Tuesday, June 12, 2018

Kebun Tebu Gendu : Lansekap Fotogenik Perkebunan Tebu

" Berlibur di perkebunan tebu ? ... ,loh ada keistimewaan apa sih disana, liburan kok milih lokasi di kebun tanaman penghasil gula ? ".
Sangat mungkin dan bisa jadi orang langsung akan langsung bertanya seperti itu, jika diajak berlibur ke suatu area perkebunan tanaman penghasil gula yang memiliki ciri khas batang pohonnya menjulang cukup tinggi, memiliki ketinggian di atas rata-rata ukuran tinggi badan orang dewasa ini.
Pertanyaan yang muncul selanjutnya, pasti tentang keistimewaan apa yang dipunyai oleh lokasi perkebunan tebu itu ... , ada alasan apakah yang bikin banyak orang jadi tertarik untuk menyempatkan waktu datang berlibur disana.
Toh, perkebunan tebu juga cukup banyak terdapat dimana - mana ... .
Eh, di kotaku sendiri perkebunan tebu ngga ada, ding ... , bagaimana di kotamu apakah ada lokasi perkebunan tebunya ?.

Bukan sekedar tampilan perkebunan tebu biasa. 

Pertanyaan bernada sangsi seperti itu, pasti akan terjawab dan terbukti sudah setelah berada tiba di lokasi perkebunan tebu yang sebenarnya bukan suatu lokasi wisata ini ... , ternyata memang benar pemandangan lokasi hamparan tanaman tebunya sangat memikat mata dan pasti membuat siapapun berkeinginan untuk segera berfoto disana.

Trip Of Mine
Kembang tebu bermekaran, terlihat eksotis.

Bentuk lahannya bukan sekedar berbentuk datar seperti bentuk kebun tebu seperti biasanya, tapi ribuan tanaman tebu ditanam disusun berundak mengikuti kontur lahan tebing, menciptakan pemandangan bergradasi menawan ..., terlebih saat dilihat dari jalan raya cukup menukik tajam dari arah kedatangan dari sebelah utara dan pada saat pohon kebun tebu berbunga serentak berwarna putih keabuan menghiasi keseluruhan area perkebunannya, tampak seperti hamparan permadani menakjubkan.

Trip Of Mine
Hamparan tanaman perkebunan tebu Gendu, tampil memikat dengan latar belakang deretan perbukitan.

Pemandangan indah dan fotogenic itu dilengkapi dengan latar belakang pemandangan alam jejeran perbukitan eksotis tampak di kejauhan.

" Sejatinya, perkebunan tebu ini adalah perkebunan tebu biasa. Fasilitas disanapun hanya terbatas adanya gazebo, spot selfie dan kedai makan di pinggir jalan raya. Namun berkat keindahan lansekapnya, perkebunan tebu Gendu ini tampil memikat di kamera ".

Perkebunan tebu milik pabrik gula PT. Madukismo ini berada di jalur menuju dari dan ke sejumlah lokasi wisata alam yang terdapat di Kulon Progo, seperti : gua Kiskendo, air terjun Kedung Pedut, Gunung Lanang, Goa Maria dan ke sejumlah lokasi wisata menarik lainnya.
Lokasi tepatnya berada di kiri dan kanan jalan Raya Kaligesing, dusun Gendu, kabupaten Kulon Progo.

Trip Of Mine
Jalan Raya Kaligesing, keberadaan lokasi perkebunan tebu Gendu.

Di Yogyakarta sedikitnya ada 2 lokasi lahan kebutuhan pangan yang karena berkat keindahan pemandangan lansekapnya mendadak menjadi ramai dikunjungi oleh banyak orang untuk berlibur dan berfoto, terutama para pecinta selfie dan pecinta fotografi.
Hasil fotografi karya mereka dilokasi sempat menjadi viral di aplikasi sosial media. 

Perkebunan tebu Gendu dan pertanian sawah Sukorame, area lahan tanaman kebutuhan pangan melengkapi daftar panjang pilihan alternatif lokasi liburan musiman di Yogyakarta.
Bedanya terletak di keberadaan lokasinya, jika perkebunan tebu Gendu berada di sebelah utara kota Yogyakarta dan mengandalkan keindahan mekarnya bunga tanaman tebu berwarna putih sedikit keabuan, sedangkan pertanian sawah Sukorame lokasinya berada di sebelah selatan kota Yogyakarta dan mengandalkan suburnya tanaman padi berwarna ijo royo - royo. 
Keduanya memang menawarkan lansekap pemandangan alam memikat.

Mencicipi penganan khas Kulon Progo di kebun tegu Gendu.

Setelah puas mengelilingi ke semua area perkebunan, bahkan juga sempat blusukan di pematang perkebunannya demi menuntaskan keingintahuan seperti bagaimana sensasi rasanya berjalan berada ditengah - tengah ' himpitan ' jejeran pepohonan tebu tinggi menjulang di kiri dan kanan pematang ... , 

Trip Of Mine
Jalan setapak perkebunan tebu Gendu.

hiiks ternyata serat daun tebu itu agak terasa kasar saat mengenai tubuh, ya.
Dan tentunya juga tak ketinggalan membuat dokumentasi berlibur di area perkebunan tebu seluas sekitar 3 hektar ini.
Cukup terasa melelahkan, tapi menyenangkan.

Berada di tepi jalan raya, tepat di depan area perkebunan tebu sebelah barat terdapat beberapa deretan warung sederhana menjajakan kuliner untuk melayani kebutuhan pengunjung dan kebetulan salah satu warung disana menjajakan kuliner penganan traditional khas Kulon Progo.
Adanya warung kuliner penyedia penganan traditional khas Kulon Progo seperti yang terdapat di area perkebunan tebu Gendu ini, terbilang cukup sulit ditemui keberadaannya di sejumlah area lokasi wisata yang berada di Kulon Progo.

Trip Of Mine
Berfoto sesaat dengan ibu pedagang kuliner penganan traditional khas Kulon Progo.

Karena memang berkeinginan mencicipi makanan khas traditionalnya, saat itu aku memilih penganan tempe benguk dan geblek, dengan harga Rp. 500 ,_ per satuannya.
Dimeja dagangannya tersedia penganan geblek mentah yang dapat dibeli untuk oleh - oleh dan juga tersedia penganan geblek matang siap saji dalam keadaan masih panas selesai digoreng.

Seperti apakah tampilan penganan traditional khas Kulon Progo, geblek dan tempe benguk ?.

▪  Geblek

Adalah penganan terbuat dari olahan berbahan dasar tepung ketela pohon dan tampilannya berwarna putih.
Bentuk penganannya menyerupai sebuah rangkaian mata rantai.
Besarnya bentuk ukuran penganan dan jumlah rangkaian mata rantai bervariatif, tergantung pembuat yang mengolahnya.
Minimal jumlah mata rantai terdiri dari 2 rangkaian, jika diamati bentuknya menyerupai angka 8.

Trip Of Mine
Penganan geblek dan varian geblek berbentuk menyerupai penganan pastel.

Rasanya gurih, tanpa ada rasa pedas dan saat digigit terasa agak kenyal.
Kini sesuai minat permintaan konsumen, penganan geblek bentuknya ada yang  divariasi menyerupai penganan pastel, berisikan olahan tempe bercita rasa agak pedas.

▪  Tempe Benguk

Terbuat dari kacang Koro, sejenis kedelai namun berukuran lebih besar.

Trip Of Mine
Penganan tempe benguk dan sate telur puyuh menu pelengkapnya.

Cara memasak tempe benguk yang paling khas di Kulon Progo adalah dengan cara diolah menjadi besengek yaitu semacam proses dibacem, namun menggunakan perasan santan kelapa dan proses memasaknya santan menjadi kental.

Rasanya terpuaskan sudah berlibur di perkebunan tebu ... , dengan membuat dokumentasi foto kenangan berlibur di lansekap berpemandangan unik dan fotogenic, juga berkesempatan menikmati penganan traditional khas daerah setempat disana.

Trip Of Mine
Untuk berfoto model siluet pun, pemandangan alam kebun tebu Gendu tetap memesona.


Lokasi : 
Jl. Raya Kaligesing, Gendu, Kaligono, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Kulon Progo.

Tiket : 
Tidak dikenai beaya, hanya dikenai beaya parkir kendaraan.

125 comments:

  1. Tempatnya bagus, dan saya pengen pagi datang kesitu, Mas.
    Masih banyak tempat di Kulon Progo yang pengen saya datengin, Mas. Dan selalu penasaran. Terlebih akan curugnya. Duh..he

    Betul juga ya, sekilas saya lihat itu makanan emang menyerupai angka 8..he Seperti lanting. Jadi pengen deh itu sate telur puyuhnya, Mas. Udah lama gak makan sate itu..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook mas Andy dateng pagi kesana pasti tambah bagus pemandangannya ..
      Saat aku kesini waktu itu udah menjelang sore.

      Iya betul,mas curug - curug disana keren.
      Aku juga pengin ke curug Bendo.

      Hehehe iya bener ya penganan geblek mirip angka 8 😁
      O,suka telur puyuh, ya mas ?.
      Enak, tapi kita ngga boleh keseringan makannya karena kandungan kolesterolnya berkali-kali lipat dibandingkan telur ayam,mas.

      Delete
  2. Wah indah ya bang pemandangan kebun tebunya, di tambah makan" :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe 😁 ..
      Seneng soalnya kesampaian nyicipin makanan khas daerah setempat di lokasi liburan.

      Iya ya indah pemandangan perkebunan tebu satu ini, Mayuf .., lokasinya tampak fotogenik.

      Delete
  3. pas tanaman tebunya lagi tumbuh putih-putihnya itu bisa dijadikan lokasi prewedding juga mas..

    asyik juga lokasinya..
    mungkin bisa dikembangkan ya tempat wisatanya biar lebih ramai..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, sependapat ..., bli Eka πŸ‘Œ
      Saat kembang tebunya bermekaran seperti ini, lokasinya cocok banget buat pemotretan prewedding.
      Hasil fotonya akan tampak romantis.

      Semoga ya, kedepannya disana ngga cuma dilengkapi 2 gazebo untuk bersantai dan 1 spot panggung selfie ... ,tapi juga dilengkapi fasilitas wisata lainnya.

      Delete
    2. ayo mas, diusulin, biar cepat ramai disana, hehehe..
      kalau wisatanya berkembang, masyarakat disana juga kebagian lapangan kerja yang banyak.. apalagi ini destinasi yang belum banyak dikembangkan, pasti laku mas..

      Delete
    3. Coba yaa ntar aku usulin ke kelurahan sana .. kalo aku pas lewat kesana lagi 😁

      Betul,bli.
      Kalo dijadiin lokasi wisata, bisa datengin pemasukan buat warga desa.

      Delete
  4. Owalah.. Namane Kebun Tebu Gendu.. Baru tau namanya, padahal dulu sering lewat.. haha

    Kayaknya sunrise di sini bagus karena menghadap timur..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha..samaa kalo gitu, Pras πŸ˜ƒ.
      Seingatku ada 5 kali aku lewat perkebunan tebu ini, tapi baru tau kali ini namanya.

      Yups,betul .. bagus lihat sunrise dilokasi ini.
      Kembang tebu akan terlihat kuning kena sinar matahari pagi.

      Delete
    2. Kurang ditambahi tulisannya tu biar orang-orang pada mampir..

      Delete
  5. bagus untuk lokasi film horor nih mas dikejar boneka penunggu sawah atau apa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkkkwwkk πŸ˜… ..
      Kok buat lokasi film horor sih,mas Rusdi ?.

      Eits, tapi kayaknya iya juga ya .. buat setting film horror bisa juga ya.
      Barangkali ide mas Rusdi dilirik produser film horror dan mas Rusdi jadi pemainnya 😁

      Delete
  6. Wah...wahhhh.....baru tahu nich klu ternyata Mas Himawan adalah Direktur PT. TEBU..... asikkk bisa numpang magang nich...... :) sekalian bisa icip icip si Tebunya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oops .. bukaaan ... bukaan, kang Nata πŸ˜…
      Aku bukan direktur PT.Tebu.

      Eiits, tapi siapa tau yaa .. doa kang Nata ini terwujud beneran aku jadi direktur perkebunan disana, setelah dibaca pemilik perkebunannya 😁

      Pastiii .. kang Nata dan teman-teman semua kuajak icip-icip gigitin batang tebu.

      Delete
    2. Iiihhh kalo udah ketemu Kang Nata n Mas Hino pasti bAkalan lucu nih �� aamiin aja kalo siapa tau ntar punya perkebunan tebu dll kan demen traveling hehehe.

      Delete
    3. Owh .. hahahahaa .. πŸ˜‚
      Komen-komenanku sama Kang Nata dibaca kak Nurul ..
      #WajahLangsungMemerah 😊

      Iya nih kak dikira Kang Nata aku seorang direktur perkebunan tebu ... xixixi 😁

      Diaminin ya,kak termasuk doa kak Nurul juga suatu saat aku beneran jadi direktur perkebunan tebu dan lain-lainnya ...
      Terimakasih doanya Kang Nata dan kak Nurul 😁

      Delete
  7. Kok aku selama ini ga kepikiran ya mas, bener juga. Kebun tebu itu tempat foto yang kece, mirip2 foto di alang2 gitu ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo gitu sama,kak Zefy 😁
      Tadinya aku juga ngga kepikiran perkebunan tebu bagus buat lokasi foto, terlebih selama ini lihat kebun tebu cuma datar biasa dan pasti sulit mengambil foto karena ketinggian pohonnya.

      Ternyata di lokasi perkebunan ini lansekapnya berundak, jadi tampilan kembang tebu mudah terlihat dari letak yang lebih tinggi.

      Iya,betul tampilan tanamannya rada mirip ilalang ☺

      Delete
  8. Saat tebu berbunga
    Ternyata menawan juga ya

    Andai aku disana
    Memandang hamparan tabu lama-lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar kata kak Anisayu
      Kembang tebu tampil ayu
      Bikin orang terpaku

      Delete
  9. Kalau dilihat sekilas sih, kayaknya memang tidak ada keistimewaannya apa² kebun tebu tersebut. Tetapi kalau lahan yang dijadikan kebun tebu itu berundak-undak, sepertinya memang sangat bagus dijadikan tempat untuk refreshing. Apalagi kalau tempatnya di area perbukitan. Pasti sangat indah memandang kembang tebu yang menari-nari disapu angin. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mas Djacka ... karena kebetulan lokasinya yang berundak, kebun tebu ini jadi tempat yang cocok buat liburan melihat kembang tebu tertiup angin dan cocok buat lokasi pemotretan.

      Delete
  10. disekitarku juga mulai banyak yang mengunjungi perkebunan tebu,, lebih banyak buat Prewedding :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah keren itu,mas Masirwin ...
      Dimanakah lokasi tempat tinggal mas ?, aku penasaran pengin lihat perkebunan tebunya.

      Delete
  11. Waaah ga ada foto tebu yg berundak2nya ya mas? Padahal kepo mau lihat. Kayak undakan sawah gitu nggak sih penampilannya?

    Btw, itu keren banget yaa.. foto dijalan tengah2 kebun tebu. Instagramable banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya lokasi yang kliatan jelas berundak (dilihat dari jalan raya menukik) ngga kufoto,kak.
      Karena mau markir kendaraan di turunan jalan menukik rada sulit.

      Instagramable banget pemandangannya ya 😁
      Udah gitu gratis lagi .. wkkwwkk

      Delete
  12. Mas himawan ini ncen travel blogger panutankuuu.. Kebun tebu aja bisa dijadikan tempat wisata ya, di tempatku ada juga mas. Tapi kata orang2 banyak babi hutannya, makannya lewat doang udah was2 aku.. Hhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuiih .. ngga nyangkaa .. top travel blogger dari Banjarnegara kak Ella Fitria ngasi komentar yang bikin aku cengengesan 😁 .. hehehe ..
      Terimakasih kak Ella ⚘

      Howaaa .. kok serem yaa perkebunan tebu di kota kak Ella ada babi hutannya ... 😲
      Jangan foto disitu kalo gitu,kaaak ..
      Ntar lagi gegayaan foto, eeeh .. diseruduk .. 😣

      Delete
    2. Njuk aku bayangin lg pose trs disruduk masπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Wuakakakakaaa πŸ˜‚ ..
      Suereeem yaaa !.

      Ngeri banget disruduk babi hutan 😣

      Delete
  13. Beeeh pasti keren ini, sayang ditempat ane sepertinya ga ada perkebunan tebu atau semacamnya, yang putih2 dipucuknya itu apa om??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama seperti dikotaku kalo gitu ya, ngga ada perkebunan tebu.
      Pucuk berwarna putih-putih kembang tebunya, om ☺

      Delete
  14. ini baru namanya wisata murah meriah ya, harga jajanan yg dijual warga setempat murah banget 500 rupiah aja, kayaknya aku blm pernah nyobain 2 makanan itu, kalo sejenis tempe bacem yang manis2 ya jadi ngebayangin mungkin ga sedikit beda rasanya

    kalo tebu nya berbunga putih gitu apik jadinya, kayak di pegunungan2 gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sependapat,kak Ainun .. lokasi wisata murmer,ngga nguras isi kantong dan apik pula lokasinya.

      Rasa tempe benguk besengek rada ada kemiripan sama rasa tempe bacem.
      Yang paling kentara berbeda saat dilihat dan disantap adalah ukuran besarnya biji koro (semacam kedelai),kak.

      Delete
  15. Wah memang indah ya pemandangannya. Salut deh sama yg jeli melihat potensi wisatanya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,kak Farida.
      Ngga nyangka ya, perkebunan tebu jadi tujuan lokasi wisata banyak orang dan jadi lokasi berburu foto lansekap unik disana.

      Delete
  16. Menarik mas!! Bisa keliling terus πŸ˜„πŸ˜„ Cuma ada yang unik dari kebun tebu tersebut yaa!! ...Tanamannya tidak terlalu tinggi lebih dominan merunduk kebawah...

    Soalnya yang saya tahu pohon tebu bisa tinggi menjulang terlebih kalau pohonnya agak banyak...πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yook keliling jalan-jalan juga yook, mas Satria πŸ˜‰ ...

      Kembang tebunya sepertinya lagi rada malu-malu karena dilihatin terus .. jadi merunduk kebawah 😁

      Delete
  17. Hahaha...Saya waktu kecil sudah pernah merasakan blusukan ke dalam kebun tebu. Saya dan teman-teman waktu kecil sering "nyolong" tebu. Sensasi rasa saat dikejar-kejar penjaga kebun tebu sangat menakjubkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah 😁 .. ternyata kecilnya mas Donda nakalnya kayak aku kecil dulu !.
      Hahahaha ..

      Kalo mas Donda kecil dikejar-kejar penjaga kebun tebu ..., aku kecil dan kawan-kawan dikejar penjaga kebun nanas gegara kepergok mretelin nanas buat bikin rujak .. hahahaha πŸ˜‚

      Delete
  18. Replies
    1. Betul,mas Awan.
      Saat aku kelokasi ini, ada beberapa pengunjung duduk bersantai di gazebo nunggu waktu berbuka puasa.

      Delete
  19. Wah iya nih fotogenik banget

    Instagrammablee

    Bikin video klip lagu galau galau oke banget nih di sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixi 😁 ..
      Siapin banyak tisu saat ntar shooting video klip mellow galauw- galauwan di kebun tebu..

      Iya ya lokasinya fotogenik banget.
      Lansekapnya bagus buat berfoto-foto πŸ‘

      Delete
  20. Tempat wisata yang unik, sesekali tampil beda boleh juga, selfie dengan latar belakang jajaran tanaman tebu.. πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😁 hehehe .. sesekali liburan dan bikin foto-foto di lokasi yang tak 'biasa'.

      Yok main kesini,mas Indra .. bikin foto buat nambah feeds instagram kamu ☺

      Delete
  21. Bagus juga ya pohon tebu kalau banyak gitu,
    Dulu saya juga pernah makan tebu langsung pas panen, tapi sekarang udah tinggal di kota, gak ada yang kayak gini lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berasa seperti mengenang masa lalu di kebun tebu setelah lihat artikel ini ya, mas 😁

      Waah enaak tuuh gigitin batang tebu .. hehehe

      Delete
  22. Mas Himawan traveller sejati, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, mas Darwin.
      Semoga ya diberi kesempatan bisa terus travelling kemana-mana dan menulis artikel lokasi wisata buat kalian semua ☺

      Delete
  23. Kalau dilihat dari atas bagus juga ya pemandangannya, dengan bagian atas tebu yang seperti ilalang.... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,kak Ana.
      Unik yaa pemandangannya .. ☺

      Delete
  24. Ternyata kebon tebu bisa instagramable jg ya heheheh. Keren nulis kayak gini :), anti mainstream banget jalan2 ya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,pemandangannya instagramable banget. Cocok buat bikin foto-foto dan hasil fotonya di share di medsos.
      Terimakasih opininya, mas Didy ☺

      Delete
  25. Menawan sekali Bang, pasti seru jika main petak umpet d situ yaa 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa ngga bikin badan jadi gatel kena daun tebu kalo main petak umpet disana, ya πŸ€” ?.

      Iya, betul lokasinya memang menawan.
      Apik buat bikin foto.

      Delete
    2. Gatel tipis2 kg ap2 sih, yg penting happy dulu Bang,😁

      Emg boleh tak main petak umpet d situ yaa .hehe

      Delete
    3. Boleh,sih ....
      Asalkan ngga ketahuan sama yang punya kebun tebu πŸ˜…
      Bisa dijitakin parah kalo sampai kebun tebu rusak gegara buat main petak umpet !

      Delete
  26. Siapa sangka, Kebun Tebu ISO dadi tempat liburan dan spot foto yg Instagramable. Yeah, liburan mmg tak harus jauh dan mahal. Antimainstream pulak nih ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuihh kak Lena bisa bahasa Jawa ternyata .. , ditulis besar pula 😁

      Yups,betul,kak.
      Liburan tak harus selalu ke lokasi ternama.
      Lokasi biasa tak kalah keren dan murah pula .. πŸ˜‰

      Delete
  27. wah jalan-jalan ke kebun tebu yo mas, hati-hati mas ntar tambah manis lo, he he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😁😊 ... ntar jadi semanis gula batu ya,mas Maschun ... hehehe ..

      Delete
    2. yoi mas, kalau udah manis ntar disemutin mas, repotkan, he he he

      Delete
    3. Hahaha .. bentol-bentol jadinya digigitin semut πŸ˜…

      Delete
  28. Lagi berburu es tebu di tempat aslinya ya Mz himawan? 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya yaa ..
      Seandainya, di kebun tebu ini ada penjual es tebu seperti kak Risna bilang .. waah .. pasti segeeer banget rasanya nyerupurlt es tebu di lokasinya langsung πŸ€” !

      Sayangnya, di lokasi ngga ada penjual es tebu satupun disana.

      Delete
  29. Wah keren dan bagus sekali mas tempatnya, ada juga tuh di kota saya tapi sangat jauh tempatnya jadinya agak males hehehe.

    Tapi bisa nih jadi motivasi untuk saya dan kawan-kawan kalau hunting spot foto bisa gunakan perkebunan tebu. Terima Kasih banyak mas. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo semangaat berfoto ke kebun tebu,mas Candra ...

      Ntar kasi tau ya kalo mas udah berfoto di kebun tebu di kotanya mas, aku juga pengin lihat pemandangan kebun tebunya.
      Pasti apik juga view disana ..

      Delete
  30. Berwisata dan berkuliner. Mantap, dikampung saya kebun tebu sudah hampir tidak ada, walau sebenarnya masih dekat dengan pabrik gula. Jogjakarta memang sungguh luar biasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang ya kebun tebu di kota mas tinggal sudah menyusut lahannya.
      Iya,betul Yogyakarta luar biasa ... seabrek pilihan lokasi wisatanya.

      Delete
  31. gak nyangka kebun tebu bakaaln seindah itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,mas Rahman.
      Keren banget pemandangannya,ya .. pemandangannya kayak lukisan.

      Delete
  32. wih, keren pemandangannya mas, di desa saya juga kebetulan banyak lahan tebu, tapi karena mungkin tidak begitu terawat hingga pemandangannya tidak begitu indah, atau mungkin karena saya tiap hari lihat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren ya pemandangan kebun tebu ini ☺

      Bisa jadi begitu karena terbiasa melewati perkebunan tebu kang Oim melihatnya biasa saja kebun tebunya 😁
      Buat orang lain yang baru melihat, ada kemungkinan merasa istimewa lihat lokasinya.

      Delete
  33. maklum terlalu sering dikecewaian wanita mas sayanya jadi tidak bisa romantis membayangkan keindahan sesuatu hiksss, landscape keren begini mau dijadiin setting untuk film horor he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh .., yang tabah ya,mas Rusdi.
      Dah,stop jangan nangis lagi, ntar bikin hilang konsen mraktekin resep-resep keren jadinya 😁

      Xixixi ...
      Tapi oke juga loh ya lokasi kebun tebu dijadiin setting film horror 😁 ..
      Howaaa pasti serem banget adegan dikejar-kejar penampakan di sela-sela tanaman tebu πŸ˜…

      Delete
  34. Jadi inget waktu dulu sekali, pernah diajak ayah (almarhum) ke perkebunan tebu dan pabrik gula Gunung Madu (kalo ga salah namanya) di Lampung yg konon waktu itu dianggap yg terbesar di Indonesia.

    Wisata ke perkebunan tebu memang fantastic πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh aku ingat namanya,mas ...
      Pabrik Gula Colomadu yaa ?.
      Waah pasti keren ya pemandangan perkebunan tebu dan pabrik gulanya ..

      Delete
    2. Mungkin itu mas...
      Kebunnya luas skali, naik kendaraan dari gerbang masuk ke guest house aja lama juga.
      Masih ingat disana makan siang ama orang2 philipina.

      Baca postingan ini jadi pingin ke perkebunan tebu lagi.

      Delete
  35. Oh... Jadi itu Geblek toh, sudah rupanya tapi baru tahu saya namanya. Heheh...

    Betewe Mas, ndak sempat kena 'iris' kasarnya daun tebu kan? Saya dulu pernah kebeler, kena daun tebu berdarah dikit. Kebetulan belakang rumah saya sawah yang ditanami tebu, jadi suka main di sana dulu saat kecil. Sekarang sudah nggak lagi. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa .. kak Ajeng kayak aku juga ... tau nama sebuah penganan, taunya belakangan setelah sekian lama kenal bentuk dan rasanya πŸ˜‚

      Jujur, aku pernah beberapakali makan penganan tapi ngga tau namanya apa,kak.
      Baru beberapa bulan kemudian, bahkan pernah tahunan .. baru tau namanya apa 😁

      Waah .. pasti kerasa sangat perih saat kak Ajeng kebeler daun tebu yang tajamnya kayak gitu !.
      Kebetulan saat itu untung kulitku ngga tergores .. cuma ngrasain kasarnya daun tebu kena kulit.

      Laah .. kok apiik itu kak .. rumah kak Ajeng belakangnya perkebunan daun tebu !.
      Ayoook bikin foto-foto di perkebunan tebu juga,kak Ajeng ... pasti keren foto-fotonya disana πŸ‘

      Delete
  36. Ngomongin tebu jadi ingat masa kecil. Saya dulu suka makan tebu.

    Wah! Di Kulon Progo ya? Saya ada teman tuh yang orang Kulon Progo.

    Ijo royo-royo artinya apa, Mas?
    Saya jadi ingat lagunya Lir-ilir baca kata-kata itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe .. jadi terbawa nostalgia masa kecil dulu saat gigitin batang tebu ya, kaaak .. 😁

      Enak juga ternyata ya gigitin batang tebu lalu dikunyah-kunyah.
      Rasanya manis seampas-ampasnya ☺

      Naah ...
      Kebetulan itu,kak Sitti ...punya temen di Kulon Progo.
      Bisa ngajak dia ke kebun tebu fotogenik ini.
      Lokasinya mudah dicari dan temen kak Sitti itu pasti hafal rutenya kesana.

      Ijo royo-royo itu bahasa Jawa yang artinya sangat tampak menghijau, kak ☺

      Delete
    2. Hahaha, ternyata Mas Himawan juga suka makan tebu.

      Makan tebu itu jadi ingat pribahasa 'Habis manis sepah dibuang'. Setelah si tebu dikunyah-kunyah dan habis airnya, dibuang deh ampasnya, heheheh.

      Iya. Mudah-mudahan ada rejeki bisa ke Kulon Progo.

      Oh, artinya begitu. Makasih Mas Himawan.

      Delete
    3. Abisnyaaaa .. enaaak sih ya,kak ..
      Kayak rakus tapi seruuuu ...
      Wuakakakakaaa πŸ˜‚

      Moga kita jangan jadi korban 'habis manis sepah dibuang' ya, kak ... 😁
      Duh, pasti rasanya ... Sakitnya Tuh Disiniiii 🎢🎡 ...#sambilnyanyi

      Delete
    4. Heheheh.

      Semoga.
      Mari kita menyanyi, hihihih.

      Delete
    5. 😁
      🎢
      🎡
      Merdu juga suara kitaa ... πŸ˜…

      Delete
    6. Hahahahaha.
      Iya, merdu sekali, hihihih.

      Delete
    7. πŸ˜‚ Hahahahaa ... !.

      Ternyata ... kak Sitti tuh orangnya humoris juga 😁

      Delete
  37. Ternyata main ke kebun tebu mengasyikkan ya mas
    Jadi nyesel dulu nggak meluangkan waktu maen ke kebun tebu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuuups,liburan di kebun tebu juga mengasyikkan,bli ...
      Bisa nyobain ngubek-ngubek nelusurin pematangnya, juga bikin foto-foto unik disana.

      Yok, Bli bikin artikel dan foto di kebun tebu di Bali juga,ya ... aku tunggu artikelnya πŸ‘

      Delete
    2. Sayangnya dibali nggak ada kebun tebu mas, paling deket mesti loncat ke jawa timur lah

      Delete
    3. Owh .. di Bali ngga ada perkebunan tebu. Seperti di kotaku berarti 😁
      Makanya aku langsung smangat45 begitu lihat kebun tebu yang kebetulan lansekapnya apik ... aku langsung brenti dan kalap berfoto-foto disana ....
      Wuaakakakaakaka πŸ˜…

      Delete
  38. waah pemandangan nya bagus banget nya,,, Kapan kapan aku ingin deh pergi ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih kak lansekapnya kece banget buat bikin foto-foto.

      Ntar pas kesana pastikan tanaman tebu sedang berbunga ya,kak ... foto jadi kelihatan lebih apik.
      Tanaman tebu mulai berbunga sekitar bulan Mei.

      Delete
  39. Bagus ternyata ya hamparan kebun tebu dengan setting pemandangan yang bagus. Saya hampir belum pernah melihat kebin tebu mas, seringnya ketemu kebun jagung, hehe..

    Iya Yogya sangat khas dengan kebun tebunya karena di sana ada Pabrik Gula juga ya (kalau nggak salah ada Museum Gula juga). Bisa untuk Wisata Edukasi untuk pelajar nih.

    Kalau makanan Geblek itu di Semarang lebih terkenal sebagai Alen-alen karena bentuknya seperti Ali-ali (cincin), rasanya enak, gurih dan renyah, harga juga terjangkau ya. Kalau yang tempe benguk saya belum familiar :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak Anjar, pemandangan tanaman tebu bersusun dan latar belakangnya jadi bagus banget buat lokasi berfoto.

      Sama kalo gitu,kak .. aku juga seringnya ketemu kebun jagung 😁.
      Mau berfoto di perkebunan jagung juga rasanya, tapi belum nemu lokasi lansekap yang apik.

      Betul, di Yogya ada pabrik gula namanya PT. Madukismo.
      Dan perkebunan tebu Gendu ini salah satu miliknya.

      Oh, iya .. aku jadi ingat sekarang setelah kak Anjar bilang jenis makanan Geblek itu kalo di Semarang disebutnya Alen-alen.

      Kapan ada waktu ajak temen-temen liburan ke lokasi ini,kak.
      Sekalian nyicipin rasa tempe benguk ... , enak juga ternyata rasanya 😁

      Delete
  40. Di dekat-dekat kota saya, belum saya temui adanya kebun tebu. Mungkin ada tapi belum diketahui saja, atau mungkin jauh dari kota.

    Btw, yang menarik adalah perkebunan tebu dapat menjadi potensi wisata di daerah tersebut, patut diacungi jempol. Mana pula bebas biaya masuk, hanya ada biaya parkir. Ini kan menarik ... semakin banyak orang mau ke sana. Apalagi kalau ada tempat menginap :D hahaha.

    Kulinernya bikin ngiler, btw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi ya kak Tuteh ... perkebunan tebu di dekat kota kak Tuteh tinggal sebenarnya ada perkebunan tebu, tapi sejauh ini belum pernah nemuin lokasinya.

      Yups,betul kak ..
      Perkebunan tebu seperti ini bisa jadi potensi wisata karena keindahannya.
      Wisatawan tetap ngga perlu dipungut beaya tiket memasuki areanya,hanya membayar restribusi parkir.

      Hehehe .. yuuuk sarapan kak biar ngga ngiler lihat foto kulinernya 😁

      Delete
  41. Pantesan pas liat tempenya, kok rada beda, gede2 gitu, ternyata bukan kedelai biasa yaa :). Tp rasa sama ya mas.. Paling suka aku tempe begini :D. Digoreng aja udah cukup. Drpd diolah macem2 :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yyps,rasanya hampir nyaris sama dengan kedelai.
      Bedanya teksturnya agak lebih kasar saat dimakan ..., teksturnya rada mirip dengan kacang mede.

      Oh kak Fanny juga suka penganan traditional tempe yaa ...
      Bagus itu,kak 😁

      Delete
  42. ulala selama ini belum pernah main ke perkebunan tebu,, kayanya asik juga ya kak.. seger2 gimana gtu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segeeer udara di lokasi .. tapi rada gatel saat kena daun tebunya, kak Vika 😁
      Karena daun tebu rada tajem teksturnya, kalo ngga hati2 bisa tergores kulit kita.

      Delete
  43. Baca artikel tentang wisata perkebunan tebu jadi ingat ma adik yang kuliah di tekhnik pertanian dan KKN nya harus ke jawa (saya lupa tepatnya) di pabrik pengolahan tebu, karena diwilayahnya sendiri yakni pulau lombok ga ada perkebunan tebu dan pabrik pengolahan tebu. Semoga aja ada bos juragan tebu dan pabrik tebu dari jawa bisa buka lahan dilombok hehe... Eh btw otw deretan tanaman tebunya mirip ilalang gt jadi gmana gt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih jauuuh juga lokasi KKN adiknya mas Harman .. harus ke pulau Jawa untuk penelitian dan pengolahan tanaman tebu.
      Semoga adik mas nantinya lulus kuliah dengan nilai baik, Amin.

      Aku doain juga setelah artikel ini diposting dan membaca komentar mas Harman, ada pengusaha tebu tergerak membangun lahan perkebunan tebu di Lombok.
      Jadi ...bisa ningkatin pemasukan daerah di Lombok juga mas Harman bisa berfoto-foto disana 😁

      Romantis yaaa lokasinya,mas ..
      Hehehe 😁
      Enak buat pacaran eh#',maksudku buat ngadem ..

      Delete
  44. Walaupun kebun tebu, tapi pemandangannya indah nih buat foto-foto. Makasih lho masnya, kusudah lama tidak melihat pohon tebu (waktu alm kakek masih ada sih di belakang rumah ada beberapa) jadi bisa liat hamparan pohon tebu lagi walau berbentuk gambar hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, kak Maulani.
      Hehehe .. bener,kak walaupun cuman kebun tebu tapi karena lokasinya berada di perbukitan jadi pemandangannya indah buat liburan dan bikin foto-foto disana 😁

      Semoga suatu saat nanti kak Maulani kesampaian melihat kebun tebu beneran, ngga cuman lihat di foto.
      Ikut kudoakan,kak.

      Delete
  45. wah menarik... pernah di daerah sini, (kulon Progo) tapi tidak tahu kalau ada tempat seindah ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin dan bisa jadi mas Martin saat dulu ke Kulon Progo ... melewati lokasi kebun tebu ini juga, tapi ngga 'ngeh' keberadaannya, ya πŸ€”

      Sayang ya, seandainya dulu tau lokasi ini mas Martin bisa sekalian mampir berlibur dan berfoto2 ...
      Temen2 rombongan mas pasti pada suka bikin foto2 disana.

      Delete
    2. Suatu saat pasti ke sini aku heheh

      Delete
  46. Di daerahku nggak ada kebun tebu. Tapi pernah sih main di kebun tebu waktu ke Kediri. Cuma ya mesti hati-hati. Daunnya kasar dan bikin gatel kalau kena tubuh. Ini kalau aku loh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener apa yang dirasakan kak Nur, daun tebu terasa kasar dan gatel kena tubuh.
      Kalo ngga hati-hati, tekstur daun kasarnya bisa melukai kulit kita.

      Pantasan ya, kuperhatikan kalo petani lagi panen tebu mereka gunain pakaian serba tertutup dan memakai sarung tangan 😁
      Ngga kayak aku ..., blusukan di kebun tebu pakai modal pakaian yang nempel seadanya ..
      Hahahaha πŸ˜…

      Asiik tuh kak .. udah pernah main ke kebun tebu juga di Kediri 😁

      Delete
  47. liburan antimainstream banget mas :)
    keren dan seru ya ceritanya.
    aku jadi penasaran mau liat kebun tebu secara langsung hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaaaa .. iya nih kak liburanku kali ini blusukan ke perkebunan tebu πŸ˜…

      Yook kak ... sekali-kali kita bikin artikel ngga liburan ke lokasi yang udah umum dikenal banyak orang.
      Biar pengalaman liburan kita antimainstream πŸ˜‰

      Ntar kalo kak Liana liburan blusukan ke kebun tebu, gunain pakaian tertutup nutupin kulit ya ... agar kulit ngga gatel dan ngga tergores akibat kasarnya daun tebu ☺

      Delete
    2. yuhu, setuju mas. jadi cerita kita bener2 antimainstream ya.

      terima kasih buat info dan sarannya mas :)

      Delete
    3. Sama-sama, kak Liana.
      Terimakasih juga ya.

      Happy blogging

      Delete
  48. Ini mah, perkebunan tebunya luar biasa, keren, kayaknya asyik kalau bisa sepedahan disana. He..he...
    Jadi keinget, waktu kecil ada tanaman tebu di dekat rumah, jumplahnya nggak banyak tapi yang makan rame" sama temen2. Kangen juga, udah lama nggak makan tebu secara langsung....

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😁 hehehe .., betul kak jalurnya asik banget buat sepedaan.
      Udara di lokasi ini juga adem dan kadang sesekali muncul kabut.

      Pengalaman masa kecil berkesan tuh makan tebu rame-rame bareng teman, kak πŸ‘

      Delete
  49. Waaahhh, keren banget idenya berkunjung ke kebun tebu, viewnya juga keren banget daaannnnnn...

    aaahhh saya terpesona ama jajanan geblek nya ituu...

    Sudah belasan tahun saya kangen makanan itu, di Buton namanya Tuli-tuli.
    Itu enak banget kalau di makan pas masih hangat sambil di cocol sambal, ya ampuuunnn saya ngileerrrr..

    Ternyata Di Jawa ada juga ya panganan kayak gini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe terimakasih opininya kak Reyne ⚘
      Pengalaman liburan di tempat 'biasa' tak kalah seru dan berkesan dengan pengalaman liburan ke lokasi ternama 😁

      Surprise saya membaca kalau di Buton ada makanan seperti geblek ini, dinamakan Tuli-tuli dan ternyata ..., kak Reyne suka makanan traditional.
      Itu keren, kak πŸ‘

      Betuuul ..., dicocol pakai sambal geblek atau Tuli-tuli di Buton ini disantap saat masih panas dibarengi dengan cabe rawit atau cocolan sambal ..., enaaaaak banget rasanya 😁

      Aku juga jadi ngiler kayak kak Reyne yang udah belasan tahun ngga menyantap makanan ini ☺

      Delete
  50. Bagus nih buat foto foto... Kapan kapan mampir ahh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siiip, mas Ridhwan πŸ‘Œ

      Silahkan lokasi kebun tebu Gendu dimasukkan ke travellist mas Ridwan selanjutnya.

      Delete