Senin, 30 April 2018

Delimas, View Apik Di Gunung Sumbing

Agenda liburanku kali ini masih memilih berlibur ke lokasi wisata alam di ketinggian sebuah lereng gunung dengan latar belakang pemandangan menakjubkan, bernama Delimas.
Keberadaan letak lokasi wisatanya nyaris mendekati puncak gunung Sumbing.
Tepatnya berada di dusun Kuadaan, desa Girimulyo, Windusari, kabupaten Magelang.

Trip Of Mine
Pemandangan apik Delimas.

Jika melintas di jalan tengah kota, gunung Sumbing ini terlihat tampak jelas berdiri gagah di sebelah selatan kota Magelang dan jika dilihat saat pagi hari di musim kemarau, lekukan - lekukan gunung terlihat jelas begitu sempurna untuk diamati tanpa terhalang oleh adanya gumpalan awan menutupi badan gunung.

Bahkan, rumah - rumah perkampungan desa di atas gunung sana pun terlihat.
Saat malam hari tiba, dilihat dari tengah kota Magelang, lampu - lampu di rumah penduduk disana cahayanya terlihat seperti titik - titik sinar kecil berpendar - pendar.

Meski lokasi wisata Delimas terletak berada hampir mendekati puncak gunung, rute menuju kesana terbilang cukup mudah untuk ditempuh dan mudah diketemukan, selain itu tidak banyak tikungan ektrim. Jalan beraspal telah dibuat mulus, mempermudah pengendara menuju ke atas gunung.
Tikungan cukup ekstrim yang kutemui hanya berada mulai setelah dari jalan Diponegoro, pinggir kota Magelang sampai di sekitaran jembatan besar kali Progo. Tikungan, turunan dan tanjakan jalan perlu kewaspadaan cukup tinggi saat melaluinya.

Rute menuju ke lokasi wisata alam Delimas mudah dicari. Rutenya sebagai berikut :

Jalan Diponegoro - berbelok ke kiri - jembatan besar Kali Progo - Bandongan - persimpangan jalan dan tugu setelah pasar Windusari, lurus - perempatan Tanjungsari - lurus - lokasi.
Dimulai dari perempatan kecil jalan raya desa Tanjungsari, kondisi jalan disana hampir nyaris tegak lurus sekitar 35 derajat beberapa radius meter dan minim tikungan jalan.
Setelah beberapa meter melintas di jalan menanjak, mulai terlihat papan nama lokasi wisata alam Delimas berukuran besar terpasang di atas bukit.

" Jadi, rutenya terbilang mudah untuk ditempuh,bukan ?."

Trip Of Mine

Meski terbilang cukup mudah untuk ditempuh, tetap wajib dilalui berkonsentrasi dengan baik karena rute kondisi jalan beraspal di suatu pegunungan, bukanlah datar seperti kondisi jalan di perkotaan.
Melainkan berliku, menanjak dan turun cukup tajam sekembali dari lokasi wisata.

Karena aku berlibur di kawasan pegunungan, tentunya persiapan jaket cukup tebal, sarung tangan dan masker wajah kugunakan sepanjang perjalanan. Selain untuk antisipasi melawan udara dingin di perjalanan juga mencegah kulit menjadi hitam karena seperti kita tahu, meski pegunungan berudara dingin namun terpaan sinar matahari disana akan cepat membuat kulit cepat berubah menjadi tampak lebih hitam setelahnya.


Trip Of Mine

Perjalanan berlibur ke lokasi wisata alam Delimas ini kutempuh dari tengah kota Magelang memerlukan waktu sekitar 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 16, 6 kilometer, melewati beberapa desa dan pemandangan alam indah sepanjang rute.


Menara gardu pandang Delimas 

Sesampai disana, pemandangan alam yang terlihat adalah puncak gunung Sumbing, terlihat seolah sangat dekat ditempuh. Puncak gunung begitu detil terlihat, sesekali dilewati gumpalan awan makin membuat pemandangan terlihat lebih menawan.
Dan jika pandangan diarahkan ke sebaliknya, deretan kedai makan di area lokasi bersebelahan dengan lahan parkir, spot menara gardu pandang, perbukitan dan sebagian kota Magelang tampil terlihat memikat.

Menara gardu pandang Delimas terbagi menjadi 2 lokasi berbeda : menara gardu pandang Delimas dan menara gardu pandang Cepogo.
Kedua lokasinya memasang tarif tiket masuk yang berbeda.
Menara gardu pandang Cepogo terpisah sekitar 1,5 kilometer dari menara gardu pandang Delimas dan letak lokasinya lebih tinggi, searah ke pemandangan puncak gunung.

Pemandangan indah puncak gunung Sumbing dan sebagian kota Magelang itu belumlah seberapa indah dibandingkan jika ... , setelah memasuki spot menara gardu pandang Delimas yang dibuat unik, dibuat 3 tingkat dan halaman depan areanya dibikin spot foto sangat keren tampil di kamera, berupa titian bambu dilengkapi sayap kupu - kupu.


Trip Of Mine
Spot sayap kupu - kupu.

Berada di atas sini pemandangan alam terlihat sangat spektakular dan bikin speechless siapapun yang mencoba berfoto disana.


Karena ketinggian spot foto di menara gardu pandang Delimas, kulihat beberapa wisatawan berjalan perlahan takut - takut menuju ke sayap kupu - kupu. Bahkan kulihat ada yang merangkak memberanikan diri ..., gamang.

Astaga, kata itu keluar dari mulutku pertamakali tanpa sadar saat aku mulai berjalan di titian bambu dan berfoto di tengah badan spot kupu - kupu setelahnya.
Bukan mengucap astaga karena alasan takut berada ketinggiannya, tapi kagum luar biasa lihat pemandangan terbentang di depan mata.

Cekungan - cekungan jurang beberapa ratus meter jauh dibawah sana terlihat ditumbuhi rerimbunan pohon hutan, tebing - tebing batu dan aliran 3 air terjun terlihat memukau ... , terlihat seperti lukisan hidup dan mengingatkanku seperti tampilan pemandangan alam di film - film animasi produksi perfilman Hollywood.

Pemandangan alam membuat decak kagum itu tak berhenti sampai di spot menara gardu pandang saja.
Tapi juga berlanjut di titian spot sayap transparant dan spot semacam teras terbuka.

Trip Of Mine
Spot sayap transparant dan spot teras terbuka.

Kedua spot ini dibuat menyambung dengan titian bambu sebagai penghubung keduanya.
Lokasi spot menara gardu pandang dan kedua spot ini terpisah beberapa meter, dilalui melewati berjalan kaki di tengah perkebunan warga desa.

Spot titian bambu menjorok ke tengah jurang untuk menuju ke sayap transparant ... , sukses membuat banyak orang refleks mengucap kata tanpa sadar antara terkagum - kagum juga agak gamang untuk menitinya.
Di depan mata ... , pemandangan alam tampak dramatis dan 1 air terjun terlihat mengalir dengan deras ditengah tebing.

Trip Of Mine

Kebetulan saat itu hujan mulai gerimis dan turun kabut tebal membuat sebagian pemandangan alam tertutup pekatnya kabut.
Tapi karena adanya kemunculan kabut juga membuat foto terlihat makin tampak eksotis.

Gagal trekking ke air terjun Delimas

Sebenarnya aku mulai ragu untuk memutuskan untuk trekking ke 3 lokasi air terjun, karena mulai turun gerimis.
Tapi antara penasaran ingin lihat langsung tampilan air terjun dari dekat, kuputuskan untuk tetap mencoba trekking menuruni jalur jalan setapak yang terlihat dari atas spot menara gardu pandang Delimas sana.
Jalurnya berada sisi spot sayap transparant dan sebagian dibuat undakan bersemen juga berupa tanah alami tanpa diplester melewati lahan perkebunan dan sisi jurang.
Beberapa meter setelah menuruni dan menaiki jalur, sepanjang perjalanan hanya kutemui berpapasan dengan 2 penduduk desa membawa tumpukan kayu sekembali dari pencariannya di hutan. Tanpa ada siapapun terlihat berada disana.
Sampai ditengah perjalanan, hujan mulai makin deras. Karena aku khawatir, kuputuskan untuk berbalik arah, membatalkan diri untuk terus trekking ke lokasi air terjun.
Kembali menaiki ke rute di jalur sisi spot sayap transparant.

Menara gardu pandang Cepogo

Untuk ke lokasi menara gardu pandang Cepogo, dapat ditempuh dengan cara berjalan kaki atau memilih mempergunakan kendaraan dari lokasi menara gardu pandang Delimas.


Trip Of Mine
Lokasi menara gardu pandang Cepogo.

Letak lokasinya unik, melintang di atas tengah jalan pedesaan dan untuk menaiki spot menara gardu pandangnya melewati depan rumah seorang warga yang  merangkap fungsi sebagai warung makan untuk melayani kebutuhan makan dan minum pengunjung.

Bentuk menara gardu pandang di Cepogo ini juga dibuat serupa dengan menara gardu pandang Delimas, sama - sama terbuat dari rangkaian bambu dan terdiri dari 3 susun bertingkat.


Trip Of Mine
Spot laba - laba raksasa.
Aaaarrrgh ... , gaya apaan sih aku ini ? ... hahaha.

Uniknya, di dalam areanya ditambahi boneka laba - laba berukuran raksasa berwajah imut dan tulisan besar  i love you delimas di pijakan bambu.


Trip Of Mine
Spot papan tulisan ' i love you '

Terlihat unik untuk pelengkap berfoto liburan seru disana.

Tak ada sarana penginapan disana,numpang bermalam di rumah warga bisa dipilih untuk ...

Lokasi wisata alam Delimas, termasuk menara gardu pandang Cepogo ini 'jualan' utamanya adalah keindahan panorama alam ribuan hektar, dilengkapi beberapa spot berbentuk unik untuk memperindah berfoto kenangan liburan disana.


Trip Of Mine
Lokasi Delimas dilihat dari atas.

Dikarenakan letak posisinya berada di atas ketinggian gunung, pemandangan momen matahari terbit dan momen matahari terbenam akan terlihat dramatis.
Karena tak ada sarana penginapan disana, numpang bermalam di rumah warga  bisa dipilih untuk menyaksikan momen kemunculan dan terbenamnya sang matahari.


Lokasi :
Dusun Kuadaan, Desa Girimulyo, Kecamatan Windusari, Dampit, Windusari, Magelang
Tiket :
Rp. 10.000,_ ( tiket masuk + parkir )
Rp. 5.000,_ ( tiket tiap spot berfoto )
[info harga tiket berubah sewaktu - waktu ]

Jam operasional : 
24 jam

Tips berlibur di Delimas :
▪ Pastikan fungsi kendaraan berfungsi dengan baik.

▪ Tak ada jasa fotografer di lokasi, pastikan peralatan kamera atau batteray kamera smartphone terisi dengan baik untuk digunakan berfoto di lokasi.

▪ Pergunakan alas kaki yang nyaman, mengingat lokasi berada di pegunungan.

146 komentar:

  1. Paling suka liat kabut tipis-tipis. Klo lereng gunung sumbing itu nama daerahnya apa mas? Dulu mau kesana, gak jadi gara-gara teman gak bisa kedinginan. Padahal sudah dapat teman baru dan rumahnya di lereng sumbing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo,sobat Idris.
      Terimakasih banyak ya,namaku muncul di blog keren ngayap.com ⚘

      Nama daerahnya Dampit.
      Yups,betul udara di lokasi ini sejuk cenderung dingin.
      Terutama saat mulai menjelang sore.

      Sayang ya saat itu Idris batal ke lereng gunung Sumbing ini.
      Kapan ada waktu, datanglah ke lokasi ini ☺

      Hapus
    2. Iyaa ni mas, sayang bangat. Ntr lah di rencanain lagi liburan ke lereng gunung sumbing

      Hapus
    3. Siip,Idris 😁👍

      Hapus
    4. Saat ini setiap lokasi emang jadi terlihat keren kalau dikasih spot2 foto seperi itu ya, Mas..
      Kalau bacanya sih sepertinya mudah rutenya ya, Mas. Nggak tau kalau langsung otw, jadi penasran pengen kesana langsung..hehe

      Spot sayap transparant dan spot teras terbuka itu Indonesia banget warnanya ya, Mas. Berbeda dengan di Bukit Panguk yang setiap spotnya 3k, kalau disini 5k ya, Mas.

      Hapus
    5. Hehehe ... Ayooo buktikan rutenya sulit ngga nya,mas Andy 😁
      Menurutku cukup mudah dilalui.
      Ngga banyak tikungan ekstrim.

      Iya,kalo dilihat2 warna spot rada mirip-mirip warna batik modern .. kontras menyala.

      Hapus
  2. Aku ingin foto di Delmas
    Indah nya tidak sekilas
    Tetapi pemandangan begitu terbentang puas
    Terlihat jelas pasti diatas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betapa indah puisi kak Anisayu
      Membuat siapapun yang membaca jadi terpaku
      Kemarilah sobat-sobatku
      Marilah berfoto-foto seru


      😁

      Hapus
    2. Aku juga ingin foto di Delimas,
      Sekilas lihat foto sungguh indah, mas.
      Pemandangan yang terbentang luas,
      Dari atas terlihat jelas... Ahihihihihihi, mas.

      Hapus
    3. Xixiixii ...
      Kok jadi kayak puisi yaaa .. 😁
      Bisa ajaaa niiih ..

      Ayolah datang kesana,mas Adi Pradana
      Berlibur dan berfotolah sepuasnya disana
      Jangan lupa bawa kamera
      Juga ikatkan ikat dengan kuat pinggang celana
      Buat jaga2 celana melorot ketakutan berdiri di atas spot sana ...


      Wuakakakaakak 😂 !!

      Hapus
  3. Tempat nya tinggi dan pandangan luas dan gamang

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😁 Aman kok,Iv ... hehehe ..
      Meski memang muncul rasa gamang duluan sebelum menginjak pijakan titian.

      Hapus
  4. weh ada captain america mau terbang heheeh
    aku mau foto dispot transparan, kereen
    harga per spotnya gak mahal lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha...,sayangnya captain america ini ngga bisa terbang beneran 😃


      Yups,tiket perspotnya terjangkau,Ikrom.
      Main ke lokasi,yuk ☺

      Hapus
  5. Sepertinya aku pernah lewat daerah cepogo (kalo gak salah inget), dari Boyolala ke Magelang. Lewat jalan alternatif menghindari macet arus mudik lebaran. Baru tahu kalo ada begini2an.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya beda lokasi,kak Miftha.
      Karena Cepogo ini berada di gunung berseberangan lokasi dengan jalur Boyolali.
      Jalur Boyolali berada di gunung Merbabu,kak.

      Kapan ada waktu,main ke lokasi ini,kak.
      Cobain berfoto di spot sayap transparant,ya ... siap-siap deg deg seer berdiri diatasnya ... 😁

      Hapus
  6. Epik pisan pemandangannya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ... aluuuus pisan pemandangannya,ya 😁
      Yook,main kesini, Idaham

      Hapus
  7. Balasan
    1. Iya,keren ya,mas.
      Komplit,ada air terjunnya juga disana.
      Lokasi ini bisa dijadiin liburan mas Handayat selanjutnya ☺

      Hapus
  8. Wah keren banget bang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya,Mayuf.
      Kapan ada waktu main kesini ya ..

      Hapus
  9. wo alah spot foto saja dinilai dengan harga, kenapa tidak diizinkan secara percuma saja ya
    ini tingginya berapa si gunung sumbing, apakah tidak ngeri mas di jembatan itu?
    Sepertinya jembatan sengaja dibuat

    eit jaman sekarang fasilitas jasa foto makin jarang karena jarang pembeli, kan sudah bawa foto sendiri di smartphone kan mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. mungkin buat pemasukan khas daerah ya,mas Awan.
      Tinggi gunung Sumbing ini 3.371 meter.
      Rada ketar-ketir juga sih berdiri diatas titian jembatan buat berfoto 😁

      Iya,ya sekarang rata2 pengunjung mengandalkan kamera smartphonenya sendiri. Hanya lokasi wisata tertentu yang ada jasa fotografer.

      Hapus
    2. saya lebih suka dijepret oleh jasa foto ketimbang dijepret teman sendiri karena rata2 kamera mereka lebih bagus dari punya kita


      tentu hasil yang didapat lebih bagus

      Hapus
  10. Gunung Sumbing. Hanya pernah melihat di kejauhan ketika dulu tinggal di Temanggung selama 3 tahun. Gunung Sumbing dan Sindoro kalo gak salah ingat.

    Berdiri di atas jembatan itu itung itung uji nyali ya hihihi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener,kak.
      Gunung ini juga terlihat dari kota Temanggung.
      O,kak Rina dulu pernah tinggal di Temanggung ☺ ... , resik kotanya ya,kak.

      Iya,kak .. rada ketar-ketir juga berdiri di atas titian jembatan.
      Terutama saat basah

      Hapus
  11. Keren viewnya. Tapi kenapa saya masih blm berani ya foto diketinggian, apalagi temlatya buatan seperti menara pancang atau dibuat khusus utk berfoto

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deg-degan duluan memberanikan diri berdiri di atas papan pancang untuk berfoto ya,mas ?.

      Kuperhatiin di lokasi,juga banyak cowok ataupun cewek ragu-ragu melangkah disana.
      Bahkan ada yang merangkak, mungkin saking gamangnya.

      Hapus
  12. Pemandangannya apik banget! Tapi sayang, aku belum punya waktu untuk liburan ke situ. Huhuhu, tahun depan harus susun schedule, deh, biar ada waktu buat liburan :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip,Reza ... 😁
      Lokasi ini bakal dimasukin di daftar liburan kamu.

      Cup ... ,dah jangan nangis lagi belum kesampaian berlibur 😉
      Semangaaaat, yaa ...

      Hapus
  13. Ngeri juga mas liatnya hehe,
    Di kampung saya juga ada mas tempat wisata seperti ini di gunung ciremai, tapi sayangnya warna cat sudah kurang jelas jadi terlihat seperti kurang di pelihara.

    BalasHapus
  14. Hehehe ... lihat ketinggiannya bikin merinding disko ya, mas Fikry 😁

    Spot yang paling sukses bikin kerasa deg deg ser ... di spot sayap transparant.
    Rasanya seperti akan terjun bebas kecemplung jurang ratusan meter dibawahnya 😃

    BalasHapus
  15. Menuju sayap kupu-kupu, aduh bisa jadi saya terkencing-kencing dicelana. Magelang lagi bergairah menggalakkan wisata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya,ampun ...
      Oh,No, mas Djangkaru 😲
      Jangan ngompol pipis di celana,yaa .. 😁
      Yook, pake pampers duluan sebelum menuju ke ketinggian spot 😉
      Xixiixii ..

      [Sebenarnya aku juga rada-radang gamang merinding disko berdiri disana 😅]

      Hapus
    2. Habis tinggi amat gitu :)

      Hapus
    3. Iya juga sih .. 😁

      Hapus
  16. udah pernah berkunjung ke pantai kebumen belum mas? di kotaku ini banyak loh yang bisa di explore tempat-tempat exotisnya... ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke Kebumen pernah,tapi saat masih kecil dulu, mas Kojek 😁
      Kalo tahun belakangan ini belum pernah lagi.

      Doain ya agar aku kesampaian ke Kebumen buat mengeksplore lokasi wisata disana,mas.

      Hapus
  17. Wah mantap.. Selain spotnya terlihat bagus dan good looking untuk foto-foto tempatnya mudah dijangkau yaa.. Semoga liburan besok diberi kesempatan untuk berkunjung ke delimas yang berudara sejuk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups,rutenya terbilang ngga bakalan kesasar menuju kesana,kak Zalfaa..
      Selain itu juga ngga begitu banyak tikungan2 curam.

      Amin,ikut kudoakan kak Zalfaa berkesempatan liburan di lereng gunung Sumbing ini.

      Hapus
  18. Latar belakang kabut tipis lihatnya keren ya
    Sayap kupu-kupu tinggi banget butuh nyali ekstra tampaknya
    secara keseluruhan keren banget
    Makin cinta Indonesia deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. We ❤ Indonesia,especially culture & tourist destination.

      😁 betul, perlu nyali juga buat berani berdiri di spot sana,kak Hani.
      Terutama di spot sayap transparant ...

      Tingginya wow ..
      Apalagi saat ada kabut, siap-siap gamang sekaligus speecless 😁

      Hapus
  19. Oh ternyata jalan ke tempat wisata delimas cukup mudah ya walaupun di puncak gunung.

    Aku dulu pernah ke tempat wisata guci di kaki gunung Slamet tapi jalannya berkelok dan membahayakan. Agak ngeri melewati walaupun siang hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya,mas Agus.
      Rute kesananya terbilang mudah ditempuh.
      Ngga banyak tikungan ektrim.
      Cukup mudah ditempuh.

      Aku juga pernah ke Guci Tegal, tapi karena foto file hilang ngga kubikin artikel blog.
      Kapan2 aku akan kesana lagi.

      Betul apa kata mas Agus ...
      Rute menuju ke Guci penuh kelokan dan naik turun.
      Harus hati2 kesananya.

      Tau ngga mas kalo dulu aku ke Guci naik ... mobil bak terbuka.
      Ikut nebeng mobil bareng2 para petani.
      Pengalaman sangat berkesan sampai sekarang 😁

      Hapus
    2. Kirain naiknya pakai dokar atau andong.😀😁

      Hapus
  20. Pemandangan bisa nampak lebih bagus dilihat dari ketinggian. Namun bila diminta naik setinggi itu, bisa gemetaran. Badan lunglai terasa tulang copot semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, mas Hindro juga takut ketinggian ...
      Sebenarnya saat itu aku juga rada ketar-ketir sih mas,tapi beraniin diri aja buat bikin foto unik disana .. 😁

      Yang terasa bikin deg-degan saat di spot sayap transparant.
      Sampingnya ngga ada batas pengaman, abis ujan pijakan jadi licin juga ... lihat kebawah tinggiiii banget ... lihat ke depan kabut terlihat muter-muter ...
      Woouw, kaki rasanya mau copot !.
      Persis seperti mas Hindro gambarkan 😁

      Hapus
    2. Saya juga agak takut dengan ketinggian, karena kita memang belum terbiasa dengan tempat yang tinggi.

      Hapus
    3. Hehehe .. ,gamang ya mas Dody 😁 ?.
      Buat sebagian orang memang sih bikin deg deg an kalo lokasi tinggi seperti ini ☺

      Hapus
  21. Penasaran dengan fungsi jaring-jaring tali di spot kupu-kupu, apa untuk pengaman ya?
    Sekarang wisata alam dengan spot instagramable mulai menjamur nih, banyak juga yang rada-rada ekstrim. Bikin ngeri pengunjungnya. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertanyaan kak Qudsi 100% benar 😁 ...
      Selain untuk tampil cakep dikamera, fungsi jaring-jaring itu fungsi utamanya untuk pengaman,kak.

      Kalo sampai ngga sengaja kepeleset terjatuh... ada jaring pengamannya.
      Hehehe ..

      Hapus
  22. Sudah pernah mendaki ke Mt Sumbingnya belum mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum, mas Zainal 😁
      Cuman mandangin dari lokasi Delimas ini,mas.

      Mas Zainal pernah ya ke puncak Sumbing ?.
      Gimana, keren ngga diatas sana, mas ?.

      Hapus
    2. Belum juga mas.... hahahaha

      Hapus
  23. waduh mas, saya tidak berani berdiri ditepian kupu-kupu itu. takut ketinggian dan itu tidak ada pagar tingginya kan?
    saya nyerah saja.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyerahnya sambil melambaikan tangan kayak di adegan shooting lihat penampakan, ngga mas Eka 😁 ?

      Yups,di spot kupu-kupu pagar pengamannya hanya berupa potongan ban motor bekas dicat warna-warni.

      Yang bener2 ngga ada pengamannya ada di spot sayap transparant.
      Kudu punya nyali besar buat nginjak pijakan bambu dan sampai di depan spot sayap transparant 😁

      Hapus
  24. Woooooowww... gile bener ya kalau ada pengunjung mau difoto di sayap kupu2 itu sampe merangkak, saking takut akan ketinggian wkwkkwkwkw. Mas Hino kok berani ya? Leren! Difoto di sayap transparan juga nyeni. Murce ini HTM nya cuma 10rb dan bayar buat spot foto 5rb aja. Ibu2 demen difoto nih asal pada punya nyali jalan berdiri ga merangkak hahhaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkkkwwwkk 😅 ... aku kalo ingat lihat pengunjung merangkak ke spot kupu2 itu masih sering geli,kak ...
      Ada juga yang baru melangkah sedikit,balik lagi batalin diri .. ngulang lagi setelahnya.

      Ntar kak Nurul dan temen ibu2 nyobain yaa ....😉
      Siap-siap deg deg seeeer ... 😁

      Hapus
  25. Kalo aku kayaknya bakal duduk syantik sambil menikmati indahnya pemandangan sambil liat kabut aja deh, Mas

    Sadar diri gak punya cukup nyali buat jalan di titian bambunya. Kasian yang nolong kalo aku pingsan ketakutan nanti ... Hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waooooauuw ... Keyeeeen ... kak Dila bakalan duduk syantik di ... spot sayap transparant,kan 😁 ?.

      Ntar duduk di pinggir spot jangan liat ke bawah yaa ... gamang abeeees ...
      Hahahaa 😂

      Eh iya yaa, ntar kalo kita pingsan gegara gamang lihat ketinggian .. siapa yang akan nolongin kita disana yaa 😁

      Hapus
  26. Ah, pingin bgt ke sana��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoook, ajak keluarga kesini,kak Farida 😉
      Ngga gitu jauh dari kota Semarang loh .. hehehe

      Hapus
  27. itu masnya jangan terlalu ke pinggir ya jika dipotret, takutnya tar kecemplung jatuh dari tangga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, perhatiannya mas Awan ini ke aku 😊 .. hehehe
      Terimakasih banyak perhatian dan nasehatnya ya,mas.

      Selanjutnya aku ngga minggir2 ke spot buat berfoto ☺ ,takut kecemplung seperti yang mas Awan bilang.

      Hapus
  28. Wuakakaakakaka ... mau berapa jam naik andong ke atas gunung Slamet yaa 😂 ?

    Kudanya langsung jalan terseok-seok gemulai .... ala -ala peragawati...
    Wuahahaha 🤣

    BalasHapus
  29. Sepertinya mas sangat berpengalaman dalam dunia travelling, masnya tau tempat-tempat yang indah untuk dikunjungi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih,kak Reiyana ⚘
      Info lokasi travelling sebagian besar tau dari obrolan dengan adik2ku yang juga pada hobi travelling ke lokasi2 keren,kak ☺

      Lewat blog ku ini kutulis lokasi2 wisata yang apik dikunjungi buat kak Reiyana dan semua teman2.

      Hapus
  30. enak banget mas berdiri diatas jurang, bisa melihat pemandangan alam yang rupawan.

    ckckckck....benar2 menikmati hidup Mamas yang satu ini. :)

    tapi kok foto2nya jarang saya liat berpasangan ? sekali - kali dong, berpose dng yang tersyang Mas bisa seru , hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk, kesini berdiri ditepi jurang,kang ... 😁
      Kalo ada angin datang, tambah enaaaak loh di atas sana ...

      Wuakakakakaka ..
      Waduuuh malu nih dapat 'sentilan' dikit dari kang Nata 😅

      Hapus
    2. Hahahah.... Maaf Mas sentilannya keceplosan...gkgkgkgk. :)

      Hapus
    3. Hahahaahaaha .. Ora opow-opow,kang 😅

      Hapus
  31. Wowowo akhirnya artikel barunya launching jugaa.. Menurut saya diantara semua spot yang keren, hanya spot kupu2 yang mencuri perhatian, apalagi gaya kak himawannta keren, makin nambah bagus xixixiixix

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow woow wooaw .. fotoku dikomentarin oleh si juara blogger dan si pemilik grafik ramping Alexa Ranking kak Vika ... feeling surprise nih kaaak 😁

      Terimakasih ya,kak Vika ⚘

      Hapus
  32. wah yang ada tulisan I love you itu romantis sekali mas
    cocok buat muda-mudi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuul ...😁
      Cocok juga buat lokasi foto-foto mas mimin Obat Sakit

      Yuuk berlibur kesini,mas 😉

      Hapus
  33. rasanya, yang acrophobia hanya mampu tengok dari bawah sahaja walaupun sudah ditawarkan wang 1000000 hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahahaa ...
      Betuul .. betuuul ... 😂

      Itupun tengok dari bawah sambil kaki gemeteran 😅

      Hapus
  34. Balasan
    1. Sependapat, kak Anies 👌

      Hapus
  35. Huaa...itu yang ngambilin foto dari atas, lebih serem lagi melihat pemandangan bawahnya mas :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha .. Betuuul 😅
      Dari atas menara, terutama di tingkat ke 3 ... whoaaa ... lihat pemandangannya bikin dag dig duug ...
      Tinggi bangeeet

      Hapus
  36. Yang saya suka setiap kali ke sini adalah ulasan perjalannya selalu lengkap jadi seakan-akan saya juga ikut berkelana hehehe. Jembatan kupu-kupu itu keren ya. Bisa jadi inspirasi buat wisata gunung di sini, agar lebih menarik minat wisatawan. Happy traveling!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak ya,kak Tuteh ☺⚘
      Semoga setiap artikel yang kubuat,rute lokasinya bisa bermanfaat jadi catatan buat kak Tuteh dan temen2 semua untuk berlibur kesana.

      Sependapat,kak.
      Spot jembatan kupu-kupu seperti ini bisa menginspirasi lokasi lain agar makin menarik kunjungan wisatawan ke pegunungan.

      Hapus
  37. Masya Allah.. keren abiss mas, kayak di Gancik ya?? mungkin kapan-kapan dicoba, ehh bte Magelang juga salah satu kota favorit saya, soalnya disana banyak pegunungan dan dataran tingginya :D Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikut senang Magelang jadi salah satu kota favorit kamu 😁 ..
      Gancik itu ada di kota mana ya ?.

      Kapan ada waktu,main ke lokasi ini,mas

      Hapus
    2. Di Boyolali mas, di kecamatan Selo, kan berbatasan sama Magelang :D coba deh mas, sip kok, tapi jalan kakinya lumayan sih. Hehehe

      Hapus
    3. O,Gancik itu di Boyolali.
      Nuwun infonya ya,mas.
      Suatu saat pasti akan kucobain kesana,cuman aku masih rada bingung jalurnya akan lewat mana karena banyak yg bilang katanya rutenya rada2 sulit.

      Mas tinggal di Boyolali,ya ?

      Hapus
  38. wahh rancak bana, keren keren viewnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. AseeeK .. ada bahasa Padang, rancak bana 😉

      Keren view nya ya,mas Prio .. bikin speecless

      Hapus
  39. Bagi warga Jakarta, kangen liat pemandangan pegunungan seperti ini. Gak kebayang juga dinginnya cuaca disana ya. Apalagi kalo lagi ada kabut-kabutnya gitu... Nice sharing mas Sant. BTW mohon dukungan komennya di artikel judulnya QLAPA, GUDANGNYA PRODUK HANDMADE LOKAL UNIK DAN KREATIF. Makasih sebelumya dan semoga sukses selalu mas Sant....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, mas Suhendra.
      Terimakasih juga ya udah mampir komentar di blogku.
      Kapan ada waktu, main ke lokasi ini,mas ☺

      Baik,mas aku pasti mampir komentar di artikel mas tentang Qlapa.
      Tunggu,ya

      Hapus
  40. Tempatnya keren plus ulasannya komplit, sayang sepeda motor saya matic jd ga brani ksana...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih,mas Aris.
      Btw,aku menuju ke lokasi ini juga gunain motor matic kok,mas ☺

      Aku kalo bepergian ke dataran tinggi pegunungan kayak seperti tempat ini, selalu kupastikan kendaraan masih dalam jarak dekat setelah diservis.

      Hapus
  41. Bagus Mas!
    Betewe minggu lalu saya juga dari Magelang, tapi main ke Borobudurnya. Hihihi... Ah, tepat banget mampir ke tulisan ini, bahas gunung Sumbing, sebagai gunung yang 'merangkul'Borobudur dengan gunung-gunung lainnya.

    Menginap di rumah penduduk bisa jadi wisata sembari mengenal karakter lokal di situ ya, Mas! Asyik sekali sepertinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo,kak Ajeng ...
      Asiiik ya yang barusan travelling ke candi Borobudur .., sekalian main ke Junk Yard ngga,kak ?.

      Yups,di lokasi ini buat lihat momentum sunrise bisa numpang bermalam di rumah warga desa di sekitar lokasi.
      Aku sempat ngobrol sama beberapa warga desa disana, ramah2 orangnya.

      Hapus
  42. Wah tiketnya terjangkau banget. Skrg banyak banget ya yg bikin gardu pandang buat spot selfie

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul,sekarany spot selfie dengan latar belakang pemandangan alam seperti ini menjamur dimana-mana ...
      Ada yang digarap maksimal, tapi ada juga yang terlihat asal2an.

      Ikut merasa senang karena warga makin sadar wisata ☺

      Hapus
  43. Nggak cuma view alamnya aja yang keren ya, Mas. Ada beberapa spots yang dihias untuk pepotoan. Alamakkk... sampe merangkak untuk menyurusi jembatannya, serem juga ya, haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuuk,main kesini,kak Nita 😁

      Ntar di lokasi ini kak Nita bisa lihat duluan para pengunjung coba berfoto di spot ... pasti ada salah satu pengunjung disana ketar-ketir melangkah memberanikan diri menuju ke spot untuk berfoto 😁

      Hapus
  44. Wah ni mah keren abnget. Tapi agak takut juga gardu selfienya

    BalasHapus
  45. Iya juga sih,kamera DSLR yang biasa dipakai fotografer rata2 hasil fotonya lebih bagus.
    Tapi tergantung juga cara pengambilan gambarnya,mas.
    Kalau kita tau triknya, motret pakai kamera smartphone juga hasilnya bagus,mas.

    BalasHapus
  46. Ayoook beraniin diri berfoto di gardu selfienya, mas Amir 😁
    Aman,kok.

    BalasHapus
  47. Mantaaf ini kak himawant ganteng sudah update artikelnya lagi jalan jalan ke gunung sumbing.. Ditunggu updatean selanjutnya untuk berkomentar dan melihat pemandangan yang tjakepppp..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih supportnya kak Vika cantik ⚘
      Semoga lokasi liburan selanjutnya yang kupilih juga disukai kak Vika dan teman2 pembaca semua.

      Hapus
  48. Warna2nya terlalu cetar ya bang
    Kalau misalnya gak diwarnai gitu gimana? Jadi dibiarkan kayu2nya alami gitu. Kesannya menonjolkan pemandangannya, bukan kayu2 yg dicat pelangi

    Sayang banget soalnya. Pemandangan alami yang aslinya bagus banget, malah ketutup sama yang artifisial 😃😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups,warna warni catnya dibuat ngejreng,kontras banget sama pemandangan lokasi sekitarnya.
      Mungkin ada maksud tertentu agar terlihat menonjol dengan pemandangan alam.

      Semoga masukan dari kak Rhos dibaca oleh pengelola disana, kedepannya spot dicat warna natural.

      Hapus
  49. Tiketnya murah sekali, view yang ditawarkan juga cakepppp secara Gunung Sumbing, padahal itu masih di area bawah ya, tapi kabutnya sudah ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awalnya malah free,tanpa dipungut tiket masuk,kak ☺.
      Cuman dikenai tiket ke spot foto.

      Baru akhir2 ini ditetapkan tiket masuk + tiket ke spot foto.

      Lokasinya 1/3 mendekati puncak gunung,kak.
      Kalo kabut datang ... wuiih jadi eksotis banget pemandangannya 😁

      Hapus
  50. Walaupun tempatnya mendekati puncak sumbing tetap aja ngos2an kalau mendaki menuju puncaknya ya mas..haha.

    Keren view nya...semakin lama semakin tinggi aja nih mas jalan2nya...lama2 bisa nyampe puncak gunung deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ..
      Betul,kak Desi.
      Ngos2annya kerasa waktu trekking ke lokasi air terjun.

      Kalo diajak kak Desi dan temen2 jalan2nya pasti nyampe ke puncak gunung .. kalo aku sendirian takuut .. hehehe 😁

      Hapus
  51. tempat rekreasi yang indah, good post bro. thanks. ditunggu kunbal-nya ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih udah berkunjung ke blogku, masbro Darwin.
      Salam kenal.

      Siap kunbal ke blog mas.
      Ditunggu,ya.

      Hapus
  52. Spot kupu-kupunya bikin kakiku gemetar, gamang liatnya mas.

    Btw kabutnya itu bikin dramatis banget, jadi inget film-film luar pas adegan kamera dari atas hutan gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepat, masbro Rudi 😁 !
      Kabutnya bikin kayak pemandangan alam di film2 Hollywood 👍

      Di lokasi aslinya,ntar masbro Rudi bisa lebih ngrasain deg deg an luar biasa berdiri di spot sayap transparant saat muncul kabut ...
      Misterius,dramatis dan muncul rasa gamang jadi satu 😁

      Hapus
  53. cantiknya mas sayang aku phobia ketinggian bisa jantungan aku kalau kesini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixi ... takut ketinggian ya mas Kadir 😁 ?.

      Jujur,aku juga ngerasain hal yang sama saat berdiri di spot sayap transparant saat datang kabut tebal itu,mas.
      Kakiku sempat terasa lemas dan gemetaran berjalan di titian ke spot.

      Udah gitu, titian basah kena air hujan ... jadi licin dipijak.

      Hapus
  54. Ini mah nggak perlu capek-capek naik gunung ya buat dapetin pemandangan bagus. Keren, tapi pasti aku bakalan pelan banget meniti jembatan bambunya. Udah kebayang deg-degannya. Pankapan lah kalau ada kesempatan pengen mampir ke delimas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener,tak perlu ngeluarin tenaga ekstra naik gunung,kak Aida ... 😁 ... karena lokasinya berada di pinggir jalan dan satunya melintang di atas jalan pedesaan.

      Hehehe .. meniti jembatannya sambil merem aja, kak 😁

      Hapus
  55. Wah, tempatnya keren! Tapi masih mikir: kalau ke sana, berani gak ya, naik-naik ke spot-spot itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixiiixxii ...
      Kok sebagian komentar yang masuk pada gamang takut2 meniti jembatan kayak kak Dyah juga yaa ... 😁 ?

      Aman kok,kak.
      Jalannya sambil merem aja 😉

      Hapus
  56. PERMAINAN AGEN DOMINO 99 TERBESAR DI INDONESIA

    Terbaik dan Terpercaya Di Indonesia.
    Minimal Deposit Rp 20.000,-
    Memiliki 8 game dalam 1 user id
    Bonus Cashback 0.3%
    Bonus Referral 15%
    Bonus Extrak Refferal 5%

    Contact Us

    Fanspage FB : Sahabat QQ
    Pin BB : 2BCD6D81
    Pin BB : 2BD6A2E3
    WA : +855-81734021
    LINE : SAHABATQQ
    WECHAT : SAHABATQQ
    YM : cs2_sahabatqq@yahoo.com

    Kami Siap Melayani anda 24 jam Nonstop

    #domino99 #pokeronline #gamesonline #pokeronlineindonesia #pokeronlineterpercaya #pokeroblineterbesar #pokeronlineterbaik #gamesonlineterpercaya #agendomino #agenpokeronlineterpercaya #agenpoker #7gamesdalam1id #sahabathoki #sahabat9988 #sahabatqq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks infonya,kak.
      Salam sukses

      Hapus
  57. ini tu deket curug bukan mas? yang arah ke temanggung kan ya? *berasa pernah mau singgah tapi gak jadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuul, mas Rahmat 👍

      Desa lokasi ini juga salah satu jalur alternatif ke arah Temanggung.

      Lah sayang loh waktu itu kok ngga jadi singgah 🤔

      Hapus
  58. wah harus di ulang lagi berarti mas, kesini skalian ke temanggung, trus bablas wonosobo :3 *hari libur datanglah segera plis* kemaren saya ke Selo, Boyolali niat skalian melipir ke cafe ato spot mobil klasik kui yang di Magelang juga gagal ga jadi. duhh duhhh *jadi curhat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ckckckk ... Smangat 45 ya jelajahnya 😁
      Mantaaap niih ..

      Betul,dari lokasi ini bablas ke Wonosobo juga bisa ...
      Jangan lupa mampir berendam ke Manggisan yaa ...

      Mas dari Yogya ke Selo Boyolali lewat jalur mana waktu itu ?.
      Aku pengin kesana tapi masih belum paham rute terdekatnya lewat jalur mana ...
      Kasi tau, yaa

      Hapus
  59. edyann.. keren banged viewnya bang... mantaaappppp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih,bang Juni
      [ eh, namanya bener bang Juni bukan, ya 🤔 ? ]

      Yook, main kesini, mas.

      Hapus
  60. Nambah satu lagi ni destinasi di sekitaran Gunung Sumbing..
    Bisa ni jadi target kunjungan selanjutnya..

    TFS gan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiip, masbro Anggara 👍
      Ntar kapan ada waktu silahkan travelling ke lokasi ini.

      Hapus
  61. mantap kali ini bang tempat liburanya, dipegunungan pastilah sejuk, btw cocok gak sih bang kalo ngajakin pacar nya orang liburan kesini, kan tempatnya agak jauh, biar gak ketahuan pacarnya gitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuahahahaahahaa .. 😂
      Kamu tuuh yaa ...

      AwaaZ .. gegara keasikan pacaran sama pacar orang disana .. gelinding guling-guling digulung kabut loooh .... 🤣

      Hapus
  62. Pingin ih foto di atas gitu, tapi saya takut ketinggian wkwk. Padahal viewnya bagus banget lho.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😁 Xi Xi Xi ...

      Mungkin solusinya gini,kak ... :

      Kak Anisa dituntun duluan saat nglewatin titian jembatan ...
      Setelah sampai depan spot , kak Anisa ditinggal sendirian 😁

      Tapi ..., saat difoto kakinya jangan gemeteran yaaaaak ... 😂

      Hapus
  63. Berarti benar ya, udara dingin banet itu terutama di daerah pegunungan bisa bikin kulit kita berubah, makanya kudu pakai jaket biar ga kedinginan. Suhu dingin bisa bikin keirput dan kulit bersisik kadang gatel2 kalo aku loh. Masker juga ga boleh ketinggalan biar mulut tetap terjaga ga kemasukan benda2 aneh hehehe. Jalanan berkelo itu lebih asik daripada lurus kayak di perkotaan. Udah bosen juga ya. Mendingan cari yang berliku2, apalagi kalau kendaraan kita extra, spesialis buat traveling, mantap deh :D

    BalasHapus
  64. Gardu pandangnya banyak ya mas.
    Btw, itu yang spot sayap kupu2 kayaknya tinggi juga ya.
    Tapi jaringn pengamannya beneran berfungsi gak ya? Kayak ringkih gitu soalnya :D
    Btw, udah saya perbaiki mas postingannya dengan resize fotonya :D
    Makasih infonya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, Hans.
      Aku akan ke blog Hans setelah ini.

      Aku juga terimakasih Hans udah mampir berkomentar di artikel Delimas ini.

      Spot sayap kupu-kupu tingginya sekitaran 3 meter lebih dan jaringnya entah ringkih atau engga , aku belum nyobain jatuh gegulingan cakep diatasnya ....
      Wuakakaakaka 😂

      Hapus
  65. Foto di wisata Delimas ini kayak sudah familiar dech sepertinya nggak asing lagi seperti yang di spot kupu - kupu dan spot yang backgroundnya kabut. Nice picture..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.
      Lokasi wisata Delimas ini cukup populer banyak didatangi para traveller,terutama remaja.
      Cukup lama buat mengantri berfoto di spot unik itu.

      Hapus
  66. Tempat wisata Delimas ini cukup popular ya di kalangan pengunjung.. Great..Sip banget spot-spot ketinggiannya..
    Maksudku fotonya di spot kupu-kupu n spot dengan background berkabut ini.. nggak asing lagi karena pernah diposting di blog yang dulu.. Iya nggak? Hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto di spot sayap kupu-kupu yang melengkapi artikel ini belum kusertain di blog lama ... , kalau kesamaan lokasi Benar Iya, tapi berbeda pose.

      Sedangkan foto di spot transparant, foto ini ngga kusertakan di blog lama.
      Hanya ku cantumin di status WA aku.

      Hapus
  67. Kayanya sampean perlu mengeksplor daerah kebumen mas, tepatnya pantai menganti... Indahhh banget disana ���� Ceritanya promosi tanah airku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Promosi tanah air Kebumen siap kumasukin agenda liburan selanjutnya,mas Kojek 😉

      Maturnuwun info lokasi wisata pantai Menganti, nggih.
      Akan kucoba cari tau rute kesananya ☺

      Hapus
  68. Sekarang banyak wisata2 alam seperti ini ya. Wisatawan sekarang juga banyak yg ingin ke tempat wisata berbasis alam.

    BalasHapus