Berbeda dengan pemilihan letak lokasi pendirian candi - candi yang hampir dipastikan selalu memilih berada di suatu area subur dan tak jauh dari sumber air, situs kompleks candi Ijo peninggalan masa klasik Hindu - Buddha yang diketemukan kembali oleh seorang administrator pabrik gula Sorogedug bernama H.E Doerepaal saat mencari lahan untuk penanaman kebun tebu, setelah selama ribuan tahun tertutup abu dan material vulkanik letusan gunung Merapi ini, pemilihan lokasinya justru didirikan berada di lahan tanah gersang berkapur. 


Trip Of Mine


Pemilihan letak lokasi pendirian kompleks candi Ijo yang berbeda dengan letak lokasi candi pada umumnya ini, para arkeologi menduga jika sebenarnya kompleks percandian sebanyak 17 candi di teras - teras yang membujur dari arah barat ke timur ini bukanlah murni sebagai tempat pemujaan semata, melainkan juga sebagai tempat pertapaan. 

Dugaan itu diperkuat dengan diketemukannya tulisan Guywan yang artinya tempat bertapa atau semedi di atas dinding pintu masuk candi yang berada di teras ke 9 dan masih di teras ke 9 juga terdapat prasasti batu setinggi 14 sentimeter dan memiliki ketebalan 9 sentimeter yang bertuliskan 'Om Sarwwawinasa, Sarwwawinasa' ditulis secara berulang sebanyak 16 kali, diduga tulisan tersebut berupa sebuah mantra kutukan.

Merasa takutkah aku membaca sekilas mantra kutukan itu ?.
Tidak juga ..., toh aku berada disana tidak berbuat dan berkata macam - macam. 
Dan seperti biasanya, di suatu tempat dimanapun itu tempatnya aku selalu membiasakan diri untuk menjaga sikap, mengucap salam dan permisi dalam hati terlebih dahulu.
Tujuanku ke candi Ijo hanyalah sebatas liburan dan selanjutnya menceritakan pengalamanku berlibur disana untuk kepentingan blogku ini, Trip Of Mine.


Trip Of Mine



Kesemua area, termasuk memasuki candi - candi yang berdiri utuh, melewati reruntuhan bebatuan candi yang berserakan dan mendekati satu reruntuhan candi yang berada di area paling barat yang terlihat seperti amblas bangunan pondasinya kudatangi seorang diri, meski saat itu tak terlihat ada pengunjung lain blusukan di area sana. 


Trip Of Mine



Hanya di teras candi ke 11 atau teras tertinggilah yang selalu terlihat ramai aktivitas pengunjung sibuk berfoto - foto selama beberapa jam aku menghabiskan waktu disana sambil menunggu kemunculan datangnya sunset ... .


Lokasi :
Candi Ijo
Desa Groyokan, dusun Sambirejo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tiket :
▪ Domestik 5K
▪ Mancanegara 10K
[Info harga tiket sewaktu - waktu dapat berubah]




239 comments:

  1. Candi Ijo deket ya mas dgn candi Ratu Boko. Krn ada tiga candi perwara brarti candi ini dulunya penting sekali dibandingkan dgn candi tunggal. Ada juga lingga dan yoni sehingga menunjukkan bahwa dulunya di kawasan itu merupakan daerah pertanian yg subur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup dekat jarak lokasinya dengan candi Ratu Boko, mas.
      Lebih dekat lagi dengan lokasi wisata bekas penambangan batu kapur, Tebing Breksi :).
      Cuman jalannya itu loh, mendaki banget.
      Pas pulang sih enak dan seru malah jalannya ... karena tanpa perlu menyalakan mesin kendaraan, udah tinggal meluncur hahaha :D

      Mas Aris, menurut penelitian arkeologi lokasi pendirian candi ini memang berada di tempat yang sekarang ini, berupa tanah gersang berkapur.
      Berbeda dengan kebanyakan lokasi candi.
      Pemilihan lokasi ini menimbulkan misteri tersendiri kira-kira kenapa pemilihan lokasinya berbeda dengan candi-candi lain.

      Delete
    2. interiornya memiliki makna sejarah...memang sih Yogyakarta itu kaya akan berbagai macam candi.....dan ini tidak di miliki oleh daerah daerah lain.

      Delete
    3. Betul, mas.
      Corak candi di pulau Jawa jika diperhatikan gabungan dari corak khas Hindu atau Buddha dan gabungan motif Jawa, jadi tampilan candinya sangat unik dan berbeda dengan candi-candi di negara lain seperti di Thailand misalnya.

      Delete
    4. Saya belum pernah kesana. Semoga lain waktu bisa kesana,

      Delete
    5. Amin, kudoakan terlaksana, mas DB.
      Kebetulan mas tinggalnya di Yogya, jadi ngga begitu jauh kesananya.

      Delete
  2. klo ini Guywan alias tempat bertapa, kenapa ada kutukanya ya om?
    kira2 kutukanya untuk mengutuk siapakah gerangan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entah sebetulnya kutukan itu berupa kutukan baik atau kutukan buruk.
      Para arkeologi juga masih menebak tentang hal ini.

      Delete
    2. sebentar sebentar,,,, ,
      klo kutukan bukanya pasti jelek om? mana ada kutukan berbunyi
      "aku kutuk kamu menjadi sukses, kaya raya banyak rejeki banyak istri banyak anak panjang umur"??
      yg baik mah doa om, bukan kutukan,,,
      eh canda lho om,,, hahaha.....

      Delete
    3. Hahaha ..
      Pinter juga kamu menyanggahnya :D
      Pakai bilang punya istri banyak segala wwwkk.

      Kutukan itu diduga ada keterkatitan peristiwa yang terjadi di masa lalu, entah mungkin peperangan atau hal lainnya.

      Delete
    4. itu kutukan baik om, jadi ya biar yang dikutuk seneng., wkwkwwk :D

      Delete
    5. Wwwwkkkk :D !.

      Sssstt, mau ngga kamu dapat kutukan punya istri banyak .. ?, #eh

      Delete
  3. candi ini terletak di atas bukit ya mas? adakah sama usianya dengan candi terkenal yang lain?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul kak Anies.
      Jalur kesananya rutenya menanjak, harus hati-hati karena berlawanan arah sering dilalui bus-bus rombongan pariwisata juga jeep tour.

      Usia candi-candi yang ada di pulau Jawa ada yang dibangun pada masa yang sama dan ada juga yang dibuat lebih muda, disebutnya Masa Klasik.

      Delete
    2. saya bayangkan, kalau ada atas bukit, pasti akan jadi favourite spot untuk para artis buat video clip mereka πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      mudah2an ada rezeki saya ke sana nanti... mas jadi supir saya, bisakah?πŸ˜…

      Delete
    3. Apa yang dibayangkan kak Anies benar adanya.
      Hanya saja kalau lokasinya digunakan artis untuk keperluan komersial mereka, selama ini aku belum pernah lihat video clip yang menggunakan lokasi ini.
      Tapi kalau untuk lokasi foto pre-wedding ..., iya.
      Foto-foto pre-wedding di lokasi candi Ijo sering kulihat di media massa, dan saat aku kesana juga ada pasangan bule dan Jawa yang sedang melakukan pemotretan foto pre-wedding :)

      Amiiin, aku doakan kak Anies betulan kelak kesampaian travelling ke pulau Jawa.
      Siaaaap kuanterin, kak ...
      Hehehe :)

      Delete
    4. ya ada betulnya. wedding photoshoot memang sesuai di buat di sini...

      aminn... tunggu saya selesaikan next trip to another province in Indonesia. kemudian baru plan untuk ke Pulau Jawa hehehehe

      Delete
    5. Wouw amazing .. ternyata kak Anies berencana mengeksplore propinsi ke propinsi di Indonesia ...
      Wuaah seandainya bisa joint bareng, tambah seru niih :)

      Delete
    6. Mbak Anies > untuk Eksplore Khusus Sumatera Selatan, jangan sampai salah loh, saya orang sumatera selatan soalnya. Ditunggu tulisannya.Bila perlu saya beli tiket dech, untuk baca tulisannya.hahahah...#lebeyyyy... :)

      Delete
    7. @ Dear Anies =

      Ssst, nih yang punya Sumatera Selatan akhirnya datang berkomentar, kak ... siapa lagi kalau bukan master blogger kondang, kang Nata :)

      Tuh diberi wejangan atau pesan oleh beliau untuk jangan sampai ada informasi yang salah saat mengulas informasi lokasi-lokasi wisata di Sumatera Selatan setelah kak Anies mengeksplore kesana nanti hehehe ... :).
      Atau kalau ngga, travelling bareng kang Nata di Sumatera Selatan biar lebih mantul ...

      Eh# bahasa gaul 'mantul' populer jugakah di Malaysia :D ?

      Delete
    8. mas Kang Nata, kalau saya datang Sumatera Selatan, saya akan cari mas dulu. sebab mas sudah setuju mau jadi supir saya di sana, kan?πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

      Delete
    9. mas himawant, kalau salah informasi tak mengapa. small matter. yang salah bila pulang ke rumah hati masih teringat ingat orang Sumatera... waduhhhh peninggggπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

      mantul = advance? expert? πŸ˜€

      Delete
    10. Oh, iyaa ..
      Aku sudah menyetujui jadi personal driver buat kak Anies mengeksplore daerah tahta kekuasaannya kang Nata xixixi :)

      Wouuw ...
      Kok kak Anies kok bisa bilang 'teringat-ingat orang Sumatera' setelah sepulang dari sana nantinya ...
      Nah, ketahuan niiih ... kalau kak Anies ternyata oh ternyata pengagum beratnya kang Nata ... hahhahaa :D
      Becanda loh ya, kaaak ...

      Wwwkkk ..
      Rupanya istilah 'mantul' di Malaysia belum sepopuler di Indonesia ...
      Mantul = Mantap Betul = Very Steady :D

      Delete
    11. MbakAnies 》 wahhh sungguh kehormatan kalau Mbak Nyari saya...

      Tapi orang yg saya Sopir'in terakhir kali banyak kehilangan uang, Kehilangan HATI juga, Nekad mengajak saya menikah.....hahahah.#Bercanda... ngak ada kok drama kayak gitu #.

      Mas Hima: :D :D :πŸ˜œπŸ˜›πŸ™ŠπŸ™ˆ

      Delete
    12. @ Kang Nata =

      Hahaha ..haha .. ala~ala DraKor, yuaa :D

      Delete
    13. mas kang nata, insya allahπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† kehilangan uang beh dicari kehilangan hati... err... cari sendirilahπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    14. mas himawant, kalau teringat selalu, maknyanya supir telah memberi service terbaik 😊😊😊

      ooo mantul = mantap ya. di sini kami ubah sebutannya jadi 'mantop'. seerti dengan terbaik tapi kami sebut 'terbaek' haiiii macam2 istilah anak2 sekarangπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    15. Mbak Anies 》 ngak nyangka di balas lagi koment saya..hahahah.Ohy maaf belum sempat mampir Ke blog Mbak Anies, sebab cucian pakaian sedang banyak, bantu' in saya yuk....hahahah.....

      Mantop = Mantu NgeTOP

      Delete
    16. @ Anies =

      Wuih,
      Oke juga Mantul diistilahkan dengan 'Mantop' ..
      Semoga istilah itu jadi populer di Malaysia dan kak Anies disebut sebagai pelopornya ..
      Hahaha :D


      @ Kang Nata =

      Wwwkkkkk ...
      Tangan kang Nata pasti lagi ditempelin koyo gegara pegel linu sibuk ngerjain banyak cucian :D
      Pantesan niih pesan dariku diabaikan ...
      Xixixi :)
      Hiiks :(

      Delete
  4. Banyak juga ya peninggalan sejarah berupa candi di daerah Yogyakarta. Setelah Prambanan, kini ada lagi candi Ijo.

    Kalo daerah Banten kayaknya tak ada peninggalan candi, adanya masjid agung Banten, sama batu Quran disini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih cukup banyak lokasi candi-candi lain lagi selain candi Ijo ini, mas Agus.

      Iya, mas setauku di daerah Bamten ngga ada lokasi candinya.

      Delete
    2. Satu lagi Mas Himawant ditempat kang Agus Wisata Rondo juga ada...Pesan sama kang Agus juga bisa..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Tenang saja, mas satria itu pemasok rongdo nya mas, di Depok kelebihan stok soalnya..πŸ˜‚

      Delete
    4. @ Agus & @ Satria =

      Bhahahaha ..
      Sepertinya 2 lelaki ini penyuka berat menu rongdo deh :D

      Delete
  5. Kirain ada tumput hijau atau lumut yang menghijau menutupi bebatuan candi ijo ternyata pemiliknya adalah Huang Ijo. Sekilas mirip candi jago ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, dimana lokasi candi Jago itu ya, mas ?.
      Rasanya pernah dengar infonya, tapi lupa tepatnya di daerah mana.

      Huang Ijo nama bukit tempat candu ini berada, mas.
      Nama Ijo berarti sudah ada sejak ribuan tahun silam.

      Delete
    2. Ada di daerah Tumpang Malang mas :)

      Delete
    3. Baik, terimakasih infonya, mas.
      Akan kucoba searching gambar tampilan candi jagonya, barangkali suatu saat kesampaian kesana juga :)

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meski komplek candi Ijo ini terletak di kecamatan Prambanan ternyata jaraknya masih 6 Km ya dari Candi Prambanan.

      Pertama kali baca judulnya aku pikir ada ciri khasnya yang berwana hijau ternyata bukan, namanya diambil dari desa yang bernama Huang Jo.

      Ooh ya ini ya yang tempo hari katanya brader ada candi nggak jauh dari jalan raya lokasinya dekat dengan bandara Adi Sucipto ya?

      Ooh sama aja kok aku juga suka kalau lihat pesawat dari jarak dekat ketika pesawat take off atau mau landing. Padahal aku juga udah sering pengalaman naik pesawat. Tapi kalau lihat begituan kayak anak kecil lagi senang rasanya. Wkwkwkwk... :D

      Foto ke 4 di atas itu panoramanya nya oke keren ya bisa lihat view kota Yogyakarta dari ketinggian. Bagus. I like it.

      Delete
    2. Iya, dari lokasi candi Prambanan masih berjarak tempuh sekiyaran 6 kilometeran dengan melewati pasar diseberang jalan dari lokasi candi Prambanan, terus ikuti papan petunjuk ke arah candi Ratu Boko, terus ikuti rute ke lokasi Tebing Breksi yang pernah kudatangi.
      Dan tak jauh dari situ, lokasi candi Ijo berada.
      Rutenya ? ... wow nanjak banget :)

      Iya kan, sista ...
      Membaca atau mendengar nama Ijo, pasti orang bakalan nebaknya dinding candinya berwarna hijau atau juga ada sesuatu yang lebih spesifik diketemukan disana berwarna hijau.
      Mungkin, dahulu penamaannya diambil dari areanya yang banyak pepohonan meski berada di daerah area tanah berkapur kali, ya ..

      Berati kita sama.
      Yook tossss dulu ..
      sama-sama 'norak'nya suka lihat pesasat take off atau juga siap-siap terbang ...
      Hahahaha :D
      Ya, unik aja gitu ngelihatnya, kayak miniatur mainan :)

      Iya, sista.
      Berada di teras ke 11 atau undakan area teratas, view sebagian kota Yogya terlihat jelas.
      Foto sengaja kuedit warna tambahan karena hasil foto aslinya terlihat gelap akibat pengaruh sinar matahari saat itu yang sangat panas menyengat.

      Delete
    3. Dari candi Prambanan masih terus melewati candi Ratu Boko dan Tebing Breksi ya? Jadi satu arah itu terdapat beberapa lokasi wisata ya? Good.

      Menuju ke lokasi candi Ijo jalannya menanjak terjal ya? Wah serem harus hati-hati saat naik kendaraan dengan posisi jalan menanjak. Harus yakin dan mantap ya nge gas jalan tanjakan begitu.?
      Candi ijo ini letaknya di kabupaten Sleman ya, nah kalau daerah Kaliurang itu apa sudah termasuk Sleman bukan brader? Soalnya aku dulu pernah ke Kaliurang. Agak dingin sampai di atas.

      Ayook kita toss dulu.. coz sama-sama "norak" senang lihat pesawat wkwkwkwk..pokoknya ngerasa excited gitu lihat ada yang take off dan landing mulus Selain naik burung besi, naik balon udara around the world.seru kali ya? HeHehe..:D

      Di teras 11 area teratas itu bisa lihat pesawat landing ya mirip muniatur mainan. Nice view.:)
      Ooh saat di area teras 11 itu cahaya sinar matahari malah bikin hasil foto jadi nampak gelap ya? Panas pastinya dan pasti nggak lupa pakai sun block ya kalau nggak ntar bisa gosong hehehe..

      Btw foto pertama gelap ya di dalam candi sampai ngga terlihat arca lingga dan yoni. Yang nampak siapa ya? oh yang empunya blog xixixixi.... :)

      Delete
    4. Iya, betul, ada satu lagi lokasi wisata di areanya, cuma aku lupa namanya :).
      Kalau ngga salah, sebuah situs juga.
      Oh, iya kemarin sista tanya apa candi ini yang kuceritakan di artikel sebelumnya berada di dekat bandara, jawabannya bukan :).

      Ini baru saja kutambahakan foto kondisi rute jalan ke candi Ijo, agar semua bisa lihat jelas, ngga bayangin saja kondisi jalan terjalnya kayak gimana :)

      Kabupaten Sleman areanya luas, sista.
      Betul, Kaliurang juga termasuk kabupaten Sleman.
      Awalnya aku juga sempat bingung, kok sepertinya kabupaten Sleman cakupan areanya luas banget ..., setelah mengeksplore kesana-sini akhirnya ketemu jawabannya kalau Sleman memang luas adanya.

      Wuaah .. kapan ya kesampaian betulan naik balon udara ?.
      Sementara ini cukup berkhayal dulu dan berfoto pura-pura naik balon udara 'palsu' kayak di Kragilan dan Ayana wwwkkkk ..

      Iya, betul, sista .. saat itu panaaas banget cuaca di candi Ijo, sampai-sampai hasil foto jadi tampak lebih dominan hitam.
      Sampai-sampai kulitku jadi tampak lebih gosong setelah dari sana :)
      Bahkan di foto dalam bilik candi utama berada di dekat arca Lingga Yoni saja terlihat dominan gelap.

      Delete
    5. Ternyata masih ada lagi ya tujuan lokasi wisata yang satu arah dengan Prambanan. banyak yak? Sip :)
      Jadi tebakanku salah ya bukan candi yang lokasinya dekat dengan bandara yang dimaksud tempo hari. ya? :(
      Oke ntar suatu saat brader pasti ke sana ya untuk meliputnya. hehehe..

      Tapi kalau ini benar ya daerah Kaliurang termasuk kabupaten Sleman. Ooh ternyata wilayah Sleman itu luas banget ya sampai ke mana-mana dan di antaranya terdapat lokasi komplek candi Ijo ini.

      Iya kapan ya bisa naik balon udara beneran melayang di udara rasanya amazing kali ya. Tapi jangkauan balon udara itu bisa sampai jauh nggak ya? bisa antar negara nggak? nggak kali ya?
      Jadi ingat film kartun balon udara judul "UP".
      Kekurangannya itu kalau pas lagi di atas terus ada badai atau hujan pasti akan beresiko ya naik balon udara.
      Iya untuk sementara cukup berfoto aja di balon udara properti yang ada di tempat wisata Ayana. Hehehe.. :)

      Ooh sepulangnya dari Candi Ijo kulit brader tampak agak lebih gosong? Meski sudah pakai Sun block cream? Wah menyengat banget ya panasnya.
      Mungkin yang menyediakan jasa ojek payung hanya di candi Borobudur saja ya karena sudah banyak pengunjungnya dari mancanegara.

      Di dalam bilik candi itu gelap banget memang cocok untuk aktivitas bertapa jaman kerajaan dulu ya?

      Oh iya ada tambahan rute jalan sudah dicantumkan di atas, ternyata jalan menuju lokasi candi Ijo jalannya bagus mulus ya sudah di hotmix. Jadi aman ya meski jalannya cukup menanjak. Nice.:)

      Delete
    6. Amin, semoga kelak kesampaian mengeksplore ke semua lokasi wisata yang ada di Sleman dan mengulasnya untuk dipublish di blog ini.
      Candi yang berada di dekat bandara terakhir aku melewati depan lokasinya masih dalam tahap pembersihan/perawatan, banyak tiang pancang, jadi ngga memungkinkan untuk difoto.

      Tunggu ya, sista mungkin akan kupublish untuk next post liburanku ke lokasi candi yang very famous dan very instagenic :)

      Rute jalan ke dan dari candi Ijo memang mulus tapi harus dilalui menggunakan kendaraan yang terawat baik, rem harus pakem.

      Delete
    7. Semoga terlaksana bisa kesampaian travelling ke seluruh Jawa juga ke seluruh Indonesia. Amin.

      Ooh Candi yang lokasinya dekat dengan bandara itu saat itu sedah dilalukan proses pembersihan dan maintenance candi ya jadi pengunjung nggak bisa mengambil foto di sana.
      Iya aku tunghu ntar liputannya.
      Wah kira-kira candi apa ya yang very famous dan instagenic selain candi Borobudur? penasaran akuuu..:)

      Ouw untuk menapaki jalan yang mulus dan terjal ternyata rem nya harus pakem ya? Iya kalau nggak bisa bahaya.

      Oh iya katanya ada tulisan kutukan di prasasti..,menggunakan bahasa Sansekerta apa bukan btader?
      Dan fungsinya tulisan kutukab itu apa maksudnya untuk mengutuk hal -hal jahat kah?

      Delete
    8. Betul, tulisan 'Om Sarwwawinasa, Om Sarwwawinasa' ditulis berulang itu adalah bahasa Sansekerta.
      Sampai sekarang belum terkuak secara pasti sebenarnya kutukan itu ditujukan untuk apa, ada kemungkinan dipergunakan untuk mengutuk suatu peristiwa yang tidak baik atau mungkin keadaan peperangan.
      Mengingat peperangan adalah hal negatif.

      Tapi menurut pendapatku pribadi, dan juga pendapat komentar dari kak Tuteh yang ada di komentar dibawah ..., sepertinya kok kutukan itu adalah kutukan dari sosok Kalamakara, yang kita tau kalau Kalamakara bertugas mengusir hal-hal jahat atau negatif.
      Kesimpulan ini kuanalisa sendiri dengan adanya hiasan relief Kalamakara berkepala ganda, biasanya di candi lain kan hanya tunggal tapi di candi Ijo ini dua sekaligus.
      Bisa jadi itu menandakan proses pembangunan candi dibangun pada saat peperangan antar kerajaan yang ada pada masa itu.
      Itu menurutku pribadi loh, sista .. hehehe :)

      Delete
    9. Jadi benar ya prasasti yang berisi tulisan berupa kutukan itu berbahasa Sansekerta.
      Tapi masih belum jelas dalam prasasti kutukan tsb dibuat untuk apa ya?
      Kesimpulan brader Him
      dan kak Tuteh kalau kutukan tsb dibuat oleh Kalamakara yang bertugas untuk mengusir hal-hal jahat dan negatif. Bisa jadi dugaan san kesimpulan tsb benar brader..

      Tapi sedahsyat sebuah kutukan masih lebih dahsyat kutukan yang keluar dari mulut seorang ibu kepada anaknya ya nggak?
      Wah ngeri kalau itu. Jangan sampai terjadi.

      Delete
    10. Denger-denger cerita sih memang begitu adanya, sista.
      Buat seorang ibupun harus pandai memilah kata dipikirkan terlebih dahulu sebelum diucapkan, demikian juga seorang anak harus pandai menahan emosi kalau sampai diantara mereka terjadi benturan atau berseberangan pemikiran ..

      Duuh, jadi kayak seorang psikolog deh membahas soal emosional .. wwwkkk :D

      Delete
    11. Iya benar aku setuju sekali dengan opini dan pendapat senior blogger sekaligus psikolog kita kakak Himawan (kidding) tentang yang namanya kutukan seorang ibu. Bener bila ada perbedaan yang menumbulkan benturan antara seorang ibu dan anaknya meskipun dalam keadaan emosi apapun sang ibu harus tetap berpikir bijaksana dalam memilah milah kata agar tidak terlontar kata-kata amarah seperti kata sumpah atau kutukan kepada anaknya sendiri. Sang anak juga meski emosi harus tetap menghargai dan menghormati ibu nya sendiri yang telah melahirkannya. Alangkah baiknya bila setelah berselisih demikian sang ibu dan sang anak saling memaafkan. Karena namanya juga manusia biasa nggak sempurna sering khilaf. Sang anak harus meminta maaf duluan dengan mencium tangan ibunya. Ibu manapun pasti akan memaafkan anaknya.

      Baiklah kembali ke artikel di atas ngomongin pesawat dan bandara. Aku jadi ingat pernah lihat di tv kalau di sana sedang dibangun bandara udara baru ya di daerah Kulonprogo Yogyakarta. Apa bandara baru ini bertaraf internasional dan kelak akan menggantikan bandara Adisucipto brader?

      Delete
    12. Wwwwkkk ..
      Kita buka kantor online psikolog aja, yuuuk :D
      Gegara membahas kutukan apa yang terdapat di candi Ijo ini, jadi ngebahas kutukan kayak Malin Kundang :)

      Denger-denger info berita terkini, nantinya bandara Adi Sutjipto ngga jadi dinonaktifkan total.
      Tetap melayani penerbangan domestik, sementara bandara NYIA dioperasikan untuk melayani penerbangan khusus International.

      Nantinya bandara NYIA itu akan diintegrasikan langsung dengan jalan tol Yogya, Solo, Semarang dan tol gatenya di Magelang berada di dekat candi Borobudur.

      Delete
    13. Ouw.gegara bahas tentang kutukan Malin Kundang terus kita mau buka kantor psikolog online ? Wkwkwkwk... yang ada ntar masalah klien banyak trus kita yang ketiban masalah orang wouw.. super rempong dech kebanyakan nampung masalahnya para klien..nggak kuku saya.. bisa stres pikiran wkwkwkwk.. :D

      Ooh meaki ntar sudah ada bandara baru bandara Adisucipto tetap beroperasional untuk penerbangan domestik ya? bagus itu. Jadi nggak terpusat pada bandara baru aja.

      Bandara NYIA khusus untuk penerbangan internasional aja ya? NYIA singkatan dari
      apa brader? Kalau huruf IA aku nebak International Airport.

      Jadi kota-kota tujuan pariwisata di Jateng bisa langsung terhubung dengan jalan tol langsung ke Bandara NYIA ? Wah keren ya asyik bisa akses langsung.
      Gerbang Tol nya di Magelang jadu bisa akses dengan Candi Borobudur ya? Wah bakal tambah rame wisatawan mancanegara yang berkunjung. Sip..! Ide kreatifnya siapa? pak Jokowi ya? Hebat. :)

      Delete
    14. Eh, betul juga, ya .. ,kalau kita banyak menampung keluh kesah atau masalah orang lain, yang ada malah bikin kita jadi mumet, terus .. , laah kalau kita lagi punya masalah sendiri siapa yang bakalan bersedia menampungnya :(.
      Pernah, aku curhat ini itu .. ,eh malah suatu saat jadi bumerang buat diri sendiri.
      Dari situ, aku kapok mode:ON.

      Betuul banget tebakannya sista, kalau singkatan akhir tulisan IA itu adalah International Airport.
      Kepanjangan komplit NYIA adalah New Yogyakarta International Airport.
      Persiapan terintegrasinya tol bandara taraf international dengan candi Borobudur ini diprakarsai oleh pak Jokowi.

      Persiapan dari imbasnya adanya dari bandara baru dan jalan tol itu sudah dimulai dari sekarang dengan adanya kantor imigrasi kepengurusan paspor di Magelang, tak lagi harus ke Yogya.

      Delete
    15. Iya bagi orang yang berprofesi sebagai seorang psikolog dan membuka biro jasa konsultasi psikolog memang harus siap ya dengan segala resiko banyak nya permasalahan rumit yang dibawa oleh para kliennya. Dan harus bisa nencari solusi dan memecahkan masalah-masalah klien. Salut juga ya bagi para psikolog.
      Kalau aku mah bisa stres nggak sanggup.
      Ooh jadi brader perbah curhat ke orang dan ternyata jadu bumerang ? Kok bisa begitu ya? Menang kalau curhat enak harus lihat-luhat dulu siapa yang kiranya biaa tepat untuk didiberi curhat.

      NYIA tebakanku ada yang benar ya? Hehehe..
      Jadi NYIA singkatan saro New Yogyakarta International Airport. Wah keren nama bandara nya.
      Atas prakarsa pak Jokowi.

      Jadi sekarang di kota Magelang sudah ada kabror Imigrasi nya ya? Bagus kenajuan ya. Memudahkan masyarakat. Aku juga kalau ngurus paspor di kantor Imigrasi Malang nggak perlu ke Surabaya.

      Oh iya brad bagaimana perkembangan bunga Tabebuya di kota Magelang? Sudah mekarkah semuanys? Kapan-kapan kalau ada waktu difoto ya bunga Tabebuya yang mirip bunga sakura itu ?hehehe. :)

      Delete
    16. Wuiih .. , kok masih ingat juga sih bunga Tabebuya di Magelang ?.
      Hahaha .., aku malah lupa tentang pepohonan itu.
      Saat ini belum juga bermekaran, sista .. , bebungaannya masih malu-malu kucing ngga mau pada nongol gegara musim penghujan yang panjaaang .. hehehe :).
      Ya deh, kuingat-ingat pesannya sista untuk memotretnya saat mereka nanti bermekaran lagi ;)

      Berarti di Malang juga sudah ada kantor imigrasi, ya ...
      Bagus kalau begitu, sista.
      Dan memang sudah selayaknya kantor imigrasi ada di kota Malang karena Malang juga termasuk sebagai kota kunjungan wisatawan di Indonesia.

      Delete
  7. sambil belajar dan menikmati keindahan situs candi ijo, juga bisa melihat pesawat landing ya mas, sambil menyelam minum air ini artinya hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe begitulah, kak Devina ..
      Ngga cuma melongo lihat pesawat terbang landing, tapi juga melongo lihat besarnya ukuran arca Lingga Yoni :)

      Delete
  8. Baru saya tahu diSleman ada candi...πŸ˜ƒ

    Candi hijau Namanya Halamannya pun cukup luas dengan panorama candi yang khas..Dan unsur bangunannya pun cukup besar, Sepintas mirip Prambanan namun tetap beda bentuk..πŸ˜„

    Biaya masuknya juga murah antara 5 ribu sampai 10 ribu..Mungkin candi hijau ramai diwaktu2 tertentu saja yaa mas.. Seperti lebaran atau hari2 besar lainnya..πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya jelas baru tau, soalnya selama ini ke Sleman cuma nyari rongdo aja sih..😬

      Delete
    2. Masih banyak lokasi candi di kabupaten Sleman, mas Satria.
      Aku baru sempat mengunjungi beberapa candi diantaranya.

      Saat aku ke candi Ijo ini kebetulan bukan di hari raya libur nasional juga minggu, tapi cukup ramai pengunjungnya, mas.
      Malah ada yang foto prewed juga :)

      Delete
  9. Saya kebetulan suka sejarah. Jadi baca artikelnya mas Himawan bisa nambah wawasan tentang candi di Indonesia, khususnya Yogyakarta.πŸ˜ƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkunjung di post tentang sejarah candi Ijo ini,kak Eny :)
      Senang rasanya ikut nambah wawasan kak Eny tentang percandian.

      Delete
    2. Iya kang, suka belajar sejarah untuk tambah pengetahuan saja.πŸ˜ƒ

      Delete
    3. Hehehe ..
      Kisah sejarahnya bisa buat bekal sebelum travelling ke sana suatu saat nanti, kak Eny :)

      Jadi kapan kak Eny ke candi Ijo, teringat 'oh sejarahnya seperti itu .., yang diceritakan oleh kang Himawan Sant Trip Of Mine' ... xixixi :)

      Delete
  10. Insya Allah kalau ada kesempatan ke Jogja, saya bisa sempetin kesini juga.

    Btw, ada berapa candi sih di wilayah jogja ini? kayaknya banyak banget dah.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin ..
      Ikut kudoakan, mas Zai.
      Sepengetahuanku, di Jogja ada 23 lokasi candi, mas.
      Atau mungkin juga jumlahnya lebih dari itu.

      Delete
  11. bagus sih candinya cuman jauh kalo dari tempat saya, ke borobudur aja saya belum kesampean loh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangaaat ya, mas Khanif ...
      Kelak pasti kesampaian datang liburan ke candi

      Delete
  12. candi ijo merupakan warisan budaya yang harus dijaga ya gan agar tidak rusak dan bisa untuk wisata dan belajar sejarah masa lalu ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju dan sependapat, mas Aidil.
      Pelaku pengrusakan candi atau juga tangan-tangan jahil yang berani merusaknya wajib dikenai hukuman seberat-beratnya.

      Delete
  13. wahh candi ijoooo
    aku juga pernah kesini tapi sayang ga banyak fotonya
    mampir ke breksi ga mas?
    ini sepertinya cndi yg di komplek ratu boko tempatnya diatas semua ya
    sesuatu yg harus dipelajari nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah, sayang ya, mas Aldhi ..
      Kuy kayaknya kudu diulangi lagi datang ke candi Ijo.

      Waktu itu aku ngga sekalian mampir ke Tebing Breksi karena pernah dan dulu sudah kubuat artikel di blog lamaku yang error (pakai wordpress).
      Ntar kapan kuulangi lagi deh kesana ...,
      Mas Aldhi pernah kan ke Tebing Breksi ?.

      Delete
    2. klo ke breksi pernah mas, tapi duluu banget pas ukirannya blm ada,,, skg kan ukirannya banyak tuh,,
      bagus juga sih warga setempat udh bisa berkreasi..
      btw dulu masuknya masih gratis skg gatau pastinya udh bayar hehe

      Iya aku pgn ke candi ijo, dulu 1 paketnya ke candi ijo sama candi plaosan hehee

      Delete
    3. Oh, berarti saat ke Tebing Breksi masih betul-betul terkesan alami areanya, ya ...
      Berarti saat itu kayak di Brown Canyon Semarang, mas.
      Unik itu.

      Saat terakhir aku kesana, ditebingnya udah ada ukiran relief ular naga mitos Jawanya ..
      Udah gitu, disana ada penyedia jasa berfoto bareng dengan .. 2 pasang burung hantu yang cakeeep banget !.
      Sampai sekarang aku masih ingat nama 2 burung hantu ketje itu, namanya Jo-jo dan Chan-chan .. :)

      Aku sempat berfoto bareng mereka dan si Jo-jo terus menerus ngelihatun wajahku sepanjang aku didekatnya.
      Kayaknya ... dia jatuh cinta sama aku hahahaha :D

      Oh, dulu tiket ke candi Ijo dibikin 1 paket dengan candi Plaosan, mas ?.
      Sekarang beda.
      Candi Plaosan dibuat satu tiket dengan candi Prambanan.

      Delete
    4. brown canyon semarang aku pernah liat d instagram mas,, pengen kesana tapi blm hapal k arah utara hehehe
      yup mas ukiran reliefnya memang bener2 ada nilai seninya
      jadinya ada kesan estetika yg tersimpan selain hanya bekas galian hehe
      jo-jo dan chan-chan burung hantu toh? kirain maskot hahaha

      bukan 1 paket maksudnya dulu susur candi kesitu, prambanan boko ijo trus lanjut plaosan hehe
      sama satu lagi candi kalasan mas,, searea disitu soalnya

      Delete
    5. Samaaaa ...,
      kalo gitu wwwkkk :D.
      Aku juga belum hafal rute ke Brown Canyon Semarang itu sebenarnya melewati arah mana.

      Semoga ntar mas Aldhi saat ke Tebing Breksi lagi.., si Jo-jo dan Chan-chan dibawa pemiliknya.
      Jadi bisa foto bareng mereka :).
      Dananya sukarela, loh ..., ngga matok nentuin harga.

      Oh gitu, kirain harga tiket ke candi Ijo + candi Plaosan satu paket :D

      Delete
    6. kerja keras joj chanchan patuta diacungi jempol ya mas,
      pasti panas banget tuh kl pake baju amskot,,

      klo paketan itu prambanan ratu boko mas,,
      ratu boko juga aku belum puas..papan infonya kurang sih menurutku :D

      Delete
    7. Sepertinya ada sedikit salah informasi yang kuceritakan ke mas Aldhi nih :)
      Jo-jo dan Chan-chan itu adalah 2 burung hantu asli.
      Bukanlah seseorang yang gunain kostum burung hantu dan bertugas sebagai maskotnya Tebing Breksi hehehe ...

      Betul, ada pilihan tiket paketan kunjungan ke Prambanan dan Ratu Boko sekaligus.
      Tapi menurutku sih, ya ... kalau ambil tiket paketan candi Prambanan dan candi Ratu Boko itu apa yaaa cukup waktunya jika jam paket kunjungannya dibatasi ...
      Area kompleks candi Prambanan sangat luas, belum lagi perjalanaan tempuh ke candi Ratu Boko yang agak jauh dari candi Prambanan..., masih ditambah lagi waktu untuk mengeksplore candi Ratu Boko.
      Menurutku sih, lebih fleksibel waktunya beli tiket terpisah.

      Sayang ya mas Aldhi belum puas mengeksplore kesemua area candi Ratu Boko ..., apalagi aku .. karena aku belum pernah ke candi Ratu Boko wwwwkkkkk :D

      Delete
  14. jawa betul-betul negeri seribu Candi hiksss belum satupun yang aku kunjungi mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntar kalau mas mudik ke pulau Jawa, cobain datang ke candi, ya .. mulai dari area candi terkecil sampai yang terbesar di dunia.

      Delete
  15. Pas cuaca cerah, Mantul ini mas pemandangan sekitar candinya.

    Apalagi lokasinya didataran tinggi, jadi bisa mengawasi pemandangan sekitar. Berburu pesawat landing dan berburu matahari juga cukup menarik di cansi ijo ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyuuups, mas Heri.
      Apalagi seandainya disana ada penyewaan binocular ya, mas ...
      Buat ngamatin pemandangan di area bawah gitu :)

      Delete
    2. Menarik idenya mas.. Semoga dibbaca sama pengelolanya..

      Delete
    3. Semoga betulan terealisasi, mas :)

      Delete
  16. asek....trip baru nih mas hilmawant,he-he,fotonya keren tuh mas.kalau diperhatikan mas mirip chrlie van houten ya,wkwkckk,keren,saya setuju banget sama akang memang kalau kita sedang melakukan trip atau kunjungan ke manapun itu memang harus selalu menjaj sikap,terutama tutur kata,tidak boleh berkata kotor apalgi menyombongkan diri....ngeri kalau yang punya tempet terganggu dengan sikap kita,ih serem,intinya jaga attitude,ngomong-ngomong candinya ada yang ngurus ya mas,rapi banget soalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, ko Kuan Yu :)
      Area ini terawat cukup baik dan betul kita harus jaga sikap juga bicara ditempat manapun, terutama di lokasi yang punya sejarah besar di masa silam.
      Jangan sesumbar, jangan sombong dan jangan jahil berbuat ulah tidak baik.

      Delete
    2. sip sekali mas hilmawan,saya sudah tidak sabar menunggu travelling selanjutnya karena travelingnya keren-keren sekaligus bisa mengedukasi para pemuda indonesia untuk mengenali jati diri bangsanya lewat keindahan alamnya

      Delete
    3. Semoga ya, ko ..
      aku terus punya kesempatan waktu, tenaga juga .. beaya wwwkkk :D, buat travelling ke banyak lokasi keren selanjutnya.

      Laah, betul kan ketiga alasan itu kusebutkan, ko Kuan Yu ..., terutamanya tentang beaya.
      Pendapatan perbulan dari bekerja harus disisihkan, ngga dihabiskan semua untuk beaya liburan.
      Terkecuali di endorse, lain cerita ...
      Hehehe :)

      Terus setelah travelling, kuceritakan ke pembaca agar mengenal lokasi wisata yang kudatangi.

      Delete
  17. wah keren bang candinya, baru tau juga masih ada candi ijo juga yak. kaya banget yah tanah air kita ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Indonesia punya jenis wisata lengkap. Mulai dari wisata budaya, sejarah, alam, kekinian dllnya ..
      Kesemuanya keren-keren dikunjungi :)

      Delete
  18. Terpikir olehku candinya dicat ijo
    Kuteliti hingga melongo
    Ternyata peninggalan punya nama ijo
    Dan rumput sekitar sungguh ijo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kereenn ...
      Candi Ijo dibuat sebuah puisi oleh kak Anisayu :)

      Delete
  19. Ini koq luas banget ya areal nya
    Malah aku baru tau ada ini candi sob di jateng hehe kudete sayaπŸ˜ƒ
    Dulu saya tinggal diarea Wonosobo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya dulu mas Sopyan tinggalnya di Wonosobo ..., asik dong ya bisa sering-sering berendam di sumber air panas yang banyak terdapat disana :)

      Sebenarnya ada candi lain yang lebih luas lagi daripada area candi Ijo, mas.
      Contohnya candi Gedong Songo yang sudah kuulas di blog ini.

      Delete
    2. Iya mas seandai nya ku punya waktu sekalian pingin ke jateng lagi silaturahmi sama temen" SD disana 😊

      Delete
    3. Diatur jadwalnya buat reunian temu kangen temn-teman di Wonosobo, mas.

      Sekarang kolam renang air panas Kali Anget sudah mulai ditata cukup bagus, loh ...
      Ntar mas Sopyan bisa ngajak teman-teman reunian disana :)

      Beberapa waktu lalu aku udah kesana tapi ngga kuulas di blog, cuma fokus ngerasain berendam .. , pegel body soalnya wwwkkkwk :D

      Delete
    4. Haha iya mas πŸ˜ƒ ckckck skrng aku di jabar dah lama sekali
      Moga aja ada kesempatan amin

      Delete
    5. Amin, kudoakan terlaksana :)
      Ayoo exsplore Ja~Bar, mas ...

      Sayangnya dulu waktu aku tinggal di Jakarta dan Bogor belum punya blog.
      Foto-foto lokasi wisata di Ja-Bar yang sudah kudatangi ngga lengkap buat artikel blog ini dan juga sebagian foto hilang di memory card.

      Delete
    6. Sayang banget mas, padahal kalo ada pasti banyak buat content blog nya hehe

      Delete
    7. Iya, mas.
      Termasuk dokumen foto saat di pulau Tidung kepulauan Seribu, juga di Lampung.

      Foto-foto di Bali beruntungnya masih ada, tapi ... dalam bentuk foto cetak.
      Ngga tau caranya gimana foto-foto cetak itu untuk dapat tersimpan di memory card, setelah itu diproses untuk artikel.
      Apa harus di scan dulu kali ya, mas ?.

      Delete
    8. Dulu jaman di jkt klo liburan aku pilih ke pulau cinta lebih murah suasana enak dari pada ke ancol

      Delete
    9. Sependapat, pantai-pantai di kepulauan Seribu jauh lebih cantik tampilan alamnya dibandingkan dengan pantai Ancol.
      Heran juga ya, kok bisa pantai-pantai di kepulauan Seribu bisa sejernih itu pantainya .. padahal ngga gitu jauh dari Jakarta yang dominan kurang bersih air lautnya.

      Delete
    10. Iya sob murah meriah jajan juga xixixixi
      Duh lagi mumet sama adsen ku di domain br blum munculπŸ˜ƒ

      Delete
    11. Iya, betul.
      Kukirain jajanan kulineran di kepulauan Seribu itu mematok harga mahal, loh.
      Aku masih ingat, di pulau Tidung aku beli pecel ayam berikut nasi dan es teh manis cuma dibanderol 12K ..., nginepnya juga murah, cuma 75K semalam.

      Sabar nunggu waktu kemunculan adsense di blog baru ya, sob.
      Mungkin lagi dievaluasi.
      Tetap semangat :)

      Delete
  20. Iya, berarti Ijo ini memang sudah penamaan sejak dulu ya, sejak berdirinya candi ini dan ada makna khusus di setiap penamaan candi di indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada juga penamaan candinya berdasarkan bentuk arcanya, kak.
      Contohnya candi di Magelang, karena diketemukan arca seekor hewan lembu yang bagian kepalanya telah hilang, tinggal bagian badannya saja .. oleh warga candinya dinamai candi Asu (bahasa Jawa, arrinya anjing) ..., padahal mana ada sejarah percandian ada mitologi hewan arca anjing.
      Ckckck ..

      Delete
  21. Saya pikir karena warnanya, eh rupanya karena desanya, hehe. Oiya ternyata di Jawa banyak sekali Candi-nya mas, kalau di sumut setahu saya cuma Dua, Satu candi portibi, satunya lagi Candi bahal..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadi aku langsung searching gambar candi Portibi dan candi Bahal, mas Ridsal ...
      Unik ya candinya, berbentuk silinder begitu.
      Pasti keren banget lokasi fefotoan :)

      Ya, mas Risal .. , di pulau Jawa, terutama Yogyakarta dan Magelang banyak sekali lokasi candi.
      Candi-candi lainnya tersebar di kota lain dan di daerah bagian Jawa lain.

      Delete
    2. Iya mas lumayan keren tuk fefotoan..

      Itu mas, makanya banyak di Yogyakarta dan Magelang, apa karena dulu pusatnya?

      Delete
    3. Betul, mas.
      Magelang dan Yogyakarta pada saat masa Mataram Kuno dulu adalah pusatnya kerajaan-kerajaan Mataram.
      Ada beberapa kerajaan di kedua kota itu.

      Delete
  22. Kakak himawant suhu kuuu senior blogger traveling.. keyen abis nih dah main k candi ijo aja... btw semua candi emang coraknya hindu ya kak?

    Btw bagus banget pemandangannya pake aplikasi apa si kak? Serius nanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuihh, kaget juga aku baca komentar kak Vika .., aku disebut suhu ..
      Hahahahahaha, kak Vika bisa aja deh :D ..
      Aku nih yang harus banyak belajar pengalaman dari kak Vika.

      Untuk mengedit foto lokasi candi ini aku pakai aplikasi adobe photoshop express, kak.
      Sengaja kuedit begitu karena buat menyiasati gelapnya obyek foto pengaruh dari terik panasnya sinar matahari saat itu, kak :)

      Delete
    2. Cieeee..cieeee Mas Hima di Puji oleh Mbak Vika, cuittttt.cuittttt...!!! ehemzzz :) #peace

      Delete
    3. @ Kang Nata =

      Hahahhaaa ..
      Kang Nata bikin aku ketawa ngakak bacanya :D!

      .. awaaaaZ .. ,
      burungnya hampir lepas terbang bebas, tuuuuch ...
      Udah bunyi ciit ciit cuiiit cuiit .. hahhaa :D !

      Delete
    4. hahahah.... ngak bisa lepas Mas, kan ada pengamannya..... kalaupun lepas ntar masuk sangkar lagi kok.... dijamin aman, kalau soal burung...hahahah....

      Delete
    5. Wkwkkwkww kedua suhukuu lagi ngafain yach diatas? Pada rame nich.. wkwkkwkw biar adil kang nata dan kang himawant keduanya suhuu kuuu... mantiiiip pokonya mantul lah blognya makin sukses...

      Tar deh aku dah lama gak bw kang nata suhu...
      Kang nata masich mamam bawang futih kaga ni?
      Wkwkkwkw

      Delete
    6. @ Kang Nata =

      Wwwwkkkk ...
      Pinter juga burungnya, sanggup keluar masuk sangkar tanpa diperintah :D
      Siapa itu pelatihnya, yaaa ..

      @ Vika Hamidah =

      Bhhahaaa
      Itu sih memang sudah jadi santapan cemilan harian buat kang Nata, kaaaak ...
      Bawang Putih always ON :D
      Ngga ngunyah bawang putih, dijamin tubuh kang Nata bakalan jadi lemah lunglai tak berdaya ...
      Xixixi :)
      *lol*

      Delete
    7. Wkwkwkzzz bner bingit kak hmawant hihii bau bawabg putih.. lama2 yang dimakan bunga malah wkwk..


      Btw kak aku nunggu bgt artikel barunya lho kakkk πŸ‘ΆπŸ»πŸ‘ΆπŸ»πŸ‘ΆπŸ»

      Delete
    8. Kak Vika, tadi kulihat di beranda blognya kang Nata ada tulisan 'yang punya blog lagi sakit di rumah sakit'.
      Sepertinya kang Nata lagi mondok, kak.
      Jadi sementara ini pasti kondisinya ngga memungkinkan membalas komentar seru-seruan dulu.
      Kita doain agar kang Nata cepat membaik kesehatannya.

      Kebetulan, hari ini sudah ada artikel baruku kok, kak :)

      Delete
  23. Candinya berposisi di ketinggian jadi punya dua manfaat ganda. Yang pertama sebagai aset wisata budaya, yang kedua sebagai letak strategis untuk wisata pemandangan ke arah kota.

    Terus, kan ada mantranya tuh: Om Sarwwawinasa, Sarwwawinasa, yang ditulis secara berulang sebanyak 16 kali. Jangan-jangan itu mantra kutukan yang digunakan oleh Kalamakara untuk mengutuk hal-hal jahat?

    Yang jelas, asyik sekali jalan-jalan ke candi. Dan membikin saya teringat pada masa-masa dulu ke Borobudur dan (dari luarnya saja) Prambanan. Selalu kalau ke tempat-tempat yang saya anggap keramat dalam hati berkata: permisi, saya cuma ingin bersenang-senang dan tidak ada maksud jahat. Hehe.

    Ps: Suka foto yang ada langitnya itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi, sebetulnya kutukan bertuliskan 'Om Sarwwawinasa' secara berulang itu .. , benar apa pendapat kak Tuteh.
      Kutukan itu merupakan kutukan dari Kalamakara untuk mengusir atau menyingkirkan jauh-jauh hal negatif !.
      Aku lantas kok juga sepemikiran dengan apa yang dikatakan kak Tuteh, karena apa ..., karena area ini adalah merupakan area sakral peribadatan atau doa dan sangat tidak mungkin digunakan untuk mengutuk seseorang.

      Sayang ya kak Tuteh waktu itu belum berkesempatan memasuki area dalam candi Prambanan ..
      , padahal sangat eksotik, kak ;)

      Delete
  24. Dua poin yang jadi perhatianku (1) asyiknya mengamati bandara dari ketinggian candi, (2) murah banget tiketnya.... Dibikin murah aja, wisatawan domestik gak banyak yang ke situ ya?

    ReplyDelete
  25. Dua poin yang jadi perhatianku (1) asyiknya mengamati bandara dari ketinggian candi, (2) murah banget tiketnya.... Dibikin murah aja, wisatawan domestik gak banyak yang ke situ ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Satu lagi point yang terlewatkan, kak ..., keindahan struktur candinya berikut tata letaknya yang berteras :)

      Sebenarnya cukup banyak wisatawan lokal, kak.
      Cuma kebanyakan berada di teras tertinggi, di area lainnya, ngga.
      Sengaja mereka ngga ikut kufoto, biar ngga 'bocor' pemandangannya :)

      Delete
  26. Jadi nambah referensi lagi tentang candi nih, rasanya takjub ya mas kalau lihat pesawat terbang dan mendarat dari pandangan yg dekat, btw bicara ttg kutukan ada benar ada gaknya sih, tapi lebih tepatnya ada 'penghuninya' saya rasa dimana aja tmpat bersejarah pasti ada penghuninya, dan kita sebagai pendatang harus tahu diri aja jangan jumawa dan becanda ditempat yg sakral seperti candi, betul bukan mas himawan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat betul menurutku, kak Iid.
      Kita semua harus jaga bicara, jaga sikap dan jangan becanda saat liburan berada di candi, ataupun jenis lokasi wisata lainnya.
      Terutama di candi, ya ..., mengingat bangunan candi adalah tempat peribadatan.

      Mengenai kutukan yang terukir di atas pintu bilik candi dan di prasasti, menurutku sama sepemikiran dari kak Tuteh ..., kalau kutukan itu dibuat sebagai mantra dari sosok Kalamakara untuk mengusir hal-hal negatif/buruk/kejahatan.

      Delete
    2. Klo denger mantra kutukan saya agak bergidik ngeri juga, tapi penasaran sih apakah mantra itu hanya berlaku di candi itu atau diluar candi ya

      Delete
    3. Ngga perlu takut kesana, kak :).
      Selama kita ngga punya maksud tujuan tidak baik, pasti akan jadi liburan menyenangkan..., mengenal dari dekat struktur candi luar biasa ini :)

      Delete
  27. Dari peninggalan-peninggalan candi seperti ini, juga arca, seperti lembu nandiswara, kita bsa bayangin yaa bagaimana masyarakat kita saat-saat itu menjalankan keyakinannya...kalau tidak salah nandiswara ini adalah untuk puja dewa siwa dan kita tau dewa siwa itu dikenal sebagai"The Destroyer" atau Pemusnah dalam kitab Trimurti...jadi tidak heran kalau dalam pemujaan seperti yang ditemukan di relief bermakna ke "arah" KUTUKAN...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begini, kak ..
      Dewa Siwa menurut keyakinan agama Hindu adalah memang dewa yang bertugas sebagai pemusnah.
      Tapi bukan pemusnah hal-hal baik, melainkan melebur (menghancurkan) hal-hal buruk masa lalu untuk dinetralkan dan selanjutnya dikembalikan ke Sang Pencipta.

      Kalau menurut pendapatku pribadi, makna kutukan yang ada di candi Ijo itu bukanlah bertujuan untuk mengutuk seseorang, tapi berupa kutukan dari sosok Kalamakara untuk menangkis/membuang hal-hal jahat atau negatif.
      Mengingat lokasi candi adalah tempat peribadatan atau sarana berdoa, rasanya tidak mungkin suatu tempat keagamaan menyebarkan atau mengajarkan mengutuk seseorang, pasti selalu mengajarkan kebaikan.
      Itu sih pendapatku, loh .. hehehe :)

      Delete
  28. Awal mulanya atau dulunya saya kira candi ini berwarna hijau. Ternyata tidak.
    Arti dari mantra itu apa ya, kok sampai atau tampak menyeramkan gitu. Apakah benar-benar mantar kutukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan ternyata .., warna struktur batuan candinya bukanlah berwarna hijau :).
      Tapi karena namanya diambil di daerah yang disebut Huang Ijo.

      Menurutku, sama sepemikiran kak Tuteh, kalau kutukan itu kegunaan sebenarnya untuk mengutuk atau mengusir hal-hal bersifat negatif, mas DB :)

      Delete
  29. Yogyakarta emang terkenal sama candi-candi bersejarahnya ya mas. Saya cuma sempat ke Borobudur waktu main ke Jogja. Kalau Candi Ijo ini di Sleman, mungkin kalau ada kesempatan main lg bisa jd pilihan destinasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang ya, mas ..
      Waktu itu saat liburan ke Yogya, jauh-jauh ke Magelang cuma punya waktu datang ke candi Borobudur.
      Padahal di sekitaran candi Borobudur juga ada candi-candi lain, juga di Yogya.
      Kedua kota ini punya banyak situs candi.

      Kudoakan mas Irsyad kesampaian mengeksplore kesemua lokasi candi suatu saat nanti.

      Delete
  30. Lokasinya diketinggian gunung kapur, pastinya kalau pesawat melintas nampak rendah ya..πŸ˜€

    ReplyDelete
    Replies
    1. Badan pesawatnya terlihat cukup rendah, mas Sofyan ..., dengan catatan terlihat jelas melintas dan pas take off pas cuaca bagus hehehe :)

      Delete
  31. wih, main ke candi lagi nih mas hima..
    jogja banyak bgt candi ya mas?

    candi yg ini cantik bgt mas.. gak tau sih antara emg candi nya cantik banget atau mas hima ngambil angle foto nya yg keren, kayak fotografer profesyional.. hehe..

    menurut aku, ini candi cucok deh buat foto pre wedding, apalagi ada gumpalan2 awannya itu. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kebetulan milih lokasi candi lagi liburan kali ini, kak Thya :).
      Seingatku di Yogya ada 23 lokasi candi dan baru beberapa candi yang kueksplore.
      Lokasi candi lainnya belum semoat kudatangi :)

      Struktur dan lansekap area candinya yang memang cantik kok, kak hehehe :)

      Betuul banget apa pendapat kak Thya, kalau lokasi candi ini cocok banget dan memang iya sering digunakan buat lokasi foto pre-wedding.
      Pas aku kesana, ada pasangan bule dan pribumi yang sedang melakukan .foto session pre-wedding :)

      Delete
    2. wuih, 23 candi? banyak bgt yaa..

      ya kan, ya kan bener cucok buat pre-wed yaa? kalo aku tinggal nya di daerah jogja, dulu, wkt mau nikah kayaknya bakalan prewed disitu juga, hihi..

      Delete
    3. Hehehe ...
      Kalau gitu, ntar acara bulan madu kedua dengan pak suami ... berfoto di candi Ijo, kak Thya :)

      Delete
  32. candinya masih lengkap ya gan ada patung sapi nya dan ada lingga yoni nya, candi peninggalan umat hindu jaman old

    ReplyDelete
    Replies
    1. Candi-candi yang ada di area candi Ijo masih cukup lengkap, terutama di teras tertinggi, mas.

      Kalau di teras lainnya, kulihat struktur candinya sudah diganti dengan batu baru.

      Delete
  33. Curang nich Mas Hima, ketika artikelnya sudah banjir komentator, saya baru dikabari, padahal ingin sekali merasakan nulis di urutan pertama. Biar saya bisa terkenal, hahahaha # Peace Mas….!

    1. Sepertinya ada yg berubah nich, ukuran hurufnya dibuat lebih gede, sehingga memanjakan mata bangetz. Tengkyu yach Mas udah mau denger nasehat saya,hahahah…..

    2. Karya Mas ini betul – betul bagus sekali, karena melakukan survey dahulu sebelum menulis dan original pula, sehingga para pembaca jadi lebih percaya .

    Namun alangkah bagusnya jika :

    A. Jumlah kata dalam satu kalimatnya diperpendek agar pembaca cepat memahami.

    B. Antara satu paragraph dengan paragraph berikutnya dipisahkan dengan jelas, agar lebih nyaman dinikmati oleh mata. ( di Enter )

    C. Coba pakai sistem 3,2,1, misalnya paragraph pertama 3 baris, paragraph ke dua baris, dan terakhir satu baris saja.

    Tujuannya adalah untuk mengakali mata, agar tidak cepat perih, dan tentunya nyaman untuk dibaca.

    Maaf loh…ini Cuma saran dari saya selaku pengemar Berat My Tri Of Mine. Selebihnya sudah cakep.

    Ngomong2 tadi katanya Cuma liburan saja ke Candi Ijo,….

    Mas liburan Sekolah yach ?

    kelas berapa Mas ?

    kelas 6 SD yach, hahahah……# kaburrr ahhhh… ntar di getok pakai batu Candi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, maafkan diriku telat memberi kabar kalau sudah ada artikel baru, kang Nataaa ...
      hehehe :).

      Janji deh, ntar ada post terbaru langsung kukasi tau kang Nata duluan agar komentar kang Nata bisa nangkring di posisi number one, biar seperti kata kang Nata jadi tambah terkenal gituuu ..
      Xixixi ;)

      Betulan nih, aku surprise banget baca komentar dari kang Nata kali ini .., sampai-sampai aku harus memberi jeda beberapa hari sambil mikir sekaligus terharu (Ciiiyeeeee ) untuk membalas komentar dari kang Nata kali ini ...
      Begini : aku mau ngucapin banyak terimakasih atas perhatian kang Nata tentang kepenulisanku selama ini.
      Kang Nata sampai hafal betul pernah memberi masukan buat menentukan ukuran font, juga tentang foto dan kali ini tentang spasi paragraph.
      Juga pernah mengulas secara khusus blogku.

      Itu tandanya kang Nata peduli besar buat kemajuan blogku yang lebih baik :).
      Saran-saran dari kang Nata akan kuterapkan.

      Oh, ada yang ketinggalan kusampaikan, gini ... ,
      kubaca komentar kang Nata katanya penggemar berat blogku ..
      Wuaaah, baca itu aku kayak mimpi dipuji begitu .. hahaha .. melambung kayak balon udara ini body, kaaang ..
      Betewe, terimakasih banyak buat masukan dan kesemuanya, ya :)

      Delete
    2. hahahah.... jangan lupa muji balik yach....gkgkgkgk....

      Delete
  34. syaa ke candi ini udah 6 kali mas hehe
    dan terus pengen
    soalnya asyik sih bisa liat Jogja dari atas
    paling suka foto di dekat candi perwaranya klo aku
    dulu tahun 2015, pas belum banyak yg ke sini, candi ini sepiii banget
    sekarang udah ramee ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih, manten (MANtap TENan) ... , mas Ikrom sampai sudah ke 6 kalinya ke candi Ijo.. , daaan ... masih pengin lagi kesana ckckck.
      Kayak-kayaknya jatuh cinta betulan nih sama lokasi ketinggiannya :D

      Ya, mas sekarang udah rame dikunjungi wisatawan.
      Di foto ini terlihat kayak ngga ada pengunjungnya, itu karena mau-maunya dan sabar-sabarnya aku saja nunggu momen areanya ngga kelihatan orang .. wwkkkwwkk :D

      Delete
  35. Halooow, Mas Hino :) Wiiih padahal 2 tahun lalu aku pas berkunjung ke Ratu Boko. Kok ga mampir ke Candi Ijo? Lupa2 ingat mungkin karena udah lelah hihihi.. MUraah banget sih HTM dimestik cuma 5K. Sepi pula wew..kadang binun juga..ga jamin gretong pun bakalan ramai pengunjungnya. Pasti duluuuuu ini wilayah subur ya karena ada kisah Lingga Yoni :) Kalau musim liburan apakah Candi Ijo ini ramai? Btw serem juga ya zaman dulu ada kutukan segala hihii kabooooorr ah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloooo juga, kak Nurul ..
      Maaf ya telat balas komentar :)

      Sayang ya, kak Nurul waktu itu ngga sekalian ke candi Ijo setelah dari candi Ratu Boko ..., padahal udah termasuk deket lokasinya, loh.
      Cuman ya itu .. jalannya naik nanjak gitu hehehe :)

      Entah ini, dulunya lahan lokasi candi Ijo ini subur ngganya, kak.
      Kaboooor ke ... candi Ijo ya, kak ? ... wwwkkk :D

      Delete
  36. Replies
    1. Wuuih,
      Mas Tanza tinggalnya di Amrik tau istilah mantul segalaaaaa ...
      Hahahah :D

      Jangan~jangaaan ..., istilah mantul populer juga di Amerika sana ...

      Delete
  37. Serius, saya baru dengar nama candi Ijo ini, betapa kudetnya saya.
    Awalnya saya pikir candi biasa gitu, eh ternyata lumayan gede juga ya.

    Lama-lama blog ini jadi spesialis travel blog candi, perasaan saya tau banyak candi-candi di sini deh, padahal baru sekitaran Jateng aja.
    masih banyak daerah lain yang kudu di explore :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama seperti saya dong mbak , saya juga baru dengar mbak, selama ini kebanyakan dengar kata : cabe ijo, Mata Ijo, dan Kolor Ijo.... :)

      Delete
    2. @ Reyne Raea =

      O, iyakah baru tau sekarang nama candi Ijo ini, kak Rey ?.
      Semoga ya kapan pas kak Rey ke Yogya, lokasi candi satu ini bisa buat jujugan ..., terus berfoto-foto pas momen sunset hehehe :)

      Hahahaha ...
      Kak Rey bisa aja nih, aku jadi blogger spesialis candi :D.
      Tujuanku liburan ke candi agar lokasi-lokasi candi dikenal lebih banyak orang ..., juga selain itu candi memang mengagumkan didatangi dan dilihat secara langsung, kak :)


      @ Kang Nata =

      Bhahhaahaaa ...
      Ini belum disebut, kaaang ...
      Kodok Ijo :D

      Delete
    3. MelinJo dan PaiJo juga belum masuk Mas...hahaha.

      Delete
    4. wakakakkakakaka... mata ijo itu karena apa kang Nata? pake softlens? :D

      Nantinya kang Nata bakalan ajak ke candi pink aja nih, ayo janjian Himawant ke Palembang wkwkwk

      Delete
    5. Wouw .. ada candi Pink di Palembang ?.
      Kayak apa candinya, ya ...

      Apa itu rumahnya hello kitty kali, kak Rey ...,
      bukan candi wwwkkk :D

      Delete
    6. wkwkwkkw Kang Nata kan doyan ama hello Kitty wakakakka

      Eh keren juga ya kalau ada candi pink beneran, kan adanya pantai pasir pink, candi pink belum ada, atau mungkin belum ditemukan tertimbun tanah kali yak wkwkwkkw

      Delete
    7. Wwwwwkkkk ..
      Kok tau sih, kaaak .. , kalau kang Nata itu ngefans berat sama Hello Kitty :D ?.

      Pernah ya dikirimi foto sama kang Nata berfoto bareng koleksi Hello Kittynya ?.

      Eh, mungkin ngga ya .. di dekat pantai Pink, tau-tau diketemukan reruntuhan candi Pink ngikutin warna pasir pantainya ...
      Xixixi ...
      Kalau ada betulan, bakalan cute bingiiitz :D

      Delete
  38. Wah ternyata nama desa zaman dulu keren-keren ya mas himawan. Huang Ijo. Berarti di candi ijo ini memang di sediakan tempat bertapa ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ya penamaan desanya jaman dulu terkesan kedengeran sangat keren di jaman sekarang ini, mas Tri.

      Candi untuk bertapanya di teras ke 9, mas Tri mau nyoba bertapakah disana ?.
      Hehehe :)

      Delete
  39. Menakjubkan, asik juga kalau bisa menjelajah kaya Mas Himawan bisa melihat banyak hal. Mantap hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook kusupport mas Jaey juga jadi travel blogger agar kesampaian mengeksplore banyak lokasi wisata ...,juga siapa tau kelak kita bisa kolaborasi :)

      Delete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Keren bener ini. Baca postingan ini, jadi sadar kalo Indonesia itu punya banyak banget peninggalan historis yang harus terus dijaga. Betul sodara-sodarakuu??? :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bet .. uuulll ..
      (Jawabanku mewakili sodara-sodara yang lain)
      Hehehe :)

      Indonesia punya banyak sekali peninggalan sejarah.
      Mulai dari jaman prasejarah dengan diketemukannya situs manusia purba, masa kerajaan Mataram Kuno, bangunan-bangunan kolonial ..., semuanya dipunyai Indonesia.

      Delete
  42. Saya cuma bisa jalan2 ke sawah sebelah, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, tetap semangaaaat, mas Budiii ...

      Jalan-jalan ke sawah juga ngga kalah seru dan menyenangkan kok, sob ...
      Aku juga beberapakali punya pengalaman plesiran blusukan ke tengah sawah :)

      Delete
  43. wah dulu jaman kuliah di Jogja, masuknya masih gratis. cuma tulis nama aja. trus paling seru kalo ke sini sore-sore sambil nikmatin sunset. trus kalau udah adzan, diusir-usirin sama petugas yang jaga candinya tuh, kalau jam kunjung sudah habis hahahaha... padahal lumayan seru menghabiskan waktu disini lho, dulu tapi :( hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti saat dulu mas Rahmat ke candi Ijo, kondisinya cukup mengisi buku daftar kunjungan tamu, persis seperti sekarang ini di candi Ngawen.
      Pengunjung cukup mengisi nama dan alamat di buku kunjungan, terus bisa masuk gratis mengeksplore detil candinya ...
      Asik seperti itu tuh :)

      Delete
  44. Gila Loe 'Ndro...!!! Koment diatas kayak Orang KARNAVAL. hahahah...πŸ˜‚πŸ˜ƒπŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha ...
      Ini kan memang lagi festival ..., karnaval komentar gitu storynya, kang :D

      Delete
  45. banyak sekali ya gan situs sejarah yang ada di indonesia ini, sehingga menunjukan bahwa di abad lalu ada sebuah masyarakat yang singgah di negeri ini dan kini ada jejak nya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat betul pendapat mas Aidil.
      Berabad-abad lalu, pendatang dari India datang ke Indonesia membawa misi agama, kemudian dengan ketrampilan seni mumpuni masyarakat Indonesia jaman dulu ..., mereka mendirikan bangunan suci candi dengan perpaduan indah sentuhan seni Jawa.

      Delete
  46. Artikel travel berkualitas,.. suka sama tempat sejarah" Indonesia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih banyak opininya, masbro Habir :)

      Mari kita sama-sama sering mengulas tentang masa lalu sejarah Indonesia, agar generasi milennial ikut tergerak datang liburan bukan ke lokasi wisata kekinian saja.

      Delete
  47. bukan cuma kamu mas, akupun kalo melihat pesawat melintas, apalagi mendarat masih sangat excited :D. padahal udh sering traveling, ttp aja pesawat dan bandara itu kesukaanku dari dulu :).

    awalnya aku sempet heran pas baca namanya candi ijo. trnyata karena nama tempat daerahnya yaaaa. kupikir candinya ditutupi lumut hijau ato gmn :D.

    ga nyangka kalo di jogja masih banyaaak banget peninggalan candi yaa. slama ini yg aku tau terbatas banget berarti. palingan cm candi2 yg terkenal kyk prambanan. moga2 pas mudik besok ke solo, aku ada wkt lebih utk eksplor jogja juga :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooosss ..., kalo gitu kita, kak Fanny hahhaa :D.
      Gpp ya dibilang norak lihat pesawat landing juga melintas, abisnya memang terkesan excited, siiih ...

      Salut deh sama kak Fanny, yang udah terbiasa travelling around the world ..., tetap saja masih punya ketertarikan besar untuk liburan juga ke candi peninggalan sejarah Indonesia.
      Keren, kak ..

      Delete
  48. Replies
    1. Mantul juga buat nunggu menjelang tengah hari di hari Kamis ini, mas Tanza :)

      Delete
  49. Perjalanan mas Himawan penuh warna, gak heran yang komen ratusan dan panjang2. Suka keder kalo masuk di sini hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, ngga boleh keder begitu, BeDeeeee ...
      Ntar aku juga jadi ikutan keder loh, lihat postingan BeDe tentang hotel-hotel ketje.

      Yook akh, kita sama-sama ngga boleh pakai acara keder-kederan segala ... , cukup Ge-Er2an ajah hahahaha :D

      Delete
  50. Pembuatan Candi Ijo didaerah yang gersang dan tandus itu mungkin dimaksudkan lebih bisa fokus saat meditasi. Karena jauh dari pemukiman penduduk.:-D

    ReplyDelete
  51. p/s mas, SILA CLICK LINK INI YA. TQ:

    https://aniesandyou.blogspot.com/2019/04/terima-kasih-penghargaan-untuk-suku.html

    ReplyDelete
  52. dulu ada blogger travelling luar biasa cumilebaynamanya blognya lluar biasa bang mungkin anda bisa kesana menambah wawasan menulis yang sudah luar biasa ini

    ReplyDelete
  53. Bila jalan ke Candi Ijo sekalian juga ke Breksi ya, Bang, karena setarikan perjalanan.

    ReplyDelete
  54. tulisannya keren-keren ya abang, suka bacainnya

    ReplyDelete
  55. view dari lantai tertingginya oke juga, kurang banyak foto view sekitarnya kak, kayak negeri diatas awan ya

    lagi lagi tiketmasuknya murah pake banget, terjangkau buat semua kalangan.

    ReplyDelete
  56. memang luar biasa cagar budaya di indonesia ya gan, tersebar diseluruh penjuru negeri ;)

    ReplyDelete
  57. Candi Ijo, baru tau nih kl ada banyak Candi yg juga menarik dikunjungi selain Borobudur dan Prambanan *kudet πŸ˜‚, tp ngomong2 kl kesana membawa anak kecil menurut mas Himawan memungkinkan ga ya?

    ReplyDelete
  58. Baru tahu dari Candi Ijo bisa melihat landasan Adi Sucipto. Kemarin-kemarin waktu ke Candi Ijo nggak memperhatikan. Atau mungkin pas nggak ada pesawat lewat, jadi nggak sadar ya. Waktu itu saya lebih penasaran dengan areal reruntuhan yang di bawah, yang masih direka-reka bentuknya. Hebat ya orang jaman dulu, membangun kompleks candi luas banget, dengan peralatan sederhana.

    ReplyDelete
  59. Kalau ke jogja lagi perlu ngeluangin waktu 2-3 hanya untuk wisata candi saja, ditambah dengan Candi Ijo ini.

    ReplyDelete
  60. p/s mas, saya mau alamat rumah. sila mampir ke sini ya:

    https://aniesandyou.blogspot.com/2019/04/terima-kasih-penghargaan-untuk-suku.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kan himan dapat hadiah tu. Saya teman lama saja justru tidak dapat hadiah.

      Delete
  61. Aura sakral nya berasa yaaaa

    Btw aku Salfok langitnya mas..
    Ngedit pake apa fotonya mas, langitnya jadi keren banget begituu

    ReplyDelete
  62. Ahaha ahaha hampir gila aku. Mau komen harus scroll panjang😭😭😭emaak tolong buatin lip, eh lift...

    Btw, aku suka baca artikel trip karna penjabarannya rinci, jdi gak perlu ksana aku dh bsa rasain kwkwkw *Halu

    Dan maaf bang, aqoh lebih fokus ke langitnya. Uapik buanget😍😍😍

    Dan jempolku lelahπŸ˜­πŸ˜‚

    ReplyDelete
  63. p/s dont worry about posting budget. so far i can handle it. cuma beri sahaja alamatnya ya mas. saya akan post mulai bulan hadapan

    ReplyDelete
  64. Sama kayak yang disampaikan Kak Bintang. Jempolku juga capek scrolling waktu mau komentar. Ada nggak sih aplikasi lift scrolling ke bawqh / ke atas? Huahahaha...

    Aku selalu suka sama trip yang disampaikan. Detail & gambarnya lengkap. Yang bikin iri tuh, kenapa sih narsis banget Kakak? Kan aku jadi pengen.

    Aku pernah denger candi ini dari temanku di Jogja, eh kepo tapi nggak sempet mampir karena keterbatasan waktu.

    Tapi, sebab akibat ada artikel ini... Aku berasa sudah ke sana... Malahan kalau mau cerita ke temenku, bisa cerita lebih lengkap dong ke dia.

    Hehe... :)

    ReplyDelete