Friday, November 24, 2017

Trip Adventure : Air Terjun Kedung Pedut Pegunungan Menoreh

Pagi itu aku jadi seorang trip adventure yang pertama tiba paling awal berada di lokasi wisata air terjun yang area palungnya banyak dibicarakan orang seringkali diselimuti oleh adanya kabut tebal, air terjun  Kedung Pedut.

Trip Of Mine
Tampilan eksotik air terjun Kedung Pedut.

Tapi sewaktu aku ke lokasi ini, entah bisa disebut suatu kebetulan atau malah justru disayangkan karena aku tak menemui adanya penampakan kabut itu.

Disebut sebagai suatu hal yang pantas disayangkan tak melihat kabut karena saat adanya proses alam turun kabut di sekitaran air terjun pasti suasana pemandangan tentunya akan tampak terlihat jadi lebih dramatis ... , atau malah kebalikannya.
Disebut suatu kebetulan aku tak melihat adanya kabut, karena akan jadi mempermudah pandangan mata menatap ke seluruh area air terjun tanpa adanya penampakan kabut.

" Lah, gimana kalau kabutnya tebal sampai ngalangin pandangan mata, apa kelihatan jalannya ?. 
Kalo sampai terjatuh gimana dan
Aduh ... , siapa yang akan nolongin, ya ? ".

Atau malah,

" Waaah ... , pasti keren banget pemandangannya tuh saat lokasi air terjun dipenuhi suasana berkabut seperti itu ... , pasti kayak di lokasi film-film antah berantah ... bla ... bla ... bla ".

Akh, tapi sudahlah.
Abaikan kata kebetulan dan disayangkan dipikiranku karena tak melihat adanya penampakan kabut tebal itu.
Yang pasti lokasi wisata Kedung Pedut di pegunungan Menoreh desa Kembang, Jatimulyo, Girimulyo, kabupaten Kulon Progo ini menurut penilaianku pantas untuk diperhitungkan masuk sebagai wisata berpemandangan menakjubkan di Indonesia.


Trip Of Mine
Air terjun Kedung Pedut dari lokasi atas.

Destinasi wisata yang merupakan habitat perkembangbiakan alami 30 jenis capung ini, diantaranya : capung jenis Neurothemis ramburii berwarna merah menyala, capung jenis Drepanosticta gazella yang badannya seramping jarum dan Neurothemis terminata berwarna coklat tanah, memberlakukan sejumlah peraturan tata tertib yang wajib ditaati oleh semua para pelaku trip adventure selama berada di lokasi, yaitu :
Berdoa sebelum masuk ke lokasi,Tidak boleh bicara jorok, Dilarang membuang sampah di sungai, Dilarang mengambil apapun atau barang apapun dari tempat wisata, Bila akan melakukan kegiatan canyoning atau panjang tebing harap ijin ke pak Darwis selaku pengelola.

" Nah, perhatikan baik-baik dan ikuti semua peraturan yang telah ditetapkan, ya.
Jangan sampai dilanggar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selanjutnya ".

" Lalu kalo yang sering mendadak latah ngomong jorok tanpa sadar, gimana ... ? ".

" Ya di rem latahnya, ya.
Jangan sampai tuh latah tak terkendali ngucapin yang ngga-ngga.
Kalo ngga, latihan latah dululah yang enak-enak nyebutin nama makanan gitu.
Misalnya :  ... eh, Jagung ... eh,Martabak ... Hahahahahhaahhaa ! ".

" Nah kalo itu, kak ... , yang punya 'bakat gangguan bawaan kleptomania kebiasaan ngambil barang tanpa dia sadari ..., ntar gimana dong kalo sampai ngambil ini itu di lokasi ? ".

" Ya kayaknya, sih ngga usah ikutan kesinilah.
Tahan diri aja dan cukup duduk manis sambil baca artikel postinganku ini ... hehehehe.
Daripada nantinya kena hal-hal yang ngga diharapkan sekembalinya dari lokasi ini, hayooooo gimana ...?, kan repot ! ".

Memang betul, lokasi wisata Kedung Pedut saat musim kemarau permukaan airnya terlihat berwarna hijau kebiruan ini meski sudah dikelola sebagai tempat wisata dan sebagian tamannya telah dipoles dengan keren, sampai saat ini keberadaannya memang masih dikeramatkan oleh masyarakat sekitar dan oleh sebagian orang yang mempercayainya dengan kedatangan tujuan tertentu.
Disini terdapat sebuah sumber mata air atau sendang (bahasa Jawa) berukuran kecil yang tampak dangkal dan tenang permukaan airnya, namun ternyata cukup deras alirannya keluar melalui saluran pembuangan air terbuat dari bambu, mengalir menyatu dengan aliran air terjun utama yang bersumber dari mata air gua Girimulyo.
Nama sendang keramat itu bernama sendang penglarisan.

Trip Of Mine
Sendang Penglarisan

Mulai dari area awal memasuki lokasi air terjun akses jalannya telah dibuat berupa jalan setapak dan dilengkapi taman yang dibuat dengan asri, bermacam tanaman yang tumbuh alami dan beberapa jenis tanaman hias tampak berada disana.
Jalan setapak ini dibuat dari pecahan batu kali dan bebatuan berwarna putih yang disusun disebelah sisinya.

Trip Of Mine
Jalan setapak menuju ke lokasi air terjun.

Tetapi jalan setapak hanya terdapat di sebagian awal area masuk saja dan tepatnya berhenti di persimpangan arah yang terdapat papan penunjuk arah ke arah kiri langsung menuju ke titik lokasi utama Kedung Pedut dan area camping ground dan ke arah kanan ke spot 1.

Selanjutnya perjalanan mengitari area aliran air terjun melalui jembatan penghubung terbuat dari bambu dan jalan berupa tanah bebatuan, tanpa diplester.

" Tetapi disitulah tantangannya. Kita dituntut untuk lebih hati-hati saat melewati rutenya, terutama saat musim hujan yang akan membuat rute jalan jadi licin. Dan tentunya kesan alami trip adventure benar-benar terasa,kan ? ".

Untuk menuju ke dataran satu ke dataran yang lain dihubungkan dengan jembatan yang terbuat dari bambu dan aliran air terjun cukup deras berada di bawah jembatan bambu yang kulalui.

Trip Of Mine
Sensasi melewati jembatan bambu.

" Ada perasaan sensasi tersendiri yang muncul saat melewati jembatan bambu yang membujur panjang ini.
Ada bunyi ... kret ... eeeeeg ... kreteeeg ... , akibat bambu kupijak dan jembatan terasa agak bergoyang setiap aku melangkah. Kayak mau roboh ".

Secara keseluruhan area air terjun Kedung Pedut terdapat 4 palung aliran air terjun yang tersusun berundak, terbentuk secara alami.
Masing-masing kedung atau palung diberi nama : kedung Pedut, kedung Merang, kedung Merak dan kedung Lanang.

Trip Of Mine
Kedung Lanang.

Selain adanya sarana berkemah, sarana lain juga telah disiapkan pengelola seperti : gazebo di aliran air terjun, spot panggung untuk berfoto, penyewaan payung, sandal dan loker, penyimpanan barang milik pribadi, juga penyewaan perlengkapan canyoning dan fasilitas flying fox.


Trip Of Mine

Trip Of Mine

Trip Of Mine

Trip Of Mine


Ayo, kapan kalian akan datang berlibur kesini, nih ... ?.




Lokasi :
Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY

Tiket masuk :
Rp. 6.000
( Info tiket sewaktu-waktu dapat berubah )

Info tambahan :

• Terdapat beberapa panggung spot selfie
• Penyewaan payung Rp. 5.000
• Penyewaan sandal Rp. 2.000
• Penyewaan loker Rp. 5.000

Tips berlibur di air terjun Kedung Pedut :

• Gunakan sepatu sport atau sandal gunung untuk kegiatan outdoor.

• Persiapkan mantol atau jas hujan jika berlibur di musim penghujan.

• Berlibur di musim kemarau adalah pilihan yang tepat, jika ingin melihat palung atau cekungan kolam akan terlihat lebih berwarna hijau tosca pekat.







Wednesday, November 22, 2017

Menjelajahi Situs Cagar Budaya Warung Boto

Awalnya aku tidak mengenali bangunan ini yang kulihat secara sekilas, saat aku mengendarai kendaraanku yang memang sengaja kulakukan untuk menjelajahi pencarian menuju ke lokasi wisata satu ini.

Trip Of Mine
Situs cagar budaya Warung Boto dilihat dari jalan raya.




Bukan dikarenakan keseluruhan bangunan yang hanya tampak setengah badan saja dari jalan.
Tetapi karena kondisi bangunannya yang memang tampak tidak beratap, hanya terlihat berupa dinding kotak saja dan berwarna krem pudar dengan didominasi warna kehitaman pekat, akibat pengaruh cuaca dan timbulnya jamur di dindingnya ...
Membuat pikiranku langsung terlintas pertanyaan " Mungkinkah itu sebuah gedung bangunan bekas kejadian musibah kebakaran ? ", disaat pertamakali aku melihatnya.

Trip Of Mine
Situs cagar budaya Warung Boto dilihat dari sisi lain jalan raya.

Aku mengenali bangunan ini selanjutnya, setelah melihat dan membaca papan nama berukuran sedang berwarna putih bertuliskan Situs Warung Boto yang kulihat dari seberang jalan arah kedatanganku.

Tembok sisi luar bangunan yang dikelilingi oleh kawat baja dan hanya tampak setengah badan bangunan terlihat dari jalan Veteran ini, ternyata adalah bagian belakang dari situs Warung Boto dan letaknya bersebelahan tepat dengan komplek pemakaman keluarga trah Prawiro Permaden.

Sedangkan bagian halaman depan yang juga berfungsi sebagai akses memasuki komplek bangunan situs, bukanlah melalui sisi samping bangunan tetapi melalui sebuah gapura yang berada sekitar 5 meter sejajar dengan halaman belakang situs Warung Boto yaitu Jalan Umbul dan berbelok ke kiri setelahnya.
Selanjutnya untuk area parkir kendaraan beroda 2 akan diarahkan ke Gang. Rodliyah yang sedikit berhadapan dengan halaman situs, sedangkan untuk area parkir kendaraan beroda 4 diarahkan ke sisi samping halaman depan keberadaan situs.

Keherananku yang muncul pertamakali saat melihat kondisi bangunan dilihat dari jalan raya, seketika berubah jadi rasa kagum setelah melihat keseluruhan tampilan bangunan dilihat dari halaman depan situs.

Trip Of Mine
Halaman depan situs cagar budaya Warung Boto.
Tampak seperti sebuah bangunan benteng pertahanan, terlihat kokoh dengan dominasi struktur bangunan berbentuk kotak.
Bangunan utamanya dibuat lebih tinggi dari pelataran halaman area, sedangkan bangunan disampingnya terlihat menempel dengan bangunan utama.
Namun dibuat lebih rendah strukturnya dari bangunan utama.
Bangunan utama dilengkapi dengan masing - masing 6 undakan anak tangga di bagian depan.
Sisi kirinya untuk menuju teras selanjutnya ke ruangan bagian inti fungsi awal bangunan ini dahulu kala didirikan, yaitu adanya 2 buah kolam pemandian berbentuk unik.



Trip Of Mine
Tampilan fotogenik area kolam situs cagar budaya Warung Boto.

Kolam dibuat berbentuk lingkaran bulat yang dilengkapi dengan bangunan berbentuk bunga berada ditengah kolam dan bagian ditengah bunga dilengkapi lubang air ditengahnya untuk mengalirkan sumber mata air.
Dan 1 kolam lagi berbentuk kotak yang dibuat menyambung dengan kolam berbentuk bulat disebelahnya.

Keseluruhan area di bagian sisi ruangan dalam bangunan situs telah dipoles cat dengan warna krem yang tampak semakin mempercantik penampilannya.

Trip Of Mine
Trip Of Mine

Trip Of Mine
Jump action.


Menjelajahi keseluruhan bangunan situs Pesanggrahan Warung Boto yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono II pada tahun 1785 Masehi atau 1711 perhitungan tahun Jawa sebagai tempat pesiar untuk raja dan kerabatnya ini, ... mengingatkanku adanya kemiripan arsitektur struktur bangunan dengan situs Taman Sari.
Keduanya memang berada di lokasi kota Yogyakarta.

Kesan kesamaan arsitektur struktur kedua bangunan situs itu terletak dengan adanya bentuk lengkungan, ruangan bersusun atau bertingkat dan tangga terowongan penghubung yang melengkapi tampilan bangunan.
Sama-sama mengesankan perpaduan arsitektur Eropa dan Jawa.


Trip Of Mine


Trip Of Mine

Trip Of Mine

Selain adanya kemiripan arsitektur struktur bangunan diantara keduanya, lokasi keberadaan situs Warung Boto ini juga sama-sama berada di lingkungan padat rumah penduduk nyaris mirip dengan kondisi area di situs Taman Sari.

Trip Of Mine

Trip Of Mine

Situs pesanggrahan yang dahulu bernama pesanggrahan Rejawinangun ini seiring waktu kini lebih dikenal dengan penamaan situs Warung Boto mengikuti keberadaan nama kelurahan tempat lokasi situs ini berada.
Tepatnya di Jalan Veteran no.77,Warung Boto,Kecamatan Umbulharjo, DIY.

Situs Warung Boto merupakan bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta dan di lindungi oleh UU RI no.11 tahun 2010.


Trip Of Mine
Plat situs cagar budaya BPCB DIY.

Tampak beberapa lantai pijakannya diberi plat oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya atau BPCB DIY dengan di cat berwarna biru terang bertuliskan kuning emas sebagai penanda bangunan yang termasuk cagar budaya yang wajib dilindungi dan dilestarikan keberadaannya.


Unik dan indah memang arsitektur situs Warung Boto ini.
Sayangnya, 
sumber mata air ditengah kolam bulat itu kini sudah tak berfungsi lagi mengeluarkan airnya.
Seandainya sumber mata air alami itu masih setia mengeluarkan airnya hingga sekarang, tentu akan lebih membawa imajinasi para traveller ke peristiwa yang pernah terjadi di bangunan ini.
Raja dan kerabatnya sering berpelesiran dan bercengkerama disana ...




Lokasi :
Jl. Veteran no.77
Warung Boto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY

Harga Tiket :
Free atau tidak dipungut beaya
( Kondisi sewaktu - waktu dapat berubah )

Info tambahan :
Jam operasional jam 06.00 pagi - 18.00

Tips berlibur di situs Warung Boto :

• Gunakan lotion tabir surya di wajah dan badan untuk melindungi kulit dari terpaan panas sinar matahari.

• Bawalah persediaan payung jika sewaktu-waktu hujan mengingat sebagian area situs bangunannya tanpa atap.

• Patuhi peraturan yang ditetapkan = menjaga kebersihan,dilarang melakukan corat-coret dan dilarang memanjat situs.







Monday, November 20, 2017

Perkenalanku

Halo,teman

Trip Of Mine Perkenalanku


Aku seorang pecinta travelling.
Kecintaanku berwisata ini kurasa kudapat dari faktor gen kedua orangtuaku dan keluarga besar dari mama papaku yang tak ada satupun dari mereka yang tak mencintai kegiatan berkelana wisata dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya.
Bahkan sampai sekarang masih teringat tertanam kuat dalam kenangan pikiranku saat dulu aku masih kecil di bangku sekolah taman kanak-kanak,kami sekeluarga besar dari keluarga mama dan dari keluarga papa melakukan travelling secara berkonvoi 5 mobil dari kota tempat tinggal kami di Jawa Tengah ke Jawa Barat mengunjungi beberapa pantai disana,diantaranya ke pantai Pangandaran dan juga mengunjungi obyek-obyek wisata di sepanjang jalur yang kami lalui selama 2 minggu penuh.

Trip Of Mine Perkenalanku

( Foto : Kenangan liburan masa kecilku ..... Ayoooo tebak aku yang mana ? )

Kecintaanku pada dunia travelling ini berlanjut hingga sekarang yang kulakukan di sela waktu luang rutinitas pekerjaanku dan akan kulakukan sampai akhir nanti,sampai aku tak punya daya lagi.
Memang tak kesemuanya bukan hal yang mudah saat melakukan travelling ke suatu obyek wisata mulai dari kesasar arah rute,menghadapi tantangan cuaca,padatnya situasi lalu-lintas jalan,sulitnya medan menuju ke lokasi juga termasuk di waktu aku melakukan wisata seorang diri atau solo travelling saat membuat dokumentasi foto diri sebaik mungkin untuk melengkapi artikel blog ...... 
Namun semua kendala yang kutemui itu tak ada artinya dengan kepuasan batin yang kuperoleh setelah aku tiba di 'dunia baru' berada di tempat lokasi wisata .... menikmati keindahan keunikan berbeda dari tiap lokasi wisata satu dengan lokasi wisata lainnya,itu menjadikan semacam suntikan energi bernama semangat buatku untuk kemudian di lain hari menjelajah lagi dan lagi,seterusnya ........
Dan kepuasan batinku juga semakin bertambah setelah aku menyelesaikan menulis mendokumentasikan pengalaman travellingku tersebut ke dalam artikel blog ini untuk dibaca oleh kalian semua dan juga untuk kenanganku.

Tak ada istilah kata terlambat buatku untuk memulai menuangkan cerita pengalaman travellingku dan berbagi info juga tips di blog ini,jika aku ditanya kenapa tidak dari dulu aku memulai menulis blog untuk menuangkan cerita inspiratif pengalamanku berwisata.
Dan juga tak ada istilah kata patah semangat buatku untuk memulai kembali menulis artikel blog setelah blog ku sebelumnya mengalami kendala saat proses pemindahan instalasi yang berakhir tanpa bisa diakses kembali.
Tentunya di blog ku ini aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat artikel blog dengan penyajian info dan tampilan yang lebih menarik untuk kalian ikuti.

Akhir kata,aku berharap kalian semua dapat menikmati dan menyukai artikel-artikel yang ada di blog ku ini, berkenan untuk memberikan komentar dan juga jangan ragu untuk bertanya jawab di tiap artikel yang ada.




Salam,
Himawan Sant
Be happy travelling and love it