Rabu, 13 Desember 2017

Air Terjun Sekar Langit , tempat Joko Tarub bertemu bidadari

Masih ingat dengan cerita legenda berasal dari tanah Jawa tentang seorang pemuda tampan yang jatuh hati dengan bidadari cantik jelita ?.

Atau juga,

Pernah melihat sebuah lukisan artistik karya pelukis maestro kenamaan Indonesia asal kota Surakarta, Basoeki Abdullah yang dipesan secara khusus oleh presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno tentang lukisan seorang pemuda yang mengambil selendang milik dari salah satu bidadari yang sedang mandi di aliran deras air terjun ?.
Inilah lokasi wisata alam air terjun yang ada di legenda dan lukisan ternama itu, air terjun Sekar Langit.

Trip Of Mine
Pesona air terjun legendaris Sekar Langit.

Lokasi air terjun Sekar Langit dipercaya oleh masyarakat secara turun temurun sebagai tempat asal mula kisah legenda sang pemuda tampan bernama Joko Tarub bertemu secara tanpa sengaja dengan 7 bidadari cantik jelita dari khayangan yang sedang mandi di aliran air terjunnya.
Dan Joko Tarub terpikat hatinya dengan salah satu bidadari tercantik disana bernama Nawangwulan.

Trip Of Mine
Tampilan menawan air terjun Sekar Langit.

Air terjun yang memiliki ketinggian 40 meter dengan debit air tinggi dan airnya selalu mengalir tanpa dipengaruhi oleh musim ini, lokasinya berada di lereng gunung Telomoyo.
Tepatnya di desa Tlogorejo, kecamatan Grabag, kabupaten Magelang.

Penamaan Sekar Langit diartikan dengan bunga turun dari langit ( Bahasa Jawa, Sekar = Bunga ).
Merupakan kawasan wisata alam yang masih sangat terjaga keasrian alamnya, tenang dan berudara segar, sejuk dingin.
Memasuki area wisata ini seperti memasuki sebuah hutan belantara ...
Sumber mata air terjun Sekar Langit berada di bagian puncak gunung Telomoyo.
Gunung Telomoyo merupakan gunung yang membatasi antara kota Magelang dan kota Salatiga, Kabupaten Semarang.

Pemandangan keasrian alam kutemui di sepanjang perjalanan diselingi dengan pemandangan beberapa desa menuju ke lokasi dan terus terlihat keasriannya berada di dalam area air terjun.
Hutan lebat pepohonan bambu berukuran besar mulai menyambut di area awal, tumbuh subur di sisi kanan berupa tebing dan disisi kiri berupa jurang yang bagian tengahnya mengalir aliran sungai dari air terjun mengalir ke arah barat menuju ke sungai Elo, selanjutnya bermuara di laut selatan Jawa.

Trip Of Mine
Rute areanya melintasi sisi tebing dan sisi jurang.

Beberapa meter melangkah dari area awal, aku menebak-nebak sebenarnya suara aliran sungai itu berada dimana lokasinya karena sama sekali tak terlihat, tertutup oleh rimbunnya pohon-pohon bambu.
Setelah berjalan beberapa meter kemudian mulai terlihat aliran sungai itu dimana, tampak beberapa belasan meter jauh berada dibawah sana.
Aliran airnya deras mengalir diantara bebatuan berukuran besar.

Trip Of Mine
Aliran sungai air terjun dipenuhi bebatuan besar.

Akses jalan di dalam area sejauh 400 meter menuju ke titik lokasi air terjun telah dibeton, namun tanpa adanya pagar pengaman di sisi tepi jurang.

Trip Of Mine
Jembatan beton penghubung

Tampilan keseluruhan air terjun mulai terlihat jelas setelah melewati jembatan beton dan menaiki anak tangga yang mengarah ke area pertapaan Joko Tarub dan sisi halaman air terjun.

Menakjubkan memang ... , air terjunnya tinggi, mengalir sangat deras dan limpahan air terjunnya membentuk palung berwarna hijau zamrud.

Trip Of Mine
Area pertapaan Jaka Tarub.

Trip Of Mine
Tampak depan air terjun Sekar Langit.

Trip Of Mine
Palungnya berwarna hijau zamrud.



Legenda Joko Tarub dan Nawangwulan

Alkisah dahulu kala, ada seorang pemuda tampan berasal dari desa Tarub yang memiliki kegemaran keluar masuk ke hutan belantara untuk berburu burung.
Pemuda tampan anak dari bupati Tuban itu bernama Joko Tarub.

Di suatu hari,
setelah hampir tengah hari memasuki sebuah hutan untuk berburu burung seperti rutinitas yang ia lakukan dalam kesehariannya, Joko Tarub hari itu tak mendapatkan hasil buruan seekor burung pun.
Ia tak putus asa dan terus melanjutkan perjalanan perburuannya kembali ke hutan lain, hingga tibalah Joko Tarub di sebuah hutan rimba belantara di kaki gunung Telomoyo.
Berada di dalam lebatnya hutan rimba ini, lagi-lagi suara merdu kicauan burung tak didengarnya.
Namun dari kejauhan sayup-sayup terdengar olehnya suara gelak tawa penuh sukacita dari para gadis diantara suara gemuruh air terjun ...

Diliputi keheranan dan rasa penasaran pemuda ini mencoba mencari dari mana sumber sumber suara itu berasal.
Betapa terkejutnya ia ..., setelah melihat apa yang tampak di depan matanya.
Tampak 7 gadis cantik tanpa busana sedang mandi di air terjun.

Mendapati adanya pemandangan yang belum pernah ia temui di sepanjang hidupnya itu, ia segera mengambil langkah bersembunyi di balik sebuah batu besar untuk terus bisa mengintip para gadis sedang mandi  ...

Sampai akhirnya terbersit keinginan nakalnya untuk mengambil pakaian dan selendang milik dari salah satu gadis tercantik yang tergeletak di bebatuan di dekat batu besar tempat ia mengintip.

Saat hari mulai menjelang sore tiba, para gadis cantik itu mulai menyudahi mandinya dan segera menuju ke bebatuan untuk mengambil dan mengenakan kembali pakaian mereka masing-masing.
Tampak 1 gadis yang kebingungan kesana kemari mencari pakaian dan selendangnya berada dimana, tak terletak berada di tempatnya semula.
Sementara itu mata Joko Tarub terus mengawasi ...

Hari pun mulai semakin beranjak sore dan dengan berat hati mereka harus segera meninggalkan gadis yang kehilangan pakaian dan selendangnya seorang diri.
Setelah ke 6 gadis lainnya selesai mengenakan pakaian mereka kembali dan mengaitkan selendang ke pinggul mereka masing-masing, kemudian satu persatu para gadis misterius ini mulai terbang melesat menuju ke langit.
Ternyata, selendang yang mereka kenakan itu adalah sebagai pengganti sayap yang mereka pergunakan untuk terbang menembus ke awan.

Joko Tarub terpukau menyaksikan kesemuanya dan menyadari bahwa para gadis cantik itu bukanlah sosok manusia biasa, tetapi para sosok bidadari.
Para bidadari dari khayangan yang sedang turun ke bumi untuk mandi dan bersenang-senang di air terjun menawan yang sekarang dinamai air terjun Sekar Langit.

Di benak Joko Tarub langsung terbersit perasaan bahagia, karena ia telah berhasil mencuri pakaian dan selendang milik dari salah satu bidadari yang tidak dapat dipergunakannya untuk kembali terbang ke khayangan dan timbul keinginan dipikirannya untuk memperistrinya di suatu hari nanti.
Bidadari cantik jelita yang malang itu bernama Nawangwulan.

Setelah ke 6 bidadari lainnya tak tampak lagi menghilang dibalik awan, muncullah Joko Tarub dari persembunyiannya dan menghampiri Nawangwulan yang masih berusaha menemukan kembali pakaian dan selendangnya.

Bak seorang pahlawan penyelamat, Joko Tarub menawarkan bantuan dan ajakan kepada Nawangwulan untuk mempersilahkan tinggal menetap dirumahnya.
Akhirnya Nawangwulan bersedia menerima ajakan kebaikan yang Joko Tarub berikan kepadanya.

Sesampainya dirumah, Joko Tarub bergegas berlari menuju ke lumbung padi untuk menyembunyikan pakaian dan selendang milik Nawangwulan yang dicurinya tadi.
Ia sembunyikan di sela-sela tumpukan padi bagian terbawah agar tidak mudah diketemukan oleh siapapun.

Hari demi hari cepat berlalu mereka lewati bersama tanpa adanya ikatan pernikahan, akhirnya suatu hari Joko Tarub berhasil mengajak Nawangwulan untuk bersedia menikah dengannya.
Dari pernikahan mereka ini terlahir seorang bayi perempuan cantik yang mereka beri nama Nawangsih.

Sebagai makhluk berasal dari khayangan, Nawangwulan sebenarnya memiliki kesaktian yang tak pernah diketahui oleh Joko Tarub selama ini.
Kesaktiannya sanggup mengubah setangkai padi yang ia letakkan di bakul untuk menjadi hidangan nasi, tanpa perlu memasaknya terlebih dahulu.
Berkat kesaktiannya yang dimiliki oleh Nawangwulan ini, persediaan beras rumah tangga mereka menjadi lebih lama masa persediaannya.

Tapi di suatu hari, kesaktian Nawangwulan ini musnah.
Bermula dari Nawangwulan hendak berangkat ke sungai untuk mencuci pakaian, sementara Joko Tarub suaminya mengasuh bayi Nawangsih.
Nawangwulan berpesan kepada Joko Tarub untuk tidak membuka bakul nasi sebelum Nawangwulan tiba kembali dirumah, sekembalinya dari sungai nanti.

Hari mulai menjelang siang, Nawangwulan tak kunjung tiba juga dirumah sementara Nawangsih terus menerus menangis yang membuat Joko Tarub kebingungan bagaimana cara menenangkannya, kemudian Joko Tarub berinisiatif membuka bakul nasi bermaksud untuk mengambil nasi untuk menyuapi Nawangsih.
Tapi apa yang didapatnya bukanlah nasi, tetapi hanyalah setangkai padi.

Sesampainya dirumah, Nawangwulan sangat kecewa karena melihat bakul nasi telah dalam keadaan terbuka.
Itu artinya Joko Tarub tak menuruti pesannya dan dari situlah kesaktian Nawangwulan menjadi musnah.

Setelah kesaktiannya menghilang, untuk memasak nasi memenuhi kebutuhan keseharian mereka, Nawangwulan harus mengambil persediaan beras di lumbung padi untuk ditanaknya terlebih dahulu untuk menjadi hidangan nasi.
Lama kelamaan persediaan beras pun semakin berkurang.

Di suatu hari,
di lumbung padi diantara sela-sela tumpukan padi bagian terbawah, Nawangwulan menemukan sebuah bungkusan kain.
Dibukalah bungkusan kain itu dan Nawangwulan terkejut saat melihatnya.
Bungkusan kain itu berisikan pakaian dan selendang miliknya yang dahulu ia kenakan dan hilang saat berada di air terjun bersama teman-teman bidadari.

Nawangwulan seketika tersadar bahwa dirinya selama ini telah dibohongi oleh Joko Tarub ... , sebenarnya pakaian dan selendang miliknya bukanlah hilang tetapi memang sengaja dicuri dan disembunyikan oleh Joko Tarub yang menyebabkan ia tak bisa kembali pulang ke khayangan.

Setelah pakaian dan selendang bidadari miliknya dikenakan kembali, wujud Nawangwulan seketika berubah menjadi wujud aslinya berupa bidadari.
Nawangwulan dengan diliputi amarah menemui Joko Tarub dan mengucapkan sumpah untuk segera kembali ke khayangan, tidak akan menemui Joko Tarub selama-lamanya.
Selain mengucapkan sumpah, Nawangwulan meminta Joko Tarub untuk segera membuatkan gubug bambu kecil yang tertutup rapat untuk dipergunakan meletakkan bayi Nawangsih anak dari hasil pernikahan mereka, jika Nawangsih menangis.
Jika suara tangisan Nawangsih terdengar sampai di khayangan, maka Nawangwulan akan segera turun ke bumi untuk menyusui Nawangsih berada di dalam gubug tertutup rapat itu.

Joko Tarub memohon agar Nawangwulan bersedia memaafkannya dan bersedia untuk tetap tinggal bersamanya membesarkan Nawangsih bersama.
Namun tekad Nawangwulan kembali pulang ke khayangan sudah bulat karena merasa dibohongi oleh perbuatan Joko Tarub selama ini.

Nawangwulan segera terbang melesat menembus ke awan pulang menuju ke khayangan meninggalkan Nawangsih dan Joko Tarub yang berlinang air mata ...

Hanya di saat tertentu jika suara tangisan Nawangsih terdengar oleh Nawangwulan dari khayangan, Nawangwulan turun ke bumi menemui dan menyusui Nawangsih di dalam gubug kecil tertutup rapat.
Tanpa wajahnya bisa terlihat oleh Joko Tarub.

... Seiring dengan berjalannya waktu, usia Nawangsih semakin bertambah dan Nawangwulan tidak pernah lagi turun ke bumi.
Tinggallah Joko Tarub mengarungi sisa hidupnya dengan melakukan bertapa di air terjun Sekar Langit tempat pertemuannya dahulu dengan bidadari yang dicintainya.



Mitos dan cerita mistis air terjun Sekar langit

Pesona keindahan air terjun Sekar langit yang dilatarbelakangi oleh kisah legendaris kisah percintaan antara manusia dengan makhluk khayangan ini menjadi magnet tersendiri untuk para pecinta travelling mendatangi lokasi wisata alam yang terbilang masih alami.

Banyak yang mempercayai airnya memiliki manfaat untuk penyembuhan berbagai macam penyakit kronis, penyakit gatal-gatal dan mengencangkan payudara.
Tak hanya itu, lokasi air terjun Sekar Langit seringkali digunakan sebagai lokasi ritual mendapatkan jodoh dengan cara duduk di sebuah batu besar berdiameter 5 meter yang berada di sebelah selatan air terjun sambil membakar dupa atau kemenyan menghadap ke arah timur laut, dilaksanakan pada malam Selasa Kliwon atau malam Jumat Kliwon.

" Oh,benarkah semua manfaat itu ?.
Semua dikembalikan ke kepercayaan masing-masing, ya.
Dan kita harus tetap menghormati hal itu ".

Hingga sekarang ini, warga meyakini jika bidadari cantik Nawangwulan dan teman - temannya dari khayangan masih seringkali datang dari khayangan untuk mandi dan bermain-main air disana ...

Di saat musim kemarau seringkali terdengar suara ramai sukacita para wanita berada di dalam area air terjun yang didengar oleh banyak warga, namun jika didekati sumber asal suara itu berasal, tidak ditemui seorangpun berada disana.
Di saat hujan reda seringkali sekitar Tlogorejo muncul pelangi indah warna-warni, jika ditelusuri ujung pelangi akan terlihat jatuh tepat di air terjun Sekar Langit.

Pelangi menurut kepercayaan masyarakat Jawa adalah jembatan penghubung antara khayangan dan bumi yang dipergunakan oleh bidadari menuruni bumi.

" Pemandangan alam dan legenda yang sangat menarik, bukan ? ".




Lokasi :
Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang

Harga Tiket :
Rp. 4.000 
( Info tiket sewaktu-waktu dapat berubah )

Info tambahan :

• Jam operasional  jam 06.00 - 18.00.
• Kegiatan diluar jam operasional diwajibkan melapor dan seijin pengelola terlebih dahulu.

Tips :

• Patuhi peraturan tata tertib dengan baik. Diantaranya tidak memasuki area wisata air terjun jika cuaca sedang hujan, segera keluar area jika turun hujan.
Dan tidak disarankan untuk turun ke area palung air terjun dan aliran sungai di saat musim penghujan.

• Gunakan sepatu sport atau sandal gunung.

• Bawalah perlengkapan payung atau mantol untuk antisipasi turunnya hujan.




45 komentar:

  1. Ternyata di sini.. di air terjun sekar langit ini ya bermula cerita legenda antara Joko Tarub dan Dewi Nawangwulan.. :)
    Aku waktu jaman masih SD dulu sering membaca buku-buku cerita rakyat dari berbagai daerah salah satunya cerita tentang Joko Tarub dan bidadari cantik Nawangwulan ini.. hanya aku baru tahu kalau ternyata air terjun sekar langit ini letaknya di kabupaten Magelang JawaTengah.. :)
    Bagaimana keadaanya dan suasana lokasi wisata air terjun ini brader? dari foto2 nya terlihat alamnya masih sangat asli malah seperti hutan rimba ya?
    Waktu berada di dekat air terjun ini.. brader terbayang nggak seolah-olah ada bidadari yang lagi mandi di sini persis seperti dalam cerita ? Kok.jadi merinding ya ? Hihihihi... Bagaimana dengan tempat pertapaan Joko Tarub apa suasana tetlihat agak serem atau biasa aja ? Mengingat lokasinya seperti hutan belantara..
    Apakah terasa ada nuansa mistis jugakah brader?

    Ooh jadi sampai sekarang bila musim kemarau warga masih sering mendengar suara-suara bercanda seperti ada bidadari-bidadari yang sedang mandi di sekitar air terjun ? Tapi kalau didekati nggak ada siapa-siapa .. Wuih serem..! Hehehe..

    Oh Iya sewaktu masih kecil dulu aku pernah di kasih tahu sama ibuku.. kalau sehabis hujan timbul pelangi.. Itu berarti ada bidadari-bidadari yang turun dari langit ke bumi.. karena masih kecil dulu ya aku percaya aja.. tapi sekarang nggak.. Hehehe
    Oh iya Maaf namanya bidadari tsb pakai Dewi nggak ya brader? Dewi Nawangwulan atau Nawangwulan saja? takut salah.. Hehehe..
    Aku senang kok cerita legenda Joko Tarub dan Nawangwulan ini.. karena cerita tsb ada unsur pendidikannya juga bahwa jadi orang nggak boleh berbohong seperti yang dilakukan Joko Tarub terhadap Nawangwulan.. Kebohongan apapun yang disembunyikan serapi apapun.. pasti akan tercium juga..

    Oh ya aku mau nanya lagi brader.. Apa tempat wisata air terjun Sekar langit ini memang sengaja dibuat alami seperti hutan begitu oleh pengelola nya ? Makasih.

    BalasHapus
  2. Wow kaget aku pagi ini buka blog ku ternyata sista udah komen duluan sebelum kukasi tau ada postingan terbaru tentang bidadari .....
    Hehehehe ....
    Terimakasih banyak ya.

    Yup,
    Inilah air terjun yang ada di legenda pertemuan tanpa sengaja oleh Joko Tarub dan Nawangwulan itu.
    Kusebut dengan nama Nawangwulan saja,tanpa kusertakan kata tambahan dewi untuk memperkuat kesan cerita lebih membumi.

    Oh,sewaktu sista kecil dulu memang terpikat dengan cerita-cerita legenda tanah air ya ?.
    Salah satu legenda Joko Tarub - Nawangwulan yang sangat populer ini.
    Memang sangat bagus kisah-kisahnya ya ....... Inspiratif dan imajinatif.

    Alam air terjun Sekar Langit ini memang sengaja dibiarkan alami apa adanya,persis seperti sejak pertama awal kisah Joko Tarub bermula.
    Tampak seperti hutan belantara dan memang suasana berada di area ini persis berada di sebuah hutan rimba sewaktu aku ke tempat ini.

    Ada perasaan takut sewaktu aku datang ke tempat ini tapi juga senang berada di lokasi legenda Joko Tarub ......
    Berharap ketemu bidadari-bidadari cantik juga seperti Joko Tarub ....
    Tapi ngga ketemu ...
    Hehehehe ...
    Cuma sewaktu aku berada beberapa meter berjalan dari area masuk yang dipenuhi pohon bambu berukuran besar aku memang mendengar suara-suara wanita,entah itu suara memang suara manusia biasa atau juga entah apa ......
    Aku dengar suaranya di aliran air terjun. Ya kedengarannya seperti lagi ngobrol dan juga tertawa begitu.
    Kupikir juga suara manusia biasa didalam area tapi selama berada di area besar ini aku seorang diri tanpa ada siapapun disana.
    Saat aku kesini sekitar jam 10 pagi.

    Didalam area aku ngga merasa ada hal gaib cuma merasa ada yang mengawasi.
    Mungkin pengaruh dari besarnya area dan lebatnya pepohonan disana,jadi ada perasaan gamang sendirian disana.
    Apa sista berani seandainya sista sendirian seperti yang kulakukan ?
    Hehehehe .....

    BalasHapus
  3. Iya sama-sama brader.. Hehehe... kaget ya brader waktu buka blog? Lah aq juga sama kaget.. waktu mau balas komen artikel sebelumnya.. ternyata subuh2 lho kok sudah muncul tulisan artikel brader yang baru.?
    Katanya kemarin postingannya masih 2 hari lagi ? Hehehe... ya udah aku komen aja sekalian artikel baru ini.. :)

    Ooh jadi bener ya tokoh bidadari itu namnya Dewi Nawangwulan ya ? hanya di artikel ini brader mencantumkan nama Nawangwulan saja.

    Iya sewaktu kecil itu kita dulu murid2 kan dianjurkan membaca buku2 cerita rakyat.. cerita legenda dari berbagai daerah di seluruh nusantara.. seperti malin kundang.. sangkuriang.. ken arok ken dedes..dan lain2.. dan salah satunya cerita Joko Tarub dan Dewi Nawangwulan.. Buku2 cerita rakyat nusabtara memang bagus cerita nya ya karena bersifat imajinatif inspiratif juga ada unsur edukatif :)

    Ooh waktu berkunjung ke air terjun sekar langit ini. brader awalnya ada perasaan takut ya? kevetulan saat itu juga pas sepi pengunjung... alamnya nya seperti hutan belantara jadi auranya agak serem ya? Tapi buktinya brader berani kan masuk dan menjelajah area wisata ini seorang diri.. sampai menemukan air terjun sekar langit ini..
    Ooh sesampainya di lokasi air terjun ini .. brader juga merasa mendengar ada suara-suara wanita yang bercanda tertawa ngobrol di sekitar area aliran air terjun ya ?
    Padahal kenyataanya nggak ada seorang pun di tempat itu? Wuiih serem berarti itu bukan suara2 manusia.. tapi..mungkin suara2 ghaib kalu ya ? Hehehe.. Padahal saat itu masih jam 10 pagi ya brader?
    Dan brader juga merasa ada yang "mengawasi" ya ? pasti itu apalagi pas sendirian..
    dikelilingi pohon2 lebat seperti hutan juga banyak pohon2 bambu juga.. dan alamnya masih seperti hutan..
    Kalau aku ditanya apa berani sendirian di sana? Jawabannya aku nggak berani brader.. kalau ramai-ramai.. belum tentu juga berani.. Hehehe. .

    BalasHapus
  4. Laaah .....
    Kok ngga berani dua-duanya pilihan antara sendirian atau juga ramai-ramai .......
    Hahahahhaaahaha ....
    Ngga ada yang perlu ditakutin kok,sista ......
    Meski ada rasa dag dug juga sendirian di area sebesar dan selebat itu hutannya.
    Kalau kapan sista atau teman-teman yang membaca artikel ku ini akan ke tempat wisata ini hal yang perlu diperhatikan pertamakali adalah saat menyusuri jalan area wisata jangan melebihi 2 orang,takut tergelincir nyemplung jurang dan jatuh ke aliran sungai yang dipenuhi batu2 besar disana,jika melebihi 2 orang jalan secara bersamaan.

    Iya,aku kaget tadi pagi waktu buka blog loh kok tau2 sista udah komentar .....
    Hahahaha ....
    Tadinya mau kuposting maksimal 2 hari dari kemarin tapi semalam langsung kuposting setelah selesai cek semua kalimat biar ngga ada yang salah.

    Iya,ya dongeng2 Nusantara menyenangkan diikuti ceritanya.
    Ada nilai edukasi didalamnya.

    BalasHapus
  5. Hehehe... Iya pergi sebdiri atau barengan ramai2 tetap laku masih ragu n takut. Bukan apa-apa brader.. Misalkan nich aku berangkatnya barengan banyak orang.. sesampainya di lokasi air terjun ini... pasti nanti bakal ada yang berpencar2 ke sana ke mari.. akunya yang takur kesasar..Hehehe.. Habis suasana alamnya kan masih seperti hutan belantara brader?

    Ooh jadi kalau di dalam.area wisata air terjun sekar langit ini menyusuri jalan harus maksimal 2 orang ya? Kalau lebih dari 2 orang takutnya nanti bisa tergeluncir masuk ke jurang dan bisa masuk ke sungai yang berbatuan besar.. Wuih.. medanya cukup mengerikam ya ? Terima kasjn buat saran2 dan tips2 nya brader.. Aku lihat foto tempat bertapa Joko Tarub ini suasananya kok agak serem ya brader..?

    Hehehe... brader kaget ya wakti buka blog?.belum.ngasih tahu postingan artikel.ternaru ke aku...malah sudah kedulian komenku.. Nggak nyangka kan? Jadi score nya 1:0 buat aku ya? Hahaha...

    Iya kumpulan cerita2 rakyat nusantara bagus ada unsur edukasinya.. seharusnya anak2 sekolah sekarang diharuskan untuk membacanya ya? biar pada tahu cerita2 legenda dari berbagai daerah di nusantara.. nggak hanya membaca dongeng dari luar saja..

    Oh iya.. mau nanya siapakah pengelola wisata air terjun sekar langit ini brader? Makasih.

    BalasHapus
  6. Ngga bakalan kesasar kok di lokasi ini,sista.
    Rute jalan setapaknya dibuat 1 jalur untuk keluar masuk area.
    Memang suasananya benar-benar seperti hutan belantara,pepohonan semuanya alami khas hutan tanpa ada tambahan tanaman hias apapun disana.
    Sangat cocok buat pecinta alam yang mencari tempat alami khas hutan.

    Jalan setapak sebaiknya memang hanya dilalui maksimal 2 orang,jangan melebihi dari jumlah itu.
    Namanya trecking berlibur kan sesekali berjalan pasti diselingi dengan bercanda atau aktivitas seru lainnya,takutnya kebablasan bercandanya dan jatuh tergelincir ke dasar jurang.
    Kalau sampai terjatuh pasti sulit untuk menaiki jalan setapak kembali dan pertolongan waktunya memakan waktu yang lama.

    Beberapa kali aku membaca informasi berita tentang musibah yang pernah terjadi di lokasi wisata ini.
    Lokasinya memang menakjubkan tapi juga perlu waspada berada disana.

    Iya,aku sempat kaget loh ....
    Lah tau-tau kok pagi2 udah ada komentar datang ...
    Hehehehe ... Thanks a lot,sista.

    Air terjun legenda ini dikelola oleh Pokdarwis dan dinas pariwisata Magelang, sista.

    BalasHapus
  7. Oh pasti nggak bakalan kesasar ya brader di lokasi ini.. karena jalan keluar masuk hanya ada satu jalur.. Okelah Sip.. kalau demikian..
    Jadi nggak perlu khawatir meski suasana alam mirip seperti hutan belantara...

    JJalan setapak di lokaai ini memang diharuskan hanya buat berjalan maksimal 2 orang nggak boleh lebih.. bener kalau liburan barengan ramai2 pasti bakal becandanya kelewatan sampai2 nggak waspada dengan keadaan sekirarnya .
    Jadi memang pernah ada ya kejadian pengunjung yang berjalan di jalan setapak ini mengalami musibah terjatuh ke dalam jurang ya brader ? . lantas korban yg terjatuh apa bisa cepat ditarik ke atas brader ? Ngeri ya? jangan sampai terjadi demikian. Pengunjung harus selalu waspada..

    Hehehe. tanpa disengaja pagi2 komenku sudsh mengagetkan brader.. Surprise..! score 1:0 untuk aku ya ? Hehehe..!

    Jadi sama ya dengan air terjun sekar langit ini dikelola oleh Pokdarwis dan dinas Pariwisata Magelang. Oke Sip.. Joko Tarub eh brader..! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha .....
      Cling !
      Abrakadabra...
      aku jadi Joko Tarub jaman now !.
      Ngga mencuri selendang,tapi mencuri kuaci aja ....

      Ngga diwajibkan hanya 2 orang berjalan di jalur jalan setapak kok,sista.
      Cuma kusarankan sebaiknya 2 orang berjalan berdampingan,jangan melebihi dari itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan karena kondisinya berupa jurang.

      Menurut informasi berita tentang musibah yang pernah terjadi bukan dikarenakan rute jalur setapak tapi dari aliran air.
      Disebutkan di berita tersebut lokasi air terjun ini saat tidak terjadi hujan,tapi di wilayah sekitarnya turun hujan akan membawa debit air lebih banyak melalui aliran air terjun.
      Jadi pastikan mentaati peraturan yang ada.

      Hapus
  8. Hahaha..Ouw Ouw.. Joko Tarub jaman now itu yang bagaimana ya? Oh yg suka travelling pastinya..Hehehe..:)
    Nggak nyuri selendang tapi nyuri kwaci..? kwaci dari biji apa dulu? Kwaci biji semangka.. Kwaci biji labu.. Kwaci biji bunga matahari..Oh atau kwaci biji duren..? Hahaha...
    btw makan kwaci banyak apa nggak takut bibirnya ntar jadi rasanx tebal belum lagi rasanya bibir nyonyor keasinan. brader? Hihihihi...:)

    Oh nggak diwajibkan tapi disarankan lebih baik hanya 2 orang yg berjalan bersama nggak lebih.. Karena berbahaya..!
    Oke terima kasih banyak banget atas saran2 dan tipsnya brader..

    Oh meskipun di lokasi air terjun tidak terjadi hujan.. tapi bila di sekitar wilayah sekitarnya turun hujan akan membawa debit air lebih banyak melalui aliran air terjun .. Jadi harus lebih berhati-hati.. dan wajib mentaat semua peraturan yang ada. Siaap komandan.! Laksanakan..! Hehehe.

    BalasHapus
  9. Kuaci biji duren aja ..... Biar ngemilnya lamaaaa abisnya .. hahahaha !
    Kayaknya bisa jadi inovasi terbaru deh biji duren diolah jadi kuaci ... hohohoho ...

    Air terjun memukau ini memang seringkali membawa debit air yang banyak jika daerah sekitarnya turun hujan,sedangkan di daerah air terjun Sekar Langit sedang tidak turun hujan.

    BalasHapus
  10. What..? Kwaci biji duren..? Bener..? Hahaha.. biar lama ya ngemilnya..? Oke ntar aku bantu dech ngabisin kwaci biji durennya brader.. biar cepet habis kwacinya.. Boleh..? Hehehe..

    Iya ya kalau musim hujan banyak debit air yg masuk meski di lokasi air terjun nggak turun hujan..
    Yang penting kita harus hati-hati aja bila travelling di musim hujan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh .....
      Kuaci biji duren dimasukkan 1 tas ransel penuh .... Jadi awet berhari-hari .... Hahahaa ...

      Betul, jika travelling di musim penghujan di lokasi-lokasi wisata alam yang sekiranya rawan longsor atau rawan banjir,harus tepat memilih waktunya kira-kira aman tidaknya memasuki areanya.
      Hal seperti ini kadang kurang diabaikan dengan baik oleh traveller pecinta alam.

      Hapus
  11. Hehehe... Jadi boleh ya aku bantu ngabisin kwaci biji durennya.. Asyiik..! Ouw.. ntar kwancinya dimasukan ke tas ransel biar awet.. pasti awetnya bisa sanpai 2 tahun.. Kalau begitu setahun harus habis kwaci biji durennya ya biar nggak keburu kadaluwarsa..:)

    Iya bener para traveller pecinta alam.. hendaknya harus cermat memilih waktu yang tepat sekiranya ingin melakukan travelling ke lokasi yang rawan longsor rawan banjir.. perlu tidak dilakukan traveling selama musim penghujan.. Kembali lagi kita harus selalu berhati-hati di musim penghujan.

    BalasHapus
  12. Hahahaha ....
    Kapan akan mulai uji coba pembuatan kuaci dari biji duren itu,sista ?.
    Udah ngga sabar nunggu,niih ...

    Sependapat.
    Kita harus selalu untuk berhati-hati,lihat kondisi medan lokasi wisata dengan baik.
    Jangan sampai terjadi musibah yang tidak diharapkan di saat senang-senang menikmati liburan.

    BalasHapus
  13. Jadi aku yang harus uji joba bikin kwaci biji duren..? Mateng aku.?? Hahaha..
    Apa ya ada resep biji kwaci duren.? ntar malah kembung lho brader makan biji duren ? Hihihihi.. Aku pernah dikasih tetanggaku dulu.. biji nangka yg direbus.. setelah aku makan biji nangka rebus itu. malah perutku sakit kembung. Sudah nggak jadi biji duren ya brader? Kwaci biji mede aja ya.. Kacang mede panggang? Yummy.. Hahaha..:)

    Iya pasti kita harus tetap wasapa setiap saat.. Jangan sampai niatnya liburan untuk senang2 malah jadi musibah..
    Kala di Jawa Timur brader.. ada informasi.. beberapa tempat wisata yang rawan longsor dan banjir untuk sementara di tutup selama musim penghujan saja. Demi keamanan pengunjung.

    BalasHapus
  14. Loh ya kuaci biji duren itu resepnya harus inovasi dari sista sendiri .... Meski sulit pengerjaannya,tapi harus tetap diuji coba ....
    Hahahaha !
    .... Siapa tau kelak jadi produsen kuaci yang menjanjikan ....

    Oh,lokasi mana sajakah tempat wisata yang ditutup sementara saat musim penghujan,sista ?.

    Baru kemarin terjadi bencana tanah longsor di kabupaten Magelang,tapi kejadiannya bukan di tempat wisata.
    Melainkan di area penambangan pasir.

    BalasHapus
  15. Ooh My God..! Jadi kwaci biji duren itu harus dari resep.inovasi ku sendiri..??
    Baiklah.. Meski sulit.. Okelah.. Nanti sambil nanya2 ke mbah google juga buat referensi resepnya.. Oke tunggu saat musim duren tiba? Kenapa..?? Ya pasti banyak duren lah.. Hahahaha..

    btw iya ada beberapa lokasi wisata air terjun yang melakukan sistem buka tutup braded.. Saat curah hujan tinggi lokasi wisata tsb ditutup...Bila cuaca normal lokasi dibuka lagi.. Yang menerapkan sistem ini salah satu wisata air terjun di kota batu malang.. Sistem buka tutup ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung. Apalagi area menuju lokasi wisata yg terletak di perbukitan rawan longsor di saat musim penghujan.

    Oh ya? barusan terjadi bencana longsor di kabupate Magelang? Untung bukan di tempat wisata ya tapi di penambangan pasir

    BalasHapus
  16. Hahahaha .....
    Momentum tepat niiih .....
    Sekarang kan lagi musim durian.
    Ayoooo .... Segera bikin ya ...
    Buat aku sepanci gede ....
    Buat sista 2 panci gede.

    Bagus juga inisiatifnya tempat wisata air terjun di Malang memberlakukan buka-tutup kedatangan traveller.
    Yang agak terkesan repot saat berada di lokasi air terjun tau2 turun hujan ya .....
    Apa mungkin juga terdapat peraturan seperti di air terjun Sekar Langit ini,ya ....
    Saat turun hujan semua traveller diwajibkan meninggalkan area lokasi segera mungkin.

    Iya,sista.
    Diberitakan korbannya 12 orang,6 diantaranya menderita luka parah.

    BalasHapus
  17. Oh..Em..Ji.!! brader nagih kwaci biji duren terus nich..? Hahahaha... Iya sudah mulai musim duren ya ? tahuu aja brader ini..?? Hehehe...
    What? buat brader sepanci gede.? dan aku 2 panci gede ? Ini bikin kwaci atau bikin kolak ya? banyak amat ? Hahaha.. Okelah kalau bsgitu tapi untuk aku cukup sepanci gede saja.. biar sama rata dengan brader..Hehehe...
    Cuma sekarang kan musim hujan tuch? jadi proses pengeringan kwaci nanti jadi nggak maksimal.? Bagaimana kalau bijinya doang dikumpulin... trusvproses pembuatannya nunggu musim panas aja dulu ya? Hahahaha... :)

    Iya sistem buka tutup lokasi wisata air terjun dilakukan atas insiatif pengelola. Karena mungkin bila ditutup kelamaan juga nantinya bakal kurang adanya pemasukan jadi yang digunakan sistem buka tutup. Iya meski agak merepotkan bila tiba2 hujan turun di lokasi.. pasti para pengunjung wisata diminta untuk sesegera mungkin meninggalksm.area lokasi wisata.

    Ooh ada korban ya dari longsornya penambangan pasir..kasihan ya ada korban yang luka parah.
    Bencana dan musibah memang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.. Kita harus selalu waspada..

    BalasHapus
  18. Wah keyen banget tempatnya ya kak himawant.. Syukur2 nanti kakak kesana lagi bertemu bidadari kaya jaka tarub yaa wkwkwkkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaahaha ... bidadari tak bersayap ketemu disana ya,kak 😃

      Soalnya waktu itu aku berlama-lama disana ...
      para bidadari cantik khayangan itu ngga mau turun-turun juga menemui aku, kak ...

      Hapus
    2. Bidadarinya mau posting artikel dulu. Berbagi tips untuk para netizen...hehehe.

      Hapus
    3. Hahahaha ..
      Bidadari dah pada kenal gadget dan blog ya, mas 😃

      Biar kekinian, ngga gaptek dan ...
      rajin berbagi informasi buat para netizen 😉

      Hapus
  19. Saya Kenal Mas dengan Joko Tarub, lewat film sich, heheh.....

    Rupanya Legenda 7 bidadari tsb berasal dari Air Terjun tersebut yach Mas,,,,heheheh....

    Tapi di zaman sekarang bidadarinya , sedang sibuk ngeblog Mas, hihihihi..... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahahaha .. ternyata ... bidadari ditungguin beberapa jam disana ngga turun-turun dari khayangan itu ... pada sibuk utak atik ngeblog , yaaa ... 😂

      Bidadari jaman now sih ya ...
      Hahahaa

      Hapus
    2. Btw kakak himawant kok ke air terjun gapake dalaman baju, awas ntar masuk angin lho ataw dikecengin halu disana xiixix dingin ya kak disana?

      Hapus
    3. Hahahaa .. saat itu ceritanya aku bawa beberapa baju ke lokasi ini,kak.
      Setelah kupilih kayaknya rompi yang cocok dipake di lokasi ini ... ssst .. biar kayak ala-ala seorang jagoan ... hahaha 😃

      Padahal udaranya dingin disana,kak.
      Setelah bikin foto,aku cepet2 ganti baju dan pulang setelahnya sambil celingukan karena ngga ada siapapun di lokasinya.

      Hapus
  20. Belum pernah ke sini, nih. Boleh juga. Kalau musim hujan pasti pemandangannya bagus, tapi males licinnya itu.
    Kalau legenda Joko Tarub, untuk jaman sekarang sudah masuk kategori politically incorrect tuh. Kurang ada efek jeranya. Hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaahah ... Bidadari-bidadari kekinian tuh namanya ya,kaaak 😂

      Lebih baik, kak Dyah ke air terjun ini saat musim kemarau.
      Kalau musim hujan .. whoaaa .. alirannya besar banget 😲
      Takut keseret banjir,kak.

      Hapus
  21. pasti perjalanan menuju air terjunnya itu lho, bikin kaki pegel, hehe, walo terbayarkan pemandangan superindah ya

    BalasHapus
  22. Lumayan bikin kaki pegel,kak ..hehehe 😁

    Sesampai di depan air terjun, rasa pegel kaki langsung hilang,kak.
    Apik air terjunnya dan alamnya masih alami banget.

    BalasHapus
  23. kisah pak Joko Tarus sebenarnya sangat seru ketika bertemu bidadari. Sangat saktinya Pak Joko ini karena mata batinnya mampu melihat sosok bidadari di alam gaib

    air terjunnya tidak seberapa besar kalau aku lihat di gambar yo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kisahnya sih, bidadari2 cantik jelita itu keliatan kayak wujud nyata manusia,mas.

      Tapi kalo udah pake pakaian dan selendang dari khayangan, hanya orang tertentu yang bisa ngelihatnya.

      Aslinya air terjunnya besar dan tinggi, mas ...
      Lebih besar dan tinggi daripada air terjun Seloprojo yang pernah kutulis di artikel.

      Suara air terjunnya gemuruh banget ..

      Hapus
  24. Eh itu kalo aku udah nyebur ke air itu,, bisa nyebur kan ya?
    Apalagi pas sepi gitu. Siapa tahu kan ketemu bidadari yang lain yang lagi mandi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa nyebur dan buat mandi-mandi bahagia disana, Din 😁

      Ntar Din kesini cobain ya ..
      Barangkali Dini nyebur, eh para bidadari cantik jelita pada mau meluncur dari khayangan buat nemenin Dini mandi disana ...

      Hehehe 😁

      Hapus
  25. Walah ternyata kisah joko tarup ini nyata to, maksud saya ada peninggalan peninggalan sejarahnya begitu... Hmmm...

    Menarik, tempatnya jga menarik. Sejuk seger dan tiket masuk terbilang sangat terjangkau sekali ya.

    Semoga para pengunjung jga bisa ikut merawat keasrianya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya,mas 😁
      Ada lokasi asli legenda Joko Tarub bertemu 7 bidadari khayangan.

      Kalo melihat lokasinya terpencil jauh di hutan belantara dan cukup jauh dari pemukiman warga [apalagi jaman dulu] ... lokasi ini benar adanya disukai makhluk khayangan, ya ... ☺
      Alamnya rimbun banget.

      Aku sempet deg2an sendirian masuk ke area ini,mas.
      Ngga ada siapapun disana saat itu.

      Yups,betul .. semoga pengunjung ngga jahil tangannya merusak alam disana.

      Hapus
  26. saya keasyikan membaca kisah joko tarubnya.. melihat bidadari mandi.. :)))

    airnya pasti sejuk banget itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa .. Eka keasyikan baca kisah mas Joko Tarub ngintip bidadari mandi-mandi cantik disana 😃

      Jangan bilang mau ikutan ngintip, yuaaa .... 🤣

      Airnya cenderung dingin.
      Disentuh terasa ceeeesz ...

      Hapus
  27. Lah lah ada curug juga di Magelang yaah, kalo pas kesana mampir ah. Nice posting, mas! Krn sekalian ada cerita legenda Nawangwulan juga:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih,kak Onix ☺
      Legenda Nawangwulan jadi bikin asik membaca ya 😁
      Ikut senang kak Onix jadi senang membaca artikelku ini.

      Di Magelang seingatku ada 6 curug,kak.

      Kapan2 saat ke Magelang main ke curug ya,kak.

      Hapus
    2. Sekali-kali bahas curug" yg ada di Magelang dong mas hehe biar nambah referensi. Dari Semarang ke Magelang kan deket juga yak

      Hapus
    3. Siap,kak Onix 😁
      Ntar satu persatu curug yang ada di Magelang kuulas ya, agar bisa jadi referensi berlibur buat kak Onix dan teman2 kesana.

      Iya,kak jarak Magelang-Semarang terbilang cukup dekat,hanya 2 jam perjalanan ☺

      Hapus
  28. Bersakit2 dahulu, bersenang2 kemudian. Asyik ya udah capek dalam perjalanan, tiba di lokasi bisa ketemu Jaka Tarub hihihii Mana ya Jaka Tarub kekinina? Yang ada orang2 memadu kasih bersama pasangannya wkwkwk :) Serem juga ya mas, kalau ada suara2 itu titisan para bidadarinya. Murce htm hanya 4rb.

    BalasHapus
  29. Ngompng ngomong mase mirip dengan joko tarub nih,,gantengnya..hee..
    Hati hati nanti banyak bidadari yang ke tempel looo.heee

    BalasHapus