Friday, February 23, 2018

Menatap Alam Di Ketinggian Watu Lawang

Dari sekian banyak nama sejumlah lokasi wisata yang menggunakan kata Watu Lawang untuk penamaan lokasinya, diantaranya : pantai Watu Lawang di Gunung Kidul, pantai Watu Lawang di Malang, Watu Lawang di Jepara, Watu Lawang di Blitar dan Watu Lawang di Cirebon. Juga ada satu destinasi wisata dengan nama Watu Lawang di Dlingo, Mangunan, Bantul.
Menempati lokasi keberadaan sekumpulan bongkahan - bongkahan besar batu purba, Watu Lawang satu ini menawarkan pesona keindahan wisata pemandangan alam eksotik dari suatu ketinggian, tepat di tepi jurang ...
Yups, ..... t - e - p - i - j - u - r - a - n - g.

Trip Of Mine
Pemandangan dramatis dari atas Watu Lawang

Bukan sekedar seperti spot selfie kebanyakan yang rata - rata berada di sebuah halaman taman yang mengesankan seolah sedang berada benar - benar di suatu ketinggian dengan latar belakang pemandangan alam atau seolah sedang berada di tepian jurang, padahal tidak.
Di lokasi Watu Lawang ini traveller dapat sungguhan nangkring berada diatas bongkahan batuan besar di tepi jurang untuk menyaksikan pemandangan alam terbentang luas di depan mata dan jika melihat ke bawah terlihat liukan sungai Oyo mengalir membedah tengah perbukitan.
Tapi, itupun dilakukan kalau punya nyali memandangi alam atau sekedar untuk berfoto berada di atas bongkahan besar batu purba.
Jika dirasa menciutkan nyali, cukup memandangi bukaan luas pemandangan alam dari atas jembatan bambu yang tersusun diatas bongkahan - bongkahan batu yang dibuat dengan unik, seolah badan jembatan bambu terlihat terputus .... , tak berujung.

Trip Of Mine
Jembatan bambu seolah terputus ...

Trip Of Mine
Pemandangan alam di Watu Lawang dari arah jembatan bambu


Travelling ke lokasi berpemandangan bentangan alam perbukitan dan menyaksikan aliran sungai Oyo dari ketinggian bukit seperti ini, tak berbeda jauh dengan pemandangan alam lokasi wisata yang kutemui di Bukit Panguk Kediwung, Bukit Mojo dan Kebun Buah Mangunan.
Namun tentunya masing - masing lokasi wisata memiliki keistimewaan, keunikan dan sensasi tersendiri yang berbeda - beda antara satu dengan yang lain.
Watu Lawang memiliki keunikan lahan lokasinya setelah menuruni anak tangga dari gapura masuk, dipenuhi bongkahan - bongkahan batu purba berukuran besar tersebar di beberapa titik.
Bongkahan bebatuan purba ini merupakan bebatuan proses evolusi alam jutaan tahun lalu saat proses pembentukan sungai Oyo.

Trip Of Mine
Gapura Watu Lawang

Trip Of Mine
Undakan anak tangga terbilang cukup terjal dilalui

Trip Of Mine
Jembatan bambu disusun berada di atas bongkahan bebatuan

Trip Of Mine
Bebatuan purba Watu Lawang

Bebatuan besar dinamakan Watu Lawang (Bahasa Jawa, Watu = Batu, Lawang = pintu) dikarenakan jika dilihat dari arah bukit diseberangnya, terpisah oleh sungai Oyo, tepatnya dilihat dari desa Wisata Kedung Miri bebatuan ini terlihat menyerupai sebuah pintu masuk, berupa 2 buah batu besar berdiri berdampingan dengan celah ditengahnya.
Maka nama lokasi ini dinamakan Watu Lawang atau bisa diibaratkan Pintu Batu.

Saat aku tiba di lokasi ini jam menunjukkan 11.09 dan sesekali turun hujan diselingi cuaca cerah, jadi harus cukup berhati - hati trekking menuruni undakan anak tangga, berjalan di keseluruhan halaman area yang dibiarkan alami apa adanya,  juga terlebih saat memberanikan diri untuk berdiri di atas bongkahan batuan besar ..... , tak tepat berpijak bisa berakibat fatal, terperosok ke jurang dibawahnya.
Lahan dikiri dan kanan tepi undakan dipenuhi oleh rerimbunan pohon yang menyejukkan, tak jauh dari lokasi keberadaan bongkahan - bongkahan batu purba, terdapat beberapa warung sederhana penjual makanan dan minuman melayani traveller beristirahat setelah mengitari keseluruhan area.
Secara keseluruhan lokasi Watu Lawang ini cocok untuk para traveller pecinta wisata alam, meski pemandangan indah saat matahari terbit dan matahari terbenam tak dapat ditemui disini, adanya penampakan kabut di pagi hari jadi bonus tersendiri .... , bongkahan - bongkahan besar batu purba terlihat seolah mengapung di atas kabut ...

Trip Of Mine


Lokasi :
Mangunan, Dlingo, Bantul

Tiket :
Rp. 4.000 + berikut parkir
( Harga Tiket sewaktu - waktu dapat berubah )

Tips Trip di Watu Lawang :

Disarankan menggunakan kendaraan pribadi, mengingat minim transportasi umum di daerah Mangunan dan untuk menuju ke lokasi cukup jauh dari jalan utama.
• Pergunakan sepatu sport atau sandal trekking
• Persiapkan payung, mantol atau jas hujan untuk antisipasi turun hujan.
• Waspadai licinnya lahan dan pijakan, terlebih saat dan setelah turun hujan.
• Bermalamlah di beberapa pilihan homestay yang terdapat di perkampungan menuju ke lokasi, jika berkeinginan melihat penampakan kabut dini hari menyelimuti lokasi.


47 comments:

  1. Istilah nama Watu Lawang banyak ya dipakai sebagai nama tempat wisata ya baik di kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah..
    Watu Lawang yang berlokasi di Mangunan Dingo Bantul ini terdapat banyak batu purba yang berukuran besar ya? Apakah diketahui berapa usia baru purba ini brader?

    Apakah lokasi wisata Watu Lawang ini sebagai wisata alam bagi traveller juga menyediakan fasilitas bagi traveller brader?

    Oh ya bagaimana dengan jembatan bambu yang nampak terputus itu? Aslinya nggak terputus ya? Ini juga termasuk spot selfie ya brader?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups,sista...
      Masih ada beberapa lokasi wisata lagi dg nama Watu Lawang selain yg kusebutkan di artikel.

      Mengenai usia batu purba tidak diketahui secara pasti,sista.
      Kurasa seusia dengan bebatuan di Tebing Breksi ( tempat Jojo berada :D ! ) .... Sama2 berasal dari ledakan dahsyat gunung api purba Nglanggeran.
      Baik kawasan Tebing Breksi & Mangunan ini termasuk Geopark.

      Fasilitas yg dimaksud sista apa,ya ?.
      Kalau di lokasi ini fasilitas yang ada hanya tersedia warung, gubug bambu sederhana & jembatan bambu.
      Spot selfie kekinian spt yg ada di lokasi Watu Goyang tidak ditemui di lokasi ini.

      Jembatan bambu seolah terlihat terputus itu...dibuat 2 susun.
      Satu mengarah lurus ke arah tebing jurang dan satu susun lagi mengarah ke arah kiri, jadi terkesan ..... langsung nyemplung ke jurang.

      Sista beranikah jajal berdiri di batu tempat aku berdiri ?

      Delete
  2. Ouw ternyata banyak tempat wisata yang menggunakan istilah nama Watu Lawang.ya? Mungkin karena istilah nama Watu Lawang yang unik ya? Hehehe..

    Ooh belum diketahui ya berapa usia batu purba besar ini diperkurakan sama usianya dengan bebatuan Tebing Breksi yang sama-sama berasal dari ledakan gunung api purba yang bernama Nglanggeran. Jadi kawasan area Mangunan dan Tebing Breksi ini termasuk Geopark ya?

    Fasilitas yang aku maksudkan itu seperti misalnta Flyng fox atau semacamnya yang biasa terdapat pada wisata alam pada umumnya. Apakah tempat wisata Watu Lawang ini berupa taman atau juga terdapat hutan kecil brader?

    Oouw.. Jadi jembatan bambu yang nampak seolah-olah terputus itu sengaja dibuat 2 susun/tingkat? tingakat paling atas itu jembatan bambu dibuat lurus ke arah tebing.. dan tingkat di bawah nya jembatan dibuat serong ke kiri.. Wah bagus dan kreatif juga idenya.. Siip cocok dibuat untuk Spot Selfie dengan view jembatan terputus..:)

    Ouw aku diminta untuk nyoba berdiri seperti brader di atas batuan tepi tebing jurang. ?? Boleh asal ada fasilitas sabuk pengaman yang diikat ke pinggangku baru aku berani.. Hehehe..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,betul,sista kawasan ini kawasan Geopark seperti Tebing Breksi.
      Watu Lawang & Tebing Breksi terpisah cukup jauh lokasinya.

      Oh,yg dimaksud sista fasilitas spt flying fox / wahana permainan yg biasanya ada di spot wisata.
      Di lokasi ini minim fasilitas permainan,sista.
      Keelokan pemandangan dan adanya bebatuan purba serta dilengkapi jembatan view unik jadi 'jualan' obyek wisata satu ini.
      Benar2 alami,apa adanya.

      Oh...hehehe..
      Baiklah, ntar kalo sista travelling kesini dan kebetulan aku bisa nemanin, kusiapin sabuk pengaman,ya...

      Delete
  3. Oouw meski Watu Lawang dan Tebing Breksi bebatuannya sama-sama berasal dari ledakan gunung api purba dan sama-sama termasuk Geopark tetnyata jarak antara lokasi Watu Lawang dan Tebing Breksi itu terpisah cukup jauh ya brader?

    Iya maksudku itu fasilitas seperti flying fox dan wahana lainnya tapi itu semua nggak terdapat di Watu Lawang ya brader? Tempat wisata ini mengandalkan objek pemandangan alam yang asli dari atas tebing.. View yang indah dan Spot jembatan bambu yang unik tampak seolah-olah terputus.. Jadi memang menawarkan alam asli apa adanya.. Great..!
    Masing-masing tempat wisata memang memiliki ciri khas tersendiri yang dijadikan objek wisata .

    Ouw.. Really? Ntar kalau aku travelling ke sana dan seandainya brader bisa nemani.. bakal nyiapin sabuk pengaman buat aku..? Asyiiik..! Okay..Makasih banget ya? asal nggak merepotkan brader aja kudu nyiapin sabuk pengaman yang ribet buat aku yang phobia ini.. Hehehe..
    Soalnya kalau aku pakai seat belt savety kalau seandainya aku oleh oleng di tepi tebing.. ketinggian kan bisa langsung di kerek tarik ke atas.. Hehehe..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups,terpisah jauh ke 2 lokasi ini,sista.
      Jika ditempuh dg kendaraan ada sekitar 15-20 kilo.

      Yes,lokasi wisata satu ini benar2 alami,apa adanya.
      Situasi perkampungan menuju ke lokasi ini cukup rapi dan ada 3 homestay pilihan untuk bermalam.
      Kulihat desain homestaynya khas rumah Jawa.
      Penduduknya juga ramah.

      Siaap,sista :)
      Mungkin ada sedikit saran sebelum memberanikan diri melangkah diatas suatu ketinggian tempat, olesin minyak aromaterapi agar pikiran jadi rileks,ngga takut duluan.

      Delete
  4. Waduh walau jalanannya agak menyeramkan tapi kalau bisa melihat pemandangan alam yg bagus kaya gitu seperti terbayarkan ya. Ngeri liat batunya ijo-ijo lumutan, takut kepeleset 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo travelling ke lokasi ini,Lia :)
      Lihat bebatuan purba dan pemandangan alam eksotis dari ketinggian ... Keren view nya.

      Hehehe ... iya licin batu2nya dipijak. Aku juga hati2 loncat ke atas batunya & harus tepat mendarat.
      Salah sedikit, langsung nyebur jurang 😁

      Delete
  5. Ooh jauh juga ya jarak lokasi antara Watu Lawang dan Tebing Breksi.. 15-20 km.

    Tempat wisata Watu Lawang dengan objek alam dari atas ketinggian tampak indah asli apa adanya namun eksotis.. Ooh terdapat 3 homestay ya di sana..Nice..! dengan design homestay.. rumah khas tradisional Jawa.. pasti terlihat unik dan menarik.

    Oh iya tampaj dalam foto di tepi tebing itu.. batu yang dipijak brader tampak ada lumutnya.. pasti licin ya? jadi harus ekstra hati-hati juga berdiri di atas batu tsb.
    Alright brader.. Aku akan membawa dan mengoleskan minyak aroma therapy kemudian menghirupnya agar pikiranku menjadi rileks nggak tegang dan takut. Makasih banyak untuk saran dan tips nya brader..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups,sista.
      Jika di kawasan Dlingo ini posisinya berada di ketinggian bukit, kalau Tebing Breksi di arah sebaliknya yaitu di dataran sedikit lebih rendah.
      Berbeda arah.

      Perkampungan menuju lokasi ini terbilang rapi penataannya,jalanan juga mulus.
      Asri gitu ..

      Licin bebatuannya,sista.
      Sebenarnya batu yang kupijak itu tidak disarankan untuk berfoto diatas situ.
      Cukup berfoto diatas jembatan saja.Tapi karena pemandangan di foto akan terlihat lebih kena sesuai judul artike,aku memberanikan diri loncat dari atas jembatan ke atas batu, padahal saat itu abis ujan.
      Meski ngga gitu jauh sih loncatnya :) .... cuma yaa harus cermat dan tepat mendarat.

      Delete
    2. Jadi bener licin ya batuan berlumut yang dipijak brader ini? Apalagi nggak disarankan untuk berfoto di sini. Lebih baik foto di atas jembatan bambu saja. Kalau begitu aku mengurungkan niat alias nggak jadi berfoto di atas batu karena licin dan berbahaya..

      Delete
    3. 😁 pilih diatas jembatan bambu aja ya,sista..
      Sama2 spekta kok viewnya.
      Seandainya datang ke lokasi ini saat berkabut pasti lebih seru.... cekungan jurang tertutup kabut tebal dan seolah berdiri diatas kabut .. Wow banget pastinya 😎

      Delete
    4. Yups.. Pilihannya Lebiih baik berjalan di atas jembatan bambu daripada berdiri di atas batu yang berlumut...
      Saat berkabut seolah berdiri dibalik kabut? Seru juga sich.. tapi ntar jadi tampak mistis..:)

      Delete
    5. 😁 Pastinya,sista.
      Selain itu,hasil di foto pasti akan terlihat lebih dramatis dan terkesan misterius..

      Delete
    6. Yup kalau ada kabut tetlihat dramatis.. mistis... misterous dan keren..!:)
      Sip.. Komplit merindingnya.. Hahaha..!:)

      Delete
    7. 😃 hahahaha ..
      Doble merinding namanya,yak ...

      Delete
    8. Iya.. bisa double merinding hahaha..:)

      Delete
  6. Yaampun tiket masuknya cuma 4ribu? Murah bgt yak, bisa menikmati bongkahan batu juga saat traking :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups,Ella :)
      Wisata2 di kawasan Dlingo ini murmer,ngga ada yang mahal.
      Terjangkau buat semua kalangan.
      Ngga nguras kantong ... hehehe

      Delete
  7. perjalanan yang menyeramkan tak seberapa dibandingkan melihat hasil indahnya alam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Whoaaaaa ...
      Aman-aman aja kok, Alfan :D
      Yang pasti kita tetep hati2 dimanapun.
      Kelak Alfan ke lokasi ini pasti kagum sama viewnya ....
      Pemandangan didepan mata terlihat luas dan tinggiiiiii .... ngelihat ke bawah 😎

      Delete
  8. Memang keindahannya tak perlu di ragukan lagi tapi baru tahu klo watu lawang ternyata bnyk digunakan sbg nama lokasi destinasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups,Idris ☺
      Banyak banget penggunaan nama Watu Lawang di beberapa lokasi wisata daerah lain.

      Di wilayah kab.Yogya sendiri juga ada pantai Watu Lawang ....
      Pantai & pasirnya putih bersih.
      Relatif masih sepi pengunjung, jadi kayak berasa pantai pribadi berada disana 😊

      Delete
  9. ngeri jika melihat dari ketinggian
    memang saya paling takut di atas ketinggian
    aku kira Lawang di Malang ternyata bukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Owh takut ketinggian ya,kak 🤔 ..
      Alternatifnya kalau liburan ke lokasi ini,bisa duduk2 di gazebo/joglo kecil sambil mandangin pemandangan sekitar,kak ☺

      Lokasinya adem karena rerimbunan pohon.

      Delete
  10. bagusnya pemandangannya mas.. tapi saya kayaknya ga bakal berani deh berdiri di sana he he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe 😁 takut ketinggian ya,kak Monica...

      Iya,sebagian besar temen yang lihat foto pemandangan di artikel ini juga pada bilang ngga berani nyoba nangkring diatas batu seperti yang kulakukan.

      Di lokasi ini ada beberapa gazebo kecil,kok.
      Bisa buat alternatif melihat bukaan pemandangan luas.

      Delete
  11. Ngeliat foto yang terakhir ngeri banget Mas...
    Maklum phobia ketinggian...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman-aman aja,kok mas Wahab.
      Yang penting kita selalu berhati-hati dimanapun 🙂
      View nya bagus loh, apalagi kalo pas ada kabut ..

      Delete
  12. Cakep banget ni pasti pemandangannya...

    Belum pernah aku, baru ke watu lawang yang versi pantai di GK.

    Tapi klo untuk berdiri di batu yang tepi jurang.. nggak tau, tp kayaknya nggak berani

    ReplyDelete
    Replies
    1. ☺ Terimakasih udah berkomentar di artikel ini, Sulis.
      Yups, view nya oke banget dari atas bukit ini.
      Kelak Sulis ke lokasi ini cukup dari jembatan bambu saja,biar ngga takut ☺, jangan ikutan nangkring diatas batu seperti yang kulakukan 😁

      Watu Lawang versi pantai oke viewnya ya.... pantai dan pasirnya bersih banget.
      Aku juga pernah sekali kesana & pengin ngulang lagi ☺

      Delete
  13. Jaraknya ga jauh ya Om Dr tebing breksi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup jauh,om.
      Sekitaran 10 kilo lebih dan beda arah lokasi ini sama Tebing Breksi.

      Delete
  14. Awas hati2 mas, nanti jatuh. hehehe. viewnya menarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe 😁
      Thanks,Adi .... Iya udah hati2 kok.

      Ayo travelling ke lokasi ini, Adi 😉

      Delete
  15. keren mas hahah. yang ga nahan OOTD nya nih :D. Mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha 😁 ... kenapa sih mas kok ngga nahan lihat OOTD ku ?

      Yups,lokasi ini view bentangan alamnya keren,mas 😉 ...
      Kalo pas ada angin rada besar rasa2nya tubuh kayak mau terbang kebawa angin 😅

      Delete
  16. Dih kak murah banget ya tiketnya cuma 4000? D sni bsd mana ada coba tiket semurah itu.. aduh jadi imgin ikutan selpie disana ahahhaha keren banget kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,kak Vika ☺
      Lokasi-lokasi wisata lain di area sekitar Watu Lawang,tiket masuknya murmer,terjangkau.
      Menyenangkan ya ..... 😁

      Ayo,kak Vika jika travelling ke Yogya mainlah ke area ini 😉 ....

      Delete
  17. Watu Lawang yg d Cirebon aj sy gk tw 😅, pdhl lahir di Crb ...
    Ngertinya cm lawang sewu 😂

    ReplyDelete
  18. O,mas Cocoper lahir dan menetap di Cirebon ya ?.

    Lokasi wisata di Cirebon namanya Batu Lawang Cupang Gempol,mas.
    Namanya unik ya 😁 ...
    Entah kenapa kok ada nama Cupang dilokasinya 😃

    Mungkin banyak ikan-ikan cupang disana ya...

    ReplyDelete
  19. Wah, jadi kepingin jalan-jalan juga. Kapan yak? Kapan-kapan kalau punya uang. Kalau naik tangga insyaallah kuat, soalnya rumah gunung, dulu sering pergi ke kali dan naik turun bukit he...he...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kudoain ya agar kak Astria terlaksana jalan-jalan ke sekitaran lokasi ini ☺

      Mantab,kak Astria ... 👍
      Sejak kecil terbiasa jalan kaki naik turun bukit dan ke kali.
      Aku yakin, sampai sekarang kak Astria tak gampang merasa lelah berjalan kaki.

      Aku juga senang berjalan kaki dan ngga merasa gengsian kalau bepergian milih dengan berjalan kaki, ngga selalu naik kendaraan.

      Delete
  20. Replies
    1. Yups,mas Riyan ...
      Ayook travelling ke lokasi ini,mas ☺

      Delete
  21. WatU lawang yaaa.. Aku ngeliat sungai oyo dari ketinggian gitu lgs berasa ser ser an :p. Walopun suka ketinggian, tp kalo tanpa pengaman di bdn, terasa gamang jg mas :p. Tp kayaknya bakal memberanikan diri sih demi foto cihuy :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul,kalo ngga ada pengaman ser ser an juga di atas ketinggian.
      Takutnya tau2 kesalahan dikit,langsung nyebur ke jurang 😲

      Tetap kudu hati2 dan konsen,kak Fanny 😁

      Delete