Saturday, September 1, 2018

Candi Umbul : Situs Pemandian Air Hangat

Kerajaan Medang atau disebut juga dengan kerajaan Mataram kuno adalah sebuah kerajaan besar yang pernah berjaya di pulau Jawa pada abad ke 7 Masehi. 
Penamaan dengan sebutan kerajaan Medang setelah lokasi kekuasaannya berpindah dari wilayah Jawa Tengah ke wilayah Jawa Timur akibat adanya situasi bencana alam dahsyat erupsi gunung Merapi, gunung berapi yang masih terus aktif kegiatan vulkanologinya hingga sekarang ini, meluluhlantakkan wilayah Jawa Tengah dan material vulkaniknya ikut menghancurkan dan mengubur sejumlah bangunan megah karya dari 2 dinasti besar, Wangsa Sanjaya beraliran agama Hindu Syiwa dan Wangsa Syailendra beraliran agama Buddha Mahayana.

Tak hanya candi Borobudur mahakarya dari Wangsa Syailendra saja di kabupaten Magelang yang terkubur selama ratusan tahun akibat erupsi vulkanik dahsyat gunung Merapi, gunung yang membatasi antara kota Yogyakarta dan kota Magelang, tapi juga mengubur candi Umbul, candi pemandian mata air hangat alami peninggalan Wangsa Syailendra yang kudatangi berlibur kali ini. 


Trip Of Mine
Situs cagar budaya candi Umbul.
Bagian tengah kolam pertama terdapat umpak relief lingga, diduga dahulu kala digunakan oleh para raja sebagai tempat bertapa

Dan sekarang, berlibur ke candi Umbul Magelang tak hanya mengenal wisata budaya semata tetapi juga sebagai wisata umum dikarenakan fungsinya yang dahulu kala dipercaya sebagai tempat kolam pemandian para pangeran dan putri raja juga petirtaan para raja dalam upacara keagamaan, digunakan sebagai kolam rendam untuk masyarakat umum.

Sengaja datang pagi hari di candi Umbul untuk melihat ...

Alarm aplikasi penanda waktuku berbunyi tepat jam 05. 00 subuh dini hari, tandanya harus segera bangun dari tempat tidurku dan segera mempersiapkan diri untuk bebenah, selanjutnya berangkat menuju ke destinasi situs wisata budaya pemandian air hangat candi Umbul di Grabag, kabupaten Magelang. 

Jaket tebal, sarung tangan dan syal kugunakan selama di perjalanan untuk antisipasi udara dingin dan kebetulan saat itu suasana masih tampak berkabut menandakan temperatur udara sedang turun.
Rute perjalanan menembus kabut kulalui melewati daerah Secang di jalan raya utama rute kota Magelang - kota Semarang, setelahnya melalui Grabag dan mengikuti papan rute arah petunjuk ke desa Kartoharjo. 
Sebenarnya lokasi destinasi situs wisata budaya pemandian air hangat candi Umbul lebih cepat ditempuh untuk tiba di tujuan melalui daerah Pringsurat, dengan jarak tempuh hanya sekitar 600 meter dari jalan raya utama kota Magelang - kota Semarang melewati perkampungan penduduk, tapi aku sengaja memilih melalui rute jalur Grabag untuk melihat pemandangan persawahan dan jejeran pegunungan di sepanjang perjalanan.
Karena sengaja memilih melewati rute perjalanan jalur memutar ini jarak tempuh tiba di lokasi lebih lama dan memang sengaja agar tiba di lokasi tepat jam 06. 00 saat jam operasional dimulai.

Kedatanganku berlibur ke destinasi situs  wisata budaya pemandian air hangat candi Umbul yang diperkirakan oleh para arkeolog sama usia pembangunannya dengan candi Selogriyo di Magelang, candi Gedong Songo di Ungaran dan candi Dieng di kabupaten Banjarnegara, merupakan kunjunganku yang telah kesekiankalinya, tapi baru kali ini aku sengaja datang berlibur kesana dengan jam keberangkatan pada pagi hari untuk melihat ..., permukaan air kolam rendam tampak dipenuhi uap tebal, seperti mendidih !.
Keunikan fenomena ini tak akan tampak seiring waktu dengan sinar matahari mulai meninggi.


Trip Of Mine
Jalan setapak menuju kolam pemandian dengan taman asri


Trip Of Mine
Gapura mengesankan jaman purbakala

Jam 06. 00 tepat aku tiba di lokasi destinasi situs wisata cagar budaya pemandian air hangat candi Umbul Magelang.
Sepi ?, tidak juga. 
Ternyata didalam areanya yang terdiri dari 2 kolam air hangat peninggalan purbakala telah terlihat 4 cowok sedang berendam, sepertinya mereka datang bersamaan karena mereka terlihat kompak membidik kamera bergantian diselingi dengan canda tawa, juga tampak 1 ibu setengah baya datang sendirian tak berselang waktu lama dengan waktu kedatanganku.

Dimanakah candinya ?

Untuk sebagian orang yang belum pernah mendengar nama destinasi situs wisata budaya pemandian air hangat candi Umbul dan belum kesampaian berlibur kesana pasti mengira jika bangunan candi satu ini seperti struktur bangunan candi pada umumnya, berdiri tinggi menjulang dan gagah.
Tapi candi yang terletak berada di lembah dan dikelilingi perbukitan juga persawahan ini, sekarang ini hanya menyisakan 2 buah kolam rendam air hangat alami disusun dengan batuan andesit berukuran persegi empat cukup besar, masing - masing berukuran sekitar 12, 5 meter x 7, 15 meter di kolam pertama dan berukuran sekitar 8, 5 meter x 7 meter di kolam kedua.


Trip Of Mine
2 kolam pemandian air hangat candi Umbul.
Kolam kedua dibuat lebih rendah dari kolam pertama


Trip Of Mine
Relief Kalamakara berada di kanan dan kiri undakan tangga

Aliran air rendam kolam pertama dialirkan melalui celah pemisah ke kolam rendam kedua.
Diduga struktur bangunan candi pada umumnya telah musnah, ini dibuktikan dengan diketemukannya sisa - sisa relief candi yang ditumpuk di beberapa lokasi di pinggir kolam rendam. 
Tampak disana relief gong berukuran besar, hiasan Kalamakara, arca Ganesha, potongan relief tubuh yang hilang bagian atasnya dan beberapa ornamen candi lainnya.


Trip Of Mine
Beberapa reruntuhan ornamen candi berada di tepi kolam pemandian

Di dalam kolam rendam air hangat berwarna bening sedikit kehijauan yang mengandung zat belerang dan zat Saphopryl bagus untuk kesehatan kulit juga mengobati reumatik ini terdapat beberapa umpak berupa arca lingga dan yoni. 


Trip Of Mine
Uap air panas di permukaan kolam pemandian seiring matahari meninggi tak tampak lagi ...

Di sela - sela bebatuan landasan kolam ditumbuhi subur lumut berwarna hijau dan terasa lembut saat dipijak terselip gelembung - gelembung air muncul dari dalam tanah.
Gelembung - gelembung air ini terlihat sangat jelas dan terus mengalir deras tanpa pernah berhenti sejak dari ribuan tahun silam ..., hingga sekarang ini.

Di tengah kolam pertama, tepat sejajar dengan tangga berhiaskan Kalamakara di kedua sisinya, berdiri 1 arca lingga rata di bagian atas permukaannya. Diduga dahulu kala arca lingga tersebut dipergunakan oleh para raja melakukan semedi dalam upacara keagamaan.

Awalnya aku ragu untuk berendam ...

Saat aku tiba di lokasi destinasi situs wisata cagar budaya pemandian air hangat candi Umbul, udara pagi masih menyisakan dingin yang cukup membuat badan menggigil kedinginan meski jaket tetap terus kukenakan.

Aku memilih terlebih dahulu mengamati bentuk reruntuhan relief candi yang diletakkan di samping kolam dan memotret keseluruhan areanya.
Awalnya aku ragu untuk berendam ..., tapi kok sayang juga jika telah sampai di lokasi malah membatalkan diri berendam, udara yang terus terasa dinginlah yang membuatku ragu untuk segera berendam menikmati manfaat zat air mineralnya. 
Airnya selain dipercaya mengobati penyakit kulit, rematik, pegal - pegal juga dipercaya masyarakat setempat untuk kebugaran dan kekenyalan kulit.

Setelah suasana lokasi sepi, hanya ada aku dan ibu setengah baya yang tampak enggan keluar berendam dari kolam pertama, aku memutuskan untuk segera berganti property untuk membuat dokumentasi foto untuk pelengkap artikelku ini dan suatu kebetulan juga akhirnya suasana terlihat sepi karena aku lebih menyukai foto di suatu lokasi yang tampak tak terlihat crowded penuh orang di latar belakang foto.


Trip Of Mine
Air mineralnya bening kehijauan pengaruh dari lumut lembut di dasar kolamnya

Kain traditional produksi pengrajin rumahan sekitar candi Mendut kupilih untuk property foto kali ini dan memilih tak mengenakan baju agar nuansa etniknya terlihat, meski terus terang sebenarnya saat itu aku ..., ng* ..., mengigil kedinginan berkali - kali wwkkwwkkk !.

Lokasi :
Jalan. Candi Umbul, Grabag, Perkebunan, Kartoharjo, Kabupaten Magelang

Tiket :
Rp. 8. 000 ,_ , berikut beaya parkir
[ Info harga tiket sewaktu - waktu dapat berubah ]

Jam Operasional :
06. 00 - 17. 00


Tips berlibur di candi Umbul :
▪ Perhatikan jam buka dan jam tutup operasional, terutama untuk yang tidak membawa kendaran pribadi, karena tidak tersedia sarana angkutan umum melewati depan lokasi.
Sarana transportasi umum berupa bus besar jurusan Magelang - Semarang hanya berada di jalan raya utama dan hanya beroperasional mulai dari jam 05. 00 sampai jam keberangkatan terakhir jam 17. 00.

▪ Di sekitaran lokasi tidak terdapat sarana penginapan.
Jika datang dari luar kota dan memilih bermalam di Magelang, sebaiknya terlebih dahulu menentukan pilihan bermalam di hotel atau losmen yang banyak terdapat di kota Magelang.

▪ Tak perlu khawatir tentang makanan dan minuman.
Di dalam komplek tersedia warung makan menyediakan beberapa menu pilihan, hanya sayangnya tak menyediakan kuliner atau oleh - oleh khas Magelang.


192 comments:

  1. Wakakakak ... usaha banget buat pose di fotonya. Pagi-pagi gitu sudah ada orang yang berendam di sana? Wah, itu sekalian mandi pagi rupanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuakakakakaka πŸ˜… ..,
      dingiiin banget, kak Dyah .. !.
      Demi pose foto dibela-belain buka-bukaan baju berujung menggigil kedinginan.

      Iya, kak disana sepagi itu udah ada 5 orang termasuk aku.
      Semuanya yang berendam dan mentas setelahnya juga pada menggigil ..., cepat-cepat pada nutupin tubuhnya pake handuk πŸ˜…

      Delete
    2. weee poto Mas admin menggelikan...kombinasi kain pantai dan topi miring....sungguh bikin saya kesemsem...abis

      Delete
    3. Kok bisa ya mas, menggelikan tapi ... ng* .. bikin kesengsem .., hahaha πŸ˜… .. hayoo ngapusi ya ?.

      Delete
  2. Dari konstruksinya yang cenderung melebar, sepertinya ini candi Budha ya mas?

    Btw di Bergas ada juga pemandian air hangat, namanya Candi Ngempon. Kalau ngempon saya pernah ke sana kerna cukup dekat. hehe

    Salam mas.

    Sehat selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul candi Umbul ini candi Buddha, mas Rifan.

      Oya, di Bergas ada candi pemandian air hangat, mas ?.
      Waaah ... menarik itu, mas !.
      Wajib kudatangi nih lokasinya.
      Pengin berendam sekalian buat artikel 😁

      Salam kembali, mas Rifan.
      Sehat selalu juga.

      Delete
    2. Siaap...
      lokasinya di Bergas tidak terlalu luas, namun kita melihatnya sebagai produk /cagar budaya sisa kejayaan masa lalu. :D

      Btw, dulu saya penelitian skripsi anak-anak saya ajak ke sana untuk investigasi membuat laporan berita. hehehe.

      berkesan banget deh dengan candi ngempon bergas. :D

      Delete
  3. Jadi pengen mandi nih aku mas... Kira2 ada gadis yang mau mandiin aku nggak..?? πŸ˜±πŸ˜±πŸ˜³πŸ˜³πŸ˜‚

    Candi umbul..Mungkin kalau istilahnya bisa dikatakan Petilasan juga kali yaa!! Karena banyak menyimpan sejarah kerajaan mataram kuno...ditambah ada pemandian untuk sang raja dahulu yang masih tetap dilestarikan sampai sekarang..

    Namun karena kemajuan zaman aura candi umbul dan tempat pemandian air hangatnya tak ubahnya tempat wisata..πŸ˜„πŸ˜„


    Awas handuknya melorot lho mas!...πŸ˜±πŸ˜±πŸ˜±πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuahahaha πŸ˜‚ ...
      Kainnya kuiket kenceng kok, mas Satria πŸ˜‰, takut melorot beneran ntar kliatan pake swimwear miniiim ... , hahahaha πŸ˜…!

      Kayaknya ada yang mau mandiin mas Satria deh πŸ˜‰ ...
      Itu, loh .., bidadari 'penunggu' kolam kolam pemandian ..
      xixixi

      Yups, kalo istilah dari keraton semacam petilasan yang fungsinya untuk bertapa atau semedi, mas.

      Delete
  4. Ohh ternyata di Grabag ada tempat wisata yg keren ya, kpn2 bisa meluncur ksana ah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo ke Candi Umbul untuk ngerasain mandi ala raja-raja Mataram kuno, mas Aris ☺

      Selain belajar sejarah, air mineral di candi Umbul bagus untuk kesehatan kulit.

      Delete
  5. sudah seperti orang kerajaan deh, tinggal nyebur ke pemandian :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe 😁 iya nih, kak Evrina ..., rasa-rasanya beneran jadi orang kerajaan berada di situs petirtaan raja-raja.

      Delete
  6. Sayang ya, candinya sudah berubah jadi reruntuhan. Untung masih ada tempat berendamnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sebenarnya sangat disayangkan hanya tersisa kolam berendam, untungnya airnya hangat alami dan mengandung mineral baik untuk kesehatan kulit dan tulang kita.
      Airnya bikin awet muda, looh πŸ˜‰ ..., kulit jadi kenyal jika kita rutin berendam disana.
      Keren yaaa ... 😁 !

      Delete
    2. Saya tidak boleh mandi di situ dong. Nanti saya malah berubah jadi anak-anak, heheheh.

      Delete
  7. Minggu ini jalan jalan ke Candi umbul, senengnya bisa mengeksplore nusantara.. bawain airnya Mz buat oleh oleh xixixi,
    Putri raja dulu mandinya di kolam kayak gitu kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayolah kak Risna kita jalan-jalan bareng yook πŸ˜‰ ...
      Ntar ya kalo aku ke candi Umbul lagi kubawain airnya 😁

      Kolam mandi putri raja zaman dahulu kala kemungkinan besar memang berbentuk kolam seperti candi Umbul ini, kak.

      Terpaut ribuan tahun setelahnya ..., keraton Ngayogyakarta Hadiningrat membangun petirtaan juga mengikuti petirtaan keluarga raja Mataram kuno.
      Nama petirtaan yang dibuat oleh Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat adalah petirtaan Taman Sari.

      Delete
    2. Pengeen ikut tapi gak boleh kemana mana, 😒😒,

      Kaya di pemandian kerajaan arabasta (one Piece) ya Mz apa mereka dapet referesi dari Candi umbul juga?

      Wah sepertinya mau ke yogja lagi kalau sudah omongin Taman Sari nih hihi, akunya kapaaaan ? 😒

      Delete
    3. Ckckck ..., bener-bener yaa kak Risna ini anak emas anak kesayangan umi dan abinya 😁 ..., ngga dibolehin kemana-kemana 😀
      Takut kak Risna hilang hihihii 😁

      Oh, bisa jadi yaa kerajaannya One Piece terinspirasi dari kolam pemandian candi Umbul Magelang ini ya ... πŸ˜…

      Udah sih ke Taman Sari,tapi belum ditulis artikelnya 😁

      Delete
  8. Mana mas lumutnya?
    Kok g diajak Poto bareng mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumutnya malu,ngumpet didalam kolam,mas πŸ˜…

      Tadinya sih pengin kuajak selfie gitu ..., eeeh ... malah pada ngumpet πŸ˜‚

      Delete
  9. Horeeee ke tempat permandian air panas lagi. Hehe. Asyik sekali ... bikin iri.

    Meskipun, seperti yang ditulis, bukan bangunan candi megah/besar pada umumnya, tapi yang saya kagum adalah relief-reliefnya dan arca seperti Kalamakara (baru pertama tahu relief ini) dan Arca Ganesha.

    Btw salam sixpacks hahaha. Topinya teteupppp.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeaaayy ..., ke kolam pemandian lagi .., hehehe 😁
      Kolam rendamnya kali ini peninggalan jaman purbakala.

      Oh, kak Tuteh baru pertama kali ini lihat relief Kalamakara ?.
      Ntar kapan aku liburan ke candi yang ada relief Kalamakara utuh, kufotoin buat kak Tuteh, ya.

      Hahahha, aku ngga sixpacks kok πŸ˜…

      Delete
    2. Asyyiiikkk terima kasih, iya ditunggu foto Kalamakara-nya. Sekaligus bikin pos terpisah soal relief itu juga boleh hahahaha sejarahnya atau apanya begitu.

      Errrr kalau itu bukan sixpacks, maka disebut apaaaaaaa 8,5 sixpacks seperti di filem India? :D

      Delete
    3. Siap 8,5, kaaak ...,eh* kok jadi siap 8,5 hahaha πŸ˜‚
      Gegara disebut 8,5 perutku jadi kebablasan ngetik angka 8,5 🀣!.

      Delete
    4. Huwakakakak siap 86! :p 8,6 :p ecieeee.

      Delete
    5. 🀣 naik angkanya niih ...

      Delete
    6. Sedikit naik, asal jangan drop ke satu ya :p

      Delete
  10. wah seru ya, bisa jalan-jalan, mengenal sejarah, sekaligus merelaksasi tubuh dgn berendam. Tempatnya sepi lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seru, kak Reezumi ☺.
      Berbeda dengan kebanyakan lokasi candi lainnya, di candi Umbul ini kita sambil berendam bisa mengamati susunan batu kolam yang berusia ribuan tahun silam.

      Sepi saat pagi, kak 😁
      Coba siang dikit datengnya ..., ramai.

      Delete
  11. Selalu suka dengan sejarah2 masa lampau. Jadi ingin berkunjung juga.

    Permandian air hangat knapa bs kedinginan ya mas?? Padahal masih berdiri di air. Hehehehehehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo atur jadwal liburan ke candi Umbul, mas Ian ☺

      Airnya sih hangat dan saat itu cenderung terasa panas, kontras dengan suhu udara pagi yang dingin, mas ..., bikin menggigil.

      Terasa banget saat keluar berendam dari kolam, begitu tubuh ngga di dalam air ... brrrrr ... , dingin banget.
      Kulitku sampai muncul bintik-bintik merinding tanda kedinginan, mas.

      Delete
  12. Hahahah keliatan banget yang usaha. Bayangin behind the scene yang kedinginan setelah jeprat jepret bikin ngakak deh hahahah

    Tapi cakep deh picnya. Eh, air panas dari umbul gini aslinya panas banget gak sih ? Atau cuma anget-anget ? Belum pernah nyemplung ke dalam umbul panas soalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuahahaha ... πŸ˜‚
      Begitulah adanya, kak Rina.
      'Maksain' diri dingin-dinginan melawan udara dingin ngga pakai baju hahaha ...

      Ntar kak Audie ke candi Umbul, cobain datang pagi di lokasi, ya πŸ˜‰
      Bersiap-siaplah untuk ... menggigil juga ..., hahhaaha πŸ˜… !.

      Air kolam candi Umbul ini anget agak cenderung panas, kak.
      Uniknya, airnya ngga berbau belerang sama sekali.

      Terimakasih fotoku dibilang cakep ..., xixixi 😁
      Ngga sia-sia usahaku wkkwwkk πŸ˜‚

      Delete
  13. Ini tempatnya damai banget Mas. Kayakanya enak berendam Di sore Hari sambil menikmati pemandangannya. *Masukin bucket list hehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mas Didy πŸ‘Œ.
      Datang saat sore hari juga nyaman buat berendam air hangat sambil duduk-duduk santai lihat perbukitan.
      Kalau mau ngerasain menggigil karena udara dingiin, datang pagi hari ya 😁

      Delete
  14. Padahal airnya hangat ya...kenapa ga berendam lebih lama hihii.. Ngeri sih lihat warna airnya takut ada ular atau binatang melata lainnya wkwkwkwkwk... Enak sambil minum kopi pas berendam gitu yah. Wiih jgn2 body nya six packs hahaha coba kebuka kainnya uups! hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Howaaa 😲 ...,
      Kak Nu .. Nu ..ruul #tergagap bolehnya getooh ...
      wuaakakakaka 🀣 !.
      Kalo kain kebuka, yang terlihat cuma swimwear minim πŸ˜‚

      Dijamin aman berendam di kolam air hangat Candi Umbul kok,kak.
      Belum pernah ada berita kejadian binatang masuk atau berada didalam kolamnya.
      Kapan ada waktu, yok liburan ke candi Umbul, kak ... , berasa seperti keluarga kerajaan jaman dahulu loh 😁

      Delete
  15. Bagusnya kesana pagi-pagi banget ya, biar bisa liat kabut menyelimuti kolam. Tempatnya kok agak spooky gitu ya mas, hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagusnya sih gitu, datang ke candi Umbul pagi-pagi banget, kalo bisa tepat pas jam buka, mas Suhendra.
      Bisa lihat kabut seperti di fotoku urutan yang pertama dan ..., sekaligus ngerasain sensasi udara dingiiiin dan ngerasain air hangat 😁

      Delete
    2. Maaf lupa balas komen tentang agak spooky 😁.

      Tempatnya mungkin kelihatan agak spooky karena aku berfoto tanpa kelihatan ada orang lain di foto, mas.
      Kalo pas rame banyak orang, ngga kliatan spooky kok, mas.
      Malah kesannya kayak dawet gitu .., wkkwkk πŸ˜…

      Delete
    3. mungkin karena baru pertama kali saya liat, jadi seperti spooky gitu... dawet, pada ijo gitu ya, hahaha

      Delete
  16. wah boleh dicoba nih. cedak Solotigo :)
    anakku seneng banget diajak jalan-jalan ke candi. apalagi kalau bisa berendam pasti dia seneng bianget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih ..., novelis kondang mampir berkomentar di post candi Umbul.
      Terimakasih udah mampir kak Yessi ⚘
      Sukses terus novelnya πŸ‘Œ.

      Iyo kak candi Umbul Magelang iki cedak karo Solotigo.
      Kebetulan nih anak kak Yessi suka banget diajak jalan-jalan ke candi ..., kapan ada waktu diajak kesini, kak.

      Delete
  17. murah banget tiketnya mas dengan biaya parkir lagi , pemandangannya juga bagus , saya tuh paling suka air hangat karena dia melancarkan peredaran darah mas apalagi kalau penderita stroke Insya Allah bisa terbantu dengan rutin mandi air hangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas Kadir rata-rata destinasi wisata di Jawa-Tengah memasang tarif ngga tinggi.
      Semoga hal ini jadi contoh wilayah lain ngga memasang tarif tinggi, ya.

      Aku sempat kaget pernah baca artikel tentang air terjun di Sentul tarifnya ..., mahaaaal !.
      Masa weekday 30K, weekday 50K.
      Itu mah terlalu dikomersialin menurutku, mas ..., kan obyek wisata juga milik seluruh warga.

      Betul apa kata mas Kadir, kandungan mineral air hangat alami atau air panas alami mampu mengobati stroke πŸ‘.
      Sudah banyak pasien tersembuhkan setelah secara rutin berendam disana.

      Delete
  18. Ooh candi umbul ini tinggal reruntuhan aja ya?
    Tapi yang tertinggal kolam pemandian para putri raja.
    Kalau berendam harus bayangin jadi raja atau putri dulu ya?

    Ouw..Ouw.. Aku harus utup mata akh lihat foto brader buka-bukaan begini. Hihihihi...
    Btw boleh tahu ini fotonya waktu sebelum atau sesudah berendam? Habis nggak kelihatan basah
    badannya brader?
    Kalau pas berendam apa topinya nggak basah?
    Boleh dong kalau pingin lihat brader tanpa topi? hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh wouw .. 😲
      tanpa perlu dibayangin dulu lah jadi putra atau putri raja sebelum nyebur ke kolam, ntar malah kepleset nginjak lumut gegara hilang konsen keasikan berkhayal dan berjalan sok anggun ala-ala putra putri raja saat menuruni undakan anak tangga ke kolam ...,
      hahahaha 🀣 !!.

      Fotoku ini dibuat sebelum nyebur berendam, itupun ngga pake lama beraksi di depan kamera 😁, soalnya ya itu tadi ... dingiiin banget udaranya. Betulan menggigil.

      Fotoku ngga pakai topi?, nah itu foto profil akun G+ ku ngga pakai topi.
      Topi atau ikat kepala memang kupilih jadi trademark atau ciri khasku ☺

      Delete
    2. Oh maksud ku setelah turun ke kolam dulu berendam baru ngebayangin jadi putra putri raja.. Kalau lagi jalan sudah ngebayangin jadi putri bisa kepleset gulung kuming.. :)

      Oh I see so. your picture without hat is your trade mark. okelah kalo brgitu.

      Btw.. apakah Celyn sudah pernah diajak ke kolam rendaman di Candi Umbul ini brader?

      Siang panas- panas begini memang enaknya kum-kum ya?
      Panas euy di kotaku..

      Delete
    3. Gulung kuming itu apa sih artinya ya πŸ€” ?.
      Aku baru dengar sekarang istilah itu 😁

      Celyn belum pernah ke candi Umbul.
      Dulu waktu sepulang dari liburan di Ayana Gedong Songo Ungaran tadinya pada mau ke candi Umbul, malah kebablasan rutenya ..., jadinya saat itu batal.

      Iya, nih sekarang di kotaku juga kerasa panas udaranya.
      Mungkin, efek akan pergantian musim.

      Delete
  19. Wah seru sekali.. punya pengalaman seperti itu . . Nyebutnya apa tuh, traveler, backpaker, kemping ya kemping ya, liat pemandangan dan peninggalan bersejarah, kereenn. Aku menikmati cerita di setiap tulisannya dan aku pikir kolam pemandian ini air hangat loh, taunya dingin yaa.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyebutnya apa ya, kak Bella ... hihihii ..., mungkin yang tepat traveller niatan bingits berangkat subuh-subuh dari rumah demi lihat uap di atas kolam πŸ˜…

      Airnya hangat kok, kak Bella.
      Udara paginya yang mana tahaaaan .... πŸ˜‚

      Delete
  20. Keren-keren mas, kain pantainya ganti dengan kain batik pasti lebih sip mas, biar terlihat seperti orang kerajaan gitu. haha pasti dingin banget pagi-pagi udah berendam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, mas Harmansyah ⚘.
      Iya ya benar juga pendapat mas Harman seandainya aku gunain kain batik pasti kesan etnik dan eksotiknya dapet banget ..., karena berada di kolam peninggalan Mataram Jawa kuno.
      Ntar kapan kesana lagi kuulangi dan kulaksanain saran jempolan dari mas Harmansyah πŸ‘

      Pooll dingin udaranya, mas ...
      Kulitku sampai muncul bintik-bintik akibat menggigil kedinginan 😁

      Delete
  21. Makasih infonya ya Mas ^^
    pengalaman yang seru banget loh Mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, kak Nelly.
      Terimakasih juga udah berkunjung dan senang baca postku ini ⚘

      Semoga jadi referensi liburan kak Nelly selanjutnya ☺

      Delete
  22. segar...
    jaman dulu kolam seperti ini sudah mewah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul, mas Tomo πŸ‘.
      Kadang ngga habis pikir, bagaimana caranya pada jaman purbakala dahulu sanggup membuat pahatan sedemikian presisi πŸ€”
      Jika dilihat dari dekat batu pinggiran kolam bisa ditatah rata seperti itu ..

      Delete
  23. serius mas saya senyum-senyum dengan foto mas Himawan dengan kain tersebut... lho..lho kok gini fotonya...ha ha ha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaahaa ...,
      kaget ya lihat fotoku kali ini buka-bukaan ya, kak Monica πŸ˜‚ ?

      Tadinya malah aku foto cuma pake swimwear segitiga doang di lokasi ini, tapi setelah dilihat hasil fotonya koook ..., minimalis bangeet hahhahaa 🀣
      Akhirnya kututupin pake kain πŸ˜‚ !.

      Untungnya kain memang sengaja kubawa untuk cadangan berfoto!

      Delete
  24. sipek mas badanya, kasih resep dong mas Himawan biar sispek seperti itu. Terkait kolam pemandian yang diceritan via postingan ini, apakah memiliki kahasiat terterntu mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh,perutku ngga six pac kok, mas Martin 😁.
      Ini cuma sisaan bentuk perut yang lumayan pernah jadi waktu duluuu banget pernah ikut ngegym.

      Air mineralnya bermanfaat untuk kesehatan kulit,tulang, syaraf juga mampu menghilangkan pegal-pegal dan mampu bikin kulit jadi kenyal, mas.
      Tentunya harus secara rutin berendamnya.

      Saat mas Martin dan keluarga nanti ke Sendangsono Magelang, mampir ke candi Umbul ya, mas ..., nyobain berendam disana.

      Delete
  25. Mas apakah tempat ini dekat dengan Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong?

    kemudian Seminari Muntilan. Tahu mas...?

    katanya di daerah salah tiga...Pernah berkunjung ke seminari muntilan mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lokasi candi Umbul ini jauh dari kelenteng Sam Poo Kong Gedong Batu, mas.
      Masih sekitar 2 jam lagi.

      Setauku seminari adanya di kota Magelang, mas.
      Kalau Muntilan aku belum pernah dengar keberadaannya.

      Seminari berada di pinggir kota Magelang dan letaknya berada di daerah Mertoyudan, tepat di pinggir jalan utama.
      Komplek sekolahnya besar, mas.

      Delete
  26. Benar nggak kang itu candi Buddha? MMengingat-ingat pelajaran sejarah dulu hehe,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nilai rapor anda πŸ’―% betul, Idaham 😁.
      Candi Umbul merupakan situs peninggalan agama Buddha dari wangsa Syailendra.

      Delete
  27. Eh..aku penasaran juga d sama tempat ini mas. Ini dalam nggak sih tempat pemandiannya itu? Trus seberapa hangat...? Aku pernah yang di baturaden...udah jalan jauhhhh...mau ke pemandian air hangatnya itu...eh, ternyata airnya buthek itu...malah jdnya ga tega buat masuk. Malu juga ding. Rame soalnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo tuntaskan penasaran kak Sulis datang ke candi Umbul Magelang hehehe 😁 ...

      Kedalaman kolamnya setinggi dada orang dewasa, kak.
      Airnya hangat cenderung panas.

      Oyaaa ..., air panas di Baturraden butek kak ?.
      Aku baru tau sekarang dari kak Sulis.
      Aku dulu waktu masih sekolah saat ke Baturraden tapi ngga sempat berendam.

      Hahaha ..., kalo malu berendam di kolam terbuka yang rame, datangnya saat pagi hari saja, kak.
      Kayak aku ke candi Umbul ini, saat pagi masih sepi.
      Siangan dikit udah deh pasti ramee ... πŸ˜…

      Delete
  28. Dasar kolamnya aman untuk berendam? Soalnya terlihat hijau dan kalau ada lumutnya biasanya licin. Jadi takut deh buat berendam, khawatir jatuh... Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dijamin bergaransi eh* salah ding, maksudku ..., aman-aman saja, kak.
      Dasar kolamnya dipenuhi batu-batu seukuran kepalan tangan manusia ( juga merupakan batu purbakala) juga ada bongkahan sisa candi dan beberapa umpak.
      Kesemua dasar kolamnya berlumut hijau dan lembut banget dipijak, kak ..., mungkin bisa jadi jenis tanaman lumut itu juga udah terbentuk dari ribuan tahun silam.

      Delete
  29. kenapa tempat ini nampak sunyi je? tak ramai orang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena saat itu di pagi hari, kak 😁. Dan aku sengaja berfoto saat lokasi terlihat sepi.

      Kalau mulai siang sedikit, tempatnya ramai penuh pengunjung.

      Delete
  30. serasa menjadi raja ya kan berendam di pemandian raja hehe

    sepertinya aku nggak bakal ikutan berendam kalau sampai disana
    takut tenggelam hehe becanda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya berasa menjadi seorang raja tanpa dayang-dayang nyebur ke kolam pemandian, kak Ummi Hani 😁

      Tubuh jadi rileks setelahnya, kak.
      Ayoo ..., beraniin aja berendamnya..

      Delete
  31. Mantap nih mas, buat ngobatin penyakit gatal gatal,, tempatnya juga bagus ya mase, sudah di renof jadi mirip kolam gt, makasih atas informasinya mase.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuralat dikit komentarnya mas Dwi tentang kolamnya,ya mase.
      Kolam rendamnya dari jaman purbakala memang berbentuk seperti itu,mase.
      Sebelumnya terkubur material vulkanik gunung Merapi selama ratusan tahun.

      Betul, air mineralnya mampu menyembuhkan gatal-gatal, rematik juga stroke.

      Delete
  32. Belum pernah coba ke magelang,, kalau dilihat dari gambarnya pemandian umbul airnya jernih juga..πŸ˜€

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook kapan punya waktu liburan main ke Magelang, mas Indra.
      Selain ada candi terbesar di dunia, candi Borobudur juga ada banyaaak banget situs-situs candi purbakala.

      Ngga cuman candi, wisata kekiniannya juga banyak pilihannya,mas ☺

      Betul, mas Indra kalau candi Umbul ini airnya jernih dilihat aslinya.
      Kalau difoto airnya kelihatan kehijauan itu karena pantulan lumut di dasar kolam ☺

      Delete
  33. Wah ternyata candi umbul cuma tinggal kolam pemandian ya. Saya paling suka situs sejarah seperti itu, buat tambah pengetahuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas saat ini komplek candi Unbul yang tersisa hanyalah berupa 2 kolam.

      Diduga pondasi candi masih terpendam didalam tanah, belum ada penggalian lebih lanjut.

      Sama seperti mas Agus, aku juga suka banget liburan ke situs candi dan situs sejarah lainnya.
      Disana kita ngga cuma sekedar liburan, tapi juga sekalian belajar sejarah ribuan tahun lalu dan yang jelas ..., sekaligus mengagumi cara pembuatannya dahulu kala bisa sedetil itu, padahal saat itu alat modern sama sekali belum ada.
      Betul-betul keren πŸ‘

      Delete
    2. Selain kerajaan Medang pada abad ke 7, sebenarnya ada beberapa kerajaan yang lebih tua seperti kerajaan tarumanegara tapi sayang kebanyakan cuma ketemu prasastinya.

      Kira-kira tuh di sekitar kolam ada harta Karun nya ngga ya? Lumayan kalo ada.

      Delete
    3. Betul, mas.
      Selain 2 dinasti besar, Wangsa Sanjaya dan Wangsa Syailendra sebenarnya masih banyak kerajaan lainnya, tapi hanyalah kerajaan 'kecil'.

      Ayook mas Agus jadi ketua pencari harta karun ... πŸ˜‰πŸ˜

      Delete
  34. dengan topi itu mestinya tak perlu kain, dan posisi yang tepat mungkin berendam dengan ekspresi gembira, mengesankan seorang koboi sudah ada yang datang ke Jawa pada zaman kerajaan dulu. di tempat saya kalau mau mandi air hangat datangnya ke Obyek Wisata Guci

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idenya mas Affip jempolan, pake topi tapi ngga pakai kainπŸ‘,cuman ada tapinya,mas ...

      Saat itu aku aku cuma pake swim wear minim ..., hahahahaa πŸ˜…
      Ntar kesannya jadi pamer aurat 🀣.
      Ada sih foto yang pake swim wear dan kukenakan topi, tapi ngga berani kusertain di artikel 😁

      Yuuup, Guci πŸ‘Œ !.
      Aku udah ngincer pengin kesana lagi ..., buat artikel.
      Seingatku aku udah 3 kali ke Guci, mas tapi duluu banget.

      Delete
  35. Demi foto mas himawan rela sok cool nggak pakai jaket bahkan baju, hahaha... Biar menyatu dengan alam ya mas?

    Betewe kenapa ya mas kalau matahari mulai meninggi fenomena air mendidihnya berkurang? Hmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha ... sok cool 🀣 !.
      Bener bener beneer, padahaal setelahnya ..., aku masuk angin.
      Suerr, aku masuk angin beneran sesampai dirumah, kak πŸ˜….


      Pengaruh apa ya, aku juga kurang paham sebenarnya penyebabnya apa kok uap ngga terlihat saat hari mulai menjelang matahari meninggi ..., apa kalah terang sama sinar matahari πŸ€” ?

      Delete
    2. Ya ampun, gara-gara keeksisan itu jadi sakit deh... Kasihan mas himawan. Hehe

      Apa mungkin air sudah menyesuaikan dengan suhu lingkungan yang juga mulai memanas barangkali, mas. Entahlah, tapi ini kayaknya berkaitan dengan ilmu fisika, dan saya udah lupa. Hihihi

      Delete
  36. Beuh kak himawant lucu banget sampingnya hihihi,, btw itu mau nanya boleh ga kak? wkwkwkk perutnya one pack apa six pack tu penasaran soalnya difotonya dari samping sii jadi gak jelas hahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Double pack bentuknya, kak ... wkwkkwwkk πŸ˜‚

      Wadooh ini komentarnya sebagian besar kok ngebahas perut siih ..., hahahaa ...
      Yook akh ngebahas candinya saja 😁

      Delete
    2. Ssssttt ... wuakakakakaka πŸ˜‚
      Kayak judul lagu 'jangan bilang siapa - siapa'

      Jangan bongkarin rahasia doong, mas Djangkaru 🀣

      Delete
    3. wkwkkwkw... ayoo semoga menuju six pack ya hahahaa.. soalnya lebih menarik ngebahas perut one packnya ka himawant dibandingkan candinya hahahahaa..

      Delete
    4. Ohh Myyyyyy God 😲 ... kak Vika malah lebih tertarik ngebahas perutku daripada si candi ...,
      Tolooong !
      #CepatNarikKainSampaiKeDada
      Wuuakakakakaka 🀣

      Kumaha atuh iyeu πŸ€”

      Delete
  37. Pemandian mengandung yang belerang, sungguh cocok bagi yang lagi punya masalah dengan kulit.
    Harga tiketnya juga murah dan sangat murah itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul 100% opini mas Djangkaru.
      Air mineralnya bermanfaat buat kesehatan, tiketnya juga terjangkau πŸ‘

      Delete
    2. ayokk bareng2 kesana biar kuliitnya makin bersih dan cuco wkwkwk

      Delete
    3. Yok ayook ... yok ayook 🎢🎡
      #SambilNyanyi

      Kak Vika bawa handuk lebaaar yaa .., kan lumayan tuuuh buat ngegelar nyaman duduk okai di samping kolam rendam πŸ˜…

      Delete
    4. Hahahahha ... πŸ˜…
      Ya ayook .. :)

      Delete
  38. Pemandian air panas jadi keinget Baturraden

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, mas Riza πŸ‘Œ
      Aku malah belum pernah ke pemandian air panas Baturraden 😊

      Delete
  39. Replies
    1. Kapan ada waktu liburan, diagendakan berendam ke pemandian air hangat, kak Lenny πŸ˜‰

      Delete
  40. Jos gandos mas Himawan. Aku suka banget lihat foto sampeyan. Kayak model kawakan gt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh semalam aku mimpi apa yaa ... πŸ€” ?, hihihi ... pagi-pagi gini dapat komentar plus plus dari kak Lisa 😁

      Terimakasih banyak dilihatnya begitu ya, kak ⚘

      Delete
  41. Itu pemandian air hangat ditambah suasana nyaman dan bangunan candi kuno cuma bayar 8000.. Kebangeten murahnya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe itulah hebatnya Jawa-Tengah, mas Heri ..., ngga memasang tarif tinggi.
      Bahkan beberapa situs candi ngga menetapkan beaya masuk alias gratis, hanya kewajibannya pengunjung diminta mengisi buku daftar kunjungan wisatawan.

      Delete
    2. Betul mas.. Andai harga ini jg ditetapkan di pemandian swasta pasti banyak yg piknik tiap hari

      Delete
    3. Sependapat, mas Heri πŸ‘Œ
      Sayangnya banyak sekali destinasi wisata memasang tarif tinggi.
      Aku pernah membaca post tentang destinasi air terjun di wilayah Jawa-Barat yang bikin kaget membacanya ..., masa memasang tarif 40 ribu ??.
      Waah kalo itu menurutku terlalu mahaaal.

      Delete
    4. betul. kecuali ada akses cepat dan tanpa capek utk bisa sampai ke air terjun, harga segitu bisa jadi murah ya mas..

      Delete
  42. Wah manteb ya... tapi kok sepi ya mas....
    Foto sampean kayak model mas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Whoaaaa ... lagi-lagi dikomentari seperti ini 😊 ..., terimakasih terimakaasih, ya mas Adhi hihihi ..

      Lokasinya kelihatan sepi memang aku sengaja milih berfoto saat ngga kelihatan orang kok, mas.
      Dan kebetulan datang saat pagi hari, kalau siangan dikit rame kayak kolam renang gitu, mas 😁

      Delete
  43. Ternyata jojo buka baju nyontoh foto model di sini ^_^. Nice post mas, smg gak masuk angin kelamaan buka baju :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eiiits, siapa itu si Jojo yang ikut-ikutan ngga pakai baju, bang Day πŸ˜… ? ..., hahhaaha !.

      Ayooook, Jojo cepetan pakai baju, yaaa ..., ntar masuk angin kayak aku deh πŸ˜‚

      Delete
  44. di tempatku cuma satu pemandian seperti ini mas, tiketnya 15 k parkir 2 k

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama lokasinya apa ya, mas Rusdi ?.
      Aku pengin searching lokasinya barangkali suatu saat nanti kesampaian datang ke kota mas Rusdi.

      Delete
  45. Sang Raja tiba dari kahyangan ya mas mau mandi pagi. Hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha bli Eka bisa ajaaa nih ... πŸ˜‚

      Raja datang dari kahyangan para krucil 🀣

      Delete
  46. Seru banget ya kalau liat gaya nya mas Himawan.
    Nampak seperti sang Raja di era milenial, ehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuakakakakaa ... ini lagi komentar mas Fajar bikin aku ngakak bacanya πŸ˜‚

      Ini kok bukannya pada mengomentari situs kolam pertirtaan, malah mengomentari gaya foto aku sih ... ?, wwkkwwk πŸ˜‚ !

      Delete
  47. wahhh panas panas enak tuh berendam mandi mandi disitu wkwkwk

    Itu perutnya asli begitu atau lagi tahan napas mas?
    Kerennn masih rata. Kok aku umur segini udah buncit aja -_____-
    #SalahFokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwwkkkwkk ..., dijamin cepet mateng kulitnya panas-panas berendam di kolam hangat terbuka πŸ˜…

      Kayaknya sih ..., seingatku ..., saat itu aku tahan nafas, Aul 🀣
      #SambilNgelihatPerut

      Ngga apa-apa perutmu buncit, malah enak loh ..., doimu bisa bobo'an manja di perutmu tuh hehehe πŸ˜‰

      Delete
  48. Mantaff nih, saya jadi inget waktu ke Magelang 2 th lalu, emang Magelang tuh lebih adem dan pemandangannya indaaah nian❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Sandra sendiri yang bilang begitu loh, ya ...,
      murni aku ngga bisikin dari belakang ya,kak ..., kalo Magelang itu memang pemandangannya indah dan udaranya adem 😁

      Terimakasih opininya, kak.

      Delete
  49. mantap euy

    kayaknya asik berendam di suasana dingin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoiii, betul mas Arif πŸ‘Œ.
      Udara dingin bikin betah berendam, begitu keluar dari air ... brrrr ... kerasa banget udara dinginnya.

      Delete
    2. Iya, mas Awan.
      Kapan saat liburan ke Magelang, berlibur ke lokasi ini yok, mas ...
      Merasakan jadi pangeran sesaat hehehe 😁

      Delete
  50. wahhh kudu dikunjungi ini kalo ke Magelang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip, kak Prisca πŸ‘Œ
      Semoga jadi bekal info lokasi saat liburan ke Magelang nanti.

      Delete
  51. Pas eksplore Magelang dulu belum kesana, ternyata keren juga ya.. Usaha bangat itu mah rela kedinnginan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha ..., jadi malu nih kalo teringat kedinginan gegara foto buka-bukaan baju πŸ˜…

      Ntar Idris pas ke Magelang nengokin ibu kost di Mertoyudan, coba datangi candi Umbul ya ...
      Terbilang mudah kok rute lokasinya.

      Delete
  52. Hayo mas, segera nyemplung biar badan lebih anget dikit.. hehehe..
    Dan memang enak berendam di air hangat, apalagi sumbernya alami,,
    lebih segar lah.. hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook nyemplung bareng, bli Eka ... hehehe 😁

      Yups, berendam air hangat atau air panas langsung dari sumbernya itu rasanya ... sesuatoh bangeets πŸ˜‰
      Sensasinya lebih beda, apalagi berendamnya di situs peninggalan ribuan tahun lalu. Wah !

      Delete
  53. Wah, jadi seperti suasana kerajaan zaman dulu ya. Thanks kak infonya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, suasana kolamnya bikin seperti berasa saat pada jaman dahulu kala ..., ribuan tahun silam.

      Thanks juga ya udah berkunjung.
      Salam sukses πŸ‘Œ

      Delete
  54. apa benar2 hangat mas airnya
    jika hangat berarti bisa untuk obat pegal2 mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar 100% airnya hangat dan memang mampu meredakan pegal-pegal badan, mas Tomo.

      Unik kan ..., ada candi ribuan tahun berbentuk kolam petirtaan atau pemandian πŸ‘.

      Kalo pemandian keluarga raja berusia ratusan tahun, mungkin banyak lokasinya, mas.
      Tapi kalo kolam pemandian merupakan peninggalan purbakala ribuan tahun ..., sangatlah sedikit jumlahnya.

      Delete
  55. Liburan terus Mas, ajak2 donk, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoook, mas Rustam kita liburan bareng yok πŸ˜‰ ...
      Kan seru nih liburan bareng-bareng sesama blogger hehehe ..

      Delete
  56. Asyik juga tuh berendam air hangat sambil belajar sejarah juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, liburan sambil belajar sejarah itu kegiatan mengasyikkan.
      Sependapat, mas Rudi πŸ‘Œ

      Delete
  57. Sepertinya asyik juga kalau liburan sambil belajar tentang sejarahnya sekalian ya, jadi ingin liburan ke sana hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss kita samaan, kak πŸ– !.
      Suka liburan sambil belajar sejarah sekaligus.

      Siip, kapan saat kak Anisa liburan ke Magelang, pemandian candi Umbul ini dimasukkan ke daftar kunjungan πŸ‘

      Delete
  58. Asyik sekali ya, kalau airnya hangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Unik banget kan, kak Mega ..., situs candi ribuan tahun silam mata airnya hangat alami.

      Hebatnya, air alami mengandung belerang itu dari dulu sampai sekarang ngga pernah berhenti mengalir deras ...

      Delete
  59. Dari gambarnya suasananya nyaman banget ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, suasana di candi Umbul terasa nyaman, kak.
      Area tamannya tumbuh subur pepohonan rindang, jadi makin betah berlama-lama disana.

      Delete
  60. Wisata air hangat dengan tiket yang cukup murah, rasannya perlu kesana ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoook ke candi Umbul, kak Alvi ..., ajak teman-teman barengan kesana nyebur di kolam air hangat purbakalanya ☺

      Delete
  61. Jadi pengen wisata kesana bareng keluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siiip, kak Diana πŸ‘Œ ...
      Ikut kudoain kelak kak Diana dan keluarga kesampaian liburan ke Candi Umbul, sekaligus merasakan manfaat air mineralnya.

      Delete
  62. Kalau ada wisata air hangat seperti itu enak ya, langsung nyemplung aja, tidak takut dingin lagi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ..., enak banget, kak Tika 😁 .., ngga takut lagi kedinginan karena berlama-lama di dalam kolam air hangatnya.

      Lokasi pemandian candi Umbul peninggalan purbakala ribuan tahun silam ini selalu ramai kunjungan wisatawan saat mulai menjelang siang sampai mendekati jam operasional tutup,kak.
      Ditambah dengan suhu udara Magelang yang cenderung sejuk ...

      Delete
  63. manatp sekali bang
    tapi sepertinya lebih cocok kalo bang himawan pake blangkon gitu deh hehe
    biar keliatan seperti di zaman kerajaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah, mas Agung 😁 ...
      Seharusnya aku memang gunain blangkon buat berfoto di candi Umbul, cuman sayangnya aku ngga punya propertynya ..., jadilah aku pakai topi ala cowboy πŸ˜…

      Jadi ceritanya nih seorang rodeo nyasar ke pemandian raja jaman purbakala .. xixixi 😁

      Delete
  64. wow airnya niscaya bisa membuat kulit menjadi kenyal, nahh itu aku mau hehehe. Kan mayan irit ongkos ke dokter kulit hehehe
    sayang sekali ya sisa peninggalannya cuma pemandian ini aja, jadi kalo rame malah mirip pemandian umum gitu ga sih mas? tapi paling ngga sampe sekarang masih dijaga & dilestarikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuuh kan kak Ainun ... air alaminya mampu membuat kulit jadi lebih kenyal jika sering berendam disana.
      Jadilah kita ngga perlu ngabisin banyak beaya buat perawatan di dokter kulit 😁

      Betul,yang penting situs peninggalan jaman purbakala ini tetap wajib dijaga dan dilestarikan dengan baik.

      Kalo ke candi Umbul pas suasana kolamnya rame,kayak dawet,kak Ainun πŸ˜…
      Makanya aku sengaja milih berangkat pagi buat kepentingan artikel blog ini, biar kolam terlihat sepi pengunjung 😁

      Delete
  65. baru tau ada candi ini, kadang lewat sekitar sini, kapan2 mesti diampiri, menarik bisa berendam mumpung adem hawane

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kirain selama ini .., kamu udah pernah ke candi Umbul, mas.
      Ternyata belum pernah tow ?.

      Ayook ke sana, mas.
      Apalagi sekarang lagi terasa adem udaranya ..., enak loh adem - adem koyo ngene nyemplung ke kolam pemandian air hangat ala seorang raja jaman dahulu 😁

      Delete
  66. Dulunya mungkin buat mandi para raja ...cocok banget hawa dingin mandi air hangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul mas Dwi.
      Menurut catatan sejarah kolam petirtaan ini digunakan untuk sarana mandi dan bertapa para raja.
      Selain itu juga digunakan ritual mandi para putri kerajaan.

      Delete
  67. Demi untuk postingan yang unik, kita kudu berkorban ya Mas.
    Hahaha.
    Baidewei habis kedinginan pasti makannya banyak, iya kan ;)

    Tapi aku kurang sreg tuh dengan topinya, Mas.
    Harusnya cukup dengan kain, lebih maskulin dan menyatu dengan suasana.
    Tapi itu menurutku lho ya.
    Please no heart feeling.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul 22nya pendapat kak Rosanna hehehe 😁 ...

      Yang pertama tentang berkorban banyak hal buat postingan yang unik.
      Kita wajib tampil beda penyajian dengan artikel lokasi yang serupa yang sudah pernah diposting orang lain.

      Yang kedua ..., hahahaa ... aku langsung ngakak duluan πŸ˜‚ ...
      Bener bangeet kalo .., semestinya aku tuh saat itu ngga pakai topi cowboy begitu.
      Tapi udah terlanjur, ya udah ngga apa-apa πŸ˜…

      Terimakasih pendapat dan sarannya, kak ⚘

      Delete
  68. Buset asli niat amat subuh-subuh udah berangkat mau mandi. hahaha. Kalo aku mah malas banget bangun buat mandi. Tapi udara dingin begitu berendem air belerang sih emang enak, cuma berasanya nanti pas keluar dari air, baru deh kedinginan hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha ..., kulakukan demi postingan nih berangkat subuh-subuh buat ngejar lokasi keliatan sepi dan lihat uap tebal di atas kolam πŸ˜…

      Betuuul kata kamu ..., setelah keluar dari air .. brrr ... dinginnya udara pagi baru kerasa πŸ˜…

      Delete
  69. Hai Mas Himawan, saya berkunjung dengan wajah berbeda ni hehehe
    Mas Ganteng semalam kami sekeluarga berbincang tentang Magelang (seminari Muntilan), Sendang sono dan lain sebagainya.

    Termasuk candi umbul (tempat pemandian air hangat) yang mas posting ini.

    Yups saya bicara seperti ‘so tahu’. Lantas mertua nanya, “memang martin tahu dari mana?” saat itu saya buka blognya mas di laptop dan kami sekeluarga dikusilah tentang tempat-tempat wisata.

    Intinya maturnuhnun mas sudah menghadirkan ulasan yang jadi refrensi kami sekeluarga untuk berlibur di Magelang dan tentunya seminari muntilan hehehe.

    Lantas terkait blog
    Jika boleh sedikit saran ya mas. Hanya saran ya. Jangan marah.

    Supaya mata tidak pegal, mungkin dari “.... Wangsa Syailendra beraliran agama Buddha Mahayana” di enter biar jadi dua paragraf.
    ***
    Kemudian paragraf ketiga “.....suasana masih tampak berkabut menandakan temperatur udara sedang turun” di enter,

    sehingga Bagian

    “....Rute perjalanan menembus kabut kulalui melewati daerah Secang di jalan raya utama rute kota Magelang - kota Semarang, setelahnya melalui Grabag dan mengikuti papan rute arah petunjuk ke desa Kartoharjo.” Menjadi paragraf keempat mas.

    Dan seterusnya mas.

    Menurut saya dengan cara itu supaya mata tidak pegal. Mohon maaf yo mas, hanya saran.

    Abaikan saja mas jika tidak berfaedah. Salam hangat mas, selamat berhari minggu. Semangat terus melukis cahaya dalam aksara untuk pariwisata Indonesia. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wouw ..., terus terang saya betul-betul kaget campur aduk senang sekaligus terselip rasa malu membaca komentar dari mas Martin !.

      Saya langsung membayangkan saat halaman artikel blog saya dibuka dari laptop di depan seluruh keluarga mas Martin untuk membicarakan lokasi wisata yang akan dikunjungi saat liburan ke Magelang nanti ...
      Tau ngga, mas ..., jika itu jadi satu cerita kejutan buat saya 😊.
      Ngga nyangka, ternyata info lokasi wisata yang saya datangi jadi inspirasi lokasi liburan keluarga mas Martin.
      Plus terselip malu juga foto saya ngga pakai baju di post ini dilihat rame-rame keluarga mas Martin ... hahahaha πŸ˜….

      Satu lagi yang bikin saya kaget dan terharu membaca masukan dari mas Martin tentang penempatan spasi untuk post saya satu ini.

      Mas Martin secara detil dan sama persis menuliskan rentetan kalimat yang saya tulis di untuk diberi spasi atau enter, agar mata pembaca tidak terasa lelah.
      Saya langsung berpikir ...,
      Bagaimana cara mas Martin menuliskan rentetan kalimat yang saya tulis ditulis sama persis di kolom komentar ?.
      Apakah semua rentetan kalimat tersebut terlebih dahulu di tulis dulu di selembar kertas untuk kemudian ditulis ulang di kolom komentar ?.
      ...., itu benar-benar wow banget, mas !.

      Saya ngga nyangka mas Martin dengan teliti memperhatikan penulisan artikel saya.
      Untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih, mas Martin ⚘.
      Akan segera saya laksanakan mengatur spasi seperti yang mas sarankan.

      Salam sejahtera buat keluarga besar mas Martin.
      Tuhan berkati.

      Delete
    2. Ini aku setuju pakai banget sama Mas Martin.

      Istilahnya agar user friendly (ramah pembaca)

      Jadi, supaya lebih nyaman, kalau bisa satu paragraf itu maksimal 3-4 baris dan maksimal 20 kata.

      Selanjutnya kudu buka paragraf baru.

      Semoga berkenan ya :).

      Delete
    3. Terimakasih banyak juga kuucapkan buat saran dari kak Rosanna ⚘.

      Baik, kak artikel selanjutnya akan kuikuti saran dari mas Martin dan kak Rosanna agar mengatur paragraf agar lebih nyaman dibaca.

      Senang rasanya diberi perhatian dari kalian ☺.


      Delete
    4. Jangan marah yo mas Himawan, di atas hanya saran. Pemikiran saya dan mungkin sahabat simanjuntak hanya untuk lebih kece lagi, artinya karya yang sudah baik ini akan jauh lebih baik lagi jika dilakukan demikian.

      Soal buka baju, iya mas, keponakan saya malah bilang mas Himawan lebih cocok jadi Chef, tidak tahu dasar pemahaman anak muda itu apa, lantas saya hanya senyum-senyum saja karena tidak tahu mau jawab apa kwkwk.

      Kemudian soal komentar saya. saya pakai dua HP mas. Satu lihat tulisan mas, satu komen. ya kelihatan ribet si, cuma tulisan mas kan sudah lengkap sekali dan sangat baik untuk pembaca. jadi supaya lebih baik lagi sebagai teman kan harus memberi masukan yang sekiranya bermanfaat. Jika diterima ya Puji Tuhan, jika tidak pun ora opo opo asalkan persahabatan rasa saudara tetap terjalin to mas. siap. salam hormat.

      Delete
    5. Tentu saja saya malah banyak berterimakasih atas kepedulian dan perhatian dari mas Martin dan kak Rosanna.
      Artinya tulisan saya disimak dengan sungguh2, bukan hanya dilihat sepintas lalu.

      Wkkwkk ..., ngakak saya baca celetukan dari ponakan mas Martin.
      Bagus juga komentarnya, memacu saya mulai belajar masak sedikit2 😁

      Salam persaudaraan, sahabatku πŸ€—


      Delete
  70. Habis foto gitu masuk angin gak om? Hahhhaa.
    Niat banget ya fotonya sampai bela2in pergi pagi gitu, wkwkwk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, Hans πŸ–
      Kemana aja nih lama ngga kelihatan ?.
      Lama ngga nongol, manggilnya langsung om ... dududu .. , waduuh πŸ˜…

      Wkkkkkwwwkk ..., suerr beneran aku langsung masuk angin sepulang dari sana πŸ˜‚
      Berangkat masih gelap subuh, sampai sana buka-bukaan baju ... wkkkwwwk !

      Delete
    2. terniat ini :) hahaha tahan perut jg gk pas foto? :D

      Delete
  71. hemm, bisa jadi tempat bulan madu ni sama istriku , :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aseeek ... 😁
      Duh, yang lagi pengin ngerasain hanimun-an πŸŒ•πŸŒ• ... hehehe ...
      Berduaan nyebur kolam air hangat alami

      Delete
  72. baru tau ada candi ini ada pemandian air panasnya juga..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Unik ya, mas Riza ..., candinya berupa kolam air panas.
      Asik buat nyebur 😁

      Delete
  73. baru tahu.. kalau di Magelang ada candi pemandian air hangat begini. Duh, pas kemarin jalan-jalan cuma mampir ke Borobudur aja, hiks hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah asik yaaa yang habis liburan ke candi Borobudur πŸ˜‰

      Lokasi candi Umbul pemandian air hangat ini terpisah cukup jauh dari lokasi candi Borobudur, kak Eri
      Ditempuh kira-kira setengah jam lebih.
      Kapan-kapan ke Magelang, mampir liburan ke candi satu ini, kak ..

      Delete
  74. Waduh kalo liat tempat-tempat begini jadi pengen kesana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook ke lokasi banyak candi, mas Roli ... πŸ˜‰
      Selain liburan juga belajar sejarah dan tentunya ... buat bikin dokumen foto 😁

      Delete
  75. Jadi kangen berendam di air anget alami, kalau di tempat saya di Guci mas, di kaki gunung slamet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Zainal ..., taukah sebelum aku membaca komentar dari mas Zainal ini aku baru saja komunikasi dengan salah satu familiku yang tinggalnya di Brebes sekaligus bicarain tentang ..., Guci 😁

      Eh, ngga taunya datang komen dari mas Zainal tentang Guci hehehe ..
      Aku kangen suasana Guci, mas, pengin kesana lagi.

      Delete
    2. oo.. jadi ini nunggu dulu ya biar bisa pose kyk gini hihihi...

      Delete
    3. Xixixi ... 😁, begitulah, kak

      Delete