Thursday, January 18, 2018

Jelajahi Alam Eksotik Gedongsongo

Candi Gedongsongo merupakan komplek bangunan candi peninggalan agama Hindu yang tersebar di beberapa titik lokasi dan didirikan secara berderet dari bukit terbawah hingga bukit teratas mengikuti kontur lereng pegunungan.
Komplek percandian yang memikat dan berpanorama alam indah ini berada di kaki gunung Ungaran dengan ketinggian 1200 mdpl.
Tepatnya di desa Tarum, kelurahan Candi, kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang.
Nama Gedongsongo berasal dari bahasa Jawa Tengah, gedong artinya bangunan dan songo artinya sembilan, jadi bisa diartikan sebagai sembilan bangunan candi.

Komplek percandian Gedongsongo dibangun pada abad VIII Masehi oleh Wangsa Sanjaya dari kerajaan Mataram kuno, namun juga diperkirakan dibangun oleh Ratu Sima yang merupakan raja Jawa pertama sebagai altar pemujaan dewa dan sebagai sarana bersemedhi untuk mencari jalan keluar dari permasalahan yang ia hadapi.

Dilihat dari pemilihan lokasi pendirian komplek candi yang berada di ketinggian kaki gunung, bentuk candi dan reliefnya yang menunjukkan adanya percampuran antara budaya asli Indonesia dan budaya India, berada di dekat kawah belerang dan tak begitu jauh dari lokasi danau diperkirakan komplek candi Gedongsongo dibangun pada masa yang sama dengan masa pendirian komplek percandian Dieng, kabupaten Wonosobo.
Pendirian lokasi candi berada di kaki gunung dan dibangun secara berderet menunjukkan kepercayaan dalam agama Hindu bahwa gunung adalah tempat bersemayam para dewa dewi, semakin tinggi suatu tempat pendirian candi maka candi akan semakin suci keberadaannya.

trip ke gedongsongo siap kumulai
Trip siap dijelajahi


Riwayat penemuan dan pemugaran komplek candi Gedongsongo


  • 1740  pertamakali candi diketemukan oleh Joan Gideon Lotten, seorang pejabat administrasi Belanda dan bekerja di Semarang
  • 1804 komplek percandian di dokumentasikan oleh sir Thomas Standford Raffles dengan nama Gedong Pitoe karena saat itu hanya diketemukan 7 kelompok bangunan candi
  • 1925 Van Braam membuat catatan publikasi
  • 1885 Friederich dan Hoopermans menulis artikel tentang keberadaan candi
  • 1908 Van Stein Callenfels melakukan penelitian ulang lokasi dan menemukan 2 bangunan candi tambahan. Dengan adanya penemuan 2 tambahan candi, jumlah keseluruhan candi menjadi 9 dan dinamakan dengan candi Gedong Songo
  • 1910 Knebel melakukan inventarisasi temuan ke Dinas Purbakala Belanda
  • 1916 Dilakukan penelitian oleh Dinas Purbakala Belanda
  • 1928 - 1929 Pemugaran candi Gedong I
  • 1930 - 1931 Pemugaran candi Gedong II
  • 1977 - 1983 Pemugaran candi Gedong III, candi Gedong IV dan candi Gedong V oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala
  • 2009 Pemugaran candi Perwara c1, candi Perwara c2 dan pemetaan ulang candi Gedong IV

5 komplek candi Gedongsongo yang dapat dijelajahi

Berikut keberadaan kelima komplek candi Gedongsongo yang dapat kalian jelajahi, keempat candi berikutnya berada di dalam lahan hutan milik PT. Perhutani yang memerlukan perijinan terlebih dahulu untuk memasukinya :

● Candi Gedong I

Bangunan candi menghadap ke arah timur, berukuran sedang, berbentuk persegi panjang dengan tinggi sekitar 4 - 5 meter, merupakan bangunan candi utuh tanpa adanya candi Perwara atau candi penjaga.
Memiliki batur atau kaki candi setinggi sekitar 1 meter berhiaskan pahatan relief sulur dan bunga disekelilingnya.
Terdapat tangga kecil dan pintu masuk menuju ke bilik atau ruang dalam candi.
Bagian luar bangunan candi tampil polos tanpa hiasan relief, hanya dihiasi dengan pahatan bunga sederhana.

penampilan candi gedongsongo 1
Candi Gedong I

tampilan depan candi gedongsongo 1
Tangga dan pintu candi Gedong I

taman asri candi gedongsongo


● Candi Gedong II

Bangunan candi menghadap ke arah timur, berukuran sedikit lebih besar dari candi Gedong I, berbentuk bujur sangkar dengan luas sekitar 2,2 meter dan tinggi 1 meter.
Memiliki batur dan diatas batur terdapat selasar mengelilingi candi.Terdapat tangga dan pintu masuk menuju ruang dalam candi.
3 bangunan luar candi terdapat relung kecil yang berfungsi untuk meletakkan arca dibagian dalamnya. Masing-masing relung dihiasi relief Kalamakara terletak di bagian atas dan 2 kepala naga di bagian bawahnya.
Di lokasi candi Gedong II ini terdapat candi Perwara yang hanya berupa tumpukan reruntuhan bangunan candi.

tampilan candi gedong 2
Candi Gedong II


jalur setapak candi gedong 2
Candi Gedong II dari jalur setapak


● Candi Gedong III

Komplek candi Gedong III terdiri dari 3 bangunan candi. 2 candi utama menghadap ke arah timur dan candi Perwara berbentuk candi kecil menghadap ke arah barat.
2 candi utama yang hampir memiliki bentuk kembar namun berbeda ukuran bangunan, masing - masing memiliki anak tangga dan pintu masuk menuju bilik.
Sedangkan candi Perwara yang berfungsi sebagai ruang penyimpanan tidak memiliki anak tangga.
Bagian dinding luar candi dihiasi relung untuk meletakkan arca, diantaranya arca Siwa dengan memegang gada di tangan kanannya, arca dewi Durga bertangan 10 dan arca Ganesha mitologi dewa setengah manusia dan hewan gajah.

tiga bangunan candi gedong 3
Keseluruhan candi Gedong III


tampilan depan candi gedong 3 ke 1
Candi Gedong III ke 1



tampilan candi gedong 3 ke 2
Candi Gedong III ke 2


candi perwara candi gedong 3
Candi Perwara Gedong III



relief arca dewi durga mahisasura mardini
Dewi Durga


relief arca ganesha
Ganesha


relief arca resi agastya
Resi Batara Guru Agastya


● Candi Gedong IV

Bangunan candi menghadap ke arah timur. Terdapat tangga dan pintu masuk menuju ke bagian dalam candi. Bagian luar bangunan candi terdapat relung untuk meletakkan arca, namun sangat disayangkan arca sudah mengalami banyak kerusakan.
Komplek candi Gedong IV dikelilingi oleh beberapa candi Perwara yang hanya berupa sisa reruntuhan bangunan candi.

tampilan candi gedong 4
Candi Gedong IV

tampilan tangga dan pintu candi gedong 4
Tangga dan pintu candi Gedong IV

reruntuhan candi perwara candi gedong 4
Candi Perwara Gedong IV


● Candi Gedong V

Bangunan candi menghadap ke arah timur.
Terdapat tangga dan pintu masuk menuju ke bilik atau bagian dalam bangunan candi.
Bagian luar bangunan candi terdapat arca Ganesha.
Komplek candi Gedong V juga dikelilingi oleh beberapa sisa reruntuhan candi Perwara.

tampilan candi gedong 5
Candi Gedong V


menaiki tangga candi gedong 5
Tangga dan pintu candi Gedong V

susunan reruntuhan candi perwara candi gedong 5
Beberapa susunan reruntuhan candi Perwara Gedong V

danau rawa pening dari candi gedong 5
Danau Rawa Pening terlihat jelas dari lokasi candi Gedong V

candi gedong 4 dilihat dari candi gedong 5
Candi Gedong IV dilihat dari halaman candi Gedong V


Sekilas gunung Ungaran

Meski belum dilakukan penelitian secara akurat dan tidak ada bukti catatan sejarah pernah terjadi erupsi vulkanologi, gunung Ungaran diduga merupakan gunung api purba yang pernah aktif bererupsi pada jaman purba dahulu kala.
Dan saat ini diperkirakan sedang berada dalam masa tidur panjang aktivitas vulkanologinya.
Hal ini diperkuat dengan adanya lokasi sumber mata air panas mengandung belerang di kaki gunung Ungaran, tempat komplek candi Gedongsongo berdiri.
Semburan kuat kawah uap belerang itu berada di jalur candi Gedong III dan candi Gedong IV. Aliran air panas belerang dari perut bumi sebagian dialirkan ke sebuah kolam pemandian yang berjarak sekitar 10 meter dari kawah.
Pemandangan di sekitar kawah terlihat memukau, berupa cekungan besar memanjang dan sebagian lereng berwarna hitam akibat tingginya temperatur panas kawah.

kawah belerang gedongsongo
Kawah uap belerang

semburan uap kawah belerang gedongsongo
Semburan uap kawah .....
Sesekali tekanannya besar menjulang tinggi !

cekungan kawah gedongsongo
Pemandangan spektakuler cekungan kawah

Hutan gunung Ungaran merupakan habitat alami beberapa fauna, diantaranya : kijang, luwak, babi hutan, burung kutilang dan burung elang Jawa yang mulai langka keberadaannya.

" Dan aku termasuk yang beruntung, kedatanganku di pagi hari tiba di lokasi aku melihat seekor burung elang Jawa terbang bebas melayang-layang di atas langit gunung Ungaran ... Berwarna hitam, berukuran cukup besar dan sesekali mengeluarkan suara nyaringnya "

Legenda gunung Ungaran

Masyarakat setempat secara turun menurun meyakini bahwa gunung Ungaran adalah merupakan tempat menimbun tubuh raksasa Dasamuka berwajah 10.
Pertempuran besar dan sengit terjadi antara Dasamuka yang diperkuat dengan pasukan bala tentaranya melawan dewa Rama yang dibantu oleh kera putih Hanoman dengan pasukan keranya.
Pertempuran terjadi sebagai upaya Rama memperebutkan kembali istrinya, dewi Sinta dari tangan Dasamuka sang penculik.
Dalam pertempuran itu beberapakali tubuh Dasamuka dilukai oleh berbagai senjata dewa Rama, namun Dasamuka tak kunjung menemui ajalnya.
Ditengah pertarungan yang semakin sengit terjadi, Hanoman dengan kesaktiannya mengangkat sebuah gunung untuk segera menimbun tubuh raksasa Dasamuka yang membuat Dasamuka tidak dapat berkutik lagi dan selamanya tubuh Dasamuka tertimbun di gunung yang kini bernama gunung Ungaran tempat komplek percandian Gedongsongo berada.
Sedangkan Hanoman sang penakluk Dasamuka dipercaya hingga kini bersemayam di gunung Telomoyo yang berada di seberang gunung Ungaran untuk mengawasi tubuh Dasamuka yang tertimbun gunung jika sewaktu - waktu bangkit.
Kawah dengan kepulan asap tebal dan berbau menyengat khas aroma belerang diyakini oleh warga sebagai lokasi penimbunan tubuh Dasamuka.
Semasa hidupnya raksasa Dasamuka memiliki kegemaran dengan minuman - minuman keras dan setelah tubuhnya tertimbun tanah berada di lokasi kawah seringkali air panas kawah bertambah menggelegak dan menimbulkan gempa kecil jika terdapat warga atau pengunjung yang tidak mentaati peraturan untuk tidak membawa minuman keras ke lokasi, pertanda tubuh Dasamuka bergerak dan nafsu Dasamuka telah bangkit karena mencium adanya aroma minuman keras.

Selain wisata budaya mengenal sejarah candi purbakala, apa saja yang bisa ditemui di area candi Gedongsongo ?

● Pilihan trekking atau berkuda

Berjalan menyusuri area wisata dengan latar belakang pemandangan rimbunnya hutan dan penataan taman yang indah untuk menuju ke satu lokasi candi ke lokasi candi berikutnya atau dengan mengendarai kuda tunggang bisa jadi pilihan jika dirasa kelelahan mengitari seluruh area.
Jalur pengunjung berjalan kaki dan jalur berkuda ditempuh dengan jalur berbeda, namun tak ada salahnya pengunjung berjalan kaki memilih melewati jalur berkuda.
Keduanya menawarkan perjalanan yang menyenangkan.

jalan setapak gedongsongo
Jalan setapak menyenangkan ditelusuri


● Berendam air panas sulfur

Setelah semua area di jelajahi, cobalah menikmati sensasi berendam di kolam air panas mengandung belerang yang dialirkan dari kawah perut bumi melalui pipa besar tertanam dalam tanah.
Air panas alami ini dapat melancarkan peredaran darah, menyembuhkan penyakit kulit, detoksifikasi tubuh dan meredakan stress.
Menurut penjelasan petugas, sifat air kolam ini unik ...... karena sesekali air tampak bening, keabubiruan seperti yang terlihat saat aku berendam di kolam ini, kehijauan bahkan kehitaman !.
Temperaturnya pun kadang berubah, lain waktu terasa dingin dan di lain kesempatan temperatur air terasa sangat panas.

kolam rendam air panas belerang
Kolam air panas sulfur


● Outbound dan flying fox

Bermain seru-seruan outbound dan permainan pemicu adrenalin flying fox bisa kalian jajal di area wisata ini.
Lokasinya berada di jalur pengunjung melewati tepi hutan pinus dan berada di belakang komplek taman dan penginapan Vanaprastha.

● Nonton pemutaran film di GedongSongo cinema

Fasilitas baru ini sedang proses akhir dan nantinya dipergunakan untuk menayangkan pemutaran film tentang komplek percandian Gedongsongo

● Menginap di area

Bermalam di area terdapat 3 pilihan lokasi yang dapat kalian pilih :
- di komplek Vanaprastha yang berada di jalur candi Gedong I dan candi Gedong II
- di homestay yang berada di dekat jalur keluar lokasi
- merasakan pengalaman tidur di dalam tenda di camping area yang berada di dekat taman masuk area


penginapan vanaprastha gedongsongo
Pondok komplek Vanaprastha

jalan setapak vanaprastha gedongsongo
Taman komplek Vanaprastha

Penataan komplek wisata percandian yang indah dan fasilitas pendukung lengkap juga didukung panorama alam memikat candi Gedongsongo jadi salah satu agenda wajib untuk travelling.

taman apik gedongsongo
Taman candi Gedongsongo ditata dengan apik


halaman depan gedongsongo


Lokasi :
Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang

Jam Operasional :
07.00 - 17.00

Harga Tiket :

- Masuk area = domestik Rp. 8.000  & tourist Rp. 75. 000
- Kolam air panas Rp. 5.000
- Area Vanaprastha Rp. 5.000
- Berkuda tergantung rute yang dipilih

( Harga semua tiket dapat berubah sewaktu-waktu )

Tips trip ke candi Gedongsongo :

Persiapkan fungsi kendaraan dengan baik, terutama kendaraan matic.
Perjalanan menuju dan sekembali dari area wisata berupa tikungan tajam dan kemiringan jalan hampir 40 derajat.

● Persiapkan kamera digital dan kamera smartphone dengan baterai maksimal.
Bangunan unik candi, pemandangan alam mempesona dan lansekap latar jejeran gunung Merbabu, Telomoyo, Sindoro, Perahu, danau Rawa Pening akan jadi obyek foto yang menawan.

● Persiapkan perbekalan jas hujan atau payung untuk antisipasi turun hujan mengingat lokasi berada di pegunungan lembab.

● Datanglah pagi hari jika ingin berkesempatan melihat burung elang Jawa terbang bebas keluar dari hutan gunung Ungaran.





91 comments:

  1. Candi Gedongsongo ini sudah lama terkenal ya brader? Mungkin pernah ada dalam.pelajaran sejarah dulu ya? hanya aku aja yang lupa.. Hehehe.:)

    Jadi Candi Gedongsongo ini adalah peninggalan agam Hindu ya yaitu peninggalan wangsa Sanjaya pada jaman kerajaan Mataram kuno. Oh jadi Ratu Sima juga ikut mendirikan Candi Gedongsongo ini ya brader?

    Dalam bayanganku candi Gedongsongo ini dibangun letaknya berdekatan satu sama lain.. Ternyata nggak ya? antara bangunan candi yang satu dengan yang lain letaknya agak berjauhan..
    Oh ya apa pada setiap bangunan candi utama ini pasti ada bangunan Candi Perwara brader? dan mengapa kok rata-rata yang runtuh candi Perwara sehingga perlu mengalamu perbaikan.. Sedangkan bangunan candi utama tetap kokok dan kuat.
    Jadi fungsi didirikan candi Gedongsongo ini jaman dulu adalah untuk tempat pemujaan dewa sekaligus juga sebagai tempat bersemedi. oleh wangsa Sanjaya beragama Hindu. Apakah sampai sekarang bangunan sembilan candi tsb masih berfungsi demikian. atau sekarang candi Gedobgsongo ini hanya sebagai tempat tujuan pariwisata saja?

    Sengaja dibangun di kaki lereng pegunungan Ungaran ya? karena menurut kepercayaan semakin tinggi bangunan candi akan semakin suci cabdi tsb.

    Wah ternyata sekitar lokasi ini mempunyai cerita legenda yang menarik ya tentang asal mula terbentuknya gunung Ungaran.. cerita legenda yang terkenal Rama dan Shinta :)

    Oh ya di sini brader sempat jugjuga jalan-jalan ke cekungan kawah. Bagus ya pemandangan dengan latar belakan uap kawah. Apa waktu pengambilan gambar nggak terasa panas dekat dengan uap kawah tsb brader? Tapi asyik ya View kawahnya dibuat selfie.

    Oh iya katanya kalau pagi berkunjung ke sana bisa melihat keluarnya burung elang besar? Keren ya burung elang tsb? Tapi nggak sempat dipotret ya? Hehehe..

    Oh iya aku baca di sini tiket masuknya berbeda untuk y turis domestik dan turis asing. Mengapa tiket masuk untuk turis asing sangat mahal ya brader? Perbedaannya cukup mencolok ya?
    Untuk sementara pertanyaanku ini dulu.. Di komen selanjutnya akan ada pertanyaan lagi. Makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ...
      Terimakasih banyak sebelumnya buat komentar dan pertanyaan sista yang panjang dan keren ...

      Candi Gedongsongo sudah cukup lama dikenal tapi penataannya jadi jauh lebih bagus seperti sekarang ini setelah areanya direnovasi dan selesai renov bulan November tahun kemarin.
      Dan jadilah tempat travelling yang oke.

      Candi Gedongsongo menurut penelitian arkeologi merupakan peninggalan dinasti Wangsa Sanjaya.
      Hal ini bisa dibuktikan dengan kemiripan arsitektur candi di candi Selogriyo (Magelang) dan candi Dieng (Wonosobo).
      Tapi warga masyarakat meyakini jika komplek candi Gedongsongo ini merupakan peninggalan Ratu Sima, raja Jawa pertama.

      Yups,
      pemandangan kawah tampak keren banget buat obyek foto.
      Berada di dekat semburan kawah itu ya panas, sista ....
      Juga suaranya berdesis kedengeran kencang.
      Tapi kuberanikan diri buat bikin dokumen foto ...
      Hehehe ...

      Betul,sista.
      Jika suatu saat sista atau para pembaca artikelku ini pengin lihat penampakan burung elang Jawa ... datanglah pagi hari di lokasi.
      Di pagi hari burung Elang biasanya keluar dari hutan untuk mencari mangsa.
      Ngga kufoto saat itu karena di kamera hanya terlihat titik kecil melayang-layang di udara, padahal aslinya cukup besar fisiknya.
      Suaranya juga nyaring.

      Betul,
      Perbedaan harga tiket untuk turis lokal dan mancanegara terpaut jauh.
      Perbedaan harga tiket ini hampir berlaku di semua lokasi candi, seperti juga di candi Borobudur dan candi Prambanan.

      Delete
  2. Sama-sama brader.. Makasih juga sudah jawab pertanyaanku.:)

    Iya kalau begitu sama ya dengan xandi Selogriyo (Magelang) dab candi Dieng (Wonosobo) Candi Gedongsongo ini adalah peninggalan wangsa Sanjaya.. dapat terlihat dari kemiripan arsitektur bangunan ketiga candi tsb ya?
    Kalau Ratu Sima raja jawa pertama itu apa bukan termasuk wangsa Sanjaya ya brader?

    Jadi pertamakali bangunan candi ditemukan tahun 1740 Kemudian Tahun 1804 Sir Thomas Stanford Raffless menemukan tujuh bangunan candi.. dan diberi nama Gedong Pitoe dan pada tahun 1908 baru ditemukan kembali dua bangunan candi dan menjadi lengkap menjadi sembilan candi sehingga kompleks candi ini dinamakan Gedongsongo.
    Oh iya.. bangunan candi dari no.1 sampai candi no.9 itu apakah setiap bangunan candi pasti dilengkapi satu bangunan candi Perwara brader?
    rata-rata hanya berupa reruntuhan candi Perwara saja ya?

    Dari kesembilan bangunan candi.. Ternyata hanya 5 kompleks candi ya yang boleh dijelajahi oleh pengunjung wisatawan? karena 4 bangunan candi lainnya masih berada di lahan milik PT. Perhutani dan belum ada perijinan dibukan untuk umum. Hanya 5 kompleks candi saja yang sudah dibuka untuk umum.

    Ouw tersedia juga fasilitas penginapan buat para pengunjung wisata yaitu: Vanaprastha yang terletak di jalur candi gedong I dan candi Gedong II.. Kemudian ada fasilitas Homestay di luar lokasi dan Tenda untuk Camping.. Wah asyik ya? pasti digemari oleh para wisatawan asing.
    Tiket masuk wisata Gedongsongo yang dikenakan untuk turis asing lebih mahal daripada tiket untuk turis lokal.. itu semua sudah menjadi ketetapan pemerintah sebagai pemasukan negara . dan digunakan untuk perawatan bangunan candi sebagai cagar budaya.. begitu ya kira-kira brader?

    Oh sewaktu pengambilan gambar di dekat kawah pegunungan.. pasti terasa panas dari uap kawah tsb ya? Tapi itu bukan alasan untuk nggak berfoto dekat kawah. Dan memang dokumentasi foto dengan background kawah hasilnya alami bagus indah untuk dilihat. Keren banget..
    Oouw terdengar juga suara berdesis dari semburan kawah ya brader? Wah Pasti ada sensasi unik tersendiri ya brader berfoto di dekat uap kawah..:)
    Tapi kalau lagi jalan-jalan dan berfoto di lereng pegunungan Ungaran tsb.. Hati-hati jangan gaduh jangan sampai membangunkan tidurnya seorang raksasa Dasamuka yang berwajah 10..!! yang berada dibawah timbunan gunung Ungaran.. Hahaha..!:)

    Dalam hutan Ungaran ya yang terdapat burung elang terbang keluar mencari mangsa pada pagi hari.. iya bener bila dijepret kamera juga pasti hasilnya hanya akan tampak seperti titik kecil yang sedang terbang.. Lebih baik ngelihat aslinya burung elang yang tampak besar fisiknya ya?

    Wah pada Gedongsongo selain terdapat kolam berendam di air panas, outbond flying fox juga terdapat Cinema yang hampir selesai penggarapannya ya brader? Wah.. hebat fasilitas-fasilitas yang dimiliki Gedongsongo ini sebagai tujuan tempat wisatawan..

    Mau nanya nich itu foto brader lagi ngapain ya? Tulisan keterangannya : "Jalan setapak menyenangkan ditelusuri.." lagi jalan sambil bawa apa itu brader? Hehehe..:)







    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf salah tulis
      Ralat :
      # xandi seharusnya candi Selogriyo

      Delete
    2. Seingatku juga begitu,sista.
      Ratu Sima berada di dinasti Wangsa Sanjaya.
      Pendiri candi Gedongsongo ini memang masih jadi perdebatan antara raja Sanjaya atau ratu Sima.
      Kalau berdasarkan arkeologi disebutkan pendirinya adalah raja Sanjaya, namun warga setempat mempercayai candi dibangun oleh Ratu Sima.

      Kalau dilihat dari candi Gedong ke I sampai dengan candi Gedong ke V hanya candi Gedong I yang tanpa ada candi penjaga atau Perwara.
      Mungkin di reruntuhan candi ke VI - IX ada juga candi Perwara ya,sista ....
      Semoga kelak keseluruhan candi segera direstorasi dan dibuka untuk umum, jadi totalnya 9 candi seperti namanya.

      Iya ya keren banget pemandangan alam di sekitar kawah ....
      Selain terasa panas di dekat semburan kawah juga ada sensasi seru buat yang pertama kesana seperti aku .... antara penasaran juga deg2an mendekati lokasi semburan uap dengan asap tebal itu.
      Di dekat semburan uap itu ada kolam kecil yang fungsinya entah untuk penyaring sebelum dialirkan ke kolam rendam atau untuk apa aku kurang paham .... airnya disentuh .... woouw panaaas banget !

      Betul, prasarana yang ada di area wisata ini patut diacungi jempol.
      Tidak sekedar nilai historis yang dikedepankan tapi keseluruhannya digarap dengan apik.

      Hehehe ....
      Unik ngga fotoku berjalan di jalan setapak,sista ?.
      Aku memang sengaja merancang bikin konsep foto berbeda dari yang ada seperti selama ini.
      Untuk pelengkap dokumentasi artikel blog kali ini kupilih pelengkap etnik buat tampilan foto.
      Hehehe ...

      Delete
  3. Oh jadi Ratu Sima juga masih termasuk keturunan wangsa Sanjaya ya?
    Menurut arkeolog pendiri Candi Gedongsongo adalah raja Sanjaya dan menurut warga pendirinya adalah ratu Sima. Mungkin ada prasasti tertulis yang menjelaskan lebih detail di antara mereka sebagai pendiri candi Gedongsongo ini.
    Iya brader semoga saja kelak bangunan candi direstorasi dan sisanya 4 bangunan candi bisa segera mendapat perijinan untuk dibuka untuk umum. Sehingga total 9 bangunan candi kelak bisa dikunjungi wisatawan.
    Oh ya brader.. bila travelling ke lokasi 5 kompleks candi Gedongsongo ini. untuk menjelajah dari candi no.1 sampai candi no.5 kalau jalan kaki.. bagi pengunjung apa nggak jauh jaraknya? katanya disediakan fasilitas persewaan kuda juga ya brader untuk mengelilingi kompleks candi.

    Jadi semburan kawah uap belerang berada di jalur candi no.III dan candi no.IV ya brader? Aliran air panas yang mengandung belerang sebagian dialirkan dan disalurkan ke kolam pemandian yang ada di wisata candi Gedongsongo ini.
    Apa brader juga menikmati berendam.di kolam air panas belerang ini? Sesudahnya manfaatnya terasa ya?

    Selain wisata budaya untuk mengenal sejarah.. bisa wisata lainnya juga ya karena fasilitasnya lumayan lengkap di candi Gedongsongo ini..
    bakalan ada cinema gedugsongo juga.

    Iya unik foto brader waktu lagi jalan setapak dengan pelengkap etnik. Terlihat brader kayak ada sayapnya di belakang seperti siperhero yang siap terbang.. Hehehe..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ... jauh jaraknya antar lokasi komplek candi satu ke candi berikutnya,sista.
      Terutama mulai dari candi gedong III, candi Gedong IV dan candi Gedong V.
      Kalo dari candi Gedong I sampai ke candi Gedong III ngga gitu jauh jaraknya.

      Sista dan pembaca yang kelak berada di lokasi wisata ini bisa memilih berjalan kaki mengelilingi bukit ke semua lokasi candi atau kayaknya kecapekan atau pengin ngerasain sensasi naik kuda naik turun bukit bisa pakai jasa kuda tunggang.....
      Beayanya tergantung rute tujuan yang dipilih.

      Aku nyoba berendam di kolam air panas,sista.
      Luluran dan maskeran pakai lumpur vulkanik malah .... hehehe ... tapi ngga kufoto, ntar pada kaget lihat fotoku semua wajah badan jadi abu-abu ... hahahhaaa !.
      Lumpur vulkanik itu aku peroleh dari petugas pengelola yang kulihat lagi maskeran ... aku pengin jajal dan ikut2an.
      Kulit jadi licin dan halus setelah beberapa menit dibilas.
      Kuperhatiin kulit luka saja bisa kering setelahnya.

      Wkwkwk ...
      Superhero etnik ya, sista ?.
      Rival superhero produk perfilman Hollywood :)

      Delete
  4. Ooh ternyata jauh juga ya jarak antara candi satu dengan yang lain.. Meski berada dalam satu komplek candi.. Yang deket hanya daro candi I ke candi III..

    Iya.. someday kalau aku travelling ke wisata Gedongsongo.. untuk menjelajah seluruh bukit sepertinya harus nyewa kuda biar nggak gempor kakinya hehehw..:)
    setelah sekian lama.. Dulu aku pernah ngerasain naik kuda waktu masih umur kira2 5 thn.. naik kudanya di Bon-Bin Surabaya brader... Jadi sekarang aku pengen juga ngerasain sensasi naik kuda lagi...
    Asal ntar kalau dinaikin kudanya nggak berulah ya? ntar bisa jatuh aku nya.. Hehehe :)

    Ouw jadi selain brader berendam di kolam air panas yang mengandung belerang.. ternyata brader juga sempat luluran dan maskeran vulkanik juga? Wuuaahh... ! Sensasinya asyik ya? Aku jadi kepengen ikut maskeran dan luluran lumpur vulkanik..
    Hahaha.. Iya misalnya brader difoto pas lagi maskeran dan luluran yg berwarna hitam itu pasti akan lucu dan heboh tampilan btader.. Hihihi..
    Tapi sebenarnya nggak apa-apa lho? ada foto brader sebelum dan sesudah menggunakan masker lumpur vulkanik.. Supaya di foto ntar kelihatan haailnya perbedaan kulit antara before dan after.. Hehehe..
    Ntar jadi kayak iklan produk Skin care dong ya?
    Tapi emang bener ya banyak manfaat dan khasiatnya berendam di kolam air panas belerang kemydian dilanjutkan maskeran dan luluran lumpur vulkanik? Haailnya Kulit bisa menjadi licin dan halus.. Setta bekas luka di kulit juga bisa kering. Wah luar biasa ya khasiat lumpur vulkanik yang mengandung belerang.. Siip banget..!

    Hehehe.. Iya tampilan brader sewaktu berjalan setapak mirip dengan Superhero ethnik from Central Java yang akan bertanding dengan Superhero bule from Hollywood..
    Finally.... Superhero ethnik from Central Java is the Winner of Champion...!
    Superhero ethnik yang juga hobby travelling keliling dunia.. Jadi ntar kalau di lokasi wisata.. Pas ada suatu kejadian dan ada pengunjung yang butuh pertolongan.. Superhero ethnik akan segera datang menolong...
    Wouw.. Keren kan? Hehehe.. .






    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh,sista ngga kuat kalo berjalan kaki rada jauh ya ?.
      Jalan setapak di area candi ini ngga gitu mendaki kayak di jalur pegunungan yang tinggi banget kok,sista.
      Malah kayak ngga kerasa capek saat aku melewati semua rutenya ....
      Itu apa karena aku terbiasa jalan kaki jauh kali ya ... hahahaha ... !

      Lumpur vulkanik itu tadinya aku juga ngga kepikiran bakalan nemuin moment itu.
      Begitu lihat petugas kolam lagi ngoles lumpur vulkanik aku penasaran dan minta ijin ikutan pake ... hehehe ....
      Kata petugas, awal lumpur waktu diambil dari lokasi kawah sangat panas dan yang kami pakai itu sisa lumpur kemarin, tapi tetap terasa panas juga waktu kucelupin tanganku ke wadah lumpur itu.
      Nempel di kulit lama2 makin kencang.
      Waktu bilasan pakai air yang ditampung di kolam bilas ... howaaa ... airnya panaaas banget !.

      Waktu nyemplungin kaki di kolam rendam juga iya ... terasa nyoosss ...
      jadi kudu pelan2 dulu buat tubuh adaptasi.

      Hahahhaahahaa ....
      Sista imajinasinya luar biasa niiih .......
      Ntar kalo aku jadi superhero beneran ntar bisa terbang bebas,ngga perlu pake transportasi pesawat :)

      Delete
  5. Hehehe.. Nggak juga sich brader.. Habis kata brader jarak antara candi satu dengan yang lain agak jauh.. dan aq pikir jalan setapak bakal menanjak dan mendaki.. Kalau menanjak kan cepat capek brader? Tapi ternyata nggak menanjak ya brader? Kalau jalan setapaknya nggak mendaki tapi datar-datar aja sich.. aku kuat kok jalan meski agak jauh.. Hehehe..:)
    Iya kalau brader sich nggak perlu diragukan lagi super strong traveller.. nggak ada capeknya jalam-jalan kemana-mana.. Hehehe.. :)

    Ooh jadi nggak sengaja ya brader nemuin lumpur vulkanik tsb.. Itu karena melihat petugas kolam yang lagi asyik ngolesin lumpur vulkanik dan brader jadi tertarik kepengen nyobain luluran lumpur vulkanik juga hehehe. .:)
    Ooh meski yang dipakai itu lumpur kawah kemarin... tapi masih terasa panasnya ya? Awet ya panas lumpur dari kawah? Oouw kalau tangan dimasukan ke dalam lumpur vuljanik.. Makun lama makin kencang ke kulit ya? Wouw..! Sensasinya bener-bener beda ya dengan luluran biasa..!
    Ouw.. Sewaktu bilas pakai air kolam ternyata airnya bener-bener panas ya? begitu juga waktu nyemplung kaki di kolam rendaman yang panas banget? Emang harus dibilas dengan air panas ya? Astaga.. Apa nggak bikin kulit jadi cepat mengkerut dan kulit malah jadi mengelupas kalau air kolamnya panasnya.. seperti itu brader?
    Kalau aku mungkin sudah nggak kukuw kali.? Nggak kuat kena air panas.. bayangin aja kok jadi ngilu rasanya..? Hehehe..

    Ooh imajinasiku luar biasa keterlaluan ya? Hahahaha...
    Iya juga ya ntar kalau brader jadi Superhero beneran.. akan terbang bebas keliling dunia kemana-mana tanpa pesawat ... Malah nggak balik-balik ke negara sendiri.. lupa pulang ke kampung halaman lagi.. Itu namanya Superhero Somse.. Lupa diri... Hahahaha..
    Mending nggak usah jadi Superhero dech brader...
    Jadi Zoro aja ya.. tinggal pakai topeng.. menunggang kuda untuk menolong sesama menumpas kejahatan... Brader adalah seorang Zorro Traveller.. Zorro yang suka travelling around the world.. Keren kan? Hehehe. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ... Ngga gitu menanjak,tapi rada jauh rutenya.
      Peejalanan ngga kerasa capek karena sambil lihat taman,perkebunan warga juga ngelihat pemandangan gunung hutan.
      Sista sewaktu naik kuda tunggang sekitar usia 5 tahun waktu itu,ya .... jadi teringat ponakanku si celyn yang usia 5 tahun pengin banget naik kuda sendirian,jadilah dia sendirian naik kuda poni :)

      Air bilas yang ada di area kolam air panas itu ngga ada air dinginnya,sista.
      Semua murni air panas sulfur dari kawah.
      Satu2nya pancuran air dingin hanya ada di kolam rendam buat ngimbangi panas air kolam .....
      Air yang ditampung di kolam bilas rasanya lebih panas dari kolam rendam karena murni tanpa ada tambahan air dingin dari ledeng.
      Begitu diguyur ke tubuh .... rasanya ... creeess .. puanaas ... tapi enak setelahnya dibadan

      Hahahahaa ....
      Boleeh ... boleeh ...
      Ide bagus jadi Zorro ;)
      Kebetulan aku kayak si Zorro yang sukanya dominan kostum warna hitam ....

      Delete
  6. Jadi jalan setapaknya nggak menanjak ya? hanya rute nya aja yang agak jauh. Kalau begitu jalan jauh nggak akan terasa capej apalagi selama berjalan setapak . pandangan mata disuguhi dengan pemandangan gunung, hutan, dan perkebunan yang serba hijau indah alami.. mata jadi segar . perjalaban pun terasa enjoy .. Hehehe:)

    Iya betul waktu pertama naik kuda usia aku 5 tahun.. Oh kemarin waktu wisata di lokasi wisata Candi Gedongsongo ini ponakan brader Celyn. sempat naik kuda ya? Hehehe.. lucu ya anak kecil sepert Celyn naik kuda poni sendirian..:)
    Kalau aku waktu naik kuda dulu di Bon-Bin itu.. bukan kuda poni tapi kuda dewasa brader. Tapi satu kuda dinaikin berdua bareng kakaku yg sudah SD waktu itu . dan kudanya jalan sambil talinya dipegang dan dituntun sama penjaga kudanya keliling muterin Bon-Bin.. Hahaha.. Ada fotonya tapi sayangnya sudah hilang brader.. Kalau Celyn kemarin pasti sempat difoto juga ya naik kuda poni brader?

    Ooh jadi air bilasan nya nggak ada yang air dingin ya? setelah luluran lumpur vulkanik itu . air bilasan yang tersedia hanya air panas belerang saja ya brader? Bisa dibayangkan.. waktu pas pertama kulit dibilas air panas. terasa mak nyess panasnya..
    Pancuran air dingin hanya tersedia di kolam untuk berendam aja ya? Jadi setelah badan berendam di kolam air panas bisa langsung ke pancuran air dingin untuk mengimbanginya . Ouw air bilasan lebih panas dibandingkan air rendaman kolam karena murni air panas nggak ada tambahan air ledeng? Ouw.. bayanginnya jadi ngilu ya? Hehehe... waktu air panaa diguyur ke badan memang terasa panas ya ? Tapu setelah itu terasa tubuh menjadi enak mungkin karena efeknya bisa bikin peredaran darah jadi lancar ya brader? Tapi nggak boleh keseringan juga kalu ya brader karena mandi air panas bisa bikin kulit jadi cepat mengkerut..

    Hahaha.. Jadi setuju ya brader lebih baik jadi Zoro aja..!
    Oh jadi alasannya karena brader sama Zorro sama-sama suka warna serba hitam? Hahaha. ! Kalau menurutku memang mendingan brader jadi tokoh Zorro yang tampil dengan topeng dan sering menunggang kuda.. bepergian jauh kemana-mana.. Umumnnya kedatangan Zorro disambut dengan irama musik latin spanyol.. Tokoh Zorro image nya kan misterius namun baik dan eksotik . :)


    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang ya foto kalian berdua naik kuda tunggang ngga ketemu. Kern pastinya kalo diunggah ...hehehe.
      Celyn waktu itu naik kuda poni di taman wisata Kyai Langgeng,bukan di Gedongsongo,sista.

      Ups,pancuran air dingin ledeng itu hanya pancuran kecil saja yang jatuh di kolam air panas buat ngimbangi panasnya temperatur air sulfur,sista.
      Di tepian kolam juga ada pancuran kecil air panas sulfur, kalo disentuh airnya kayak air termos panasnya.

      Jiaaah ...
      Jadi kebayang irama musik latin niiih ... :)
      Begitu dibuka topengnya, laah ..kok Zorro berwajah Indo ... hahaha !

      Delete
  7. Iya sayangnx foto aku berdua kakakku menunggang kuda nggak ketemu... padahal sebelum pindahan rumah aku lihat masih ada.. Ntar dech kalau ketemu aku kasih lihat ke brader.. Tapi... malu juga sich.. karena foto naik kuda di Bon-Bin itu termasuk foto jadul.. yang mana di foto rambutku ponian dimodel ala batok kelapa brader...!! Weuw.. mulai kecil sampai SD rambutku di model begitu.. herannya kok nurut aku dulu. Setelah kelas 5 kls 6 SD baru berubah model rambutku.
    Oh kirain waktu Celyn naik kuda poni itu di candi Gedongsongo ternyata bukan hehehe..:)

    Jadi di kolam rendaman ada pancuran air ledeng dingin tapi pancurannya kecil..??
    Kirain ada pancuran air dingin juga yang gede.. Hehehe...
    Ternyata pancuran air dingin kecil dialirkan ke kolam rendaman untuk mengimbangi supaya air kolam nggak terlalu panas.. I see .
    Pancuran Air panas sulfur itu kalau disentuh seperti air termos panas?? Lah.. kalau begitu anak-anak kecil nggak mungkin ya berendam di kolam air panas brader.. Sepertinya lebih cocok untuk orang dewasa

    Ouw brader jadi kebayang musik latin ya? Hahaha..! Denger musik latin yang eksotis itu ntar brader yang sudah menjelma jadi Zorro jadi malah pinter nge dance tarian latin tango or samba..? Hahaha..
    Pas dibuka topengnya.. muncul Zorro berwajah Asia.. nggak apa-apa lagi.. tokoh Zorro boleh berwajah Asia nggak harus hispanic . yang penting memenuhi kriteria dan cocok dijadikan tokoh Zorro jaman kini..yang bisa naik kuda berpergian jauh ke mana-mana dengan suatu misi menolong orang lain dan membasmi kejahatan yang ditemuinya.
    Zorro from Asia is a Zorro Traveller..Hehehe..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allright,i'll waiting foto sista berponi batok ya ... hehehe ...
      Ngga apa2, cute kok berponi ala tempurung kelapa kayak gitu :)

      Waktu aku berada di kolam rendam , ada 3 bocah cowok penduduk yang diijinkan masuk dan berenang .... lucu, mereka bertiga bugil dan heboh bolak balik nyebur mentas sambil teriak2 seru.
      Kadang mereka keluar masuk kamar bilas yang kosong buat nyobain dingin atau panas air diruangan kamar bilas yang berbeda ... hehehe ...

      Ohh ..iya ...
      Ngobrolin pake topeng ... jadi teringat kayak di salah satu video clip yang rada jadul dari Indonesia yang pakai topeng.

      Delete
  8. Ouw hahaha..! Wong aku sendiri rada malu kalau lihat fotoku dulu berponi ala batok kelapa tsb.. Tapi.. Okelah.. kalau aku bisa berhasil nemu kembali ya foto jadul ku lagi naik kuda dengan rambut seperti itu..? baru akan aku upload.. Hihihi.. :)

    Ooh... Sewaktu brader berada di kolam rendaman . ada tiga bocah cowok yang berenang? What? anak-anak cowok itu bugil semua?.Astaga..! Kelakuan mereka itu kayak lagi mandi di sungai aja ya ? ala ala bolang... nyemplung mentas nyemplung lagi.. hehehe..:)
    Apa bocah-bocah cowok itu bisa kuat ya berlama-lama di dalam kolam rendaman air panas ya brader? mereka bolak balik ke kamar bilas.. Ada-ada aja ulah bocah.. Hehehe..:)

    Ngobrolin topeng jadi ingat video klip yang rada jadul dan pakai topeng? sebentar... lagunya judul apa ya? dengan video klip bertopeng itu brader? Bisa lebih spesifik lagi brader? biar aku bisa nebak video klip yang dimaksud.. yang mana ya? Jadi penasaran Hehehe.. :)


    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ... pasti lucu model rambut ala-ala tempurung kelapa seperti itu ya ...
      Ditunggu upload nya di sosmed ya kalo foto itu ketemu suatu saat.

      Para bocah itu awalnya teriak panas waktu pelan2 nyeburin ke kolam, tapi lama2 ulahnya lucu renang2 gaya khas bocah.
      Pada cengengesan sesekali dikomentari petugas penjaga kolam yang berada didekatku sewaktu aki banyak bertanya mengenai temperatur dan warna unik air dari kawah ini.

      Itu,sista.
      Klipnya alm.Chrisye.

      Delete
  9. Wkwkwkwk... iya model rambut poni ala tempurung kelapa yang versi dulu lagi... Jadi kurang sreg kelihannya Hahaha:) Oke. ntar kalau ketemu fotonya aku upload dech.. :)

    Ooh para bocah cowok itu awalnya juga merasa kepanasan ya nyemplung di kolam rendaman itu brader? Tapi sepertinya mereka nggak kapok malah penasaran senang nyobain nyemplung mentas nyemplung berkali-kali hehehe... Namanya bocah pasti nggak malu.. Tapi lucu juga ya ngelihat ulah dan celoteh bocah seperti mereka.. bebas berekspreso khas bocah.. Hehehe .

    Oh video klipnya alm Chrisye.. Iya rada ingat video klipnya yang ada topengnya tapi aku lupa judul lagunya brader.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. I remember that song now.
      'Kala Cinta Menggoda' right,sista ?.

      Yups, anak kecil lebih terlihat ekspresif menikmati liburan dengan gaya mereka yang polos khas bocah.

      Aku yang rada heran sampai sekarang tampilan air kolam seperti yang dijelasin petugas tentang warna air kolam rendam yang berubah2.
      Bisa begitu,ya ?. Ajaib ...

      Kalo di danau Telaga Warna di Dieng perubahan air danau disebabin mikroba dan bebatuan yang terdapat di dasar danau.
      Kalo yang di Gedongsongo ini apa penyebabnya material yang dibawa dari kawah perut bumi, ya ?

      Delete
  10. Yes right brader... Judul lagunya "Kala Cinta Menggoda" by Chrisye.. lagunya ceria ngebeat.. Aku juga baru ingat video klipnya seperti pesta topeng.. keren ya brader?

    Ooh kolam rendaman air panas nya bisa berubah-ubah warnanya ya? Ajaib banget ya? padahal kolam buatan dan nggak ada tanaman atau alga yang memberi efek ke air panas tsb.. Iya ya kemungkinan bisa jadi air panas yang mengandung sulfur tsb ada material lainnya yang dibawa dari kawah...Great!
    Oh kalau di danau telaga warna memang danau alami ya? yang
    air danaunya bisa berubah karena mikroba dan bebatuan yang ada di dasar danau..

    Air panas di kolam rendaman yang ada di Gedongsongo termasuk keajaiban kalau begitu ya brader?. Amazing hot water.. ! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sependapat,sista.
      Videoclip itu cukup keren pembuatannya, tapi sebenarnya di videoclip lagu barat clip seperti itu udah dibuat sebelumnya.

      Kurasa benar adanya ya,air kawah yang dialirkan ke kolam membawa lapisan material dengan warna tertentu yang nyebabin warna air kolam sesekali waktu berubah2 tampilannya.
      Aku jadi bayangin ... kalo sewaktu air kolam jadi hitam pekat, akan jadi seperti apa penampakannya ya ?.

      Keunikan berubah warna yang terjadi di air danau Telaga Warna Dieng juga memukau dilihat sekaligus tampak misterius.
      Dalam hitungan jam,warna danau bisa berganti berubah warna.

      Delete
  11. Video Klipnya memang keren.. Ooh jadi video klip lagu tsb yang bernuansa pesta topeng itu persis dengan video klip barat sebelumnya ya brade? Ooh pantesan bagus.. video klip barat terkadang menjadi patokan ya karena penggarapan video klip barat sangat kreatif dan hasilnya pun bagus unik lain daripada yang lain..


    Iya mungkin benar air panas yang berasal dari kawah.. di mana air panas tsb mengandung belerang dan zat material lainnya sehingga sewaktu-waktu bisa menyebabkan air kolam bisa berubah tampilan warna nya.. Wah kalau misalnya air kolam rendaman pas berubah jadi hitam..pekat.. mungkin banyak pengunjung bakal rada enggan berendam.. hehehe..

    Oh.. Danau Telaga Warna Dieng tampilannya tampak misterius ya brader? Tapi dianugerahi kelebihan beberapa jam sekali air danau bisa berubah warna... kesannya jadi eksotik dan unik ya brader..? Amazing Lake.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Brani ngga sista berendam seandainya saat kesana air kolam berubah jadi hitam :) ?.

      Yes,tampilan danau Telaga Warna Dieng indah sekaligus misterius.
      Ditambah di pinggir danau banyak petilasan untuk bertapa dan dikeramatkan.
      Yang aku dengar, keindahan danau Telaga Warna tampak luar biasa keren dilihat dari bukit Pengilon.
      Utk kesana, traveller harus mendaki bukit.
      Dari atas bukit luas permukaan air danau tampak berbeda2 warna dalam satu waktu.
      Bayangin, kalo ngelihat tampilan danau seperti itu ditambah pas datang kabut ( Dieng seringkali turun kabut dan bahkan turun salju ) .... wow keren banget kayak lukisan ...

      Delete
  12. Hehehe... berani nggak ya berendam di kol rendaman misalkan air nya berubah menjadi hitam? Hmm.. Kayaknya aku nggak jadi berendam dech.. kalau nekat berend juga.. Jadi bayangin yang nggak-nggak seperti kalau ada sosok apa gitu di dalam.air atau hewan kecil seperti kaki seribu. yang masuk ke air kan nggak kelihatan karena airnya berwarna hitam pekat..? Mending nggak jadi aja hehehe..:)

    Ooh Danau Telaga Telaga Warna Dieng selain tampilannya misterius.. di pinggiran danau sering dipakai untuk bertapa danjuga dikeramatkan ya? Wah kesannya jadi tambah semakin misterius dong?
    Ooh jadi kalau ingin melihat keindahan danau Telaga Warna Dieng tsb harus mendaki ke atas bukit Pengilon ya? dari atas bukit baru kita bisa melihat air danau yang berubah-ubah warna.. dalam satu waktu..
    Iya ya.. kalau pas tampilan air danau berearna dan pas ada kabutnys.. Jadi pemandangan yang sangat indah keren seperti lukisan hidup..:)
    Ooh ya? jadi selain sering turun kabut juga turun salju? Wouw.. Amazing.. ! Saljunya terdapat di puncak gunung aja ya atau lebih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, ngga brani ya nyemplung berendam saat air kolam tampak kehitaman ?.
      Kan airnya panas,sista ....apa ya memungkinkan ada makhluk hidup bertahan lama didalamnya,ya ?

      Di danau Telaga Warna, selain kita bisa melihat keseluruhan luas danau dengan warna berbeda2 dari bukit Pengilon, kita juga bisa melihat dari pinggir danau dengan gradasi warna berbeda.
      Bahkan kita juga bisa mendekat persis di pinggir danau seperti yang kulakukan waktu itu.
      Yups,sista ... Dieng itu kawasan tertinggi Jawa-Tengah.
      Sesekali turun salju disana di semua wilayahnya karena faktor ketinggiannya juga suhu udara yang dingin.
      Sewaktu aku kesana siang hari juga udara terasa dingin,ngilu dikulit.
      Jadi kalo travelling kesana kudu bawa perlengkapan penghangat tubuh.

      Delete
  13. Oh iya benar.. air rendaman kolam itu air panas jadi nggak memungkinkan ada mahluk hidup seperti hewan yang bertahan hidup lama.. Tapi tetap kalau lihat air kolam jadi hitam pekat kok rasanya enggan untuk berendam.. Kalau brader sendiri bagaimana mau berendam kalau keadaan air kolam seperti demikian? Hehehe..

    Oh begitu ya? selain dari jarak jau di atas ketinggian bukit Pengilon.. ternyata dari jarak dekat pinggir danau pun bisa tampak terlihat gradasi warna air danau yang berbeda.. Seperti pengalaman brader ya? Great..! :)

    Ouw jadi pegunungan Dien adalah pegununugan tertinggi ya di wilayah Jawa Tengah..
    Karena faktor ketinggian dan suhu yang dingin munggkin suhunya minus di bawah 0°C ya? Sehingga memungkinkan turunnya salju di semua wilayah pegunungan Dieng.. Ooh sewaktu brader travelling ke sana siang hari.. Saking dinginnya sampai kulit terasa ngilu? Wuih.. Persiapannya harus lengkap ya bila ingin travelling ke sana..
    Adakah selama ini.. Orang atau sang fotografer yang pernah mengambil gambar.. mengabadikan Salju di atas pegunungan Dieng brader?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo aku sih ...brani,asalkan udah ada pengunjung lain yg berendam duluan di air kolam yang lagi tampak kehitaman, hahaha ...
      Penasaran jg sih kayak gmn rasanya berada ditengah kolam berwarna kehitaman.

      Banyak lokasi obyek Dieng dibidik fotografer,sista.

      Delete
  14. Ouw jadi brader berani kalau ada pengunjung lain yang berendam di air kolam rendaman yang berwarna hiram..?? Hahaha.. Ouw aku pikir brader orang pertama yang berani sebagai pelopor nyemplung berendam di kolam air yang hitam... Hehehe. . iya sich kalau duluan sendirian
    ggak seru ya? Hehehe.. :)

    Ooh banyak ya objek Dieng yang dibidik fotografer?
    Aku kepengen banget lihat view Dieng yang pas diselimuti salju dan diabadikan oleh fotografer brader...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ...
      Pasti kondisi saat air kolam berwarna kehitaman siapapun yang pertamakali melihatnya akan muncul rasa ragu duluan sebelum nyemplung berendam.

      Coba sista searching di Google tentang gambar Dieng saat diliputi salju, pasti ketemu kok :)

      Delete
  15. Hehehe... Iya bener juga kalau kondisi air kolam berwarna kehitaman... Siapa aja pasti ragu-ragu.. Nyemplung nggak.. Nyemplung nggak... Akhirnya nggak jadi berendam.. Hehehe

    Alright aku memang harus searching di Google untuk melihat pegunungan Dieng yang diselimuti salju... Makasih infonya brader.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha ...
      Kok ngga jadi nyemplung ?.
      Sayang loh ngga ngerasain air panas alami dari perut bumi ...

      Beneran loh setelah beberapa hari berendam hari itu, kulit mati wajahku mengelupas berganti kulit baru setelahnya.
      Kupikir tadinya apa ketombe jatuh di pakaian,kuamati dari kaca ternyata kulit dekat pelipis pada mengering dan sekarang udah pulih lagi.

      Delete
  16. Hahaha... Iya daripada ragu-ragu bggak jadi nyemplung sekalian.. Ntar aja kalau air kolam sudah nggak berwana hitam.. baru aku berani nyemplung... Hehehe..

    Oh ya? setelah berendam di kolam rendaman air panas kawah... Beberapa hari kemudian kulit mati wajah akan terkelupas berganti kulit baru..? Jadi fungsinya seperti srub ya?
    Jadi sekarang kulit wajah brader tampak cerah ya? Hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cerah tapi hitam ... hahaha ..
      Sewaktu ketemu adik2 ku pada tanya sekarang kulitku kok lebih kelihatan hitam.
      Tapi ngga apa2lah hitam dan beda sendiri warna kulit dengan mereka.
      Kan aku suka menjelajah kemana2 ...hehehe

      Delete
  17. Cerah tapi hitam? Hitam tapi cerah? Hahaha...
    Katanya brader kemarin habis berendam kulit mati terkelupas berganti kulit baru.. biasanya kulit baru kan lebih cerah? Hehehe...

    Ouw kulit brader agsk gelap beda sendiri dengan adik-adik ya? Nggak apa+apa brader kan cowok Kalau hitam nggak masalah.. Hehehe.. Iya apalagi sekarang brader serinhg travelling menjelajah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk ...
      Kulit baru bukan berarti mendadak jadi putih,looh ... :D
      Tetep aja item.

      Hehehe ...
      Pokoke paling kontras kulitnya kalo berbarengan dengan keluarga.
      Tapi memang gen kulitku lebih gelap kok daripada kulit keluargaku,sista.
      Lebih condong sawo matang.

      Delete
  18. Ouw begitu.. Jadi terkelupasnya kulit mati menjadi kulit baru bukan berarti kulit menjadi lebih cerah atau putih? tapi paling nggak kulit baru tampak lebih fresh ya brader? Hehehe..

    Ooh kulit btader paling kontras di antara keluarga.. mungkin aja kulit brader berasal dari salah satu orang tua brader yang mempunyai gen kulit lebih condong ke sawo matang?
    Nggak apa-apa brader kulitnya agak sawo matang kelihatan eksotis.. apalagi sekarang brader sering pergi travelling menjelajah naik turun gunung... Sampai nyeberang lautan.. Ups salah ya? Hahaha .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Auuww ... aku dibilang eksotis gegara kulit coklat ...
      Xixixi ... mimpi apa semalam aku ya ?.

      Nyebrang lautan ntar kapan diulangi lagi,sista ...hehehe ...
      Krn banyak file foto yg hilang.

      Delete
  19. Dibilang kulit coklat eksotis karena semalam brader bermimpi diterima oleh warga dan kepala suku untuk menjadi bagian dari suku Indian di pedalaman hutan . Hihihi...!;:)

    Oke... Alright... bener ya diulangi? bukan nyeberang sungai lho ya? Tapi nyeberang lautan naik perahu atau speed boat atau naik kapal feri.. Hehehe..!:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk ....
      Kayaknya mantaaab tuuh diangkat jadi kepala suku pedalaman !.
      Kalo beneran kepilih dan diangkat jadi kepala suku pedalaman akibat kesasar masuk hutan saat travelling ......
      Masyarakat suku akan kuwajibin mahir main gadget agar rajin browsing info lokasi2 wisata kece :)

      Tapi,
      Kira-kira pakaian untuk kepala suku terbuat dari apa ya, sista ?.
      Daun pandan kah ?
      Atau daun kelapa ... ?
      Wkwkkwkk !

      Delete
  20. Hampir semua candi di Indonesia yang menemukan orang Belanda ya....padahal yg bikin orang local Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin saat jaman kolonial dulu, orang Indonesia ngga punya kesempatan jalan-jalan kemana-mana kayak tuan dan nyonya Belanda itu ya, mas ... 🤔

      Jadi yang nemuin lokasi candi- candi peninggalan nenek moyang kita, para bule yang demen liburan melulu ...
      He he he 😁

      Delete
  21. Jarak ke Candi yang masuk ke area Perhutani itu jauh mas, dari lokasi candi terakhir (Candi Gedong V)? Sayang juga kalau nggak bisa eksplore ke 9 candinya, ya?

    Tak kira udah nggak aktif si Gunung Ungaran ini. Ternyata masih ada kawah-kawah yang mengeluarkan belerang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya,mas Wisnu .., sayangnya tak kesemua lokasi candi dapat dijelajahi.

      Pemandangan kawah aktifnya apik buat foto-foto,mas.
      Gunung Ungaran ini masih aktif,meski ngga seaktif gunung Merapi.

      Delete
  22. Waaahh2...Jadi yang menarik dengan nuansa alamnya yang sejuk dijawa tengah ini... Bisa jadi tempat yang menarik nih buat libur lebaran nanti...😄😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayook, liburan lebaran ntar kesini,mas Satria ..
      Siapin fisik ya karena trekkingnya candi ke 1 sampai ke 5 cukup jauh naik turun lewat jalan setapak yang rapi.

      Kalo ngga kuat, bisa berkuda disana 😁

      Delete
  23. Waah beruntung ya bisa liat elang jawa terbang, di Baturraden pun kalau sedang beruntung bisa liat burung elang jawa terbang bebas lho mas.. Cm ukurannya relatif kecil.. Btw aku blm pernah ke gedongsong :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah ... asiik tuh di Baturaden ada elang Jawa juga 👍.
      Semoga habitatnya terus terjaga ya,kak Ella ...,jangan sampai punah.

      Semoga kak Ella ntar pas di Gedongsongo bisa berkesempatan lihat elang Jawa terbang bebas mengitari area candi.
      Datang pagi2 kak ... , sangat kemungkinan besar elang Jawa itu muncul dari hutan.

      Apik lokasinya Gedongsongo ini,kak.
      Areanya tertata rapi dan fasilitas umum didalam areanya lengkap.

      Delete
    2. ayooo ka ella ke gedongsongo bareng aku ,, nanti guide nya kak himawant mau gak? wkwkkw

      Delete
    3. Mauuu ... aku jadi guidenya kak Ella dan kak Vika 😅 ...
      Wkkwwkkkk, jadi guide dadakan buat kalian.
      Tenang aja, free kok ngga ada pungutan beaya apapun, kak 😁

      Aku malah senang, kita semua suatu saat bisa ngumpul berlibur bersama.

      Delete
  24. Paparannya kayak wisata sejarah arkeologi saja, he he. Bisa tahu banyak karena sebelumnya saya tak tahu. Alamnya indah. Dan soal bangunan candi yang menghadap Timur mungkin berkaitan dengan semacam mitos, bahwa arah Timur itu bagus. Dulu rumah saya ngadep Timur dan adem. Sekarang pindah tempat dan menghadap Barat jadi panas kalau lepas zuhur. :D
    Saya suka alamnya. unik. pengen ke sana. Lai-lagi sebatas pengen karena ada anyak kendalanya. Untuk melipur lara tak bisa wisata jauh, insya Allah lebaran hari kedua bareng anak dan suami akan mudik ke Bandung ke eumah para saudara dari pihak almarhum bapak. Dan pikniknya paling ke Alun-alun Bandung dan sekitarnya. Sebenarnya pengen ke bonbin atau Taman Hutan Raya Juanda, tapi waktu mepet karena esoknya harus pulang. Tanggal 18 ada acaea reuni akbar SMA saya.
    Piknik itu harus pakai rencana matang. Sudahlah, latihan dulu pada hal kecil di kota, nanti cari tempat yang nuansa alamnya kental. Biar anak senang-senang dulu dengan keramaian karena di luar rumah panoramanya bentang pegunungan mulu. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe 😁 ..
      Ulasan artikelku tentang kompleks candi Gedong Songo ini sengaja kuulas detil masing-masing bangunan candinya.
      Jadi kayak ulasan arkeolog ya,kak Rohyati ..

      Menurut analisaku juga begitu,kak .. bangunan candi menghadap ke timur karena diibaratkan menghadap arah matahari terbit, menyambut datangnya hari baru.

      Tetap semangat ya,kak.
      Suatu saat nanti kak Rohyati & keluarga pasti berkesempatan ke sejumlah lokasi wisata.

      Cerita perjalanan liburan ke Bandung nanti, diposting di blog,kak ...juga acara reuniannya.
      Ditunggu,kak ☺

      Delete
  25. Indonesia mah nggak ada matinya, keren banget hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sependapat, Ramadani.
      Indonesia lokasi wisatanya memang keren-keren 👍

      Delete
  26. Wah nambah pengetahuan saya tentang Gedongsongo, terimakasih Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih juga, mas Riyan udah menyempatkan membaca artikel tentang kompleks candi Gedongsongo.
      Semoga bermanfaat buat mas Riyan dan semua pembaca.

      Delete
  27. Wah, nyampe gedongsongo jg. Ke taman bunga celosia jg ngga? Kan di dlm kompleknya gedongsongo tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mampir berlibur ke Celosia juga,kak Farida.
      Artikelnya juga udah kuposting ☺

      Delete
  28. Saya udh ke candi Gedongsongo beberapa kali, pernah naik kuda maupun jalan sampai candi yg paling atas, tapi belum sempat berendam di kolam belerang.
    Tapi masih pengin kesana lagi. Tempatnya keren sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah .. ternyata lokasi candi Gedongsongo ini termasuk lokasi liburan favorit mas Aris ☺👍

      Ntar kapan kesana lagi, cobain berendam di kolam air panas sulfurnya,mas ...
      Badan langsung jadi rileks setelah berendam disana.

      Delete
  29. Bagus tempatnya Mas, Saya baca tulisan sama lihat foto2 ini kayak candi2 yang Di Dieng yah :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepat, mas Didy.
      Bentuk candi-candinya dan lokasi yang terpencar satu kompleks dengan kompleks candi yang lain ... ada kemiripan dengan kompleks candi di Dieng.

      Bedanya,
      Kalau di Dieng untuk ke masing-masing kompleks candinya,ada yang dapat dilalui dengan kendaraan .. tapi kalau di kompleks candi Gedongsongo hanya dapat dilalui dengan trekking atau berkuda, kendaraan tidak diperkenankan masuk ke kompleksnya.

      Delete
  30. peninggalan yang bersejarah, saya sendiri baru tahu mas tentang gedongsongo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. O,ya mas Darwin baru tau lokasi Gedongsongo ini,ya ?.
      Namanya memang belum setenar candi Borobudur,mas.
      Semoga ya setelah ini,namanya dikenal luas dan jadi piluhan lokasi liburan di Ungaran.

      Yook, kesini mas ☺

      Delete
  31. Udah 4 tahun di Semarang tapi belom pernah ke Candi GedongSongo huaaa :"""
    Setelah baca, keknya wajib tahun ini disegerakan :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah wajib didatengin nih lokasinya,kak Onix 😁 ...
      ditempuh dari Semarang udah deket.

      Jangan lupa siapin kamera ntar kesana ya,kak .. lokasinya apik buat foto-foto ☺

      Delete
  32. alhamdulillahi robbil alamin ini bucket list yang akhirnya tercapai
    meski cuma sampe candi IV
    cuma baguuuus banget mas emang pemandnagannya
    ah keren ini candi dari 100an candi yang aku kelilingi, ini yang juara 1 deh
    sampe aku terharu dan meneteskan air mata pas sampe di candi III dan IV (lebai)
    sayang belerangnya menyengat banget pas ke sana, jadinya sesek huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow ... aku merasa ikut surprise dengan apa yang kamu rasakan dan katakan setelah dari candi Gedongsongo sana ...

      Memang keren pemandangan disana ya, mas Ikrom.
      Apa hanya kita saja yang merasa lebay ... ?, hahahaa 😅

      Tapi benar pendapat kita, kompleks candi ini memang patut diacungi jempol ..
      Baik sejarahnya,pemandangannya juga penataannya 👍

      Delete
  33. Kebanyakan candi-candi itu pasti areanya di Jawa yah kan mas? Di daerahku di Sulawesi, ngga ada candi. Aku jadi pengen lho mas, ngunjungin langsung candi itu seperti apa. Soalnya selama ini cuma liat di tv atau ngga internet doang. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, pusatnya candi ada di pulau Jawa, terutama Jawa Tengah.
      Dan Magelang merupakan pusat candi Buddha.

      Bentuk candi dilihat aslinya secara langsung saat unik,kak.
      Mengamati detilnya, pasti bikin kita kagum keahlian nenek moyang kita dulu sanggup mengukir batu-batu jadi susunan menakjubkan.
      Dan kita berpikir, bagaimana bisa batu-batu berukuran sangat besar ditata saling tumpuk dengan rapi.

      Aku doakan kak Suryani berkesempatan lihat candi secara langsung.

      Delete
  34. Ulasan sejarahnya keren, saya saja dulu belum paham waktu ke Gedong Songo.
    Sekarang, hanya dibuka sampai candi V? sekitar 5 tahun lalu sepertinya saya ke Gedong Songo dan semua candi masih dibuka untuk umum. Sayang, saya hanya bisa sampai candi VII karena gak kuat lagi untuk jalan ke candi VII dan IX. Hahaha.
    Kalau penasaran bisa lihat fotonya di blog, hehehe.

    Tampilan candinya lebih cantik, dulu papan namanya masih dari kayu dan pemandiannya juga sepi. Membuat saya tak jadi masuk ke pemandian karena takut ada sesuatu. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih,kak Qudsi.
      Semoga ya artikelku ini dapat menambah pengetahuan kita semua.
      Senang rasanya, meski saat itu mulutku sampai 'berbusa' dan tanganku sampai 'kriting' waktu tanya2 bahan informasinya 😅

      Waah keren nih kak Qudsi udah berkesempatan sampai ke candi ke VII 👍
      Iya,kak .. sekarang pengunjung hanya diperbolehkan sampai ke candi ke V.

      Hahahaa .. kolam pemandiannya ngga ada 'sesuatu' disana kok,kak.
      Kayaknya hewan apapun ngga bisa hidup di air belerang ya,kak 🤔 ?

      Delete
    2. Sama-sama. Aamiin, semoga bermanfaat.

      Padahal pemandangan dari candi VII keren lho, bahkan dulu ada semacam perkumpulan yang sedang sembahyang waktu saya ke sana.

      Maksudnya something yang tak terlihat mata, hehehe. Karena waktu ke sana, suasana pemandiannya agak seram, bikin hati dag dig dug.

      Delete
    3. Ohh, gitu, kaaaak ...
      Paham aku sekarang apa yang 'dimaksud' kak Qudsi di komentar sebelumnya.
      Iya,bener juga sih ya,kak ... ditempat lokasi manapun terkadang muncul perasaan ada something, jadi kita harus peka juga dan jaga sikap kita dengan baik.
      Kalo dirasa lagi ada something, mending lebih baik kita menghindar dulu.

      Delete
  35. Ulasan tentang candi gedong songonya singkat dan padat walau cuma sampai lima sob (mungkin udah ga kuat jalannya :D)...Candi ini cocok sebagai background buat mereka yang ingin membuat foto preweed dengan tema kerajaan, pasti keren banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😁 lokasi candinya yang dapat dikunjungi memang sampai candi ke V,sob.
      Selain disana memang ngga ada papan penunjuk arah ke candi VI sampai IX juga kutanyakan ke penjaga warung yang ada di halaman luas di candi ke IV, untuk ke candi-candi tersebut memang harus ijin lebih dulu ke pengelola.

      Betul,mas Harmansyah.
      Lokasi kompleks candi ini keren buat background pemotretan, termasuk foto prewed.

      Kapan ada waktu, kesini,mas ☺

      Delete
  36. adem sejuk banget nih sepertinya, refres berwisata ditempat itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya,mas Agus.
      Betul, udaranya disana sejuk.
      Meski cuaca lagi panas tetap terasa adem.
      Kapan ada waktu berlibur ke lokasi ini,mas ..., ajak keluarga juga.

      Delete
  37. udah ampir 3 hari ga buka blog, kak himawat udah punya updatean terbaru lagi nih jalan jalan ke gedongsongo, namun seperti biasa saya paling demen dan baper kalau liat pemandian air sulfur itu, pastinya sangat menyejukan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah 3 hari kak Vika ngga buka blog kabarnya sehat dan baik-baik saja kan kak Vika ?.

      Aku juga rada keteteran masalah pekerjaan, jadi rada nyuri-nyuri waktu buat membalas komentar dan mampir berkunjung di blog teman-teman.

      Artikel ini udah lama kuposting kok,kak Vika.
      Sengaja ku update ulang untuk info lokasi pilihan berlibur di liburan panjang lebaran nanti.

      Iya,betul berendam di air panas sulfur bikin badan kita jadi lebih rileks dan bikin kulit kita juga jadi sehat.

      Delete
  38. Lengkap banget reviewnya Pak. saya belum kesampaian ke sini nih, jadi konprehensif dapat infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku doakan ibu Nia suatu saat nanti juga punya kesempatan liburan ke lokasi ini, Amin.

      Delete
  39. Suka sekali ngeliat lokasi candinya, tampak bersih dan resik, pasti pengelolanya sangat berkomitmen menjaga kelestarian peninggalan bersejarah ini. Semoga makin banyak wisatawan yang berkinjung ke candi Gedong Songo ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kang Maman.
      Area candi ini sangat bersih dan rapi pengelolaannya.

      Tadinya aku juga ngga nyangka,areanya ternyata ditata sebagus ini.

      Amin, semoga banyak wisatawan datang berlibur ke kompleks candi ini.

      Delete
  40. Halooo Mas Hino... aku ada rencana mau mampir ke Candi Gedongsongo nih bawa mbl pribadi. Htm domestik kok murah banget ya 8.000 sedangkan turis asing 75.000 hehehe �� Btw kalau aku lihat foto2nya.. itu candi ada bbrp ya dan kayaknya bakalan lelah gitu kalo.mau muterin semua? Anak2ku kls 4 n 7 kuat ga ya? Naik kuda byr berapa ya? Ga diinfoin hehebe. Kalo dr kota mesti subuh? Biar pagi2 udh sampai TKP dan lihat burung2 ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo juga,kak Nurul ☺
      Waah mantap nih kak Nurul akan tour ke Jawa Tengah.

      Jarak candi ke candi lainnya ada yang berjarak dekat dan ada yang berjarak cukup jauh,kak.
      Tapi jangan khawatir karena rute jalan setapaknya ngga begitu menanjak.
      Kalo dirasa kelelahan, coba naik kuda tunggang,kak.
      Tarif berkuda mulai dari tarif 50K, tergantung ke lokasi rute candi ke berapa.
      Di sepanjang rute jalur setapak ada pos kuda tunggannya, jadi bisa dipilih dari rute mana akan mulai naik kuda tunggang.

      Iya,kak Nurul kalo pengin lihat penampakan burung elang Jawa sebaiknya datang pagi hari .. hehehe ...

      Delete
  41. menikmati candi-candi yang ada disekitar jawa tengah memang mengasyikkan mas, suasananya gimana gitu, terasa kental sekali seperti dulu..

    apalagi penataannya sudah sangat bagus ditunjang dengan berbagai fasilitas seperti kolam dan pondok, keren sudah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sependapat,mas Eka.
      Berlibur di lokasi candi, terasa ikut berada dalam suasana masa lampau ribuan tahun lalu.

      Betul, area lokasi candi Gedongsongo ini fasilitas umumnya terbilang lengkap.
      Penataan tamanya juga sangat rapi.
      Keren banget buat foto-foto ...

      Delete
  42. biasa di luar, eh salah luar biasa maksudnya. candinya oke punya mas, Indonesia memang kaya raya ya mas pariwisatanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😁 biasa di luar, eh#' luar biasa ... xixixi ..

      Iya,mas Maschun ...
      Tepat, pariwisata Indonesia memang luar biasa ... variatif pilihannya.

      Delete
  43. Nggak nyoba berendam di air belerang Mas? Hihi.. sepertinya juga bermanfaat ya itu buat nyembuhin jerawat di kulit badan. Anyway, bangunan candi Hindu itu khas ya lebih cenderung mengerucut tinggi ramping ke atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat itu nyobain juga berendam di kolam air panas belerang,kak Ajeng.
      Bahkan ikut-ikutan pake lumpur vulkanik yang kuminta petugas disana .. 😁
      Kuoles-olesin buat maskeran wajah dan badan, ikutan 2 petugas yang juga maskeran.

      Sayangnya saat itu ngga kufoto,kak ... soalnya wajah dan badanku cuman kliatan berwarna abu-abu ketutup masker.
      Wkwwwkk 😅 .. ntar dikira penampakan ..

      Betul,kak Ajeng.
      Ciri khas candi-candi Hindu bentuknya tinggi ramping mengerucut dan dihiasi relief dewa dewi.
      Cantik bentuk candinya.

      Delete