Rabu, 28 Februari 2018

Trip ke Buddhist Monastery's garden

... Aroma wangi dupa samar - samar tercium saat mulai kumasuki sebuah halaman taman apik yang berada di samping candi purbakala peninggalan agama Buddha, candi Mendut.
Aromanya menenangkan, melenakan dan membawa imajinasi membayangkan tengah berada di sebuah resort tempat rileksasi ...
Bagaimana pikiranku tidak melayang seolah tengah berada di taman resort ternama kalau di kanan dan kiri jalan yang kulalui dihiasi kolam teratai dan deretan stupa indah yang terlihat seakan mengambang di permukaan air, persis seperti tampilan di taman - taman resort premium.
" Akh, tapi ini kan bukan tempat resort spa,tauuu ..... , ini tuh di komplek asrama biksu. Jadi stop, berhentilah berimajinasi .. hehehe "
Imajinasiku memang langsung terhenti setelah tak lama melangkah, berpapasan dengan seorang biksu muda. Tampaknya ia baru saja mengontrol pekerjaan bangunan yang sedang direnovasi oleh beberapa tukang disana.
Setelah kami bertegur sapa sebentar, kulanjutkan langkah mengitari taman yang dipenuhi oleh bangunan - bangunan religius dan artistik ini, diantaranya merupakan hadiah dari beberapa negara.
Ya, betul, hampir sebagian besar bangunan - bangunan di taman komplek asrama biksu ini, termasuk perpustakaan bebas dikunjungi oleh para traveller, terkecuali area bangunan candi Sangharaja dan tentunya asrama para biksu.

Trip Of Mine
Salah satu spot unik di taman Buddhist Monastery.

Dan jika pandangan diarahkan ke kiri maka akan tampak replika patung Buddha tidur atau Sleeping Buddha.
Sejurus pandangan lurus dari halaman 2 tepi kolam teratai dan stupa terapung, akan tampak dari kejauhan area taman yang dinamakan The Nibanna Ratana Statue.

Trip Of Mine
~ Sleeping Buddha ~

Replika patung Sleeping Buddha ini sama persis dengan patung Sleeping Buddha di Wat Hat Yai Nai, Thailand.
Bedanya, patung Sleeping Buddha di Wat Hat Yai Nai, Thailand berukuran sangat besar dan berwarna gold, jika di area taman Buddhist Monastery ini replika patung dibuat berukuran sedang dan berwarna putih keemasan, ditempatkan di bangunan sebuah joglo dengan beratapkan khas Jawa.
Replika patung Sleeping Buddha berhadapan dengan gedung utama yang kesehariannya dipergunakan oleh para biksu untuk melaksanakan upacara keagamaan dan jika pengunjung berkeinginan berdoa disana pun dipersilahkan.

Trip Of Mine
Aula gedung utama Buddhist Monastery

Lokasi The Nibanna Ratana Statue yang sejajar garis lurus dengan halaman kolam teratai dan stupa terapung, terdiri dari beberapa bangunan di areanya, merupakan pemberian hadiah dari beberapa negara.
The Nibanna Ratana Statue diresmikan pada tanggal 2 September 1990.

Trip Of Mine
~ The Nibanna Ratana Statue ~

Di taman asrama biksu yang cukup luas ini, terdapat 3 area bangunan lain yang tak kalah artistik dan jadi spot berfoto menarik dibandingkan dengan The Nibanna Ratana Stupa, masing - masing diresmikan di tahun yang berbeda, yaitu :

• The Sakyamuni Buddha Statue

Merupakan replika candi Muroy Ji, di Jepang. Persembahan dari para pengikut kuil Zenyoki Kawazaki untuk memperkuat hubungan persaudaraan antara negara Jepang dan negara Indonesia.
Diresmikan pada tanggal 19 Oktober 2014

Trip Of Mine
~ The Sakyamuni Buddha Statue ~

• Candi Sangharaja

Bangunan candi ini bukanlah sebuah bangunan candi peninggalan purbakala.
Didekasikan untuk perayaan ulang tahun H.H Somdet Phranyanasamvara Sangharaja dari Thailand yang ke 100 tahun.

Trip Of Mine
~ Candi Sangharaja ~

• Gapura Hening Karta

Merupakan gapura yang terdiri dari 4 muka yang menggambarkan tentang :
▪ Metta = Cinta kasih
▪ Karuna = Welas asih
▪ Mudita = Apresiasi
▪ Upekha = Keteguhan
Diresmikan pada tanggal 23 Oktober 2016 bertepatan dengan peringatan 40 tahun Theravada Indonesia dan vihara Mendut.

Trip Of Mine
~ Gapura Hening Karta ~

Bangunan berbentuk gapura ini sangat indah dan artistik. Di tiap sudutnya terdapat patung - patung menawan melengkapi keindahan bangunannya.
Yang unik, di bagian tengah gapura terdapat 2 arca Buddha berdiri berwarna perunggu dan berwarna perak, keduanya diletakkan berdiri saling membelakangi satu sama lain.

Trip Of Mine
~ Patung Buddha perunggu ~

Trip Of Mine
Patung Budha berdiri berwarna perunggu dan perak berdiri saling membelakangi.

Trip Of Mine
~ Patung Buddha perak ~

Selain ke 4 bangunan artistik tersebut, di area taman Buddhist Monastery yang tertata rapi ini masih terdapat beberapa bangunan lain dan benda - benda pelengkap yang indah sebagai latar belakang berfoto.

Trip Of Mine
~ Spot genta ~
Dinding pembatasnya bertuliskan huruf China.


3 pohon langka di taman Buddhist Monastery

Di halaman taman Buddhist Monastery selain terdapat sejumlah bangunan yang tampak fotogenik, terdapat 3 jenis pohon yang kini mulai langka keberadaannya yang dapat kalian saksikan dan amati, tentunya kita sebagai pengunjung wajib ikut menjaga dan jangan sampai merusak taman indah dan tanaman - tanaman langka ini selama berfoto di dekatnya.
Ketiga pohon langka itu adalah :

• Pohon Sala

Dikisahkan dalam agama Buddha, pohon Sala yang berada di taman Lumbini merupakan saksi biksu saat ratu Mahamaya melahirkan sang Bodhisatta ( calon Buddha ) pangeran Siddharta.
Ratu Mahamaya kala itu melahirkan dengan cara berdiri berpegangan pada batang pohon Sala.
Pohon Sala ini tingginya mencapai sekitar 15 meter dan uniknya, bunga - bunganya tidak tumbuh di ranting, tapi di batang pohon dan berada di bawah.

Trip Of Mine
~ Pohon Sala ~
Lihat, bunganya bermekaran dari batangnya, sangat keren kan ?.

" Dan secara kebetulan, aku travelling ke lokasi ini pohon Sala tengah berbunga lebat. Bunga - bunganya bermekaran hingga berada di pelataran "
Trip Of Mine

Bunganya berukuran besar, hampir sebesar telapak tanganku.
Bertekstur keras dan aromanya harum lembut, sangat cantik.

Trip Of Mine
Sangat cantik tampilan bunga langka ini !.

Pohon Sala ini merupakan sumbangan dari negara India.

• Pohon Bodhi

Pohon Bodhi merupakan pohon yang disakralkan oleh umat Buddha.
Dikisahkan pangeran Siddharta meninggalkan atribut kerajaan dan kemewahannya kemudian memilih bersemedi dibawah pohon Bodhi dan disana beliau mendapatkan pencerahan.
Pohon Bodhi berukuran sangat besar dan tinggi.

Trip Of Mine
~ Pohon Bodhi ~

• Pohon Maja

Dikenal sebagai buah dalam sejarah Gajah Mada dan Sumpah Palapanya.
Pohon Maja yang kutemui ini berukuran tidak begitu tinggi, namun berbuah cukup lebat.
Buahnya bertekstur keras, berwarna hijau dan berbentuk benar - benar bulat seperti bola.

Trip Of Mine
~ Pohon Maja ~

Itulah bangunan - bangunan artistik dan keberadaan 3 pohon langka yang berada di taman asrama biksu Buddhist Monastery ini.
Kesemuanya menarik bukan untuk dikunjungi ?.
Dan tak lengkap rasanya jika setelah travelling ke taman Buddhist Monastery ini tak sekalian travelling ke candi Mendut, demikian juga sebaliknya.

Trip Of Mine

Akupun melanjutkan perjalanan ke candi Mendut, menjelajahi keindahan setiap detilnya ...

Bagaimana cara ke lokasi Buddhist Monastery

Buddhist Monastery merupakan komplek asrama penggeblengan ilmu para biksu. Di asrama ini para biksu kesehariannya mendalami agama Buddha, bermeditasi dan mengamalkan ajaran sang Buddha Gautama.
Lokasinya berada di samping jalur masuk ke candi Mendut, berjarak sekitar 4 kilometer atau sekitar 10 menit dari candi Borobudur.
Dapat ditempuh dengan mudah, baik mempergunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraaan umum minibus dari arah kota Magelang dan dari kota Yogyakarta, hanya saja perhatikan jam operasional karena kendaraan umum hanya beroperasional terakhir keberangkatan sampai dengan jam 17.00 sore hari.
Memilih bermalam di homestay atau hotel berbintang yang banyak terdapat di sepanjang jalur, bisa jadi pilihan terbaik untuk travelling keesokan harinya ke banyak obyek wisata di sekitaran lokasi ini.

Lokasi :
Jalan Magelang, Sumberrejo, Mendut, Mungkid, Magelang

Tiket :
Free

Tips trip di taman Buddhist Monastery :

Pergunakan pakaian yang sopan sesuai adat ketimuran.
Jangan membuat suasana gaduh atau berisik.
• Taati peraturan yang ada dengan baik : melepas alas kaki saat memasuki bangunan tertentu serta memperhatikan batas boleh dan tidak memasuki area.

68 komentar:

  1. pohon sala itu selalu disucikan ya mas
    terutama dalam agama Buddha
    di Vihara dekat rumah juga ada pohon itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups,mas Ikrom.
      Pohon Sala selain pohon Bodhi termasuk pohon disakralkan umat Budha.
      Kedua pohon ini mempunyai sejarah penting dalam sejarah Siddharta Gautama.

      O, di vihara dekat rumah mas Ikrom juga ada pohon Sala,ya ?.
      Aku kunjungi blog mas Ikram untuk lihat,ya ☺

      Hapus
  2. Pohon salanya unik mas, bunganya cantik lagi wlwpun tumbuh di bawah batang pohon keringnya.. Langka ya itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Unik dan cantik banget bunganya ya,Nia...😊

      Bentuknya nyaris seperti bunga Mei Hua yang sering dijadiin di hiasan Imlek.
      Uniknya lagi, berukuran besar-besar dan kelompok bunganya tumbuh di batang pohon bagian bawah.

      Yups,pohon Sala ini sudah sangat langka keberadaannya.

      Hapus
  3. Ssstt... Jangan ngayal berimajinasi macam2 kalau lagi jalan2 ke Buddhist Monastery's Garden..ntar nggak nyadar malah bayangin di Spa n Resort sambil jalan merem2 bgtu.. Ntar ketabrak orang atau biksu bagaimana? Kan berabe? Emang ada aroma dupa atau apa brader? Ada asrama biksunya ya di taman ini?
    Aku kira asrama biksi itu ada di sekitar kawasan candi Borobudur..

    Ada 3 pohon langka ya di sini.. yaitu :
    Pohon Sala, pohon Bodhi, dan Pohon Mojo.. Yang nggak teralu asing buah Maja atau buah Mojo.. Aku pernah lihat buah Maja tp kata orang rasanya pahit..
    Yang unik itu pohon Sala ya?
    Karena bunganya tumbuh di pohon bagian bawah. Warnanya bagus pink keputihan dari jauh sekilas mirip kayak bunga Sakura.. Tapi dari dekat kayak bunga anggrek yg tumbuh di pohon. kalau bunga Sala ini ukurannya lebih besar ya?
    Wangi ya bunga Sala ini brader? boleh dipetik nggak bunganya brader? Ntar kena jitak ya? Hihihihi.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkkwkk 😂 .. Iya beneer... jangan berkhayal sambil jalan,ntar malah nabrak jadinya.

      Yups,sista memasuki area taman ini langsung tercium aroma wangi hio/dupa.
      Saat aku ke tempat ini, hio dinyalakan berada di bawah pohon Bodhi.

      Betul, area taman ini adalah bagian dari area asrama para biksu.
      Indah ya tamannya,sista ... rapi dan banyak bangunan terlihat fotogenik di kamera.

      Weuuw 😁😄 ...
      Bunga nya jangan dipetik,sista...
      Eman-eman,ngga tega ngelihatnya,soalnya keren banget dan udah sangat langka keberadaannya sekarang ini.
      Sista pasti kagum lihat langsung tampilan bunganya .... 💮💮💮

      Hapus
    2. Iya bener.. Taman Buddhist Monastery ini tampak indah asri rapi bersih.. dan bangunan-bangunan unik terlihat fotogenik di kamera..

      Oh iya di dalam taman ini terdapat bangunan bernama The Nibanna Ratana Statue. aku lihat terdapat tulisan pada batu marmer di bawahnya.. Apakah ini semacam monumen brader?

      Ooh.. Jadi bunga Sala pink yanv cantik ini nggak boleh dipetik? Sudah kuduga namnya tanaman langka harus dijaga kelestariannya... Selain itu memang sayang kalau dipetik.. bunganya bisa habis ludes.. Oh iya katanx bunganya beraroma wangi lembut ya ? Wah sku jadi bener-bener kepengen lihat langsung tampilan bunga sala ini.. Pasti aku bakal kagum dan memegang lama bunga ini..
      Seandainya bunga sala yang cantik ini boleh dibudidayakan di negara kita... Ngayal dikit boleh kan brader? hehehe..:)

      Hapus
    3. Yup,semacam monumen The Nibanna Ratana Statue itu,sista.
      Areanya ada beberapa bangunan yg merupakan sumbangan dari beberapa negara.
      Unik2 bangunannya ...Puncak stupanya kalo dilihat mirip sama puncak bangunan yang ada Tibet, ada kayak semacam payung kecil dg untaian hiasan dibawahnya.

      Ayoo kapan-kapan kesini,sista ☺
      Lihat langsung pohon dan bunga sangat langka ini ...

      Hapus
    4. Ooh eberapa bangunan yang tamapak unik di area taman Buddhist Monastery ini merupakan sumbangan dari beberapa negara seperti dari Thailand dan Jepang ya brader?

      Ooh iya itu ada spot tempat foto brader bareng patung berbusana atasan biru adat jawa.. bagus unik lucu ya? Sekilas mirip orang beneran yg lagi duduk.ternyata patung hehehe...:)

      Yes I hope so brader aq bisa datang ke Taman Buddhist Monastery ini untuk bisa melihat langsung pohon bunga Sala yg cantik dan unik ini..

      Hapus
    5. Yes,sista ☺
      Keren ya beberapa bangunan di taman ini sumbangan dari beberapa negara.

      😁 salah satu spot favoritku,patung bapak berbusana Jawa..
      Tadinya aku ngertinya itu juga orang beneran loh dari kejauhan,soalnya ukuran dan anatomi tubuhnya mirip banget sama orang asli 😃 ..
      Udah gitu warna busananya biru kontras, di kamera jadi kliatan kece 😉

      Amiin,kudoakan sista kelak kesampaian travelling ke Magelang 😇

      Hapus
    6. Iya keren dan unik bangunan sumbangan dari beberapa negara brader..

      Ooh. Jadi awalnya brader juga terkecoh dengan patung bapak berbusana tradisional itu? Tertipu pandangan mata sendiri ya? Hahahaha..!:)
      Iya patung tapi ukuran dan anatimi nya mirip dengan manusia.. Spot selfie patung bapak berkostum biru ini bener -bener keren unik dan lucu karena bisa mengecoh pengunjung.. Sip Spot selfie nya kreatif banget.!:)

      Amin makasih doanya brader..semoga aku someday bisa traveliing ke Yogya dan Magelang.:)

      Hapus
    7. Sami-sami,kindly sista Fidy ⚘
      Doain juga ya suatu saat nanti aku bisa travelling ke kota Malang & sekitarnya.

      Yups ��,aku terkecoh saat pertamakali lihat patung unik itu, nyaris mirip dengan orang beneran.

      Yang juga bikin kagum,perawatan dan kebersihan taman ini terlihat ditangani dengan baik.
      2 kali aku trip ke lokasi ini tak satupun terlihat sampah berserakan di halamannya.

      Hapus
    8. Of Course.. Aq doakan brader supaya kesampaian suatu saat nanti bisa travelling ke Batu dan Malang.

      Oh ya.. Perawatan taman Buddhist Monashtery ini di dikelola dengan baik ya? Terlihat dari taman yang selalu tampak bersih dan rapi..
      Good Maintenance..!
      Andaikan semua Taman yang ada di tempat wisata bisa terawat dan terjaga seperti ini...:)

      Hapus
    9. Terimakasih doa & supportnya,sista ⚘

      Yups kita dukung semua taman di Indonesia bisa di maintenance dengan baik.
      Taman Buddhist Monastery ini bisa jadi role model buat semua taman.

      Hapus
  4. cantik ya mas bunganya, tapi yang penting kelestariannya tetap terjaga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya,mas... bunganya sangat cantik 💮 ..

      Seumur-umur aku juga baru kali ini lihat tampilan pohon dan bunga Sala ini 😊
      Semoga kelak mas Ibrahim juga punya kesempatan melihat langsung pohon langka satu ini ☺

      Hapus
    2. semoga aja ya mas, amiiiin

      Hapus
    3. Amin.
      Ikut kudoakan terlaksana 😇

      Hapus
  5. pohon sala ini kok aneh sekali ya
    bunga muncul dari batangnya. Nanti dikiranya pohon ini memiliki nilai mistis
    saya baru mengetahuinya di sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat unik ya,mas...
      Aku juga baru kali ini lihat pohon yang berbunga dari batangnya, ajaib.

      Hahahaaha 😉 ngga bernilai mistis kok,mas... ntar pada nyari wangsit di dekat pohon itu.

      Hapus
  6. Semua pada komentar tentang pohon sala, saya juga kagum sama bunganya apalagi saat tahu bunganya tumbuh di batang pohon bagian bawah. Wow. Unik dan cantik.

    Buah Maja itu mirip jeruk Bali ya, mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya,Siti semua pada kagum sama bunga Sala yang sangat langka ini.
      Aku juga berlama-lama ngamatin pohon satu ini..... ajaib,bunga-bunganya muncul dan bermekaran dari batang pohonnya 💮💮💮

      Iya, buah Maja sangat mirip dengan jeruk Bali.
      Bedanya, buah Maja benar2 mulus dan licin kulitnya saat dipegang.

      Hapus
  7. Tiketnya Free...
    Kesukaan orang Indonesia banget itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😁 ... hehehe ...
      Iya,bener.
      Seandainya semua lokasi wisata bisa free seperti ini, pasti bakalan seru niih 😁

      Hapus
  8. Jadi pengen liat langsung Pohon Sala dan Pohon Bodhi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayooo ... kesini, mas Rudi 😉
      Kudoakan segera terlaksana mas Rudi travelling ke lokasi ini.

      Kalau mau lihat anakan pohon Bodhi asli didatangkan dari istana Bodhgaya India tempat Sidharta Gautama lahir ada di halaman candi Borobudur,mas.

      Hapus
  9. Belum pernah ke candi mendut
    Andai dekat bolehkah aku ikut

    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☺ Dengan senang hati, Anisayu ..
      Semoga terlaksana kita travelling rame-rame ke sekitaran candi Mendut.
      Banyak banget spot lokasi di sekitaran candi Mendut ini 🙂

      Hapus
  10. itu yang bunganya tumbuh di akar lucu banget, belum pernah saya nemu yang kaya gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe 😁... aku juga baru kali ini lihat pohon ajaib seperti itu,Masandi.
      Bunga-bunganya gede bermekaran dibawah 💮💮

      Hapus
  11. Ah, sudah lama saya nggak ke jogja....tahun 2014 terakhir kesana. Tenyata jogja memang ngangenin yah.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Anton,lokasi ini bukan di Yogya tapi di Magelang.

      Btw, Yogya dengan keunikannya yg komplit memang ngangenin didatangi.
      Ayo, kapan ke Yogya lagi, mas ☺ ...

      Hapus
  12. Maa syaa allah...liat picnya cakep bnget mas. Cuma bisa kagum, di Magelang ada area wisata seindah itu ckckckck (emak kurang piknik soalnya)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih udah berkunjung dan berkomentar di artikel taman indah ini,emak,eh kak Rina ⚘😁

      Ayoo,kak ...
      Kapan kalau udah punya waktu travelling ke lokasi ini,ya ☺

      Hapus
  13. keren juga ya ada bunga sebesar itu. Hmm bisa jadi referensi nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks komentarnya,Andrew.
      Iya,keren bunganya,ya ☺ ...
      Meski cowok,kalo lihat tampilan bunga sekeren ini.. hatinya akan 'meleleh' juga akhirnya ...

      Wkwkkk ... lilin kali aaakh meleleh 😅

      Hapus
  14. wihhh..baru liat pohon maja nih mas...ohh kaya gituu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gimana, keren ngga buah Maja nya ☺ ?.

      Dipegang licin banget kayak ada lapisan lilin dikulitnya ..

      Hapus
  15. Baca pohon Bodhi jadi ingat serial Supernova, hehe. Jadi penasaran dengan pohon aslinya. Sama seperti pohon Sala, terlihat unik di gambar.
    Kalau pohon Maja udah sering lihat dan buahnya katanya pahit, belum pernah coba. Khawatir pahit beneran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh,tampiln pohon Bodhi pernah muncul di serial Supernova ya, Qudsi ?.
      Kira-kira boleh tau ngga, serial Supernova itu produksi tv lokal mana ?.
      Soalnya aku belum pernah nonton 😊

      Atau serial Supernova itu serial buku karya Dewi Dee kah ?.

      Selain di taman Buddhist Monastery ini, Qudsi bisa lihat pohon Bodhi di pelataran candi Borobudur.
      Di candi Borobudur, pohon Bodhi merupakan anakan asli pohon Bodhi dari istana Bodhgaya tempat Siddharta Gautama bersemedi.

      Aku juga belum pernah makan buah Maja 😁
      Ada yang bilang rasanya manis, tapi ada juga yang bilang rasanya pahit.
      Penasaran juga sih seperti apa rasa sebenarnya ☺

      Hapus
  16. Itu pohon salanya keren banget kak,, langka yaaa.. saya aja belum pernah melihatnyaa.. Pengenlah kapan2 melihat dan main kesana,, tapi jauh hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya,keren banget,kak Vika ☺
      Aku juga baru kali ini lihat tampilan pohon Sala dan bunganya.

      Kudoakan kak Vika suatu saat nanti kesampaian travelling ke Magelang ⚘

      Hapus
  17. Itu pohon Maja, berarti nama buahnya buah maja y Om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups,betul,om Niki ☺
      Eh,aku manggilnya kok ikutan om ya 😁 ? ..

      Nama pohon dan nama buahnya sama : Maja

      Hapus
  18. Dari candi mendutnya sebelah mana ysa ? Kok pas ke mendut gak tahu ada destinasi epik gini 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lokasinya tepat di sebelah area parkir dan jalan masuk ke arah candi Mendut (tanpa perlu menyeberang jalan),mas Idris ☺

      Lokasi taman ini memang ngga memasang plang nama.
      Dan pintu utamanya berupa gerbang teralis besar berukir dengan 4 bukaan, tapi hanya 1 bukaan pintu yang terlihat dibuka kesehariannya.
      Dari pintu itulah pengunjung masuk dan keluar area taman,mas.

      Hapus
  19. wah, kece tempatnya, dan masuknya free? Hmm, bisa masuk rekomendasi nih. Aku juga suka lho foto sama patung-patung :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya,Eka,tanpa beaya tiket kita bisa masuk dan foto-foto dengan beragam koleksi patung unik di taman keren ini.
      Foto koleksi patung-patung lainnya ngga kusertain di artikel ini.

      Masuk recommend list travelling Eka selanjutnya,ya ☺
      Jangan lupa buat mampir ke taman kece ini saat ke Magelang.

      Hapus
  20. bagus tempatx buat hunting..
    rame kah bang hari2-nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kesehariannya,sepengalamanku udah ke 3 kalinya travelling ke taman kece ini, pengunjungnya kebanyakan turis mancanegara.

      Ngga begitu rame,jadi pas buat bersantai dan lokasi hunting foto di bangunan2 dan patung2 unik ☺

      Hapus
  21. empat bangunan artistik itu yang lebih menarik buat saya, maklum tukang photo suka dengan keindahan dan keunikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepat nih taman keren ini buat lokasi hunting foto mas Djangkaru sebagai photographer ☺

      Dari foto empat bangunan di artikel ini, disana masih ada beberapa bangunan dan patung yang unik2.

      Hapus
  22. ohh itu pohon sala ya, pernah lihat di vihara dan bunganya cantik. klo ke magelang menarik untuk dikunjungi tempatnya, saya suka banget berkunjung ke tempat2 seperti ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikut senang Wong Crewchild juga pernah kesempatan lihat tampilan pohon dan bunga Sala ☺

      Yups,kak ntar kalau travelling ke Magelang,jangan lupa taman keren ini dimasukin list kunjungan 💮

      Hapus
  23. Wah kapan hari kalau ke magelang mampir kesini ah.. Pengin nyiium bau dupanya juga, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Good,kak Ella ☺
      Kak Ella bisa berfoto di bangunan dan patung-patung unik disana.

      Jangan lupa alamatnya ya,kak.
      Lokasinya tepat di samping kiri pintu masuk ke candi Mendut.

      Hapus
  24. Wah menarik,, aku baru tahu kalo tempat semacam ini bisa dikunjungi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, Dinilint taman keren ini boleh dikunjungi😉.
      Kapan-kapan silahkan Dini travelling kesini.

      Hapus
  25. posenya udah kaya model profesional ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha 😃...
      Oops 😊, pose yang mana sih,Alfan ?

      Hapus
  26. Semua spot di sana masih sering dipakai peribadatan rutin umat Budha ya? Sepertvi vihara? Atau hny saat ritual besar saja?
    Good place, buat yang mau menenangkan diri :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangunan di taman ini yang rutin digunakan untuk ibadah berada di gedung utama.
      Posisinya berada di kiri pintu masuk taman,mas.
      Kalau spot lainnya ada yang digunakan untuk ibadah dan ada juga yang ngga digunakan buat ibadah.

      Betul,mas.
      Taman ini bisa jadi alternatif buat menenangkan diri.

      Hapus
  27. Buah maja itu Rasany seperti apa ya? Kalo sedang traveling, selalu suka datangin bbrp tempat ibadah seperti ini. Ga harus vihara ato wat ato kuil. Tp juga gereja, mesjid. Selalu merasa tenaaang banget masuk ke tempat2 ibadah ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yang bilang katanya buah Maja rasanya pahit, tapi ada juga yang bilang katanya manis.
      Aku sendiri belum pernah memakannya 😁
      Penasaran sih sebenarnya kayak apa rasanya ...

      Oh,kita sama, Fanny ☺
      Aku juga suka travelling ke tempat2 ibadah agama apapun.
      Betul kata Fanny, rasanya adem dan tenang berada di dalamnya.

      Hapus
  28. Bunga pohon sala sebesar telapak tanagn kakak gitu ya :) Harum, hhmmm :D Seneng deh liat orang yang demen wisata ke mana aja apalagi jadi nambah wawasan tentang kebudayaan sendiri dan menikmati anugrah ciptaan Allah SWT. Aku pernah cium wangi dupa2 gitu pas berkunjung ke Gunung Kawi Malang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Nurul pernah travelling ziarah ke Gunung Kawi Malang,ya ... , gimana lokasinya kak, keren ngga ?.

      Yups,bunganya ada yang segede telapak tangan dewasa. Tektur bunganya keras dan wangi lembut ...
      Aku awalnya ngira itu bunga plastik 😃 ... bener-bener cakep dan seumur-umur baru lihat pohon dan bunga Sala itu.

      Aku juga senang wisata kemana saja, bisa nambah wawasan dan pengalaman banyak hal disana.

      Taman keren ini bisa dimasukkan ke jadwal liburan kak Nurul saat ke Magelang suatu saat nanti, banyak spot unik buat berfoto disana ☺

      Hapus