Selasa, 26 Desember 2017

Indonesian Railway Museum stasiun Willem I

Travelling ke museum kereta api atau Indonesian Railway Museum, satu-satunya museum kereta api yang ada di Indonesia ini mengingatkan kenangan mainan masa kecilku dulu yang kupunya, mainan miniatur kereta.
Kereta mainanku itu berwarna biru , rangkaian keseluruhannya terbuat dari kaleng terdiri dari 4 gerbong.
Masing-masing kiri kanan gerbongnya dicetak gambar tokoh kartun anak-anak yang terlihat tertawa bahagia, berjejalan di tepi jendela gerbong.

Aku masih ingat, mainan kereta tanpa dilengkapi baterai itu dulu sering kugerakkan dimanapun tempat yang aku suka.
Kadang kugerakkan muter-muter di lantai ... , kadang di meja makan.
Sesekali waktu pernah juga kugerakkan di dinding tegak lurus yang ngga mungkin bisa terjadi dengan kereta beneran, kan ?.
Kereta kok naik dinding ...
Hahaha ... !.
Tapi itulah dunia anak-anak, dunia yang penuh khayal imajinasi.

Nah !, kesenangan masa kanak-kanak mengajak muter-muter mainan kereta kaleng dan mainan truk kayu bermerk 'hino' itu kemana-mana, kini kutemui kereta kuno beneran yang bisa jalan.
Tanpa perlu ditarik-tarik pakai benang seperti mainan kecilku dulu ...
Hehehe.

Trip Of Mine
Indonesian Railway Museum 

Di museum ini terdapat 21 koleksi lokomotif uap.
Diantara ke 21 lokomotif uap yang ada terdapat 3 lokomotif uap dan kereta diesel vintage yang masih berfungsi dengan baik hingga kini dan difungsikan sebagai Railway Mountain Tour untuk menikmati sensasi perjalanan wisata menaiki kereta dengan rute Ambarawa - Tuntang pp melewati danau Rawa Pening dengan lama waktu sekitar 1 jam.

Ke 3 kereta api uap yang digunakan untuk wisata itu adalah :  lokomotif B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabrik Esslingen dan kereta api uap lokomotif B 5122 buatan Hannoversche Maschinenbau AG.

Sayangnya, saat aku travelling ke museum ini jadwal tour kereta sedang tidak beroperasi ..., jadwal tour hanya dilaksanakan di hari dan jam tertentu saja.

Tapi tak apa, kekecewaanku gagal mencoba naik kereta api kuno Railway Mountain Tour terobati dengan melihat keindahan bangunan bersejarah cagar budaya yang dipertahankan keasliannya, deretan keseluruhan koleksi dan informasi yang ada disana.
Museum ini dikelola dengan baik, terlihat dipersiapkan dengan maksimal untuk kunjungan traveller domestik dan traveller mancanegara.
Dan dirancang untuk media edukasi dan informatif tentang sejarah perkeretaapian Indonesia.

Trip Of Mine
Papan informasi Indonesian Railway Museum

Deretan informasi yang dilengkapi foto - foto jembatan, nama-nama stasiun dan masih banyak lagi terlihat mulai dari selasar setelah area tiket.
Berada di dinding yang disebut Story Wall dan juga terdapat di tengah selasar.
Deretan koleksi lokomotif, gerbong dan rangkaian kereta berjajar rapi berada di samping selasar.

Trip Of Mine

Trip Of Mine

Trip Of Mine


Bangunan asli peninggalan Belanda bergaya vintage stasiun Willem I berada di inti area , berada di bawah area Dipo.
Bangunannya terdiri dari 2 bagian terpisah.
Masing-masing bagian dilengkapi ruangan-ruangan yang mempertontonkan koleksi benda bersejarah yang berkaitan dengan operasional kereta, seperti mesin ketik kuno, mesin hitung pencetak tiket merk classical dan facit.
Juga dilengkapi ruang tiket asli terbuat dari kayu yang menawan tampilannya.

Di halaman luar bangunan stasiun Willem  I dilengkapi ruang tunggu penumpang dan sejumlah koleksi benda antik, diantaranya: Genta PJL atau Genta Penjaga Lalu-lintas, Jam stasiun dua muka, Loket kayu Demak.

Desain lantai area stasiun Willem I dihiasi keramik corak kuno yang mengesankan kemewahan.

Trip Of Mine
Dipo stasiun Willem I

Trip Of Mine
Bangunan stasiun Willem I anno 1873

Trip Of Mine
Ruang tiket stasiun Willem I 

Trip Of Mine
Loket kayu stasiun Demak

Trip Of Mine
Ruang kerja Pengatur Perjalanan Kereta Api ( PPKA )
Berasal dari stasiun Tawang Semarang

Trip Of Mine
Genta Petugas Jaga Lalu-lintas ( PJL )
Digunakan sebagai bunyi tanda isyarat bahwa akan ada kereta yang akan lewat.
Berasal dari stasiun Tawang Semarang


Di halaman belakang museum terdapat 7 koleksi halte asli berbentuk traditional, terbuat dari kayu yang dikelompokkan dalam 1 area.
Ke 7 halte tersebut adalah :

• Kalisamin = dulu berada di lintasan Purwosari - Wonogiri. Berada di desa Bogel, kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

• Kepuh = dulu terletak di desa Kepuh, kecamatan Nguter, Sukoharjo.

• Tekaran = dulu berada di desa Kalijajar, kecamatan Selogriyo, Wonogiri.

• Kronelan = dulu terletak di desa Plumbon, kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

• Cikoya dan Cicayur.


Trip Of Mine
Koleksi stasiun kayu


Si hijau favoritku

Dari semua koleksi lokomotif dan gerbong kereta yang berada di Museum Kereta Api, ada 1 rangkaian kereta kayu lengkap dengan lokomotifnya yang membuat aku menfavoritkannya.
Bolak-balik aku mengitari dan keluar masuk gerbongnya untuk mengamati detil interior dan eksteriornya.

Rangkaian kereta kayu terdiri dari 3 gerbong ini terlihat berbeda tampilan dengan sejumlah koleksi gerbong dan lokomotif lainnya.
Sebagian besar koleksi gerbong dan lokomotif yang ada di cat dengan perpaduan warna hitam dan merah yang tampak garang.
Namun rangkaian kereta favoritku ini, di cat warna hijau kalem menyejukkan mata dan desainnya unik dilihat.
Meski dirangkai terdiri dari 3 rangkaian gerbong kayu yang berbeda desain dan berbeda dari asal kota lokasi ketiganya, justru rangkaian kereta ini tampil matching dan terlihat eyecatching.

Rangkaian kereta berwarna hijau favoritku ini dirangkai terdiri dari 4 bagian, terdiri dari :

• Lokomotif bernomor seri C 2407.

Lokomotif ini dibeli oleh perusahaan kereta api swasta Nederland-Indische Spoorweg Maatschapijj dan didatangkan ke Indonesia antara tahun 1909 - tahun 1912. Kehandalan mesinnya sanggup menjelajahi jalur pegunungan dan dipergunakan untuk menarik kereta ekspress. Pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia digunakan untuk menarik rangkaian kereta api untuk distribusi logistik dan mobilisasi tentara pejuang di rute Parakan - Secang - Magelang - Yogyakarta.

• Gerbong Pertama, gerbong kereta kayu bernama NR BY Pengok Yogya.

Gerbong NR fungsinya sebagai penolong untuk membantu kereta api yang sedang mengalami gangguan teknis dan dijalankan saat terjadi adanya suatu Peristiwa Luar Biasa. Peralatan yang berada di dalam gerbong diantaranya : dongkrak,kunci dan alat potong.
Pada tahun 1904 gerbong NR bergandar 2 dipergunakan oleh NV Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschapijj.

• Gerbong Kedua, gerbong kereta kayu Magelang.

Kereta kayu Magelang dirakit oleh Harkoni Nuisburg am Rhein pada tahun 1904. Dioperasikan di lintas Yogyakarta - Magelang - Secang - Ambarawa sepanjang 55 kilometer. Tahun 1906 gerbong kereta kayu ini berada di depan sub terminal Kebon Polo Magelang. Dipindahkan ke stasiun Ambarawa pada tahun 2011.

• Gerbong Ketiga, gerbong kereta kayu Kamal Madura.

Kereta kayu Kamal Madura dimiliki oleh kereta api swasta Madoera Stoomtram Maatschapijj dan digunakan oleh Sultan Madura untuk melaksanakan inspeksi di lintas Madura.
Kereta diketemukan dengan kondisi tertutup oleh lumpur di Balai Yasa pada tahun 1958.

Diantara ketiga rangkaian gerbong kereta itu, gerbong urutan ketiga yaitu gerbong kereta kayu Kamal Madura yang paling keren tampilan gerbongnya.
Gerbongnya dilengkapi dengan halaman teras untuk bersantai, sekeliling teras diberi pagar kayu berteralis besi untuk pengaman dan dilengkapi dengan undakan anak tangga untuk naik turun gerbong.
Di dinding kayu bagian belakangnya dihiasi 2 jendela kaca bukaan lebar di kanan kirinya dan pintu kayu berada di bagian tengah gerbong.

Aku membayangkan berada di atas halaman teras gerbong unik ini pada jaman kolonial dulu saat kereta melaju ..., pastilah sangat menyenangkan melihat pemandangan sepanjang jalur yang dilalui.
Pemandangan belakang kereta pasti akan terlihat terbentang luas dari sana.
Dan jika pandangan mata diluruskan ke arah depan, pemandangan dari belakang kereta akan tampak menjauh, mengecil ..., mengeciil ..., mengeciiil ..., dan hilang.
Berganti dengan pemandangan lainnya seiiring laju kereta bertambah.

Sangat menyenangkan, bukan ?.

Trip Of Mine
Si Hijau, rangkaian kereta favoritku

Trip Of Mine
Gerbong dalam NR BY Pengok Yogya

Trip Of Mine
Ruang lokomotif

Trip Of Mine
Gerbong Kamal Madura

Si hijau favoritku memikat mata ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya dilindungi Undang Undang nomor 11 tahun 2010.

Ada satu lagi area yang disebut Round Table atau Meja Putar, yang bentuknya menarik minatku untuk mengamati disana lebih lama.
Area ini bukanlah sebuah meja seperti penyebutan namanya, tapi area besar berbentuk cekungan bulat penuh 360° dengan diameter 13,5 meter dan diatasnya terbentang rel kereta.
Fungsinya sebagai perangkat yang digunakan untuk menghadap lokomotif sehingga lokomotif dapat dipindahkan kembali darimana arah lokomotif itu datangnya.


Trip Of Mine
Round Table. 

Indonesian Railway Museum atau Museum Kereta Api Indonesia ini menempati lokasi stasiun Willem I atau stasiun Ambarawa yang pernah aktif beroperasi dari rentang waktu mulai tahun 1873 sampai dengan tahun 1976.
Stasiun Willem I dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 21 Mei 1873 untuk sarana transportasi militer di sekitar Jawa - Tengah.
Pada masa pemerintahan kolonial Belanda dahulu sarana transportasi kereta api merupakan sarana yang sangat diandalkan, baik untuk angkutan barang dan penumpang.
Peralihan fungsi stasiun Ambarawa menjadi museum atas prakarsa gubernur Jawa - Tengah dan kepala PJKA, diresmikan pada tanggal 8 April 1976.



Lokasi : 
Jl. Stasiun No. 1
Panjang, Ambarawa, Kabupaten Semarang

Tiket : 

• Anak - anak Rp. 5.000
• Pelajar Rp. 5.000
• Dewasa / Mahasiswa Rp. 10.000
• Tourist Rp. 10.000
• Tour kereta Rp.50.000 / pp
( info harga tiket sewaktu-waktu dapat berubah )

Info tambahan :

• Jam buka 08.00 - 17.00.
• Jam tour kereta wisata atau Railway Mountain Tour 10.00 , 12.00 , 14.00.
• Jadwal tour kereta hanya di hari Sabtu dan Minggu.
• Tarif parkir mobil Rp.5.000 , setiap jam berikutnya Rp.2.000, karcis hilang denda Rp.10.000 ( belum termasuk  beaya parkir ).
• Tarif parkir motor Rp.3.000 , setiap jam berikutnya Rp.1.000, karcis hilang denda Rp. 10.000 ( belum termasuk parkir ).
• Tarif micro bus Rp.8.000, setiap jam berikutnya Rp.2.000 , karcis hilang denda Rp.10.000 ( belum termasuk beaya parkir ).

Tips berlibur :

• Jika ingin mencoba merasakan sensasi naik kereta uap tempoe doloe datanglah di hari Sabtu dan Minggu.




18 komentar:

  1. Kunjungan ke museum ini mengobati rasa rindu masa kecil brader ya? dulu mainannya kereta-kereta yang terbuat dari kaleng dan truck kayu merk Hino.. ya? yang sekaligus brand tsb jadi nama panggilan brader Hehehe..!
    Dulu kalau main kereta2 an sering ditarik tanpa mengenal tempat ya ? kereta-kereta kalengnya ditarik di atas di meja bahkan sampai di atas dinding..? Hahahaha..!

    Museum kereta api atau Indonesia Railway Museum ini hanya satu-satunya museum kereta api yang ada di Indonesia di kabupaten Ambarawa Semarang ya?
    Wouw.! Keren museumnya..! Mana terlihat rapi dan bersih lagi. Kelihatan kalau lokasi museum ini dikelola dan di rawat dengan baik.. Great..!

    Dari 21 koleksi lokomotif uap ini ada 3 lokomotif uap yang difungsikan sebagai Railway Mountain Tour ya? Wah.. Asyik banget ada tour kereta api nya..! Rutenya kereta api melewati Danau Rawa Pening..? Wouw.. pasti asyik banget.. tour keliling bersama kereta api uap.. !
    Sayangbya.. saat brader travelling ke museum ini pas nggak ada jadwal tour ya?
    Memangnyaj adwal tour kelilingnya itu hari apa aja dan berapa kali dalam seminggu brader?
    Seandainya.. pas brader ke museum ini trus ikut tour keliling dengan kereta api uap ini pasti bakal asyik dan seru ya foto-fotonya.? dan sensasinya pasti beda dengan naik kereta api yang sekarabg.. Hehehe.. :)

    Oih ada rangkaian kereta hijau favorit brader ya? Tiap rangkaian gerbong mempunyai nama dan ada sejarahnya masing-masing.

    Kereta-kereta uap ini semua bikinan Belanda dan Jerman ya brader?

    Aku bayangin kalau tour naik kereta-kereta api kuno ini seakan-akan seperti naik kereta api pada jaman tahun 1930 an ya brader? Sensainya beda.. Hehehe.. :)

    BalasHapus
  2. Iya,sista ....
    Hehehehe..
    Jadi teringat mainan favorit masa kecilku yang entah kemana sekarang.
    Cakep banget ya rangkaian kereta favoritku berwarna ijo itu,sista ?.
    Aku berulangkali muter2in rangkaiannya dan berlama-lama di dalam 3 gerbongnya yang berbeda kota asal kota ......
    Waktu aku di dalam gerbong kedua yaitu gerbong kereta kayu Magelang aku bayangin dulu mama papaku juga para buyutku pastiiiii pernah ngerasain duduk di gerbong kereta satu ini ......
    Waaah aku jadi nyesel banget ngga terlaksana nyoba tour naik kereta uap !

    Ponakan cowok yang udah ngerasain ikut Railway Mountain Tour itu,sista .....
    Bersama rombongan sekolahnya.
    Dia cerita katanya seru sepanjang perjalanan .... Kayak naik mainan katanya.
    Uap lokomotif nya tebal dan sesekali mengeluarkan bunyi peluit.


    O,iya ....
    Berarti di museum Angkut Malang ada jenis truk yang dipamerkan ya,sista ?.
    Termasuk ada truk yang sama seperti nama kecil ku ?.
    Waaah ... Ntar kalo aku kesana mau foto banyak di depan truk itu ...

    BalasHapus
  3. Hehehe... Iya cakep banget rangkaian kereta berwarna hijau favorit brader.. Wuih saking favoritnya sampai betah muter-muter berkali2 .. Kagum ya brader? Hehehe.. :)
    Apalagi dilengkapi tiga gerbong yang berbeda..
    Mengapa tiga gerbong yang berbeda asal dan berbeda kota itu dirangkai menjadi satu.? Agar terlihat unik dan lain daripada yang lain ya brader?

    Oh jadi gerbong-gerbong ini boleh dimasuki oleh pengunjung ya? Great..! dan brader memasuki gerbong kedua tsb dan membayangkan kalau dulu orang tua buyut pernah menaiki gerbong ini.. bisa jadi begitu ya? apa yang mereka rasakan ya naik kereta uap ini? Seru dan pasti beda dengan kereta api yang sekarang. Itu semua bikin brader jadi nyesel ya nggak bisa ikut tour kereta api keliling.. Tapi lain waktu.. brader kan bisa datang ke museum ini lagi dengan hari yang pas ada jadwal tour kereta api uap nya .. hari sabtu dan minggu ya?

    Oh iya katanya dari rangkaian ketiga gerbong ini ada gerbong yang paling keren tampilannya yaitu gerbong ketiga gerbong kereta Kamal Madura.. kareba dilebgkapi dengan halaman teras..dengan pagar kayu dan teralis besi serta undakan untuk naik turun tangga. Wah oke banget ya? Kenapa brader nggak nyoba berdiri dan berfoto di halaman teras gerbong Kamal Madura? pasti keren lho..?

    Jadi sejak tahun 1976.. Stasiun Ambarawa ini dialihfungsikan menjadi museum ya? Jadi sudah nggak ada lagi namanya stasiun Ambarawa brader?

    Ouw ponakan brader yang cowok sudah pernah ngerasain Railway Mountain Tour? Kalah dong Om nya? Hihihi..!
    Katabya enak dan seru ya naik kereta api uap ? Wah keluar uap lokomotif tebal serta ada bunyi peluit? Wouw..keren asyik ya? Kayak kereta mainan ya? Juga sensasinya pasti seperti kereta kuno jaman tahun 1900 an.. Jadi penasaran..Hehehe.. Seru banget bayanginnya.!:)

    Di Museum Angkut Batu Malang ada berbagai macam alat transportasi dari alat transportasi yang tradisional.. kuno sampai transportasi yang modern..
    Kalau truck pasti ada brader..
    Apa truck kayu yang dimaksud brader seperti nama kecil brader? Kalau nggak salah aku lihat ada semacam truck jaman dulu tapi jumlahnya hanya satu dua. Kareba waktu utu masih baru dibuka tahun 2014.. Entah kalau sekarang mungkin sudah lebih banyak koleksi truck nya..
    Ooh mau foto2 an di depan truck ya brader? Asyik aku pengen lihat hasilnya.. :)

    BalasHapus
  4. Sepertinya sengaja 3 gerbong dirangkai jadi satu agar kelihatan unik ya,sista ....
    Dan memang tepat, tampilannya berbeda-beda bentuk gerbong justru tampak keren banget. Kayak mainan !

    Iya ya kok aku ngga berfoto di teras gerbong kereta Kamal Madura ... Aku baru ingat kalo sista bilang seperti itu.
    Ada 1 fotoku yang lagi naik tangga gerbong unik ini tapi ngga kusertain di blog karena hasilnya kok dilihat kurang bright.

    Stasiun Willem I ini dan jalur kereta yang dilalui sepanjang perlintasan dari Ambarawa melewati Secang - Magelang berhenti beroperasi tahun 1976 sejak jaman VOC dulu,sista.
    Kecilnya aku dulu masih menemui bekas rel buatan VOC berada di sepanjang jalan Kebon Polo - jalan Pemuda - dan sekitar Magelang.
    Termasuk aku pernah lihat gerbong kereta kayu asal Magelang yang tergeletak di sub terminal Kebon Polo Magelang, setelah itu aku ngga pernah lihat lagi gerbong kereta kayu itu .....
    Tau2 aku ketemu gerbong kereta itu ada di museum ini.
    Aku ikut seneng karena kirain gerbong itu ngga terlihat di Magelang karena rusak atau gimana ....
    Ternyata dipindahkan ke museum dan jadi cagar budaya.

    Hehehehe ...
    Sista juga pengin ngerasain naik kereta yang keluar uap tebal lokomotifnya ya .... ?.
    Unik banget pastinya ya kayak di film-film Cowboys dan tahun 1900an

    Bisa jadi sekarang museum Angkut sekarang lebih komplit koleksinya ya ...
    Pasti juga unik2 koleksi mobilnya.
    Beneran kalo ada truk nama kecilku akan kubuat lokasi foto2 banyak jumlahnya ... Hahaha ...
    Biar kompak nama truk dan nama kecilku.

    Waktu dulu sista ke museum Angkut juga berfoto di macam2 jenis mobil kah ?.

    BalasHapus
  5. Oh sepertinya memang disengaja ya tiga gerbong yang berbeda asal berbeda kota dirangkai menjadi satu.. biar terlihat unik ya? Hehehe..
    Jadi ketiga gerbong ini memang tampilannya terlihat seperti mainan ya? Asyik ya? Bagus Sip kalau begitu..:)

    Iya kok saat itu brader nggak kepikiran untuk berdiri berpose dan berfoto di halaman teras gerbong Kamal Madura yang katanya paling keren tsb. Lupa ya? Hehehe.. .Okelah nggak apa-apa suatu saat kalau balik lagi ke museum kereta ini jangan sampai lupa lagi.. harus ada foto brader berdiri di halaman teras gerbong Kamal Madura ya?.Hehehe..:)

    Ooh memang stasiun Ambarawa beserta jalur perlintasannya sengaja diberhentikan operasionalnya sejak tahun 1976 oleh pemerintah ya? Kemudian diganti fungsinya menjadi museum kereta api satu-satunya di Indonesia..

    Oouw.. dulu brader pernah melihat gerbong kereta kayu yang tergelatak di suatu tempat terminal... Terus lama nggak pernah melihatnta lagi..
    Dan gerbong kereta kayu ini ternyata sudah dipindahkan ke museum kereta api ini.. Baguslah kalau begitu gerbong tsb sudah dijadikan cagar budaya oleh pemerintah..

    Iya.. Aku jadi penasaran pengen juga ngerasain sensasi naik kereta api uap Mountain Railway Tour.. yang lokomotif nya mengeluarkan asap tebal serta ada bunyi peluitnya.. ! Hehehe iya kayak lagi kembali ke masa tahun 1900 an.. Iya kayak dalam fim2 cowboy.. berasa dalam film-film kuno film antik.. Hehehe..:)

    Iya bisa jadi museum angkut di Batu sekarang koleksinya lebih komplit..
    Mudah-mudahan beneran ada koleksi truck yang merk nya sama dengan nama kecil brader.. supaya keinginan brader kesampaian buat foto yang banyak dengan truck tsb..
    Seingatku Yang paling banyak jumlahnya itu jenis sepeda-sepeda motor antik dan mobil-mobil kuno antik..
    Dan semua macam-macam alat transportasi ada di lantai satu..

    Aku waktu ke museum angkut itu.. hanya berfoto sedikit aja dengan mobil-mobil kuno antik tsb brader.. Karena keburu waktu.. jadi kita semua cepat naik ke lantai dua di mana. terdapat banyak spot selfie dengan background dari macam-macam negara dan kota-kota di luar negeri.. mirip tiruan Universal Studio begitu lah.. Dan banyak patung2 tokoh kartun sprt Hulk hijau raksasa.. Ada Mr.Flinstone dengan mobil kayunya ada patung Mesir dsb nya.. Itu museum baru buka thn 2014
    Sekarang thn 2017 sudah ada live show nya juga kalau malam hari.. karena dulu masih baru belum dibuka live show nya.. dan sekarang kemungkinan lebih banyak macamnya tokoh-tokoh kartun dan spot selfie lainnya..
    Dan sekarang semua orang lagi penasaran debgan Jatim Park 3 yang ada Dino.Park nya di dalamnnya terdapat Dinosaurus dan kereta yang sekelilingnya hutan..! Lost in Jungle namanya.. Hehehe..:)
    Ayo buruan traveling ke sini brader..:)

    BalasHapus
  6. Betul,sista.
    Setelah stasiun Ambarawa dan stasiun-stasiun yang pernah dipakai sebagai jalur lintasan kereta kuno ini tidak operasional lagi ... Fungsi stasiun Ambarawa yang aslinya bernama stasiun Willem I anno 1873 diubah menjadi museum.
    Salut dengan ide itu ......
    Kita semua jadi tau sejarah kereta api jaman Belanda di Indonesia.

    ..... Iya,ya pasti saat kereta lokomotif uap berjalan pasti sangat unik dilihat,apalagi sampai di foto.
    Pasti sangat keren.

    Membaca penjelasan sista tentang kelengkapan Jatim Park dan lengkapnya fasilitas ..... Aku sangat salut dengan kota Malang.
    Sangat digarap dengan kelas dunia dan siap bersaing dengan wisata mancanegara.
    Keren !

    Aku pernah baca info kalo di Alun-alun kota Malang ada bianglala yang menambah keren tampilan kota ...
    Benar itu ya,sista ?.

    Kalo alun-alun di kotaku sekarang lagi digarap fasilitas dancing fountain.
    Peresmiannya di malam pergantian tahun baru nanti.

    BalasHapus
  7. Jadi memang ide dan keputusan pemerintah ya menghentikan operasional stasiun Ambarawa tahun 1976 dan merubah fungsinya menjadi museum kereta api..
    Ya benar kita pantas salut dengan ide dan keputusan ini.. Karena kita masyarakat jadi tahu tentang sejarah per kereta apian di Indonesia sejak jaman Belanda.

    Bila suatu saat brader kembali travelling ke museum ini semoga brader bisa berfoto di halaman teras gerbong Kamal Madura yang keren tsb..
    Dan harapanku juga semoga brader bisa ikut dalam Mountain Railway Tour dan berfoto saat menaiki kereta api uap yang sedang berjalan mengeluarkan asap tebalnya.. Pasti hasil fotonya akan unik dan keren.. Hehehe.:)

    Maaf sebelumnya bisa aku ralat? Mungkin maksudnya brader itu salut dengan kota Batu bukan kota Malang.. Karena memang sektor Pariwisata kota Batu jauh sberkembang pesat. dahulu kota Malang dan Batu memang menjadi satu.. Tapi sekarang kota Batu sudah melepaskan diri berdiri sendiri menjadi kota administratif Batu..

    Oh sebenarnya Bianglala itu adanya di Alun-Alun kota Batu brader... Kalau di Alun-Alun kota Malang nggak ada wahana Bianglala.

    Oh ya? Alun-Alun di kota brader sedang dibangun fasilitas dancing fountain? Apa maksudnya fasilitas tsb brader..? disediaka fasiltas untuk menari kah ?

    BalasHapus
  8. Semoga kelak terlaksana bisa jajal naik kereta uap,sista ...
    Kalo kesampaian pasti akan kufoto dalam jumlah banyak,keren soalnya.

    Oh, bianglala itu adanya di kota Batu ....
    Kirain di kota Malang seperti yang aku lihat informasinya di internet,berarti salah informasinya tuh ...
    Jadi sekarang ini kota Malang dan kota Batu terpisah administratifnya, kenapa bisa begitu ya ?.

    Ntar kalo dancing fountain (air mancur menari) itu udah selesai pengerjaannya kufotoin buat sista.
    Air mancur menari itu dibuat untuk fasilitas rekreasi publik.
    Aku pernah lihat dancing fountain di Kaliurang Yogyakarta dengan tiket yang ngga murah, kebetulan sekarang dikotaku akan ada dancing fountain yang dapat dilihat secara free.

    Selain di Kaliurang,aku juga pernah lihat dancing fountain di wahana Rama Shinta Dufan.
    Tampilannya sangat keren,sista.
    Dipadu dengan jalan cerita tokoh wayang tersebut .....
    Ada adegan speedboat yang digunain para pemain dan film diputar di 'layar' air mancur.
    Sesekali ada tembakan sinar laser saat adegan perang .....
    Pokoknya keren abiis !

    BalasHapus
  9. Iya brader semoga bisa tetlaksana ya brader berfoto sambil menaiki kereta api uap .. Hehehw iya ntar bikin fotonya yang buanyak dari segala posisi.. dengan uap tebalnx yang keluar dari lokomotif .. Pasti jadinya keren banget.! :)

    Iya benar wahana bianglala itu adanta tepat di Alun-Alun kota Batu brader.. Memang bagus tampilannya kalau malam hari.. Menambah semarak dan buat hiburan..

    Iya sekarang kota Malang dan kota Batu nggak menjadi satu lagi . dulu Batu masih termasuk bagian dari kota malang. Batu sendiri yang ingin mandiri ingin memisahkan diri dari kota Malang.. Mereka mengajukan agar kota Batu menjadi kota Administratif terpisah dari Malang. Di kabulkan oleh pusat.
    Sekarang Batu telah menjadi kota Administratif dengan pemkot nya sendiri.. dan Malang tetap menjadi pemkot kotamadya sendiri.
    Dan harus diakui sampai sekarang pendapatan pemkot dari sektor Pariwisata kota Batu jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan pariwisata kota Malang.
    Mungkin kota Batu ingin berdiri sendiri karena ingin dikenal sebagai total kota Pariwisata saja tanpa membawa nama kota Malang..

    Ooh jadi fasilitas dancing fountain itu.. Air terjun menari ya brader? Waah .. dibangun di tengah-tengah Alun-Alun kota Magelang ? Wah Asyik banget ya? Keren ya pastinya .. Masyarakat kota Magelang mendapat tontonan Dancing Fountain yang indah dan fantastik secara gratis.
    Iya beneran ya brader? Ntar kalau sudah seleaai pengerjaanya.... Nanti Dancing Fountain nya difotoin buat aku ya? Makasih kasih banyak sebelumnya brader..
    Dancung fountain (Air terjun menari ini juga akan dilengkapu lampu berwarna warni ya? Wah bener-bener suatu tontonan rekreasi yang spektakuler..! Hebat..!..

    Kalau yang di Kaliurang nonton Dancing Fountain haru bayar ya?..
    Oh kalau di wahana Rama Sinta Dufan di Jakarta suguhan Dancing Fountain nya juga bagus dan spektakuler ya brader?
    Sekarang kota brader malah membangun fasilitas Air terjun menari secara gratis buat umum.. Kalah dong kotak..? Hehehe..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. O,jadi beneran ada di kota Batu bianglala itu,bukan di kota Malang seperti informasi yang kulihat ....
      Aku lihat juga ada patung apel besar berwarna hijau disana melengkapi bianglala.
      Sebenarnya sayang ya kenapa administratifnya jadi terpisah seperti itu.
      Kalo ngga kan jadi satu kota besar yang full entertainment.

      Kalau kota Malang alun-alunnya juga banyak berhias kah,sista ?.
      Coba ntar ku searching di Google,penasaran pengin lihat seperti apa tampilan alun-alunnya.

      Iya,ntar kufotoin foto air terjun menari di alun-alun Magelang, sista.
      Menurut info di radio openingnya sih buat menyambut tahun baru.
      Semoga tampilannya ngga ngecewain ... hehehehe..

      Selama ini dancing fountain yang kulihat paling oke di Dufan itu,sista .....
      Seru, gabungan antara drama musikalitas,pertunjukan film yang dipantulkan oleh proyektor air mancur dan pertunjukan sinar laser di air terjun !.
      Kostum pemainnya juga keren2 ,air kadang nyiprat ke deretan penonton.
      Sayangnya file foto hilang entah kemana.

      Hapus
  10. Iya beneran brader.. Wahana Bianglala yang nggak besar2 amat itu adanya di Alun-Alun kota Batu... Iya bener seperti yang brader lihat di google.. di Alun-Alun tsb berdiri patung apel besar di depan bianglala.. Patung Apel besar itu adalah ikon kota Batu brader. Hehehe..:)

    Iya sayangnya kota Batu nggak ingin lagi menjadi bagian dari kota Malang lagi brader.. Kota Batu telah memisahkan diri dan berdiri sendiri menjadi kota Administratif... Iya kalau nggak memisahkan diri.. Kota Batu dan kota Malang akan menjadi suatu sebagai tujuan kota pariwisata yang besar di Jawa Timur.. Tapi mungkin kota Batu merasa sektor Pariwisatanya sebagian besar terpusat pada kota apel Batu. Jadi kota Batu merasa bangga untuk berdiri sendiri menjadi kota Administratif sekaligus Batu sebagai kota Pariwisata..

    Kalau Alun-Alun kota Malang nggak banyak berhias brader.. di Alun-Alun kota Malang hanya terdapat sarana bermain anak-anak dengan sekelilingnya taman yang luas dan beberapa spot selfie.. Ada air mancur tapi air mancur taman biasa.. nggak ada Dancing Fountain.. Hehehe...:)

    Ouw menurut info di radio.. pembukaan Dancing Fountain ini untuk menyambut tahun baru ya? Wah asyik banget ya kalau openingnta pas malam pergantian tahun.. Apa nanti brader juga akan menonton acara pembukaan air terjun menari di Alun-Alun kota Magelang ? Wah pasti bakalan seru ya? Hehehe...:)

    Ooh menurut brader. Dancing Fountain yang paling keren itu yang ada di dufan ya brader?
    Karena pertunjukannya itu gabungan antara drama musikal dan pertunjukan film serta pertunjukan sinar laser air terjun...
    Wah pertunjukan yang spektakuler dan keren ya?
    Oh dokumentasi fotonya hilang ya brader?

    Ya mungkin saja di Alun-Alun kota Magelang pertunjukan Dancing Fountain lambat laun akan berkembang menjadi suatu pertunjukan yang spektakuler di malam hari.. Siapa tahu..? Hehehe .:)

    BalasHapus
  11. Berarti betul ada patung apel hijau besar di alun-alun itu,hanya salah penulisan informasi yang ada di keterangan bawah foto itu.

    Iya ya,sebenarnya kalo tetap jadi satu administratif antara kota Malang dan kota Batu pasti akan tambah luas tempat wisatanya.
    Jadi, sebagian besar andalan tempat wisata kota Malang itu wisata pantai ya,sista ?.
    Kalo kota Batu andalannya wisata kekininian dan edukatif Jatim Park ,selain penghasil apel hijau.

    O,ya di alun-alun kota Malang jugadilengkapi spot-spot selfie,sista ?.
    Berupa apakah itu ?.
    Kalo di alun-alun Magelang spot selfienya berupa bangunan ikonik penampung air berukuran besar peninggalan jaman Belanda dan taman yang dilengkapi lampu hias kupu-kupu.

    Met travelling ke Jatim Park 3 dinosaurus,sista ....
    Have a nice vacation.

    BalasHapus
  12. Iya betul patung apel hijau itu lokasinya bdi Alun-Alun kota Batu brader..

    Iya seandainya kota Batu nggak menjadi kota Administratif sendiri dan tetap menjadi bagian dari kota Malang.. pasti akan lebih banyak dan lebih luas tempat-tempat wisatanya.

    Iya bener banget wisata andalan kota Malang yakni wisata-wisata pantai selatan.. ada juga wisata air terjun nanti aku cek lokasinya brader..
    Iya kora Batu andalannya wisata kekinian Jatim Park 1,2,3 Museun Angkut. Wisata airt terjun.. Arung Jeram.. juga wisata paralayang...

    Iya di Alun-Alun kota Malang ada spot-spot selfie nya.. seperti.. spot dengan background kupu-kupu.. Spot selfie dengan alat transportasi jadul yaitu bemo dsb.. ada fasilitas free wifie juga. Oh ya.. aku browsing barusan juga kalau ternyata sekarang kalau malam hari ada air mancur yang disinari cahaya laser sehingga mirip cahaya2 yang dipantulkan akan memberi efek air terjun yang menari-nari..
    Sepertinya belun lama kok dibuat seperti begitu brader aku belum coba ke sana untuk melihatnya..
    Oh iya di Malang punya 2 Alun-Alun.. yakni
    1. Alun Alun besar di jalan Merdeka Utara.. lokasnya tepat di jantung tengah kota.
    2, Alun - Alun. Tugu yg lokasinya di jalan Tugu Malang dekat kantor Balai kota.
    Alun-Alun Tugu inilah yabg menjadi ikon kota Malang brader..

    Makasih brader.. Tapi travelling ke Jatim Park3 aku undur sampai selesai tahun baru aja...
    Karena jalan menuju ke arah kora Batu seminggu ini sudah sangat padat macet banget .! dengan kendaraan-kendaraan yang datang dari luar kota yang dengan tujuan untuk berlibur di kota Batu... Alamat bisa nggak nyampe2 aku ke Batu..
    Kemarin hari Jum'at aja aku ke arah Dinoyo ( satu arah menuju Batu).. Aku nggak bisa-bisa pulang.. nunggu Grab Car lama banget ada 1 jam .. dapat Grab tapi terjebak macet juga di jalanan dari arah Batu sampai ke Malang kota. Akhirnya dengan Grab sampai di rumah malam brader..
    Jadi rencana travellingnya diundur bulan Januari.. ke Jatim Park3 ..Hehehe... :)

    BalasHapus
  13. Wow,keren yaaa .....
    Alun-alun kota Malang ada sinar lasernya !.
    Dengan banyak spot selfie seperti itu pasti bikin banyak menarik minat traveller berkunjung dan berfoto buat kenang2an pernah travelling ke kota Malang.
    Jadi ada 2 alun-alun di kota Malang ... Kalau begitu seperti di kota Yogyakarta yang juga punya 2 alun-alun,ya.


    O,diundur jadinya travelling ke JatimPark3,sista...
    Tapi benar juga daripada kejebak macet nantinya malah cuman habis waktunya dijalan.

    BalasHapus
  14. Aduh, jd berasa nostalgia, terakhir ke sini jaman masih kuliah .. 2005an mungkin.

    Yg unik genta kereta yg dipasang d pos perlintasan kereta, nampaknya sudah jrg trlihat genta itu. Entah msh dipakai dan berfungsi apa tdk genta itu.

    Luar biasa, Belanda bawa unit2 kereta itu dari pabriknya. Sampai akhir nya jadi peninggalan bersejarah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk kesini lagi,mas
      Sekarang areanya udah dipermak jadi bagus dan tiap2 koleksi dilengkapi banyak informasi,jadi mudahin pengunjung membaca tentang sejarahnya.

      Betul, genta PJL ini juga sangat jarang kulihat ada lagi di dekat gardu perlintasan.
      Udah digantikan sama yg modern.

      Aku juga kagum oleh peninggalan2 Belanda,mas.
      Dan syukurlah pemerintah Indo udah cukup sadar dengan baik kalau peninggalan2 Belanda adalah aset sejarah luar biasa yang wajib dilestarikan.

      Ada 1 bangunan peninggalan Belanda di dekat lokasi museum ini tapi sayangnya .... sangat kurang terawat keberadaannya.
      Namanya : Benteng Pendem Fort Willem

      Hapus
  15. wah seru ini, tiketnya murah lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayook kesini,mas Prio ☺ ...

      Kalau mau jajal naik kereta lokomotif kuno, datang di hari Sabtu atau Minggu, ya ...
      Bakalan jadi pengalaman seru naik kereta kuno sekitar 2 jam perjalanan dan melewati pinggir danau Rawa Pening ...

      Hapus